Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Youtube as an alternative to learning media: a case study Mochamad Cholik; Susi Tri Umaroh; Tri Rijanto; Soeryanto Soeryanto
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 29, No 1 (2023): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v29i1.49115

Abstract

21st century-era learning is undergoing significant changes. The learning process is carried out with a combination of various digital media that can be accessed easily by students and teachers in learning. Based on the covid-19 pandemic, it is also an effort to follow the development of technology and information. Vocational students in the Field of Automotive Engineering Expertise must have competence in maintenance and repair in vehicles. Therefore, with learning that still cannot be face-to-face in full, they must utilize technology and information to support learning and understand theoretical and practical materials. This research aims to find out the level of use of YouTube as a medium to support the learning of vocational students in the field of automotive engineering expertise. The sample taken in this study was a student of SMK Senopati Sidoarjo East Java Indonesia. They are majoring in Light Vehicle Engineering and Motorcycle Business Engineering. This study shows that YouTube is beneficial for students to support online learning in the pandemic period and overcome problems in the automotive field. There are tutorial videos that are very easy to access to help students overcome the pain in their vehicles and understand learning materials. 
The Analisis Keandalan Sistem Koordinasi Overcurrent Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) di Gardu Induk 150 kV Buduran Retno Ayu Dwi Setyowati; Subuh Isnur Haryudo; Tri Wrahatnolo; Tri Rijanto
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.419

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik adalah bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan listrik kepada konsumen. Analisa keandalan sistem proteksi meliputi koordinasi antar peralatan proteksi dalam jaringan distribusi yang harus memenuhi standard yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa besaran nilai setting dan karakteristik overcurrent relay (OCR) dan ground fault relay (GFR) di Gardu Induk 150 kV Buduran menggunakan aplikasi ETAP 19.0.1. Nilai setting OCR dan GFR ditentukan berdasarkan pada standard IEC 60255, relay yang terpasang pada GI 150 kV Buduran memiliki kurva karakteristik standard invers. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa besarnya arus gangguan hubung singkat dipengaruhi oleh jarak titik gangguan, semakin jauh lokasi gangguan maka arus gangguan hubung singkat akan semakin kecil, begitu pula sebaliknya. Waktu kerja relay di sisi outgoing lebih cepat dibandingkan sisi incoming dengan selisih waktu rata-rata sebesar 0,06 detik. Hal ini disebabkan lokasi gangguan mempengaruhi besar kecilnya selisih waktu. Semakin jauh jarak lokasi gangguan, maka semakin besar selisih waktu kerja relay sisi incoming.
Analisis Kinerja Lightning Arrester Akibat Sambaran Petir Sebagai Proteksi Transformator Di PT. PLN (Persero) Distribusi Lamongan Dicky Satya Prawira; Tri Wrahatnolo; Joko Joko; Tri Rijanto
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.454

Abstract

Pada jaringan distribusi tenaga listrik sering mengalami gangguan yang dapat menyebabkan kerugian , salah satu penyebab gangguan yang terjadi pada jaringan distribusi tenaga listrik adalah sambaran petir yang mengakibatkan tegangan lebih dan dapat merusak peralatan jaringan distribusi, seperti yang terjadi pada Penyulang Glagah PT. PLN (Persero) Distribusi Lamongan. Komponen yang digunakan pada saluran udara sebagai proteksi transformator dari tegangan lebih akibat sambaran petir adalah lightning arrester. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan mengumpulkan data pengukuran peralatan serta data gangguan. Software ATP Draw digunakan sebagai aplikasi simulasi sambaran petir. Kinerja lightning arrester dapat dilihat melalui simulasi sambaran petir yaitu pada section 7 dengan besar asus sambaran 10 kA dan waktu sambaran 0,5 ms yang menyebabkan tegangan lebih hingga 742,47 kV pada fasa R, 702,16 kV pada fasa S, dan 682,18 kV pada fasa T, dengan pemotongan oleh arrester pada waktu yang sama, tegangan menjadi sebesar 20,12 kV pada fasa R, 19,65 kV pada fasa S , dan 4,62 kV pada fasa T. Pada section 6 dengan besar arus sambaran 40 kA dan waktu sambaran 0,6 ms menyebabkan tegangan lebih hingga 2768,20 kV pada fasa R, 2566,60 kV pada fasa S, dan 2546,60 kV pada fasa T, dengan pemotongan oleh arrester pada waktu yang sama, tegangan menjadi sebesar 21,29 kV pada fasa R, 19,09 kV pada fasa S , dan 4,87 kV pada fasa T. Sebagai pencegahan gangguan akibat sambaran petir pada jaringan distribusi tenaga listrik, maka lightning arrester yang terpasang harus dalam kondisi baik tanpa kerusakan.
Analisis Perencanaan Plts On Grid Menggunakan Helioscope (Studi Kasus Plts On Grid 40 Kwp Di Gedung Asrama Putri Universitas Airlangga) Fakhriza Anwar; Tri Rijanto
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.455

Abstract

Sistelm distribusi telnaga listrik adalah bagian dari sistelm telnaga listrik yang Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan langkah penting dalam transisi energi Indonesia menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan. Perusahaan-perusahaan pembangkit listrik (EPC) memiliki peran krusial dalam merancang dan menawarkan solusi PLTS yang efisien. Dalam penawaran proyek PLTS, perangkat lunak HelioScope digunakan sebagai alat bantu untuk menghitung potensi energi surya. Namun, kredibilitas HelioScope dalam pengembangan PLTS di Indonesia perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi dan memverifikasi hasil HelioScope, sehingga EPC dapat menggunakan perangkat lunak tersebut dengan percaya diri. Penelitian ini juga membandingkan kinerja PLTS dengan hasil simulasi HelioScope untuk mengevaluasi keandalannya. Penelitian dilakukan pada PLTS 40 Kwp di Asrama Putri Universitas Airlangga. Proses perencanaan melibatkan pengumpulan data dan survei lapangan sebagai dasar perhitungan dan simulasi menggunakan HelioScope. Hasil perbandingan menunjukkan akurasi tinggi hingga 90%, menunjukkan keandalan HelioScope dalam merencanakan PLTS. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami kredibilitas HelioScope dalam pengembangan PLTS di Indonesia. Hasilnya menjadi acuan bagi EPC dalam menggunakan HelioScope sebagai alat bantu yang dapat diandalkan. Perbandingan kinerja PLTS dengan simulasi HelioScope juga penting untuk mengevaluasi efektivitas dan akurasi perangkat lunak tersebut
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN RESPON PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Novik Nokiawati; Tri Rijanto; Rita Ismawati; Marniati; Mochamad Cholik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i4.1747

Abstract

Pembelajaran pascapademi Covid-19 menuntut adanya banyak penyesuaian, dikarenakan pembelajaran tatap muka belum dapat berjalan secara optimal dan peserta didik lebih banyak melaksanakan pembelajaran secara online di rumah. Peserta didikpun dituntut untuk memiliki kemadirian belajar atau self-regulated learning (SRL) sebagai faktor penting dalam pencapaian kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan respon pembelajaran peserta didik terhadap hasil belajar mata pelajaran Boga Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pengambilan sampel teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel 150 peserta didik pada SMK N 1 Kertosono dan SMK Kusuma Negara Kertosono yang sedang mendapatkan mata pelajaran Boga Dasar, dengan variabel kemandirian belajar (X1), respon pembelajaran (X2) dan hasil belajar (Y). Instrumen untuk kemandirian belajar dan respon pembelajaran Boga Dasar menggunakan skala likert dengan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji t dan uji F berbantuan software SPSS. Hasil penelitian menujukkan terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,048<0,05 dan nilai t hitung 1,993>t tabel 1,976, terdapat pengaruh respon pembelajaran terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai t hitungnya 5,491>t tabel 1,976, dan terdapat pengaruh kemandirian belajar dan respon pembelajaran secara bersama terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai F hitung 52,594>F tabel 3,06 dengan pengaruh sebesar 41,7%.