Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI HEIMLICH MANUEVER TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENANGANAN TERSEDAK DI SMPIT SALSABILA PALEMBANG Setiawan; Shinta Maharani; Dewi Rury Arindari; Rahmalia Afriyani; Lela Aini
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.538

Abstract

Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan obstruksi jalan napas, hipoksia, hingga kematian apabila tidak segera ditangani. Rendahnya pengetahuan siswa mengenai penanganan tersedak berpotensi meningkatkan risiko keterlambatan pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi Heimlich maneuver terhadap pengetahuan siswa tentang penanganan tersedak di SMPIT Salsabila Palembang. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel penelitian sebanyak 74 siswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan penanganan tersedak, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan median skor pengetahuan dari 60 (minimum–maksimum: 30–80) sebelum intervensi menjadi 70 (50–100) setelah intervensi. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (p < 0,001). Edukasi Heimlich maneuver terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai penanganan tersedak. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi pertolongan pertama berbasis sekolah berpotensi menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa menghadapi kegawatdaruratan. Integrasi pelatihan Heimlich maneuver ke dalam program Usaha Kesehatan Sekolah direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan.
Hubungan Supervisi dengan Penerapan Patient Safety dalam Pengurangan Risiko Jatuh di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Palembang Pia Indah Lestari; Helsy Desvitasari; Sri Mulia Sari; Setiawan Setiawan; Putinah Putinah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30833

Abstract

ABSTRAK   Risiko jatuh merupakan masalah keselamatan pasien yang masih sering terjadi di ruang rawat inap dan berpotensi menimbulkan cedera serius, sehingga memerlukan penerapan patient safety yang optimal dengan dukungan supervisi keperawatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan supervisi dengan penerapan patient safety dalam pengurangan risiko jatuh di ruang rawat inap Rumah Sakit X Palembang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 68 perawat pelaksana melalui teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner supervisi dan lembar observasi penerapan patient safety, dengan analisis uji Chi-Square. Hasil menunjukkan p-value = 0,004 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan bermakna antara supervisi dan penerapan patient safety dalam pengurangan risiko jatuh. Supervisi yang baik berkontribusi terhadap konsistensi pengkajian risiko jatuh, pengamanan lingkungan, dan edukasi pasien serta keluarga. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan mengoptimalkan fasilitas keselamatan, menerapkan sistem reward zero-fall incident, dan melakukan safety briefing sebelum setiap shift untuk meningkatkan keselamatan pasien secara berkelanjutan.Kata Kunci: Supervisi, Patient Safety, Risiko Jatuh Abstract  Fall risk remains a common patient safety problem in inpatient wards and has the potential to cause serious injuries, therefore requiring optimal implementation of patient safety supported by effective nursing supervision. This study aimed to determine the relationship between supervision and the implementation of patient safety in reducing fall risk in the inpatient ward of Hospital X Palembang. This study used a quantitative descriptive correlational design with a cross-sectional approach, involving 68 staff nurses selected through total sampling. The research instruments consisted of a supervision questionnaire and an observation sheet for the implementation of patient safety, with data analyzed using the Chi-Square test. The results showed a p-value of 0.004 (< 0.05), indicating a significant relationship between supervision and the implementation of patient safety in reducing fall risk. Good supervision contributes to consistent fall risk assessment, environmental safety management, and education for patients and their families. Therefore, hospitals are recommended to optimize safety facilities, implement a zero-fall incident reward system, and conduct safety briefings before each shift to continuously improve patient safety.Keywords: Supervision, Patient Safety, Risk of Falls