Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Menyusui Dini Untuk Memperkuat Komitmen Ibu Hamil Terhadap Menyusui Eksklusif Hastuty, Yulina Dwi; Linda, Irma; Sukaisi, Sukaisi
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.779

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan intervensi sederhana yang secara signifikan dapat meningkatkan hasil kesehatan neonatal dengan mengurangi risiko kematian bayi baru lahir. IMD juga sangat mendukung kelanjutan pemberian ASI eksklusif serta memperpanjang periode menyusui. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan komitmen dan motivasi ibu hamil untuk melakukan inisiasi menyusu dini segera setelah melahirkan dengan tujuan memulai pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Klinik Pratama Tanjung, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 25 ibu hamil terlibat sebagai peserta dalam pengabdian ini. Kegiatan dimulai dengan pemberian pre-test berupa kuesioner mengenai pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Eksklusif, dilanjutkan dengan pengukuran tanda vital, pemberian materi konseling tentang Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, penyimpanan ASI, pelatihan teknik menyusui, serta penyusunan menu makanan bayi >6 bulan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebanyak tiga kali secara rutin setiap minggu. Setelah itu, peserta diberikan kuesioner kembali sebagai post-test. Hasil pengukuran kuesioner pengetahuan ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini dan ASI eksklusif pada pre-test menunjukkan bahwa 7 orang (28%) memiliki pengetahuan baik dan 9 orang (36%) masih memiliki pengetahuan kurang. Setelah pelatihan, pengetahuan ibu hamil meningkat menjadi 21 orang dengan pengetahuan baik dan 4 orang dengan pengetahuan cukup. Pengukuran demonstrasi teknik menyusui menunjukkan hasil sebesar 82% (21 orang). Pemberian materi tentang inisiasi menyusu dini dan menyusui penting diberikan kepada ibu sejak dini untuk mendukung kelangsungan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan ibu-ibu yang menjadi peserta dalam kegiatan pengabdian ini dapat menjadi agen perubahan bagi ibu lainnya untuk menyebarkan informasi yang benar tentang ASI eksklusif.
PELAKSANAAN MOBILE VCT (VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING) BERKAITAN DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN VCT PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SINGOSARI PEMATANG SIANTAR Hastuty, Yulina Dwi; Mardiana
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan VCT merupakan upaya kebijakan dan program komprehensif penanggulangan HIV. Pada ibu hamil, pemeriksaan diagnostis HIV dengan VCT harus dilakukan pada saat pemeriksaan kehamilan sebagai upaya pencegahan dan penularan HIV dari ibu ke anak yang dikandungnya. Namun masih sedikit ibu hamil yang mengakses layanan VCT. Oleh karena itu, perlu dilakukan mobile VCT (penjangkauan dan keliling) oleh petugas kesehatan untuk meningkatkan cakupan layanan VCT pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan mobile VCT dengan pemanfaatan layanan VCT pada ibu hamil di Puskesmas Singosari Kecamatan Siantar Barat Kotamadya Pematang Siantar Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil, sampel berjumlah 52 orang yang diambil menggunakan teknik purpossive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mobile VCT mayoritas sesuai SOP (92,3%), masih ada ibu hamil yang tidak memanfaatkan layanan VCT (13,5%) dan ada hubungan pelaksanaan mobile VCT dengan pemanfaatan layanan VCT (p value = 0,006). Disarankan agar petugas kesehatan tetap konsisten melaksanakan layanan VCT secara proaktif melalui mobile VCT sehingga ibu hamil dengan sukarela mau memanfaatkan layanan VCT dan cakupan layanan VCT pada ibu hamil dapat meningkat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KEANEKARAGAMAN PANGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL Silaban, Grace Miranda; Hastuty, Yulina Dwi
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrition for pregnant women is food in the form of macronutrients and micronutrients needed by mothers during pregnancy, and good knowledge is an important domain for mothers because it affects maternal actions in providing adequate nutrition for pregnant women to avoid chronic energy deficiency in pregnant women. This study aims to determine the correlation between knowledge about food variety and the nutritional status of pregnant women in the village of Laluan Lama and Marindal I in 2021.This study was correlational with a cross sectional design. Sampling using total sampling technique with a population of 35 people and a sample of 35 people. Collecting data using a questionnaire, data analysis using the chi square test.The results showed that most of the respondents were in early adulthood (62.9%), had secondary education (68.6%), worked as housewives (74.3%), and with family income < Deli Serdang’s regional minimum wage (91.4). %). Distribution of pregnant women who have good knowledge (54.3%) and poor knowledge of mothers (45.7%), while pregnant women who have good nutritional status (68.6%) and poor nutritional status (31.4%). There was correlation between mother's knowledge about food variety and the nutritional status of pregnant women in Laluan Lama and Marindal I Villages in 2021 with p-value = 0.011.It is necessary to increase knowledge of mothers about food diversity which can be done through providing information on meeting the nutritional needs of pregnant women to reduce the number of undernutrition status in pregnant women.  
IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA): NARATIF REVIEW Hastuty, Yulina Dwi; Aurelia Uzza, Yunasfira; Aulia Aisy Mulyana Pasaribu; Azriel Rahmadsyah; Ibnu Arfan Battutah Lubis; Vlamuditya insan Wicaksono; Sri Wulandari
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v21i1.2539

Abstract

Sekolah Ramah Anak (SRA) merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pemenuhan hak anak, penciptaan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan partisipatif. Implementasi SRA menjadi penting terutama pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), mengingat siswa berada pada fase perkembangan remaja yang rentan terhadap tekanan sosial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai implementasi Sekolah Ramah Anak di sekolah, dengan fokus pada konteks pendidikan menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 dan SINTA 2 yang terbit pada periode 2020–2025. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur pada portal SINTA dan Garuda menggunakan kata kunci yang relevan, kemudian dianalisis dengan pendekatan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi SRA di SMA pada umumnya telah berjalan dengan baik, terutama dalam aspek rasa aman, peran guru, dan lingkungan sekolah. Namun demikian, partisipasi siswa dalam pengambilan keputusan sekolah dan penyediaan fasilitas pendukung kesejahteraan psikologis masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih ramah anak di jenjang SMA
EPIDEMIOLOGI DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA MULIOREJO Dame Evalina Simangunsong; Marlisa; Yulina Dwi Hastuty; Elkadi
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v21i1.2559

Abstract

Noncommunicable diseases (NCDs) are the leading cause of death in Indonesia and continue to show an upward trend, especially among adults. Obesity, hypertension, hyperglycemia, dyslipidemia, and unhealthy behaviors contribute to the high burden of NCDs. Early detection of risk factors is an important strategy in the prevention and control of NCDs. This study aims to analyze the characteristics and prevalence of NCD risk factors. This study uses a descriptive design with a cross-sectional design. The sample size is 34 respondents aged 25 years. Data collection was conducted through anthropometric measurements (Body Mass Index and waist circumference), blood pressure, fasting blood sugar, total cholesterol, uric acid, and interviews related to behavioral risk factors (physical activity, fruit and vegetable consumption, history of NCDs, alcohol consumption, and exposure to cigarette smoke). Data analysis was performed univariately using frequency distribution and percentages. There were 85.3% of respondents in the pre-obesity to obesity category. It was found that 50% of respondents had grade I and II systolic hypertension and 35.3% were in the pre-hypertension category. A total of 29.4% had fasting blood sugar levels >200 mg/dL. A total of 64.7% had borderline to high cholesterol levels. A total of 44.1% had a history of NCDs, with a family history of 29.4% and exposure to cigarette smoke of 38.2%. Most respondents had significant risk factors for NCDs, particularly obesity, hypertension, and dyslipidemia. There is a need to strengthen community-based early detection and promotive-preventive intervention programs to reduce the risk of NCDs.