Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial dan E-Commerce Sebagai Peluang Usaha Mandiri Bagi Kader Desa Kelurahan Dadimulyo Masitah Handayani; William Ramdhan; Dewi Maharani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.607

Abstract

Abstract: Nowadays, the use of social media and e-commerce has a significant influence on people's lives and is supported by the rapid development of information technology. The existence of social media and e-commerce provides benefits to society, one example is in the field of independent business. This service activity is carried out in the form of socialization or delivering short material followed by a discussion where this activity aims to provide insight into the proper use of social media and e-commerce so that it can provide benefits to its users. Participants in this activity were village cadres in Dadimulyo Village. The result of this service activity is in the form of understanding material for activity participants who can later implement social media and e-commerce in creating independent business opportunities. Keywords: Social Media; E-Commerce; Cadre Abstrak: Pada zaman sekarang, pemanfaatan media sosial dan e-commerce memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan masyarakat dan didukung dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat. Adanya media sosial dan e-commerce memberi manfaat bagi masyarakat salah satu contohnya adalah dalam bidang usaha mandiri. Adapun kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi atau menyampaian materi singkat yang dilanjutkan dengan diskusi dimana kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan e-commerce dengan tepat sehingga mampu memberikan manfaat bagi para penggunanya. Peserta pada kegiatan ini adalah para kader desa yang ada di Kelurahan Dadimulyo. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah berupa pemahaman materi bagi para peserta kegiatan yang nantinya dapat mengimplementasikan media sosial dan e-commerce dalam menciptakan peluang usaha mandiri. Kata Kunci: Media Sosial; E-Commerce; Kader 
Pemanfaatan E-Commerce dalam Menangkap Peluang Usaha Bagi Generasi Muda Di Kelurahan Sei Kamah I Pristiyanilicia Putri; Havid Syafwan; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.777

Abstract

Abstract: In carrying out buying and selling activities, there are so many opportunities and opportunities that exist both in the field of products and services, but not all people can take advantage of these opportunities, especially for the younger generation. One of the causes is the lack of ability and knowledge of the community in terms of utilizing Information Technology (IT) in marketing and selling online or better known as e-commerce. The purpose of this service activity is to provide understanding and knowledge to the community, especially the younger generation in Sei Kamah I Village to capture business opportunities by utilizing Information Technology in strategies to market products and services online. The method used in this service activity is in the form of socialization and simulation using one of the e-commerce applications, namely Lazada. The overall implementation of this activity went well and smoothly which was attended by approximately 25 participants where the participants were very enthusiastic in participating in this activity. The results of the service activities are in the form of increasing understanding, insight, and knowledge of the community, especially the younger generation in terms of carrying out online marketing and sales strategies. The participants of this activity hope that this community service activity can be carried out continuously and regularly by STMIK Royal Kisaran. Keywords: E-commerce; Sei Kamah I Village; Information Technology; Young Generation.  Abstrak:  Dalam melakukan kegiatan jual beli begitu besar peluang dan kesempatan yang ada baik dibidang produk maupun jasa, tetapi tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut terutama bagi generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat tersebut dalam hal memanfaatkan Teknologi Informasi(TI) dalam melakukan pemasaran dan penjualan secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah e-commerce. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Kelurahan Sei Kamah I untuk menangkap peluang usaha dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam strategi memasarkan produk dan jasa secara online. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce yaitu Lazada. Pelaksanaan kegiatan ini secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti lebih kurang 25 peserta dimana para  peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan pengabdian berupa peningkatan pemahaman, wawasan, dan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda dalam hal melakukan strategi pemasaran dan penjualan secara online. Adapun harapan dari para peserta kegiatan ini adalah agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan secara reguler oleh STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: E-commerce; Kelurahan Sei Kamah I; Teknologi Informasi; Generasi Muda
Pelatihan Softskill Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Remaja Desa Mekar Tanjung Kel. Teluk Dalam Masitah Handayani; Havid Syafwan; Pristiyanilicia Putri; Nurmala Sari; Hylmi Fauzan Nasution
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.895

Abstract

 Abstract: In the digital era, the use of information technology has a very large influence in all aspects of life in society, one of which is for the younger generation (teenagers). Advances in information technology are now increasingly rapid, these developments certainly require human resources who are able to manage and utilize them properly. Along with the development of technology, the need to do something is recommended to use technology because it is more efficient and faster, one of which is a computer. Skills in using or operating computers have now become a demand to support organizational activities for teenagers because they can be added value or provision as competency values (soft skills) in the world of work. Therefore, computer training is one of the positive activities that are useful for building human resources in the community, especially teenagers for the betterment of the nation. Thus, to build and develop human resources among the younger generation/community, it is necessary to have computer training for teenagers.            Keywords: Soft Skill; Information Technology; Teenagers  Abstrak: Di era digital, pemanfaatan teknologi informasi memiliki pengaruh yang sangat besar dalam segala aspek kehidupan di dalam masyarakat, salah satunya bagi generasi muda (remaja). Kemajuan teknologi informasi kini semakin pesat perkembangan tersebut tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelola serta memanfaatkannya dengan baik. Seiring perkembangan teknologi tersebut, kebutuhan untuk mengerjakan      sesuatu hal disarankan memakai teknologi karena lebih efisien dan cepat, salah satunya yaitu komputer. Keterampilan dalam menggunakan atau mengoperasikan komputer saat ini sudah menjadi sebuah tuntutan guna mendukung kegiatan dalam berorganisasi bagi remaja karena dapat menjadi nilai tambah atau bekal sebagai nilai kompetensi (soft-skill) dalam dunia kerja. Oleh karena itu, pelatihan komputer merupakan salah satu kegiatan positif yang bermanfaat untuk membangun sumber daya manusia di masyarakat terutama remaja demi kemajuan bangsa. Dengan demikian, untuk membangun dan mengembangkan sumber daya manusia di kalangan generasi muda/masyarakat perlu adanya pelatihan komputer bagi remaja. Kata Kunci: Soft Skill; Teknologi Informasi; Remaja
Pelatihan Pemantapan Ms. Office Bagi Siswa/I Di Sma Swasta Yapim Simpang Kawat Havid Syafwan; Pristiyanilicia Putri; Fauriatun Helmiah; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1147

Abstract

Abstract: The role of information technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 is currently very important and growing so rapidly. Moreover, in the school environment, especially for high school (SMA) students and their equivalent, those who are required to have special skills or skills are required. At Yapim Simpang Wire Private High School, the subject matter that discusses in more depth about information technology, especially the use of Microsoft Office applications on windows such as excel, word, and Powepoint, is still considered lacking. Even though the Microsoft office application is very useful for students in completing assignments at school and activities in their neighborhood. Therefore, this Microsoft office training is needed so that it can improve and strengthen the ability of students to operate this application in activities at school or their daily life. The purpose of this PKM activity is to improve and strengthen students' skills in operating computers, especially in Microsoft Office Word version 2016 such as using the basic tools they use in making paper assignments, managing writing such as font types, using margins, setting text in tables, file storage, print reports, and others. Keywords: training; information technology; microsoft office word 2016; yapim high school students         Abstrak: Peranan teknologi informasi di zaman Revolusi Industri 4.0 saat ini sangat penting dan berkembang begitu pesatnya. Apalagi di lingkungan sekolah terutama bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajatnya yang dituntut mesti memiliki skill atau keterampilan khusus. Pada SMA Swasta Yapim Simpang Kawat materi pelajaran yang membahas lebih mendalam mengenai teknologi informasi khususnya dalam penggunaan aplikasi Microsoft office pada windows seperti excel, word, dan power point masih dinilai kurang. Padahal aplikasi Microsoft office  tersebut sangat berguna bagi para siswa-siswi dalam menyelesaikan tugas-tugas di sekolah maupun  kegiatan dilingkungan tempat tinggal mereka. Oleh karena itu diperlukan pelatihan Microsoft office ini agar bisa meningkatkan dan memantapkan kemampuan siswa-siswi baik mengoperasikan aplikasi ini dalam aktifitas di Sekolah ataupun di keseharian mereka. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah dapat meningkatkan dan memantapkan keterampilan siswa – siswi dalam pengoperasian komputer khususnya pada Microsoft Office Word versi 2016 seperti penggunaan tool-tool dasar yang mereka pakai  dalam pembuatan tugas makalah, mengatur penulisan seperti jenis font, penggunaan margin, pengaturan teks dalam tabel, penyimpanan file, mencetak laporan dan lain-lainnya. Kata kunci: pelatihan; teknologi informasi; microsoft office word 2016; siswa-siswi  sma yapim 
PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE PADA MARKET PLACE BAGI UMKM KUBE KULINER ASAHAN Masitah Handayani; Havid Syafwan; Fauriatun Helmiah; Abdul Azis Ubaidillah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i1.1349

Abstract

Abstract: The development of science and technology causes humans to always think forward. Within the community, it is not uncommon to find a group of people/individuals who open a business. This is one of the reasons for the growth of the trading system. UMKM can support the life of a person from any background as long as they have the expertise and will. Because with small capital, without a business license, as well as utilizing existing resources, a person can already have an income and is said to be not unemployed. The large number of UMKM actors that have grown from time to time has led to competition and inefficiencies in obtaining the desired goods. This is because to get an item, you have to go to the place directly. In addition, competition among UMKM actors will also lead to intense competition, if they cannot manage their business properly, it will cause the business to suffer losses and it is possible that it will close. With the development of science and technology, UMKM actors get around this by building online shops (online shops) through market places. Marketplace helps create a new online world market that can lure UMKM players into buying and selling activities online. Keyword: online shop; market place; UMKM Abstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan manusia untuk senantiasa berfikir maju. Di dalam lingkungan masyarakat, tak jarang ditemukan adanya sekelompok orang/individu yang membuka usaha. Hal ini merupakan salah satu penyebab tumbuhnya sistem perdagangan. UMKM dapat menjadi penopang kehidupan seseorang dari kalangan manapun asalkan memiliki keahlian dan kemauan.  Karena dengan modal kecil, tanpa izin usaha, serta memanfaatkan sumber daya yang ada seseorang sudah bisa memiliki penghasilan dan dikatakan tidak pengangguran. Banyaknya pelaku UMKM yang tumbuh dari masa ke masa menyebabkan terjadinya persaingan dan ketidak efisiensian dalam memperoleh barang yang diinginkan. Hal ini disebabkan untuk mendapatkan suatu barang, maka harus mendatangi tempatnya langsung. Selain itu, persaingan diantara pelaku UMKM juga akan menyebabkan persaingan yang ketat, jika mereka tidak dapat mengelola dengan baik usahanya maka akan menyebabkan usaha tersebut akan mengalami kerugian dan tidak menutup kemungkinan akan tutup. Dengan perkembangan IPTEK, maka pelaku UMKM menyiasati hal tersebut dengan membangun toko online (online shop) melalui market place. Market place membantu terciptanya pasar dunia online baru yang dapat memancing para pelaku UMKM dalam kegiatan jual beli secara online. Kata kunci: toko online; market place; UMKM
OPTIMASI MODEL CLUSTERING DALAM PEMETAAN STUNTING DI KABUPATEN ASAHAN Masitah Handayani; Mustika Fitri Larasati Sibuea
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.1417

Abstract

Peningkatan angka stunting di Kabupaten Asahan pada tahun 2022 mencapai 15,3%, belum memenuhi atas target nasional yang ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan wilayah rentan terhadap stunting menggunakan pendekatan teknologi data science yang lebih komprehensif. Namun, upaya tersebut belum dilakukan secara optimal sehingga program penanganan stunting belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan model clustering dalam pemetaan stunting di Kabupaten Asahan dengan menggunakan data dari berbagai puskesmas. Metode yang digunakan mencakup normalisasi data dengan Z-Score untuk mengurangi dampak outlier, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode Elbow, dan inisialisasi pusat klaster menggunakan K-Means++. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah 3, dan evaluasi clustering menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) menghasilkan skor sebesar 0.589, yang menunjukkan performa model clustering yang baik. DBI yang lebih rendah mengindikasikan bahwa cluster yang terbentuk cukup kompak dan terpisah dengan baik, sehingga dapat membantu pemetaan wilayah untuk alokasi sumber daya yang lebih efisien dalam penanganan stunting di Kabupaten Asahan.Kata kunci: Stunting; K-Means++; Elbow Method; Z-Score, Davies-Bouldin Index.The increase in stunting rates in Asahan Regency in 2022 reached 153%, far above the national target set at 14% in 2024. To overcome this problem, local governments need to map areas vulnerable to stunting using a more comprehensive data science technology approach. However, these efforts have not been carried out optimally so that the stunting management program has not been effective. This research aims to optimize the clustering model in stunting mapping in Asahan Regency using data from various community health centers. The method used includes data normalization with Z-Score to reduce the impact of outliers, determining the optimal number of clusters using the Elbow method, and initializing cluster centers using K- Means++. The results of the analysis show that the optimal number of clusters is 3, and clustering evaluation using the Davies-Bouldin Index (DBI) produces a score of 0.589, which shows good clustering model performance. A lower DBI indicates that the clusters formed are quite compact and well separated, so they can help map areas for more efficient resource allocation in handling stunting in Asahan Regency. Keywords: Stunting; K-Means++; Elbow Method; Z-Score; Davies-Bouldin Index.Â