Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk dan Pelayanan Islami Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Muslim Pada Konveksi Savanic Official Store Desa Sirnagalih Garut Jalaludin Jalaludin; Ayi Nurbeti; Firda Fauziah
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 6 No 2 (2026): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/a6bs3a59

Abstract

Persaingan industri konveksi yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan guna mendorong keputusan pembelian konsumen. Fenomena pada Savanic Official Store Desa Sirnagalih, Garut, menunjukkan tingkat penjualan yang tinggi meskipun harga produk relatif lebih tinggi dibandingkan kompetitor. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kualitas produk yang dihasilkan melalui proses produksi yang teliti serta penerapan pelayanan Islami yang mengedepankan nilai kejujuran (sidiq) dan tanggung jawab (amanah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan pelayanan Islami, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian konsumen Muslim pada Savanic Official Store Desa Sirnagalih Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei lapangan. Sampel penelitian sebanyak 63 responden yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung 3,876 > ttabel 2,000 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Pelayanan Islami juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai thitung 6,439 > ttabel 2,000 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung 186,396 > Ftabel 3,15 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,861 menunjukkan kontribusi sebesar 86,1%, sedangkan 13,9% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini berdampak praktis bagi pengembangan usaha, khususnya melalui penguatan kualitas produk dan pelayanan Islami untuk meningkatkan kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas konsumen serta daya saing usaha secara berkelanjutan
Strategi Permodalan dan Bagi Hasil Proyek Konstruksi PT. Lentera Perdana Mandiri Karawang Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Jalaludin Jalaludin; Ayi Nurbaeti; Mujahid Akbar R.S
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 6 No 2 (2026): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/zaxcn523

Abstract

PT. Lentera Perdana Mandiri Karawang merupakan perusahaan konstruksi yang secara konsisten menerapkan nilai-nilai Islami dalam praktik operasionalnya, meskipun tidak berlabelkan syariah secara formal. Hasil observasi menunjukkan bahwa perusahaan ini mengadopsi skema kerja yang mencerminkan prinsip keadilan dan transparansi, menjaga kualitas pengadaan material sesuai RAB, serta menempatkan etika dan sikap kerja sebagai indikator utama dalam menilai kualifikasi pekerja. Selain itu, PT. LPM telah menerapkan sistem pembayaran berbasis Supply Chain Financing (SCF), yang menunjukkan tingkat kepercayaan dan efisiensi tinggi dalam hubungan bisnisnya. Fenomena ini menjadi relevan untuk dikaji sebagai model integrasi nilai-nilai syariah dalam industri konstruksi konvensional, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kerangka kerja etis dan operasional berbasis maqashid syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi permodalan dan bagi hasil proyek konstruksi pada PT. Lentera Perdana Mandiri Karawang serta menganalisis kesesuaiannya dengan perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pemilik, pegawai, dan investor PT. Lentera Perdana Mandiri Karawang. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengaitkan praktik perusahaan dengan prinsip mudharabah dan Fatwa DSN-MUI No. 115 Tahun 2017 tentang Akad Mudharabah. Hasil penelitian ini bahwa strategi permodalan dilakukan melalui kerja sama berdasarkan SPK, pemisahan proyek material dan jasa, pemborongan sebagian pekerjaan, analisis profit and loss sharing, penyusunan draft SPK, negosiasi jaminan, dan periode kerja sama sekitar 3–7 bulan. Bagi hasil dengan investor menggunakan porsi 60:40, yaitu 60% untuk investor dan 40% untuk perusahaan, yang dibayarkan setelah proyek selesai bersama pengembalian modal. Dari perspektif ekonomi syariah, praktik tersebut belum sepenuhnya sesuai karena seluruh kerugian dibebankan kepada perusahaan, termasuk kerugian yang bukan akibat kelalaian mudharib. Sementara itu, aspek shighat, para pihak, modal, dan kegiatan usaha telah memenuhi ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 115 Tahun 2017. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk memperbaiki mekanisme pembagian risiko agar lebih sesuai dengan prinsip keadilan dan mudharabah dalam ekonomi syariah.
Analisis Kerjasama Usaha Kantin SMP Fullday Al-Muhajirin Kampus 2 Purwakarta dalam Akad Mudharabah Syifa Nurul Luthfiyani; Jalaludin Jalaludin; Asep Dede Kurnia
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 6 No 2 (2026): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/r1xhj994

Abstract

Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mendorong penerapan prinsip-prinsip Islam dalam berbagai bentuk kerja sama usaha, termasuk pada lingkungan pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerja sama antara UMKM dan Kantin SMP Fullday Al-Muhajirin Kampus 2 Purwakarta yang masih dilakukan secara informal berdasarkan kesepakatan lisan, sementara pemahaman mengenai penerapan akad mudharabah belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kerja sama usaha antara UMKM dan kantin serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip dan ketentuan akad mudharabah dalam fiqh muamalah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis menggunakan konsep akad mudharabah dalam fiqh muamalah, khususnya pemikiran Prilla Kurnia Ningsih, serta prinsip ekonomi syariah mengenai kerja sama dan bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama berlangsung secara fleksibel dan informal, meliputi izin penitipan maksimal dua produk, seleksi produk sesuai standar kesehatan dan gizi, penetapan harga, pengawasan, serta evaluasi berkala. Sistem keuntungan menetapkan bagian kantin sebesar 10% dari harga jual, sedangkan kerugian sepenuhnya ditanggung UMKM. Secara komparatif, praktik tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan karakteristik akad mudharabah karena modal diserahkan dalam bentuk barang, bukan modal tunai, nisbah ditetapkan berdasarkan persentase harga jual bukan keuntungan aktual, serta kesepakatan belum dituangkan dalam kontrak tertulis yang formal. Impact penelitian ini memberikan dasar evaluasi bagi pihak kantin dan UMKM untuk memperbaiki struktur kerja sama melalui akad yang lebih jelas, transparan, adil, dan sesuai prinsip syariah.