Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Kepatuhan Pasien Hipertensi dan Polifarmasi Anggraeni, Dina; Hapsari, Indri; Galistiani, Githa Fungie
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.59095

Abstract

Permasalahan utama dalam pengelolaan hipertensi adalah rendahnya kepatuhan pasien terhadap terapi, terutama pada pasien dengan polifarmasi, yang disebabkan oleh kompleksitas regimen obat, risiko interaksi, efek samping, serta kurangnya pengetahuan dan dukungan sosial yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien hipertensi dalam konteks polifarmasi dan merumuskan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil terapi. Metode narrative review digunakan dengan menganalisis penelitian relevan selama lima tahun terakhir dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik, dukungan keluarga, komunikasi efektif dengan tenaga kesehatan, penyederhanaan regimen melalui fixed-dose combination, dan pemanfaatan teknologi seperti aplikasi pengingat obat dapat meningkatkan kepatuhan pasien. Meski polifarmasi menimbulkan hambatan akibat efek samping dan kompleksitas, intervensi edukasi dan monitoring farmasis terbukti mengoptimalkan pengelolaan terapi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dan penggunaan teknologi digital serta peran aktif farmasis dan dukungan keluarga untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan kualitas hidup pasien hipertensi dengan polifarmasi.
Integrasi Riwayat Digital Untuk Swamedikasi di Apotek Ahmad, Rihan Basyiruddin; Wahyono, Djoko; Galistiani, Githa Fungie
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i7.60165

Abstract

Swamedikasi adalah tindakan pengobatan yang dilakukan oleh individu untuk mengatasi gejala dan masalah kesehatan secara mandiri di apotek. Hal ini menjadi pilihan utama bagi banyak orang di seluruh dunia karena dianggap efisien, terjangkau, cepat, dan memudahkan akses terhadap obat-obatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi riwayat digital dalam swamedikasi di apotek untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan penggunaan obat tanpa resep. Swamedikasi, yang semakin populer di kalangan masyarakat karena kemudahan akses dan biaya rendah, menghadapi tantangan terkait pemahaman pasien serta keterbatasan pencatatan riwayat pengobatan. Integrasi aplikasi digital diharapkan dapat memfasilitasi pasien dalam melacak penggunaan obat, mengurangi risiko interaksi obat, serta meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi perkembangan pelayanan swamedikasi oleh apoteker di berbagai negara, dengan fokus pada peran teknologi digital dalam pengelolaan kesehatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan riwayat digital dapat membantu apotek dalam memberikan pelayanan yang lebih aman dan efisien, serta mendorong pengelolaan pengobatan yang lebih baik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama dalam konteks swamedikasi, serta perlunya regulasi yang mendukung integrasi sistem digital dalam praktik farmasi.