Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan Dan Pendampingan Terapi Massage Pada Ibu Hamil Untuk Mengatasi Kecemasan Dalam Kehamilan Trimester Iii Di Kabupaten Buukumba: Penyuluhan Dan Pendampingan Terapi Massage Pada Ibu Hamil Untuk Mengatasi Kecemasan Dalam Kehamilan Trimester Iii Di Kabupaten Buukumba Erniawati Erniawati; Jusni Jusni; Fitriana Ibrahim; Arfiani Arfiani; Ariani Ariani
JCS Vol. 5 No. 3 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jcs.v5i3.85

Abstract

Pregnancy is an important period in a mother's life. When pregnant women experience high levels of anxiety, especially in the first and third trimesters, the body will produce the stress hormone cortisol. If excessive levels of this stress hormone can affect the baby's health because it can enter the amniotic fluid through the placenta. Post partum depression occurs within 3-6 months, 13%-22% is caused by depression that occurs in the third trimester of pregnancy. Overcoming anxiety problems can include pharmacological and non-pharmacological therapy. One non-pharmacological therapy that can overcome anxiety in pregnant women is massage. Massage is a type of therapy that involves touching or light massage which is very important for pregnant women. Massage therapy is a non-pharmacological therapy option that can be applied to pregnant women to increase comfort for pregnant women. This community service activity is applied to pregnant women who live in Bontobulaeng Hamlet, Padang Village, Kab. Bulukumba. This activity uses the practical method of giving massage to pregnant women using the homecare service method. Implementation time is September 2023. The target is 5 pregnant women with a gestational age of 20 – 35 weeks. This activity has an impact on the community, especially pregnant women who feel more comfortable after being given massage therapy for approximately 60 minutes. This is proven by the reduction in physical complaints currently felt and the increase in sleep quality of pregnant women Key words: Pregnancy, Anxiety, Massage Therapy
Pemanfaatan Video Animasi Untuk Edukasi Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Di Kabupaten Bulukumba Jusni; Siti Komariyah; Nursyahraeni Madika Rahman; Haerani; Ramlan M
JCS Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Starting from the many problems of sexual violence that have occurred in early childhood in recent years. Based on data from the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (PPPA), there were 11,952 cases of child violence, the majority of which were cases of sexual violence. This can be caused by children's lack of understanding regarding early sex education. So it is necessary to provide interesting early sex education using animated video media. This activity is carried out to increase children's understanding of early sex education regarding body parts that other people should not touch and to increase children's creative abilities. There are 3 stages in implementing this activity, namely: preparation, implementation and evaluation stages. The preparation stages include obtaining permits, field observations, collecting materials and preparing materials as well as coordinating with related parties. The stages of implementing the activity are watching an animated video about children who are good at taking care of themselves and holding a coloring competition and the third stage is an evaluation of pointing out body parts that should not be touched accompanied by questions and answers. As a result of this service activity, participants were active in this activity and were able to name parts of the body that should not be touched and how to avoid them.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA BERDASARKAN BB/U DI TK PESISIR NUSANTARA KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2020 jusni; sumarni; Nurifah; Yuliana Yeni
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi May 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi khususnya status gizi anak balita adalah salah satu indicator kualitas sumber daya manusia yang menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat, status gizi anak balita secara langsung maupun tidak langsung dapat dipengaruhi oleh lingkungan, dimana balita tersebut tumbuh dan berkembang, salah satu faktor yang mempengaruhi diantaranya : pengetahuan ibu.Pengetahuan melambangkan sejauh mana dasar – dasar nya yang digunakan seorang ibu untuk merawat balita sejak dalam kandungan , pelayanan kesehatan dan kesediaan makanan dirumah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita berdasarkan BB/U di TK Pesisir Nusantara Kabupaten Bulukumba tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Analitik observasional dengan sampel penelitian adalah 30 orang ibu dan 30 balita dan tekhnik pengambilan sampel adalah dengan cara total sampling. Variabel dalam penelitian ini menggunakan dua variabel. Pengumpulan data menggunakan lembar tes. penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mempunyai pengetahuan baik adalah 29 orang (96,7%), responden yang mempunyai pengetahuan cukup adalah 1 (3,3%). sedangkan balita responden yang memiliki status gizi yang baik sebanyak 19 (63,3%), kurang sebanyak 11 balita (36,7%) dan lebih sebanyak 0 (0%). Berdasarkan hasil analisis uji chi-square menunjukkan bahwa nilai P=0,334 artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita berdasarkan BB/U di TK Pesisir Nusantara Kabupaten Bulukumba.
ANALISIS HUBUNGAN PENGGUNAAN DMPA DENGAN PENINGKATAN BB AKSEPTOR KB JUSNI; Husnawati
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i1.128

Abstract

Keluarga Berencana merupakan suatu usaha menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan menggunakan kontrasepsi.Kontrasepsi suntik KB DMPA adalah alat kontrasepsi berbentuk vial yang berisi hormon jenis progesteron yang disuntikkan setiap 3 bulan. Metode kontrasepsi suntik DMPA merupakan salah satu dari metode yang tersedia pada saat ini, dan paling banyak diminati oleh masyarakat khususnya pasangan usia subur dengan rentang usia 20-35 tahun meskipun kontrasepsi suntik DMPA ini memiliki efek samping salah satunya dapat meningkatkan berat badan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara penggunaan DMPA dengan peningkatan berat badan Di Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan observasional dengan sampel sebanyak 47 akseptor KB DMPA. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2021 Di Wilayah Kerja Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna DMPA dengan umur 20-35 tahun 24 akseptor KB DMPA (51%), berdasarkan pendidikan (SD) sebanyak 28 akseptor KB DMPA (60%), berdasarkan pekerjaan(IRT) sebanyak 39 akseptor KB DMPA (83%), pengguna DMPA secara teratur sebanyak 37 akseptor KB DMPA (79%), pengguna DMPA yang mengalami peningkatan BB sebanyak 34 akseptor KB DMPA (72%), serta lama penggunaan 4-10 tahun sebanyak 28 akseptor KB DMPA(60%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengguna DMPA dengan Peningkatan BB akseptor KB Di Puskesmas Palangisang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba
PENGARUH PIJAT ENDORPHINE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORHEA DI KABUPATEN BULUKUMBA: A QUASY-EXPERIMENT STUDY Jusni; Erniawati; Siti Nurul Aini; Arfiani; Rahmaniyah R; Siti Komariyah
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 6 No. 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v6i2.136

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja atau masa pubertas merupakan masa awal pematangan seksual, suatu periode dimana seorang anak mengalami perubahan fisik, hormonal dan seksual. Salah satu perubahan yang terjadi yaitu menstruasi. Maenstruasi atau haid adalah perubahan fisiologis yang terjadi sesuai dengan siklus tubuh wanita serta dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Menstruasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan salah satunya yaitu dismenorea. Dismenorea mengacu pada rasa sakit, nyeri dan keram yang dirasakan pada perut bagian bawah sampai ke punggung belakang yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Angka kejadian dismenorea di Indonesia mencapai 107.673 jiwa (64,25%). Nyeri dismenorea dapat diatasi salah satunya dengan tindakan non farmakologi yaitu dengan pijat endorphine. Pijatan ini berfungsi untuk merangsang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphine yang merupakan pereda rasa sakit dan dapat menciptakan perasaan nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat endorphine terhadap penurunan nyeri dismenorea pada mahasiswa akademi kebidanan tahirah al baeti bulukumba. Metode penelitian Quasy eksperimen one grup pretest posttest design, populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa akademi kebidanan tahirah al baeti bulukumba tahun ajaran 2023-2024 dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang mahasiswa yang mengalami dismenorea. Hasil : menunjukkan nilai p-value sebelum dan sesudah diberikan pijat endorphine sebesar 0.002<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian pijat endorphine terhadap penurunan nyeri dismeborea pada mahasiswa Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba.
LAYANAN HOMECARE UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DALAM MENGATASI KEKURANGAN ENERGI KRONIK Sri Ningsih; Jusni; Haerani; Nurul Hidayah Bohari
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i1.161

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan energi kronik (KEK) dialami seseorang yang mengalami kekurangan asupan protein dan energi pada saat hamil yang dapat mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan baik pada ibu dan janin, ibu hamil yang beresiko mengalami kekurangan energi kronik dapat dilihat dari pengukuran lingkar lengan atas (LILA) yang <23,5cm sehingga mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan. Tujuan: bertujuan untuk menginvestigasi efektifitas layanan homecare dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan dan pengelolaan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Puskesmas Tanah Toa, Kabupaten Bulukumba. Metode: penelitian eksperimen quasi dengan rancangan pretest-posttest digunakan. Sampel penelitian ini adalah 12 ibu hamil dengan KEK. Hasil: peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang KEK secara signifikan setelah menerima layanan homecare. Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah layanan homecare sangat signifikan (p=0,001). Kesimpulan: Layanan homecare efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KEK. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan program kesehatan ibu dan anak. Layanan homecare dapat menjadi salah satu strategi pencegahan dan pengelolaan KEK yang efektif.