Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Muamalah

EMPOWERING SOCIALPRENNEUR DENGAN PENDEKATAN HOLISTIK ASMA’UL HUSNA: SPIRIT MANAJEMEN PEMBERDAYAAN SOCIALPRENNEUR DALAM MENGASAH SOCIAL INTELLEGENCE Sarip, Muhammad; Sumantri, Rinol
Muamalah Vol 3 No 2 (2017): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.789 KB)

Abstract

Analisis diskriptif yang digunakan untuk menilai suatu Praktik Bisnis Indomaret dan Alfamart dikecamatan Danurejan sehingga dapat menghasilkan Prilaku Bisnis yang sesuai dengan Etika Bisnis Islam dimasa mendatang. Praktik bisnis Indomaret danAlfamart dikecamatan Danurejan dengan menggunakan analisis diskriptif akan menghasilkan informasi tentang praktik bisnis Indomaret dan Alfamart dikecamatan Danurejan apakah sudah sesuai dengan etika bisnis atau tidak, dalam penelitian ini difokuskan pada analisis praktik bisnis dan etika bisnis Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik dan etika bisnis Islam serta bagaimana praktiknya bagi para pelaku usaha bisnis Indomaret dan Alfamart. Penelitian yang dilakukan berupa analisis deskriptif. Instrument yang digunakan dokumentasi, interview, observasi dan kuesioner. Analisis yang dilakukan dengan membuat sintesi dan informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai sumber ke dalam diskripsi yang berjalin mengenai yang peneliti amati atau yang ditemukan. Hasilnya menunjukkan bahwa Indomaret dan Alfamart di Kecamatan Danurejan Yogyakarta masih terdapat kecurangan-kecurangan di dalam praktiknya dan melanggar Undang-undang perlindungan konsumen. Dalam menjalankan usaha dan kegiatan bisnis, Indomaret dan Alfamart di kecamatan Danurejan belum banyak memahami dan mempraktikan prinsip atau nilai-nilai Islam dengan berlandaskan pada Al Quran dan Hadis. Praktik dan etika bisnis Islam ini meliputi lima prinsip dasar etika bisnis Islam: Unity (kesatuan), Equilibrium (Keseimbangan), Free Will (Kebebasan Berkehendak), Responsibility (Tanggung Jawab), dan Benevolence (Kebenaran).
REQUESTIONING AKAD MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARI’AH: SEBUAH PERDEBATAN TEORITIS Sumantri, Rinol
Muamalah Vol 3 No 2 (2017): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.393 KB)

Abstract

Jual beli merupakan salah satu kegiatan muamalah yang disebut dengan al’bai menurut bahasa berarti memindahkan hak milik terhadap benda dengan akad saling mengganti. Kegiatan jual beli ini bermacam-macam dan yang menjadi kajian dalam penelitian ini tentang jual beli online, karena jual beli online adalah suatu proses jual beli yang dimudahkan dengan adanya kemajuan teknologi lewat dunia maya, dimana hal tersebut bisa dijangkau hanya melalui sebuah komputer dan telepon genggam. Dalam jual beli online terdapat berbagai macam jenis jual beli, salah satu diantaranya adalah dengan sistem dropshipping dimana seorang dropshipper menjual barang ke pelanggan dengan bermodalkan foto dari supplier atau toko (tanpa harus menyetok barang) dan menjual ke pelanggan dengan harga yang ditentukan oleh dropshipper. Setelah pelanggan mentransfer uang ke rekening dropshipper Dropshipper membayar kepada supplier sesuai dengan harga beli dropshipper (ditambah dengan ongkos kirim ke pelanggan) serta memberikan data-data pelanggan (nama, alamat, no ponsel) kepada supplier. Barang yang dipesan akan dikirim oleh supplier ke pelanggan. Namun, nama pengirim yang tercantum tetaplah nama si dropshipper Untuk menjawab permasalahan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder adalah data yang diperoleh dari wawancara dengan pelaku bisnis online, buku-buku, literature, artikel, majalah, koran dan sebagainya yang berhubungan dengan pembahasan mekanisme transaksi jual beli dengan sistem dropshipping pada bisnis online. Berdasarkan pembahasan diperoleh hasil dari penelitian ini bahwa dropshipping tidak bertentangan dengan syariat Islam karena telah memenuhi rukun dan syarat jual beli serta telah sesuai dengan prinsip-prinsip syari’at perniagaan seperti menjaga kejujuran, tidak menjual barang milik orang lain dan menghindari riba.
TIME VALUE OF MONEY PADA AKAD MURABAHAH PERBANKAN SYARIAH: STUDI AKAD MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Sumantri, Rinol
Muamalah Vol 1 No 1 (2016): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.938 KB)

Abstract

Uang memainkan peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Setiap detik lalu lintas uang dan jasa memberikan warna yang sangat kental dalam setiap aktivitas perekonomian baik dalam hal produksi, distribusi maupun konsumsi. Dalam perekonomian modern dimana uang memainkan peranan yang sangat penting, setiap lalu lintas barang dan jasa dapat diukur dengan uang. Hal ini sangat berbeda dengan perekonomian yang belum menjadikan uang sebagai urat nadi perekonomian semisal ekonomi barter, yang menjadikan pertukaran barang dengan barang, barang dengan jasa sebagai aktivitas utama. Perekonomian dengan sistem barter akan merepotkan para pelakunya jika tidak ditemukan common want/common needs dalam tukar menukar yang dilakukan. Lebih dari itu, dalam perspektif ekonomi Islam bisa menjerumuskan para pelaku sistem ini kepada praktek riba fadl. Sebagai perbandingan, dalam ekonomi konvensional konsep uang adalah stock concept dan private property serta identik dengan modal, karena uang adalah juga komoditas. Sebaliknya dalam ekonomi Islam, uang adalah flow concept dan public property yang harus selalu mengalir dan beredar di masyarakat tanpa boleh diendapkan dan ditimbun. Hal ini tak dapat lepas dari fungsi uang yang menurut ekonomi konvensional sebagai alat tukar, alat satuan hitung, sebagai alat penyimpan nilai dan atau daya beli, dan sebagai standar pembayaran tertangguhkan. Sementara dalam ekonomi Islam fungsi uang hanya sebagai alat tukar dan sebagai alat satuan hitung.