Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Influencer Marketing HAUS! Indonesia Pada Produk Silky Pudding Dalam Membangun Customer Engagement Nadia Davina Destitha K; Dedi Rumawan Erlandia; Yuliani Dewi Risanti Sunarya
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsr-politama.v2i4.4093

Abstract

Rapid technological developments have made conventional marketing communications turn digital by utilizing the internet and social media. This is felt and done HAUS! Indonesia to create effective, creative and innovative marketing communications strategies. HAUS! Indonesia implements influencer marketing to achieve marketing campaign objectives, one of which is building customer engagement with silky pudding products. The researcher aims to find out and explain the influencer marketing strategy of HAUS! Indonesia on silky pudding products in building customer engagement. This research uses descriptive qualitative methods and collects data through in-depth interviews with 3 informants who are directly involved in influencer marketing activities at HAUS! Indonesia. The results obtained are HAUS! Indonesia divides the influencer marketing strategy into three stages, namely: 1) Planning, determining goals, segmentation, target market, differentiation and product positioning, planning content and message strategy, selecting media, selecting influencers according to criteria, and determining the schedule for uploading influencer content; 2) Implementation, providing direction in the form of briefs, product delivery, checking, approving, uploading content, and interacting with the audience; 3) Evaluation; carried out on insights, sales figures, ratecards, content, communication with influencers, consumer engagement, challenges and obstacles
Pengaruh Terpaan Konten Soft Selling Instagram @Pigijo_ Terhadap Minat Beli Followers Kirana Fajarrizka; Dedi Rumawan Erlandia; Meria Octavianti
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.969

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi platform utama bagi pemasaran produk dan jasa. Strategi pemasaran yang cukup populer saat ini yang dikenal sebagai konten soft selling, telah muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam mempengaruhi minat beli konsumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh terpaan konten soft selling akun instagram @pigijo_ terhadap minat beli produk melalui respon kognitif followers. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah kuantitatif dengan analisis jalur. Populasi dari penelitian ini adalah followers instagram yang membubuhkan komentar pada unggahan konten soft selling di instagram @pigijo_ periode 1 Juli 2023 hingga 31 September 2023. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 94 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa terpaan konten soft selling instagram @pigijo_ berepengaruh secara signifikan terhadap minat beli produk melalui respon kognitif followers sebesar 66,2%.
MOTIF ANGGOTA KOMUNITAS HIP HOP BANDUNG Adi, Achwan Noorlistyo; Erlandia, Dedi Rumawan; Venus, Antar
Manajemen Komunikasi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol. 1 No.1 Otober 2016
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.579 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v1i1.9584

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motif anggota komunitas memilih musik Hip Hop sebagai musik kesukaannya dan untuk mengetahui motif anggota komunitas untuk bergabung ke dalam komunitas Hip Hop Bandung.Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi dari pemikiran Alferd Schutz. Teknik pengumpulan data penelitian yang paling utama digunakan adalah wawancara mendalam kepada 7 (tujuh) orang informan yang merupakan anggota komunitas musik Hip Hop Bandung. Lokasi dalam penelitian adalah basecamp RUN BDG, Black Boi studio, dan Area Car Free Day Cikapayang, Dago Bandung. Adapun pelaksanaan wawancara dilakukan dalam kurun waktu dua bulan, terhitung mulai tanggal 17 Maret 2016 – 28 Mei 2016.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa motif anggota dalam memilih musik Hip Hop adalah terbiasa mendengarkan musik Hip Hop pada masa lalu, adanya keinginan untuk berbeda dengan orang lain, dan memilih musik Hip Hop karena pengaruh dari orang lain. Motif untuk bergabung anggota komunitas Hip Hop terutama RUN BDG dibagi 2, because of motives dan in order to motives. Because of motives berupa ajakan dari pendiri dan in order to motives berupa keinginan untuk meningkatkan kualitas diri, mencari penghasilan, serta menjaga eksistensi komunitas Hip Hop di Bandung.Selain motif, penelitian ini juga menghasilkan makna musik Hip Hop bagi anggota komunitas musik Hip Hop di Bandung. Setiap anggota memaknai musik Hip Hop berbeda-beda sesuatu dengan apa yang dirasakan dan apa yang dilakukan. Makna musik Hip Hop yaitu sebagai simbol protes dan perjuangan, simbol universal, ketegasan dan kelugasan, simbol keasyikan serta simbol kehidupan dan kebebasan berekspresi.Keyword : Motif, Makna, Because of motives, In order to motives, Hip Hop, Komunitas, Musik