Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENETAPAN TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP BERAS ANALOG BERBASIS JAGUNG Astuti, Santi Dwi; Caecar, Desinta Afifah; Dewi, Ervina Mela; Novitasari, Dian
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 13 No. 3 (2025): August: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v13i3.6492

Abstract

Corn-based analog rice is one of the new products developed by PT. HDN. Analog rice is a local food innovation made from corn and cassava ingredients that is presented as a healthy food alternative with a low glycemic index and high fiber. This research aims to determine consumer acceptance of the product. Data collection from respondents was conducted by distributing questionnaires to 100 respondents who met the criteria. The data obtained were analyzed using the Importance-Performance analysis and Customer Satisfaction Index methods. The aspects studied include product, packaging, price & promotion. The attributes that are the main priorities are the aroma of rice, the aroma of cooked rice, the taste of cooked rice, the ease of opening and resealing the packaging, the presence of online promotions, and the ease of obtaining the product offline. The CSI result obtained was 75.82%, indicating that the level of consumer satisfaction with the corn analog rice product falls into the "satisfied" category.
Persyaratan Konsumen dan Parameter Teknis Yoghurt Mix Air Kelapa Mela, Ervina; Dwi Astuti, Santi; Ramadhan, Idhar
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v11i2.11046

Abstract

Yoghurt mix merupakan salah satu produk yang dapat dikembangkan dari air kelapa. Untuk mendapatkan produk yoghurt mix air kelapa yang sukses di pasar, maka perlu dilakukan diketahui persyaratan konsumen dan parameter teknis yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui atribut persyaratan konsumen, parameter teknis, dan prioritas persyaratan konsumen dan parameter teknis yang harus dipenuhi dalam pengembangan produk minuman yoghurt mix air kelapa. Langkah penelitian meliputi identifikasi atribut persyaratan konsumen, identifikasi parameter teknis, pembuatan matriks korelasi antara persyaratan konsumen dengan parameter teknis dalam bentuk tabel house of quality (HOQ), dan penentuan prioritas dalam pengembangan produk yoghurt mix air kelapa. Perancangan produk yoghurt mix air kelapa perlu memperhatikan 12 persyaratan konsumen dan 17 parameter teknis. Atribut persyaratan konsumen yang menjadi prioritas tinggi adalah label kemasan memuat informasi dan ilustrasi produk yoghurt mix, sedangkan parameter teknis yang menjadi prioritas tinggi pada pengembangan minuman yoghurt mix air kelapa adalah formulasi produk.
Perilaku Konsumen Kopi Bubuk di Purwokerto Mela, Ervina; Firdaus, Muhammad Wildan
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.632

Abstract

Industri kopi bubuk merupakan industri dengan tingkat persaingan yang ketat. Hal ini dapat dilihat dari semakin beragamnya produk kopi bubuk di pasaran. Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk berfokus pada cara memuaskan konsumen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan penelitian mengenai perilaku konsumen kopi bubuk. Penelitian mengenai perilaku konsumen akan mengarahkan produsen pada strategi bersaing yang tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perilaku konsumen kopi bubuk dari aspek motivasi membeli, manfaat yang diharapkan dari mengonsumsi, jenis produk pengganti yang dikonsumsi, cara pengambilan keputusan dalam pembelian, ukuran berat yang paling disukai, tempat pembelian, kemasan yang paling disukai, merek yang paling sering dibeli dan media iklan yang paling disukai. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden, lalu data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan motivasi tertinggi dalam mengonsumsi kopi bubuk adalah karena kebiasaan (45%), manfaat yang dicari supaya tidak mengantuk (53%), produk pengganti yaitu teh (41%), keputusan pembelian produk dilakukan secara mendadak (68%), dan pembelian dilakukan di warung terdekat (73%). Kemasan yang dominan disukai berupa sachet (59%), dan ukuran berat 50 gram (46%). Merek yang paling sering dibeli yaitu kopi Kapal Api (38%), sedangkan media iklan yang paling sering dilihat adalah melalui media TV (45%).Kata kunci: kopi buku, perilaku konsumen
UPAYA PENGEMBANGAN USAHA SALE PISANG JANNAH CILACAP BERDASARKAN TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN KONSUMEN Mela, Ervina; Masitoh, Monalisa; Handayani, Isti
Agrin Vol 27, No 2 (2023): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2023.27.2.767

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah JANNAH merupakan perusahaan yang memproduksi sale pisang. Perusahaan ini masih memiliki beberapa kendala dalam hal produksi, distribusi, promosi, dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang perlu diperbaiki dan menentukan strategi perbaikan produk sale pisang JANNAH. Penelitian dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan secara purposive sampling dan hasil penelitian dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Causal Loop Diagram (CLD). Hasil penelitian menunjukkan, atribut yang menjadi prioritas perbaikan adalah informasi yang tertera pada label kemasan, promosi dan pemasaran melalui media sosial, kemudahan dalam memperoleh produk, dan kemampuan kemasan dalam melindungi produk. Strategi perbaikan yang direkomendasikan antara lain mengikuti penyuluhan atau pelatihan mengenai label kemasan pangan, mengubah desain label kemasan dengan menambahkan informasi yang belum ada, mengikuti penyuluhan atau pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai alat pemasaran, memanfaatkan fitur-fitur pemasaran yang terdapat pada Facebook dan WhatsApp, menggunakan alat pemasaran online lainnya, melakukan edit gambar produk, menyusun copywriting, membuat jadwal promosi, membuat konten promosi yang beragam, memaksimalkan kapasitas produksi saat cuaca terik, bermitra dengan pemasok pisang lainnya, menerapkan teknologi tepat guna pada alat penjemuran, bermitra dengan warung atau toko lainnya, mengikuti penyuluhan atau pelatihan penggunaan marketplace, membuat dan mengelola akun marketplace secara aktif, menerapkan sistem pengawasan mutu terhadap kemasan, dan mengganti kemasan dengan standing pouch berwarna yang dilengkapi dengan jendela/window.
PRODUK POTENSIAL NIRA KELAPA UNTUK DIKEMBANGKAN PADA SKALA UMKM DI BANYUMAS Mela, Ervina; Ahsan, Adiluhung
Agrin Vol 23, No 2 (2019): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.297 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2019.23.2.491

Abstract

Banyumas merupakan daerah pada urutan ketiga di Jawa Tengah berdasarkan produktivitas tanaman kelapanya. Selain daging buahnya, tanaman kelapa juga dapat dimanfaatkan niranya. Pemanfaatan nira kelapa di Kabupaten Banyumas sebagian besar diusahakan oleh UMKM baru sebatas bahan baku pembuatan gula kelapa dan gula kristal, belum dibuat untuk berbagai macam produk olahan pangan seperti minuman segar dan sirup. Oleh karena itu diperlukan diversifikasi produk olahan nira kelapa yang dapat dikembangkan pada skala UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ragam jenis produk yang dapat dikembangkan dari nira kelapa, dan menentukan urutan prioritas alternatif produk nira kelapa yang dapat dikembangkan pada skala UMKM. Penelitian ini menggunakan metode penelusuran pustaka dan indepth interview dengan pakar, metode perbandingan berpasangan, Bayes, dan metode interval kelas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 30 jenis produk yang dapat dikembangkan dari nira kelapa. Urutan prioritas produk potensial nira kelapa berdasarkan analisis Bayes Urutan prioritas produk nira kelapa untuk dikembangkan saat ini pada skala UMKM di Banyumas yakni 1) gula putih kristal, 2) minuman segar, 3) jelly drink, dengan kategori sesuai, diikuti oleh 4) sirup, 5) permen, 6) kecap asin, 7) nektar, 8) yakult, 9) yoghurt dengan kategori cukup sesuai, dan 10) kefir, dengan kategori tidak sesuai.
Identification of Potential Processed Products from Coconut Water for MSME Development in Indonesia Mela, Ervina; Mustaufik, Mustaufik; Budiarti, Laeli; Elza, Livianinda
Eko-Regional: Jurnal Pembangunan Ekonomi Wilayah Vol 20 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/er.v20i2.13720

Abstract

Coconut products, especially coconut water, have the potential to be carried out on a household or MSME scale. The purpose of this study was to identify processed products from coconut water that have the potential to be developed on an MSME scale in Indonesia. The study was conducted in 2 stages. The first stage is the identification of processed products from coconut water. The second stage is the selection of potential products. The selection of potential products was done by applying the Bayes method through interviews with 9 experts. The selection criteria were market potential, business capital, technology, human resources and and availability of raw materials. The study results showed that the products in the top 3 rankings were nata de coco, coconut vinegar, and packaged coconut water. The study results are expected to be useful for related stakeholders such as MSMEs, local governments, and universities to develop downstream coconut water products.
ATRIBUT PRIORITAS UNTUK PERBAIKAN MUTU PRODUK KOKTAIL CARICA CV XYZ BERDASARKAN TINGKAT KEPUASAN DAN KEPENTINGAN KONSUMEN Mela, Ervina; Prihananto, Vincentius; Raharjaningtyas, Arista Savira
Agrin Vol 24, No 2 (2020): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2020.24.2.546

Abstract

CV XYZ merupakan salah satu UMKM di Kabupaten Wonosobo yang mengolah buah carica menjadi koktail. Semakin ketatnya persaingan produk sejenis, perusahaan berusaha untuk terus meningkatkan mutu produknya dengan cara memperbaiki atribut produk yang masih lemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi atribut prioritas untuk perbaikan mutu koktail carica CV XYZ berdasarkan kepuasan dan kepentingan konsumen. Atribut mutu produk dikelompokkan berdasarkan dua parameter yaitu buah carica, dan sirup koktail. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Importance Performance Analysis. Atribut prioritas untuk perbaikan mutu produk adalah banyaknya sirup dan aftertaste. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbaikan dalam peningkatan mutu koktail carica berupa penambahan sirup dan pengujian sensoris aftertaste sirup dengan melibatkan panelis ahli.Kata kunci: koktail carica, tingkat kepuasan, tingkat kepentingan
Characterization of the Physical, Chemical, and Sensory Properties of Mocaf and Menir Analog Rice with the Addition of Skim Milk and Konjac Glucomannan Astuti, Santi Dwi; Ayuningtyas, Laksmi Putri; Dewi, Ervina Mela; Novitasari, Dian
Indonesian Journal of Food Technology Vol 4 No 2 (2025): Indonesian Journal of Food Technology
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ijft.2025.4.2.18381

Abstract

Background: Food diversification based on local resources is essential to reduce dependence on rice while improving the nutritional and functional quality of alternative staple foods. Purpose: This study aimed to compare the physicochemical and sensory characteristics of four analog rice formulations: those based on modified cassava flour (mocaf) (BA1), rice grits flour (BA2), and both materials supplemented with skim milk and konjac glucomannan (KGM) (BA3 and BA4). Method: The experiment was conducted using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with four treatments differing in base material and functional ingredient addition. Analog rice was produced through an extrusion process, followed by analyses of proximate composition, starch content, total sugars, dietary fiber, starch and protein digestibility, mineral content (sodium and potassium), color parameters (L*, a*, b*), water activity (Aw), and sensory evaluation by 40 untrained panelists. Result: The results showed that BA1 exhibited higher moisture content, dietary fiber, and potassium levels, along with lower Aw and sodium content, compared to BA2. In contrast, BA2 demonstrated higher protein content, energy value, and lightness (L*) than BA1. The incorporation of skim milk and KGM in BA3 and BA4 significantly affected most measured parameters, increasing moisture, ash, protein, total sugar, and soluble fiber contents, while reducing starch content, insoluble fiber, starch and protein digestibility, and energy value. Sensory evaluation indicated that BA1 outperformed BA2 in terms of texture and stickiness, whereas the addition of skim milk and KGM—particularly in BA3—significantly enhanced overall acceptability, flavor, and aroma. These findings suggest that the combination of mocaf, skim milk, and konjac glucomannan produces analog rice with improved functional and organoleptic properties, highlighting its potential as a locally sourced alternative staple food.
Stabilitas dan Penentuan Umur Simpan Minuman Jeli Carica dengan Variasi Suhu Penyimpanan dan Kemasan Menggunakan Metode Arrhenius Astuti, Santi Dwi; Ayuningtyas, Laksmi Putri; Dewi, Ervina Mela; Nuraeni, Indah; Al-Aula, Fina Hadina
Agroteknika Vol 8 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i4.479

Abstract

Salah satu produk diversifikasi olahan buah carica adalah minuman jeli carica. Informasi umur simpan penting untuk rekomendasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Penelitian ini bertujuan mempelajari perubahan sifat fisik, kimia dan sensori minuman jeli carica yang disimpan dengan jenis kemasan, suhu penyimpanan, dan waktu yang berbeda serta menentukan umur simpannya dengan metode Arrhenius. Tahapan peneltian meliputi persiapan, pembuatan produk, analisis kimia, fisik dan sensori, analisis data dan penetapan umur simpan. Proses pembuatan minuman jeli carica meliputi pencampuran bahan sampai homogen, dilakukan perebusan lalu ditambahkan bahan tambahan pangan. Minuman jeli carica dikemas dengan menggunakan botol dan cup PET (Polyethylene terephtalate) dan disimpan dalam inkubator dengan suhu yaitu 35°C, 45°C, 55°C. Analisis sifat kimia, fisik dan sensori dilakukan pada hari ke-5, 10, 15, dan 20. Analisis fisik meliputi nilai kecerahan (L), analisis kimia meliputi vitamin C dan viskositas. Analisis sensori meliputi flavor, warna kuning, kekenyalan dan kesukaan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman jeli carica yang dikemas dalam botol PET memiliki kadar vitamin C yang lebih tinggi daripada cup PET, jika dibandingkan dengan cup PET, minuman jeli carica dengan kemasan cup PET memiliki viskositas dan kesukaan secara keseluruhan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan botol PET. Peningkatan suhu menyebabkan penurunan kadar vitamin C, viskositas, kekenyalan, warna kuning, dan kesukaan secara keseluruhan. Semakin lama waktu penyimpanan (0 sampai 20 hari) menyebabkan penurunan kadar vitamin C, kecerahan, viskositas, kekenyalan, warna kuning dan kesukaan secara keseluruhan. Umur simpan minuman jeli carica dengan kemasan botol PET pada suhu 8 °C adalah 6,17 bulan, suhu ruang (25°) adalah 4,85 bulan. Sedangkan umur simpan pada kemasan cup PET pada suhu 8 °C adalah 6,09 bulan, dan pada suhu ruang (25°) adalah 4,67 bulan.
Strategi perbaikan makanan khas betawi gabus pucung melalui pendekatan importance performance analysis dan causal loop diagram Mela, Ervina; Syafiya, Yasmina; Setyawati, Retno
AGROINTEK Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v20i1.26050

Abstract

Some regional specialties are at risk of being abandoned by the community. One of them is gabus pucung, a traditional Betawi dish, which requires efforts to maintain its existence. The aim of this research is to identify the attributes that need improvement in gabus pucung based on consumer perceptions and then formulate improvement strategies. Data was collected through a questionnaire distributed to 100 respondents and processed using Importance-Performance Analysis and Causal Loop Diagrams. The findings indicate that four attributes of gabus pucung cuisine require improvement: taste, promotion via social media, promotion through events/exhibitions, and restaurant cleanliness. To enhance food taste, a recommended strategy is to standardize recipes. The strategy for improving promotion via social media involves increasing online engagement. To address challenges in exhibitions, restaurant entrepreneurs can reduce serving times and offer smaller portion options. Another exhibition-related strategy is to involve corporate CSR programs to support MSME entrepreneurs specializing in regional cuisine through exhibition activities. The recommended improvement strategy for restaurant cleanliness is implementing SSOP (Sanitation Standard Operating Procedures). This research is expected to have a positive impact on the preservation of Indonesian culture and the economy by creating jobs and increasing income, especially in the culinary tourism sector.