Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Zakat, Infaq, Sadaqah, Sukuk, and Islamic Financing on Economic Growth in Indonesia for the 2011-2024 Period Khalid Miftahuda; Galuh, Ajeng Kartika
Islamic Economics and finance in Focus Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ieff.2025.04.4.04

Abstract

This study aims to investigate the influence of zakat, infaq, shadaqah (ZIS), sukuk, and Islamic financing on Indonesia's Gross Domestic Product (GDP). This research employs a quantitative approach. Research samples were collected from official government literature, namely the Central Statistics Agency (BPS), the Financial Services Authority (OJK), and the National Amil Zakat Agency (BAZNAS). The data analysis technique used in this study is the Vector Error Correction Model (VECM), implemented with EViews software. The research results indicate that ZIS affects economic growth in Indonesia in the short term due to the influence of income distribution, which increases the consumption of the poor, thereby affecting aggregate demand, and this aligns with Keynesian theory. Furthermore, Islamic financing affects economic growth in Indonesia in the short term because the dominant contract used is murabahah. However, sukuk and inflation do not affect economic growth in Indonesia. For future research, it is suggested to conduct comparative studies with other countries to understand the influence of Islamic economic variables more contextually. For the government, it is hoped that policies can be issued to maximize sharia economic instrument funds so that they can provide maximum benefits to the Indonesian people.
The Impact of Green Banking Implementation on the Profitability and Performance of Indonesian Banks (The Period of 2021-2024) Putri, Rafa Fahriela; Galuh, Ajeng Kartika
Contemporary Studies in Economic, Finance and Banking Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green banking has emerged as a global strategic approach to support sustainability, yet its impact on bank profitability in Indonesia remains underexplored. This study aims to analyze the effect of green banking practices on the profitability of commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange. Using a quantitative approach, the study examines panel data from 13 banks over the 2021–2024 period through fixed effect regression analysis. Profitability is measured by Return on Assets (ROA). The independent variables include operational efficiency (operating expenses to operating income), capital adequacy ratio, sustainable financing (portion of green lending), digital service usage (number of e-banking users), number of ATMs, and Corporate Social Responsibility (CSR) funds. The results show that operational efficiency, sustainable financing, digitalization, and CSR funds significantly affect ROA. Meanwhile, capital adequacy and the number of ATMs have no significant effect. The study concludes that specific green banking practices can enhance profitability when implemented effectively. These findings contribute to the green banking literature in Indonesia and offer practical insights for banks and regulators in formulating sustainable finance policies.
Model Penguatan Kemandirian Ekonomi Perempuan melalui Pembentukan Koperasi Berbasis Komunitas di Dusun Morotanjek Safitri, Fajrin Intan; Badriyah, Nurul; Galuh, Ajeng Kartika
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.06

Abstract

Kemandirian ekonomi perempuan merupakan aspek krusial dalam penguatan ekonomi rumah tangga dan komunitas, terutama pada wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan akses sumber daya dan pelatihan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pembentukan koperasi wanita berbasis komunitas di Dusun Morotanjek, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan kapasitas kelembagaan, pendampingan operasional, dan evaluasi berbasis refleksi komunitas. Kegiatan diikuti oleh 25 perempuan anggota PKK, Dharma Wanita, dan kelompok tani wanita. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip koperasi, pengelolaan usaha, dan literasi keuangan, yang ditunjukkan melalui peningkatan 65% hasil pretest–posttest. Peserta mampu merancang struktur koperasi, menyusun rencana sistem simpan pinjam, dan mengembangkan identifikasi potensi produk unggulan lokal. Selain itu, terbentuk komitmen kolektif untuk mewujudkan koperasi wanita sebagai instrumen pemberdayaan berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan pondasi kelembagaan dan modal sosial yang kuat bagi implementasi koperasi produktif yang berorientasi pada kemandirian ekonomi perempuan di Dusun Morotanjek.
Analisis Pengaruh Pembiayaan Produktif dan Pembiayaan Konsumtif terhadap Risiko Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia Arrayyan, Muhammad Zhary; Galuh, Ajeng Kartika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan produktif dan pembiayaan konsumtif terhadap risiko pembiayaan yang diukur dengan Non-Performing Financing (NPF) pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari 11 BUS periode 2021Q1 hinigga 2024Q4 yang diperoleh dari laporan keuangan masing-masing BUS. Analisis regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini juga memasukkan kapitalisasi bank (CAP) dan ukuran bank (SIZE) sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pembiayaan produktif maupun pembiayaan konsumtif berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan risiko pembiayaan. Namun, kontribusi pembiayaan produktif terhadap peningkatan risiko pembiayaan lebih besar dibandingkan pembiayaan konsumtif, yang menunjukkan adanya masalah keagenan serius seperti asimetri informasi dan adverse selection dalam skema bagi hasil. Sementara itu, variabel kontrol CAP dan SIZE terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko pembiayaan. Menunjukkan bahwa bank dengan permodalan dan skala aset yang lebih besar mampu menekan risiko pembiayaan secara lebih efektif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan manajemen risiko pada kedua pembiayaan, terutama pembiayaan produktif. Bank perlu lebih selektif dalam memberikan pembiayaan produktif untuk mencegah gagal bayar. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis bagi manajemen bank syariah dalam mengatur portofolio pembiayaan serta memperkuat tata kelola risiko berbasis keagenan.