Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019-2023 Masnita Sari; Hera Khairunnisa; Dwi Handarini
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4yg5db04

Abstract

Indonesia sebagai negara kesatuan terdiri dari berbagai provinsi, kota, dan kabupaten yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Luasnya wilayah serta beragamnya karakteristik daerah menimbulkan tantangan dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan merata. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan otonomi daerah melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yang bertujuan mendorong kemandirian daerah, peningkatan layanan publik, serta optimalisasi potensi lokal. Keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah salah satunya dapat diukur melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan pajak daerah sebagai komponen utama. Pajak ini merupakan kewajiban masyarakat yang hasilnya digunakan untuk kesejahteraan daerah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta. Fokus penelitian adalah menganalisis efektivitas penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada periode 2019–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penerimaan PKB dan BBNKB tergolong efektif hingga sangat efektif. Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar, baik untuk PKB (43%) maupun BBNKB (26%). Meski pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan pada 2020, kondisi ini membaik berkat digitalisasi layanan, insentif fiskal, serta kerja sama lintas lembaga. Kendala seperti keterlambatan balik nama kendaraan, data yang belum mutakhir, dan tunggakan pajak masih terjadi. Namun, langkah strategis yang dilakukan Bapenda berhasil meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta menjaga stabilitas penerimaan daerah.  
Pengaruh Modal Intelektual, Efisiensi Operasional, dan Pengeluaran R&D terhadap Financial Distress dengan Usia Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Alvin Jeryanto; Rida Prihatni; Dwi Handarini
Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/japa.0602.15

Abstract

This study aims to examine the effect of intellectual capital, operational efficiency, and research and development (R&D) expenditure on financial distress, with firm age as a moderating variable. The study focuses on primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2023. A purposive sampling method was applied, and panel data regression analysis was conducted using EViews 13. The results show that intellectual capital has no significant effect on financial distress. Meanwhile, both operational efficiency and R&D expenditure have a negative and significant effect on financial distress. Furthermore, firm age does not significantly moderate the relationships between intellectual capital, operational efficiency, or R&D expenditure and financial distress. These findings emphasize the importance of efficient operations and sustained innovation efforts in mitigating financial distress, while indicating that firm age does not play a moderating role in these relationships.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA, PENGEMBANGAN KARIR DAN MOTIVASI GELAR TERHADAP MINAT MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) Regina Pakpahan; Mardi; Dwi Handarini
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga, pengembangan karir dan motivasi gelar terhadap minat mengikuti pendidikan profesi akuntansi (PPAk). Jenis pada penelitian ini yaitu penelitian survei eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Universitas yang menyelenggarakan Pendidikan Profesi Akuntansi yaitu Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, dan Universitas Tarumanagara. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasisa S1 akuntansi dengan jumlah sampel sebanyak 110 mahasiswa, serta teknik sampel yang digunakan adalah convecience sampling. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, pengembangan karir, dan motivasi gelar berpengaruh positif terhadap minat mengikuti Pendidikan profesi akuntansi
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN PENGGUNA QRIS GENERASI Z Muhammad Faturachman; I Gusti Ketut Agung Ulupui; Dwi Handarini
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 6 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap keuangan, sosialisasi keuangan, efikasi diri keuangan, dan gaya hidup terhadap perilaku manajemen keuangan pada pengguna QRIS genarasi Z. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sedangkan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dalam bentuk survei. Sebanyak 321 responden yang memenuhi kriteria berhasil dikumpulkan dan dianalisis menggunakan pendekatan Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sedangkan, satu variabel independen memiliki pengaruh negatif signifikan trhadap perilaku pengelolaan keuangan. Berdasarkan temuan ini, responden dapat meningkatkan kesadaran dalam menggunakan QRIS mengenai pentingnya sikap, pengaruh lingkungan, keyakinan, dan kontrol diri agar lebih bijak dalam melakukan pengelolaan keuangan. Pengguna QRIS perlu memanfaatkan QRIS dengan bijak seperti dengan melakukan pencatatan keuangan sendiri melalui riwayat pengeluaran QRIS.
Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) dalam Memenuhi Kewajiban Pajak di Kantor Pelayanan Pajak  (KPP) Pratama Depok Sawangan Adina Putri; Diah Armeliza; Dwi Handarini
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/54xwmq44

Abstract

This study aims to determine the level of compliance of WPOP in fulfilling their tax obligations at the Depok Sawangan Tax Office. It also provides recommendations for improvement. This study uses the Depok Sawangan Tax Office as its research object. This study is qualitative in nature with a descriptive analysis approach. The data sources used are secondary and primary data. The results of this study show that compliance in fulfilling tax obligations at the Depok Sawangan Tax Office is still relatively low. In addition, there are several inhibiting factors, such as server congestion during the reporting period, a limited number of officers causing long queues, and a lack of socialization, resulting in WPOP's limited understanding of taxation. The recommended strategies include increasing the capacity of the reporting system to overcome server congestion, adding service officers to reduce queues, and intensifying tax socialization to increase WPOP's understanding
Peningkatan Pengelolaan Keuangan UMKM melalui Workshop Penyusunan Laporan Keuangan untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Dwi Handarini; Septi Nurmalita; Diah Armeliza; Adam Zakaria; Vanesa Amalia Duati; Fakhri Salman Alparisi
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2957

Abstract

This community service program aims to improve the ability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to prepare simple financial statements and understand the importance of business legality through simple technology-based training. The program was conducted in Rawamangun, East Jakarta, involving young entrepreneur partners such as Cdj Gallery, Fisy Tee, Wrappedinlove.idn, Aroma Kue, Dough and HA, Nyameal Ajaa, and SMK Sahid Jakarta Pastry & Bakery. The main challenges faced by the partners included low financial literacy, the mixing of personal and business finances, and limited use of digital financial recording. The program was implemented through five stages: socialization, financial statement preparation training, implementation of a simple financial statement template, mentoring, and evaluation. A participatory approach involved participants in transaction recording, income statement preparation, and simulations of obtaining a Business Identification Number (NIB) through the Online Single Submission (OSS) system. Evaluation results showed improved understanding of basic accounting principles and awareness of business legality.
Perbandingan Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 69 Pada Perusahaan Agrikultur I Gusti Ketut Agung Ulupui; Argie Destri Rahmani; Dwi Handarini; Hafifah Nasution
Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Vol 4 No 1 (2021): Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, Juni 2021
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/akurasi.v4i1.84

Abstract

This study aims to provide an overview of the differences in the accounting treatment of biological assets before and after the implementation of PSAK 69, namely based on PSAK 16 and PSAK 69. This study analyzed the implementation of PSAK 69 in agricultural companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2018. The data analysis technique used in this study is an interactive model analysis technique namely to know the difference in accounting treatment for biological assets based on PSAK 16 and PSAK 69 in 15 agricultural companies. The are three aspects in compared; first on the recognition aspect, based on PSAK 16, agricultural companies recognize plantation crops as assets and do not recognize agricultural products as biological assets. Meanwhile, PSAK 69 measures the biological assets of agricultural companies using fair value less costs to sell and biological assets are not depreciated. Based on PSAK 16, agricultural companies disclose matters related to depreciation.Meanwhile, based on PSAK 69, agricultural companies disclose descriptions of biological asset groups and the value of gain/ losses arising from the use of fair value. Based on the results of the analysis 3 of 15 agricultural companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2018 has implemented PSAK 69 as much as 100%, the rest apply PSAK 69 as much as 50% to 94%.