Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Gangguan Perkembangan Motorik Dan Kognitif pada Anak Toodler yang Mengalami Stunting di Wilayah Pesisir Surabaya Diyah Arini; Ayu Citra Mayasari; Muh Zul Azhari Rustam
Journal of Health Science and Prevention Vol. 3 No. 2 (2019): JHSP Vol 3 No 2 - 2019
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.273 KB) | DOI: 10.29080/jhsp.v3i2.231

Abstract

Stunting dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis ganguan perkembangan motorik dan kognitif pada anak yang mengalami stunting di wilayah Pesisir Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan dipesisir Surabaya Kelurahan Kenjeran. Sampel berjumlah 145 anak. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya hubungan antara derajat stunting dengan gangguan perkembangan kognitif dan motorik hal ini ditunjukkan dari hasil uji Spearman rho pada perkembangan kognitif dengan nilai sig=0,044, perkembangan motorik kasar sig= 0,028 dan perkembangan motorik halus anak sig=0,006 dengan (sig<α = 0,05). Implikasi penelitian ini adalah derajat stunting berhubungan dengan perkembangan kognitif dan motorik sehingga perlu disosialisasikan kepada tenaga kesehatan di Wilayah Pesisir Surabaya.
PENGARUH PENYULUHAN METODE STIMULASI GAME PADA KADER DALAM MEMBERI STIMULASI KOGNITIF ANAK STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS KENJERAN Diyah Arini; Dwi Ernawati; Qori’ ila Saidah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3, No 1 (2020) : Januari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v3i1.66

Abstract

Perbedaan tingkat kecerdasan pada anak stunting yang lebih rendah dibandingkan anak normal lainnya perlu mendapatkan penanganan khusus. Orang tua dan kader yang paling utama bertugas memberikan stimulasi kecerdasan kepada anak. Pemberian pendidikan kesehatan kepada keluarga dan kader yang konvensional membuat materi yang diberikan tidak dapat diterima dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakata ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kader dalam memberikan stimulasi kognitif pada anak stunting di wilayah Kenjeran Surabaya. Metode kegiatan berupa pendidikan kesehatan dengan model simulation game ular tangga yang dilakukan pada tanggal 14 – 15 Desember 2019 kepada 110 kader kesehatan pada 4 Kelurahan antara lain Kelurahan Kenjeran, Kelurahan Bulak, Kelurahan Kedung Cowek, dan Kelurahan Sukolilo. Luaran berdasarkan capaian implementasi yang dilaksanakan adalah perubahan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dan ibu wilayah pesisir yang diberikan pendidikan kesehatan dengan metode simulation game ular tangga dalam memberikan stimulasi gangguan perkembangan kognitif pada anak stunting. Kata Kunci : Stunting, Kognitif, Pendidikan Kesehatan, Simulation Game
MEWUJUDKAN DESA TANGGUH BENCANA DI KELURAHAN KEDUNG COWEK SURABAYA Diyah Arini; Setiadi Setiadi; Dwi Priyantini; Christina Yuliastuti; Meiana Harfika; Imroatul Farida
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v1i2.17

Abstract

Ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana adalah suatu masyarakat dengan tingkat keamanan tinggi yang mampu merancang dan membangun dalam lingkungan yang beresiko. Secara keseluruhan masyarakat pesisir masih belum bisa mengatur secara tepat mengenai kesiapsiagaan bencana yang disebabkan kurangnya pengetahuan dan kurangnya informasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat nelayan tentang desa tangguh bencana di wilayah pesisir yaitu di Kelurahan Kedung Cowek Surabaya. Metode kegiatan berupa pendidikan masyarakat dan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah yang dilakukan pada tanggal 27-28 Juli 2018 kepada 69 orang nelayan di balai Kelurahan Kedung Cowek Surabaya. Pendidikan masyarakat disampaikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Jawa Timur. Keluaran berdasarkan capaian implementasi program kegiatan adalah perubahan sikap, pengetahuan dan kesadaran masyarakat nelayan tentang potensi bencana. Koordinasi dan kerjasama lintas sektoral seperti BPBD, PMK, CSR, PMI dan NGO akan meningkatkan ketangguhan masyarakat di wilayah  pesisir Kelurahan Kedung Cowek Surabaya. Kata kunci : Desa Tangguh Bencana, Nelayan, Pesisir, Pendidikan Masyakarat
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJA MAHASISWI KEPERAWATAN STIKES HANG TUAH SURABAYA Diyah Arini; Dini Indah Saputri; Dwi Supriyanti; Dwi Ernawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi/haid merupakan proses pengeluaran darah dari uterus disertai serpihan selaput dinding uterus pada wanita. Dismenore adalah menstruasi/haid yang mengalami nyeri. Banyak cara digunakan untuk mengurangi dismenorea selain menggunakan obat dapat menggunakan terapi komplementer yaitu terapi senam yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh terapi senam yoga terhadap penurunan nyeri haid. Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment. Sampel diambil menggunakan sampling jenuh didapatkan sebanyak 30 remaja mahasiswi keperawatan Prodi S1 tingkat 1 reguler di STIKES Hang Tuah Surabaya. Instrumen menggunakan observasi untuk mengetahui tingkat nyeri haid menggunakan Skala Intensitas Nyeri Numerik menurut Hayward (0-10) pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U Test dan Wilcoxon Sign dengan tingkat kemaknaan p kurang dari sama dengan 0,05. Hasil penelitian dengan uji Mann-Whitney U Test didapatkan hasil p = 0,002 sedangkan uji Wilcoxon Sign di dapatkan hasil p = 0,001. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil pada kedua kelompok dan pemberian terapi senam yoga berpengaruh dalam penurunan nyeri haid. Implikasi dari penelitian ini adalah pemberian terapi senam yoga dapat mengurangi nyeri pada remaja mahasiswi yang mengalami dismenorea.
Impact of socioeconomic change and hygiene sanitation during pandemic covid-19 towards stunting: an analytical study in coastal area Diyah Arini; Dwi Ernawati; Dewinta Hayudanti; Arie Dwi Alristina
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v11i4.21602

Abstract

The global COVID-19 pandemic has raised the risk of malnutrition in children, particularly those under the age of five, including stunting. Stunting is common in low-income regions, when families cannot afford nutritious meals. Certain types of food may not be available or cheap for some families during the COVID-19 epidemic. Stunting may become more common as a result of changes in family socioeconomic circumstances, personal cleanliness, and environmental sanitation during the pandemic. This study is to determine the effect of socioeconomic factors and hygiene sanitation during COVID-19 pandemic on the incidence of stunting in coastal areas. This type of research was analytical survey with cross sectional approach. The total sample was 3886 families who had children had toddlers aged 0-59 months in the coastal areas in Surabaya City, Indonesia. The instrument in this study was filling out a questionnaire using Google Form on socioeconomic and hygiene sanitation factors to determine the incidence of stunting. Socioeconomic determinant which impacted stunting was family income. While whole hygiene and sanitation determinants have significant impact to stunting by chi square test (pvalue=0,002). Highest odds ratio from logistic regression was 15,4 higher between other socioeconomic determinants. Whereas the hygiene and sanitation factor which has the highest impact was hand-washing habit with odds ratio 75,3. Hand-washing habit has significance impact which was proved by chi square test (pvalue=0,000). Low family income, hand-washing habits, clean water sources, sewer access, waste management, and healthy latrine have significant impact to malnutrition, especially stunting.
The Effectivity of Therapeutic Communication on Pre-Surgery Education of The Implementation of Phacoemulsification technique Cataract Surgery With Local Anesthesia Diyah Arini; Christina Yuliastuti; Aziza Nafi
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 2, No 2 (2019): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v2i2.2090

Abstract

Surgery, whether it is elective or emergency, is a complex event that triggers stress both on the patient and the family. Not only extending the surgery wait time, postponing or cancelling the surgery could increase the severity of the cataract that may result in blindness. This research goal is to know the effectivity of therapeutic communication on the implementation of cataract surgery. This research uses Pre-Experimental design with Post Test Only Control Group approach. A population of 176 respondents will be scheduled for cataract surgery to meet the inclusion criteria. The sampling technique is using simple random sampling technique and 64 respondents are divided into control and intervention groups. The data analysis is using Paired Sample T-test statistical test. The research result shows that almost all of the respondents who continue to the surgery with a number of 30 respondents (93,8%) and the number of respondents who postpone the surgery is only 2 respondents (6,2%), while those who implements daily communication shows that 22 respondents (68,8%) continue to the surgery and the 10 respondents (34,2%) postpone the surgery. The result of Paired Sample T-test statistical test shows that P value = 0,003 < 0,05 means that there is a difference in the surgery between the intervention and the control group. The implications of this research can be applied by nurses to be more creative and innovative, professional and skilled in applying therapeutic communication when providing pre surgery cataract education.
Efektifitas Perawatan Luka Modern Kombinasi Mendengarkan Musik Klasik Terhadap Penyembuhan Ulkus Diabetik Di Rumah Luka Surabaya Imroatul Farida; Diyah Arini; Risca Putri Mardayati
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 13, No 1 (2018): March
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.113 KB) | DOI: 10.30643/jiksht.v13i1.22

Abstract

Diabetic ulcer need a long time for its healing process, failure during healing process of chronic wounds caused by necrotic tissue which becomes something foreign object for body and infected wounds. Proper wound care is needed to prevent wound complications. In this modern day, dressings combination of classical music becomes one of the diabetic ulcer therapy, this study aims to analyze the affectivity dressing combination of classical music to the acceleration of healing of diabetic ulcers at Rumah Luka Surabaya. Design of this study uses Quasi Experimental that is done by pre-test post-test in  treatment group and control group. Total population in this study is 35 patients with diabetic ulcers in the Rumah Luka Surabaya, using random sampling from Probability sampling technique and obtained 32 people as sample which divided into 2 groups: 16 people in control group and 16 groups in treatment group. Furthermore tested by using Two sample T test that results are modern influences dressing combination of classical music to healing diabetic ulcers are indicated by p 0.001 <α 0:05 means there is an influence of classical music therapy in the treatment group. The implications of this study can serve as a reference for future studies related to wound healing. In addition, further studies should be done to reinforce the concept centers on a diabetic ulcer care in managing diabetic ulcers in patients with diabetes mellitus.Keywords: Classic Music, Diabetic Ulcer, Modern Dressing
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat tentang Identifikasi dalam Patient Safety dengan Pelaksanaannya di Ruang Rawat Inap RSUD SK. Lerik Kupang Diyah Arini; Christina Yuliastuti; Rofina Lusia Jawa Ito
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 14, No 2 (2019): October
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.801 KB) | DOI: 10.30643/jiksht.v14i2.62

Abstract

Patient identification is a process for give a sign or identifier that includes the medical record number and patient identification with the purpose to make differences between another patients in order to accuracy of the provision services, the treatment and the implementation procedure to the patient. The purpose of this research was to determine The Relationship Level of Nurses Knowledge About Identification in Patient Safety with the Implementation at S. K Lerik Kupang inpatient hospital. Design an observational analytic study with cross sectional approach. The number of samples in this research from 64 nurses who were taken through simple random sampling technique. The results from of the study showed that 78.1%  had good enough knowledge and 21.9% had good knowledge. In its implementation 79,7% were good enough and 20,3% were good at carrying out patient safety identification. The Spearman rho test indicate that presence of relationship between the level of  nurses knowledge about identification in  patient safety with implementation, p = 0.001(p< a = 0.05). The conclusion from this research is the  nurses knowledge in the implementation of patient identification in pretty  good category. The results of this study can be input in order to more improve their knowledge through seminars and training about patient identification as well as apply the nurses knowledge in the implementation of patient identification.  Keywords : Knowledge, Identification in patient safety
Status Kelengkapan Imunisasi Difteri Pada Kejadian Difteri Di Wilayah Surabaya Diyah Arini; Shofia Kulsum; Ayu Citra Mayasari
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15, No 2 (2020): October
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.189 KB) | DOI: 10.30643/jiksht.v15i2.117

Abstract

One of the diseases of Extraordinary Events in East Java Province is diphtheria disease. Diphtheria is an acute infectious disease of the upper respiratory tract in the system caused by the bacterium Corynebacterium Diphtheria. One of the factors that may affect the incidence of diphtheria is an incomplete immunization status. The purpose of this research is to analyze the relationship status of the completeness of immunization with diphtheria incidence in the region of Surabaya. Design research Analytic approach with Cross-Sectional Correlation. The independent variable complete immunization status of diphtheria and dependent variable is diphtheria occurrence.  The population of the research was as many as 29 people who suffered from diphtheria in 2017 and sample as many as 27 people who suffered from diphtheria in 2017in the city of Surabaya. Using a technique Simple Random sampling. The instruments of research using questionnaires, observation secondary data: laboratory results and sheet book KMSfor incomplete immunization status data and diphtheria incidence, tested use the spearman rho correlation. Statistical results with Spearman Rho Correlations test obtained ρ = 0.03 with ρ ≤ 0.05. It states that H0 is rejected H1 accepted as well as the result of correlation coefficient – 0.411. This shows the existence of the relationship between complete immunization status of diphtheria with diphtheria occurrence in the region of Surabaya. The implications of this research show that the diphtheria immunization incompleteness affects the incidence of diphtheria. Expected health workers can better do health promotion about the importance of immunization and prevention of diphtheria transmission, registration, and grant of immunization in the community.Keywords: Diphtheria, Immunization, Surabaya
Pendidikan Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa Kelas 10 Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Hang Tuah 1 Surabaya Dwi Ernawati; Diyah Arini; Puji Hastuti; Qoriila Saidah; Astrida Budiarti; Iis Fatimawati; Faridah Faridah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.798 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.827

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh dan bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi remaja. WHO (2019) menyatakan bahwa masalah kesehatan reproduksi wanita yang buruk mencapai 33% dari jumlah total penyakit yang menyerang wanita di dunia. Salah satu masalah kesehatan reproduksi yang lama menjadi persoalan bagi remaja, utamanya di Indonesia. adalah hubungan sex bebas yang meningkatkan angkakehamilan di luar nikah, aborsi dan penyakit menular seksual pada remaja. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan penguatan informasi melalui program pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Pelaksanaan pendidikan kesehatan telah dilaksanakan secara daring dengan peserta kelas 10 Jurusan IPA dan IPS SMA Hang Tuah 1 pada hari Rabu, 20 Januari 2021 sebanyak 156 siswa. Data menunjukkan bahwa pengetahuan baik meningkat dari 54 % menjadi 64 % dan dan tingkat pengetahuan yang kurang menurun menjadi 10 % dari angka 25 %. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa Hang Tuah 1 Surabaya. Pendidikan kesehatan remaja berikutnya perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dengan metode edukasi yang interaktif dan menarik melibatkan seluruh siswa di SMA Hang Tuah 1 Surabaya.