Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STRATEGI SUPERVISI AKADEMIK YANG MEMPENGARUHI MUTU PEMBELAJARAN Istiqomah Eka Diyanti; Ayuningrum; Erwin Salpa Riansi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20716

Abstract

Supervision plays an important role in improving the overall quality of education. effective supervision not only focuses on oversight but also on professional development for educators. With the right approach, supervision can become a powerful tool to improve the quality of learning in elementary schools. (SD). This research uses a qualitative method in the form of a literature review that analyzes various references related to Supervision Strategies that Affect the Quality of Learning. The purpose of academic supervision is to improve the quality of the learning process, among other things, by providing feedback, guidance, and developing teachers' abilities so that their competencies increase. Academic supervision is conducted with the intention of helping teachers develop their professional capabilities in understanding academics, classroom life, enhancing their teaching skills, and utilizing their abilities through certain techniques. This research emphasizes that supervision—both from the principal and supervisors—is an important factor in improving teacher performance.Effective supervision strategies must be designed systematically and planned to encourage the improvement of teaching quality, teacher professionalism, and student learning outcomes. By implementing the right supervision strategies, schools can create an effective, innovative, and sustainable learning culture, thereby positively impacting the overall quality of education.
Linguistic Relationship and Dialect Variation of Banten Javanese and Sundanese in Indonesia Dase Erwin Juansah; Akhmad Baihaqi; Odien Rosidin; Erwin Salpa Riansi
Studies in English Language and Education Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v12i3.45734

Abstract

Banten people in Indonesia speak two different local languages: Banten Javanese and Banten Sundanese. In reality, it demonstrates that both languages share similarities in phonological and morphological patterns. The purpose of this study is to investigate the language kinship and dialect variations that occur within these local languages. This research employed a case study that involved eight native speakers of Banten Javanese from Serang, as well as eight native speakers of Banten Sundanese from Pandeglang and Lebak. In this study, non-participant observation was used to investigate the dialect variation used among the respondents. Then, semi-structured interviews and documentation were used to analyze the language kinship and separation time between Banten Javanese and Sundanese. The data were analyzed using Miles et al.s model in combination with Swadeshs lexicostatistical technique. The results revealed that (1) 51 pairs of identical words share both morphemic and phonemic similarities; (2) glottochronological estimates suggest that the separation of these local languages from the proto-language occurred between 1171 and 311 BC; and (3) regional dialects are the primary influence on the dialectal variation of these languages. Since these local languages are widely spoken in Banten, the findings reveal important linguistic relationships among local languages, emphasize the role of regional factors, and determine the value of glottochronology in tracing language development and variation
KEDWIBAHASAAN DALAM SITUASI TUTUR PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMA NEGERI 4 PANDEGLANG Syifani Widya Jayanti; Erwin Salpa Riansi; Dase Erwin Juansah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i1.10984

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode, faktor penyebab campur kode dalam situasi tutur proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 4 Pandeglang. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa kelas X SMA Negeri 4 Pandeglang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah ditemukannya bentuk campur kode ke dalam (inner code mixing), campur kode ke luar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing). Faktor yang menyebabkan campur kode dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas X di SMA Negeri 4 Pandeglang adalah karena faktor pembicara dan pribadi pembicara, penggunaan istilah yang lebih populer, keterbatasan penggunaan kode, topik, dan untuk membangkitkan rasa humor.Kata Kunci: kedwibahasaan, situasi tutur, pembelajaran.
ANALISIS DISFEMIA DALAM NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY Sulthaanika Ferdy Syahwardi; Dase Erwin Juansah; Erwin Salpa Riansi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i1.11146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa disfemia pada novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian ini menggunakan novel Laut Tengah karya pertama yang ditulis oleh Berliana Kimberly yang terbit tahun 2022 dengan jumlah halaman 352. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukan dari data yang dianalisis penggunaan bahasa disfemia pada novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly ditemukan data sebanyak 18 data yaitu disfemia dalam bentuk kata sebanyak 3 data, disfemia dalam bentuk frasa sebanyak 9 data, disfemia dalam bentuk klausa sebanyak 1 data dan disfemia dalam bentuk kalimat sebanyak 7 data. Pengunaan disfemia yang dilakukan oleh pengarang untuk menguatkan makna yang diceritakan dalam sebuah novel.Kata Kunci : disfemia, novel Laut Tengah
LEKSIKON DAN MAKNA BUDAYA PEMBUATAN GOLOK DALAM TRADISI MASYARAKAT CIOMAS : KAJIAN ETNOLINGUSITIK Bagus Awan Prayogo; Odin Rosidin; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memakai pendekatan studi etnolinguistik secara teoritis dan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian secara geografis berada di desa Ciomas-Mandalawangi, Lebak, Kec. Ciomas, Kabupaten Serang, Banten. Objek kajian berupa warisan budaya senjata tradisional yaitu golok Ciomas. Data berupa leksikon dan makna budaya dalam proses pembuatan golok Ciomas. Sumber data berasal dari informan, yaitu penempa golok Ciomas. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan rekam dengan teknik catat dalam wawancara mendalam yang dilakukan dengan seorang informan. Ada enam proses pembuatan golok Ciomas, leksikon secara frasa verbal yakni, pengunderan cai, memukul besi, membakar besi, mendinginkan besi, mengelas besi dan Sarangka. Selain itu, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan golok Ciomas ini mengandung makna budaya. Makna budaya tersebut adalah bentuk kesabaran dan ketekunan serta bentuk kerja sama dengan masyarakat untuk saling tolong menolong sesama. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kerja sama dan rasa saling tolong menolong masih dibutuhkan dan dijaga sampai sekarang untuk melestarikan warisan budaya.
ASESMEN SUMATIF SEKOLAH DASAR : ANALISIS BUTIR SOAL MENGGUNAKAN RASCH MODEL Rafika Cahya Ningrum; Muhammad Arqam Sabil; Indra Syamsuri Abdurahman; Erwin Salpa Riansi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15474

Abstract

Assessment is a series of activities to obtain, analyze and interpret information about student learning processes and outcomes which are carried out systematically and continuously, so that it becomes meaningful information in decision making. Permendikbud No. 31 Rahun 2022 states that summative assessment is an assessment carried out to assess the achievement of student learning outcomes as a basis for determining grade promotion and graduation from an educational unit. The aim of this research is to present the latest data, evaluate and describe the analysis of the test items using Rasch model in elementary school. The research method used in this research is literature review using the Narrative Literature Review (NLR) model with the Compare technique. The findings obtained from this research can be concluded that teachers in elementary schools routinely carry out summative assessments and analyze question items both manually and with the help of applications. The Rasch model is one way that can make the teacher's work easier in analyzing test items. The implication of this research is that in the future the Rasch model can be developed in a way of working that is easier for teachers to use
EKSPLORASI SEMANTIK: DIMENSI MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI CERPEN MALAM TERAKHIR KARYA LEILA SALIKHA CHUDORI Ayda Nur Haliqa; Erwin Salpa Riansi; Dodi Firmansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52432

Abstract

This study aims to analyze the variety of associative meanings in the short story collection Malam Terakhir by Leila S. Chudori. This literary work was selected for its rich vocabulary and the complexity of the social issues it addresses, ranging from politics to patriarchal culture. The method used is descriptive qualitative with a semantic approach based on Geoffrey Leech’s theory. Data collection was conducted through the free-listening-and-speaking method (SBLC) and note-taking techniques on the nine short stories in the anthology. The research results revealed 50 instances of associative meaning, encompassing five categories: instances of 11 stylistic meaning, 14 of connotative meaning, 8 of affective meaning, 4 of collocative meaning, and 13 of reflective meaning. The findings indicate that the author’s use of associative meanings plays a crucial role in building narrative atmosphere, conveying social criticism subliminally, and creating emotional depth for readers. The implications of this study are expected to enrich literary semantic literacy and serve as a reference for Indonesian language instruction.
MEMAHAMI KONSEP ASESMEN DALAM SISTEM PENDIDIKAN Hafidh Amanatul Mulki; Lidia Putri; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada asesmen yang ada dalam pendidikan, milai dari pengertian, fungsi, prinsip, serta konsep asesmen. Asesmen diartikan sebuah proses pengumpulan informasi atau data yang berkaitan dengan membuat keputusan terkait siswa, program, kebijakan, dan kurikulum yang dilaksanakan. Adapun fungsi asesmen sebagai pemahaman kemajuan belajar peserta didik, memperbaiki strategi pembelajaran, sampai menentukan sistem kelulusan. Prinsip asesmen meliputi keeping track, checking up, finsing out, dan summing up, fokusnya adalah memperbesar peluang kompetensi, validasi, dan reliabilitas alat penilaian, adapun yang lainnya seperti keseimbangan dalam proses serta hasil, penggunaan pelbagai metode dan alat, penilaian berkelanjutan, sampai fungsi penilaian. Adapun jenis-jenis asesmen meliputi asesmen diagnostik, formatif, sumatif, selektif, dan penempatan, serta assessment of learning, assessment for learning, dan assessment as learning. Artikel ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang lebih baik dan mendalam perihal asesmen dan penerapannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia
KURIKULUM, PROBLEMATIKA, DAN ASESMEN PEMBELAJARAN: KAJIAN KONSEPTUAL DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Dahlia Kusumawati; Wildan Fisabililhaq; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara kurikulum, problematika pembelajaran, dan asesmen dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Menggunakan metode studi pustaka kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir terkait pengembangan kurikulum, problematika pembelajaran, dan implementasi asesmen. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum, problematika, dan asesmen merupakan tiga komponen yang saling terhubung dan secara signifikan memengaruhi kualitas pendidikan. Kurikulum sebagai landasan pembelajaran harus dirancang secara adaptif, problematika pembelajaran memerlukan solusi sistemik, dan asesmen berperan krusial dalam mengukur capaian kompetensi.