Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

CORRELATION OF EDUCATIONAL MARKETING BASED ON CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT AND QUALITY OF MARKETING SERVICES WITH SCHOOL DECISION MAKING AT SDIT NUURUSSHIDIIQ Awaliatul Laely, Umi; Gloria, Ria Yulia; Suklani, Suklani
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.9650

Abstract

Educational marketing is undergoing a transformation with the implementation of Customer Relationship Management which plays a strategic role in building personal and sustainable relationships with parents, students and the community. Customer Relationship Management Integration not only increases school loyalty and reputation, but also significantly improves the quality of educational services, including the learning process, administrative services, and student character development. Customer Relationship Management and the quality of educational services are important factors influencing parents' decision-making in choosing a school, as both create satisfaction, trust, and loyalty towards the educational institution, which ultimately determines the choice of school for their children. This study used a quantitative method with a correlational research type. Data collection techniques were carried out through a questionnaire with answer choices using a Likert scale given to parents or guardians of students. Data analysis techniques in this study used multiple linear regression tests, t-tests, and f-tests to test the hypotheses. The results of the study indicate that: 1) marketing of education based on Customer Relationship Management has a significant positive correlation with decision making, as evidenced by a significance value of 0,000<0.05, 2) the quality of educational services has a significant positive correlation with decision making, as evidenced by a significance value of 0,000<0.05, 3) marketing of education based on Customer Relationship Management and the quality of educational services has a significant positive correlation with decision making, as evidenced by a significance value of 0,000<0.05.
PENTINGNYA ASESMEN ALTERNATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR DAN MEMBACA ILMIAH SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i1.502

Abstract

Penilaian atau asesmen merupakan hal yang penting dalam pembelajaran, sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan.  Asesmen apapun itu menjadi sangat penting karena bertujuan untuk mengetahui ketercapaian suatu pembelajaran. Menurut  Rustaman (2006), kurikulum dewasa ini semestinya lebih berorientasi pada strategi mempersiapkan warga negara yang produktif.rjakan tugas dan materi berupa soal-soal semata.  Asesmen alternatif adalah asesmen apapun, dan semua asesmen yang bukan asesmen bertipe tes standar. Asesmen alternatif memiliki kelebihan karna dapat menilai multi kecerdasan, dan diakui sebagai asesmen yang sesuai dengan cara kerja otak, hal ini dikemukakan oleh beberapa orang diantaranya Airasian (1991) dan Zainul (2001). Asesmen alternatif memungkinkan siswa menunjukkan apa yang dapat mereka lakukan.  Biologi adalah salah satu bidang studi IPA yang untuk mempelajarinya tidak sekedar membutuhkan pemahaman sederhana, namun memerlukan kemampuan analisa, sintesis, interpretasi grafik dan gambar, identifikasi, diskusi, presentasi, observasi dan pengambilan kesimpulan. Dari deskripsi tentang mata pelajaran Biologi maka tentu sangat diperlukan asesmen yang tepat, yaitu yang bisa mengakses semua kemampuan yang dideskripsikan tersebut. Dalam hal ini maka memilih asesmen yang tepat menjadi sangat penting, tugas-tugas yang diberikan harus memenuhi kedalam kategori pertanyaan yang merangsang keluarnya seluruh kecerdasan (multi kecerdasan).  Beberapa penelitian tentang asesmen alternatif memberikan hasil yang memuaskan ditaranya adalah penelitian Krause (1996), meneliti tentang pembekalan performance assesment yaitu asesmen portofolio kepada calon guru di LPTK melalui simulasi penilaian “real life situations” dengan calon guru yang mempelajari portofolio secara konvensional. Sriyati dan Wulan (2002), melakukan penelitian deskriptif tentang model-model asesmen yang dikembangkan di jurusan pendidikan Biologi pada LPTK tempat penelitian. Indah (2007), meneliti pembelajaran keanekaragaman hayati pada tumbuhan. Sriyati (2008), melakukan penelitian tentang sejauh mana asesmen alternatif yang telah dikerjakan mahasiswa memberikan manfaat bagi dirinya serta asesmen alternatif apa saja yang belum dikembangkan yang sesuai dengan deskripsi mata kuliah  Botani Phanerogamae.  Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa asesmen alternatif sangat berperan dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir dan membaca ilmiah siswa, hal ini karena asesmen alternatif memiliki kelebihan yaitu dapat menilai multi kecerdasan, dan diakui sebagai asesmen yang sesuai dengan cara kerja otak. Kata kunci : asesmen alternatif
Penerapan Hands on Activity untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa pasa Kompetensi Dasar Pencemaran Lingkungan Di Kelas X SMAN 1 Gegesik Ria Yulia Gloria; Fuji Asih Lestari
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 1 No. 2 (2012)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v1i2.511

Abstract

Keterampilan proses melibatkan keterampilan-keterampilan kognitif atau intelektual dan keterampilan  sosial. Pada pembelajaran biologi kita tidak dapat menekankan terlalu berlebihan pada konsep sebagai produk tanpa mempertimbangkan proses, ataupun sebaliknya. Dengan demikian, penggunaan keterampilan proses harus bersama-sama dengan pendekatan konsep. Tujuan pengajaran sains sebagai proses adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa, sehingga siswa bukan hanya mampu dan terampil dalam menghapal, melainkan juga ahli di bidang psikomotorik. Dengan demikian penerapan hands on activity dapat membantu siswa dalam upaya peningkatan keterapilan proses, sesuai pendapat Anggraeni (2008), bahwa hands on activity merupakan stimulus bagi siswa untuk aktif selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui perbedaan peningkatan keterampilan proses sains antara siswa yang menggunakan Hands on activity dengan siswa yang tidak menggunakan Hands on activity dan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan penerapan Hands on activity. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan dengan menggunakan tes dan angket. Dari hasil penelitian diperoleh terdapat peningkatan nilai keterampilan proses sains pada kelas eksperimen, dan terdapat perbedaan nilai keterampilan proses sains antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket menunjukkan persentase tertinggi adalah jawaban setuju dengan nilai 53,75% , nilai ini termasuk kedalam kategori cukup. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan Hands On Activity, cukup diterima oleh siswa. Kata kunci: Keterampilan Proses Sains, Hands on activity 
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KAPITA SELEKTA BIOLOGI BERBASIS MASALAH UNTUK MEMBENTUK HABITS OF MIND MAHASISWA CALON GURU Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1372

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari efektivitas pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah terhadap pembentukan Habits of Mind. Penelitian dilakukan dengan latar belakang ingin meningkatkan kualitas berpikir, salah satunya adalah kemampuan individu untuk berperilaku cerdas, atau disebut Habits of Mind. Oleh karena itu perlu suatu pembelajaran yang memberikan ruang dan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun pengetahuannya secara nyata melalui pengalaman konkrit, atau pembelajaran yang bersifat konstuktivisme. Contoh pembelajaran seperti itu adalah pembelajaran yang berbasis masalah. Untuk mengimplementasikannya dibutuhkan mata kuliah yang memiliki konsep yang kompleks salah satunya adalah mata kuliah Kapita Selekta Biologi. Kapita Selekta Biologi termasuk salah satu mata kuliah yang mempelajari berbagai topik biologi yang lengkap dan komprehensif. Konsep-konsep pada mata kuliah Kapita Selekta Biologi memerlukan kemampuan berfikir tingkat tinggi karena banyak terdapat konsep-konsep yang abstrak dan perlu daya imajinasi yang kuat. Maka penelitian ini bertujuan untuk mencari efektivitas pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah terhadap pembentukan Habits of Mind. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-experimental design yang menggunakan one-group Pretest-postest Design. Setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah efektif dalam membentuk Habits of Mind mahasiswa calon guru, terutama efektif terhadap pembentukan indikator critical thinking dari Habits of Mind. Respon mahasiswa terhadap pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah termasuk kedalam kriteria kuat. Hal ini menujukkan bahwa pembelajaran Kapita Selekta Biologi berbasis masalah dapat diterima secara positif oleh mahasiswa. Keywords: Habits of Mind, Pembelajaran Berbasis Masalah, Kapita Selekta Biologi.
The Effectiveness of Bioentrepreneurship Learning Using Comics on the Sub Concepts of Angiosperms for High School Students Yuliana Putri; Ria Yulia Gloria; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): December (2018)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v7i2.3154

Abstract

Biointerpreneurship learning by using comics is one of the contextual learning and can train students' creativity and cognitive abilities. Therefore this study aims to determine the effectiveness of bioentrepreneurship learning using comics, by studying student creativity, students' cognitive abilities, and student responses. This research is a quantitative study with a quasi-experimental method of nonequivalent pretest-posttest control group design. The instruments used for data collection include observation sheets, pre-test post-test, and student response questionnaires. The results showed that the creativity of the experimental class students was better than the control class, the cognitive abilities of the experimental class students improved better than the control class, and the responses of students in the experimental class were included in the strong criteria. Based on the results of the study it can be concluded that learning bioenterprenership using comics effectively increase student creativity, students' cognitive abilities, and positive response from students
Instagram Assisted Portfolio Assessment to Improve Students' Creative Thinking Skills Irkhamni Abdillah; Kartimi Kartimi; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v10i1.7658

Abstract

The purpose of this study was to find out differences in student activities between those implemented by Instagram-assisted portfolio assessments and those not applied by Instagram-assisted portfolio assessment differences in improving students' creative thinking skills between those implemented by Instagram- assisted portfolio assessment and those not implemented by Instagram-assisted portfolio assessments. They knew students 'responses about applying Instagram-assisted portfolio assessments to improve students' creative thinking skills. The approach in this study uses a quantitative approach with the design pretest-posttest control group. The population in this study were all class X students of SMAN 1 Tanjung, numbering 238 students. Samples taken were two classes, each of which amounted to 34 students. Data collection techniques used are observation sheets, tests, and questionnaires. The study results show that students' activities applied portfolio assessment assisted Instagram with an average of 73% with good criteria while those not applied Instagram-assisted portfolio assessment 58% with sufficient measures. Instagram-assisted portfolio assessment showed an increase in creative thinking skills at experimental class the average N-Gain by 0.60 medium categories. Instagram-assisted portfolio assessment can improve students' creative thinking skills.
Teacher’s Competencies in Designing Lessons to Improve Students’ Learning Outcomes Indah Faridah; Wahidin Wahidin; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 10 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v10i1.7660

Abstract

Teachers’ competencies initiated this research in learning preparation, including planning and implementing the learning process, understanding materials, evaluating learning outcomes, and actualizing students’ potential to develop. Therefore, teachers’ competencies are necessary to design learning and improve learning outcomes. This study aimed to determine teachers’ competencies to design learning and enhance learning outcomes. This research was descriptive qualitative research. It investigated conducted at SMAN 1 Ciwaringin in April 2019 (the second semester of the 2018-2019 academic year). The research subject was teacher IW. The data were collected using observation, documentation, and test techniques. The respondent’s competencies in designing learning were seen from four aspects: syllabus, learning process, and evaluation. This research revealed that the teachers’ ability to design learning tools, processes, and ways for class XI students at SMAN 1 Ciwaringin was good. Moreover, the students’ biology learning outcomes increased significantly, as indicated by the pretest and posttest scores conducted before and after the learning. This study also discovered that the teacher IWs’ ability to design learning improved students’ learning outcomes.
Analysis of Biology Textbook Class X 2013 Curriculum Based on Science Literacy Category Integrated Islamic Values in the Concept of Environmental Change Amalia Mahmudah; Wahidin Wahidin; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 10 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v10i2.9079

Abstract

Scientific literacy that integrates Islamic values in books helps students understand science and apply it in daily life. The integration of Islam aims to build students' character to become cognitively intelligent and intelligent in attitude and behavior. This study describes scientific literacy that integrates Islamic values and the level of scientific literacy that integrates Islamic values in textbooks. The research design uses a qualitative approach with content analysis methods. Research data collection techniques using observation sheets. The results showed that the biology textbooks for class X SMA from the publishers of Erlangga, Grafindo, and Tiga Serangkai contained scientific literacy that was integrated with Islamic values.