Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Religiusitas dan Kematangan Beragama Dengan Kepribadian Siswa MAN 1 Kota Semarang Aidilla Fitri Febriani; Suhendri Suhendri; Rosidi Rosidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dan kemantangan beragama dengan kepribadian siswa. Responden penelitian ini adalah siswa kelas XII B Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Semarang yang berjumlah 26 siswa yang diambil dengan teknik random sampling yang diambil secara acak. Analisis data menggunakan analisi korelasi parsial dan simultan dengan Pearson correlation untuk mengetahui hubungan religiusitas dan kematangan beragama dengan kepribadian siswa. Hasil analisis dioleh dengan menggunakan program SPSS versi 24. Hasil analisis korelasi product moment diperoleh kesimpulan bahwa terdapat kontribusi positif yang signifikansi religiusitas secara parsial terhadap kepribadian siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Semarang. Terdapat kontribusi positif yang signifikansi kematangan beragama secara parsial terhadap kepribadian siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang dan terdapat kontribusi positif yang signifikansi religiusitas dan kematangan beragama secara bersama-sama terhadap kepribadian siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Semarang.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Permainan Monopoli untuk Mengurangi Perilaku Mencontek Siswa Di MA Taqwiyatul Waton Mranggen Demak Agus Yusuf Ariyanto; Suhendri; Argo Widiharto
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i2.142

Abstract

Agus Yusuf Ariyanto. NPM. 17110050.” Kecenderungan Perilaku Mencontek Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Media Permainan Monopoli Siswa Di Ma Taqwiyatul Waton Mranggen Demak”. Skripsi. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pgri Semarang 2023. Adapun berdasarkan dari wawancara dengan guru BK disekolah, ada beberapa siswa yang sering mencontek di sekolah, sering tidak memperhatikan saat guru menjelaskan mata pelajaran, siswa telat masuk sekolah dan siswa sering membolos saat ulangan dikelas. Perilaku siswa diperkuat dengan adanya laporan dari bebrapa guru seperti guru Bahasa jawa yang mendapati ada 12 siswa yang menyontek Ketika ulangan, dan ada guru Bahasa arab yang mendapati 10 orang siswa yang menyontek Ketika ulangan tengah semester. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku menyontek siswa setelah diberikanya layanan bimbingan kelompok dengan media permainan monopoli pada siswa di MA Taqwiyatul Waton Mranggen Demak Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian true experimental desain dengan desain pretest dan postest control grup. Layanan bimbingan kelompok merupakan suatu kegiatan (konselor) dengan anggota kelompok (konseli/peserta didik) yang memanfaatkan dinamika kelompok. Layanan bimbingan kelompok. Akan lebih baik apabila dalam bimbingan kelompok ditambahkan dengan metode serta media yang telah diinovasi untuk kebutuhan anggota kelompok.Permainan monopoli ini di inovasikan dengan tujuan dapat digunakan dalam layanan guna menyampaikan informasi tentang mencegah perilaku menyontek. Layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik permainan monopoli dapat memberikan pengaruh terhadap kecenderungan perilaku menyontek, karena dalam pelaksanaannya siswa sebagai anggota kelompok mempunyai kesempatan untuk melatih kepercayaan diri atas kemampuan akademik yang dimilikinya dan dapat mengembangkan pengetahuan akademik anggota kelompok.
Penerapan Konseling Kelompok Untuk Mencegah Perilaku Konformitas Negatif Siswa Smk Negeri 5 Semarang Suhendri Suhendri
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2018): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.21169

Abstract

Conformity among teenagers who are teenagers is very important, because they will be racing to find their identity. Where in adolescence is always dominant sense or emotional aspects. Teen age emotional aspects still include emotional unstable or uncontrolled. This allowing uncontrolled behaviors to occur. The impact of negative conformity of students, such as brawl, makes the relationship between schools to be less harmonious and very disturbing the public and disrupt traffic on the highway when students do brawl. Even based on the revelation of the BK Teacher, stated that some students were arrested by the police when they did brawl. The final goal of this study is to prevent the occurrence of negative conformity behavior of students In accordance with research objectives, then this research method using quantitative research methods. Design one gruop pre test and post test design. In this subject design is subjected to two measurements, namely by using a scala psychological-related negative conformity behavior of students. Based on the result of classification of pree test and post test mentioned above there is difference of procession that is 36,63%. So it can be concluded that in this study there is a positive change in students who initially have very negative negative conformity behavior, but after given the guidance service group, the behavior of student conformity becomes low.
Efektivitas Konseling Kelompok Untuk Mengembangkan Konformitas Siswa Suhendri Suhendri; DYP Sugiharto; Mungin Edy Wibowo; Mulawarman Mulawarman
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan siswa yang kuat terhadap konformitas ini untuk mengikuti harapan kelompok mengenai seharusnya bertindak di berbagai situasi. Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja merupakan karena tekanan kelompok yang menimbulkan cara berpikir, motivasi serta tindakan yang tidak normatif atau irasional. Tujuan penelitian untuk mengembangkan konformitas siswa secara baik. Metode penelitian mengunakan pendekatan kuantitatif, desain penelitian pretest and multiple posttest design, uji efektivitas repetead measure ANOVA dan teknik pengumpulan data teknik delpi, instrument penelitian yaitu skala psikologis tentang konformitas siswa. hasil analisis pengukuran pretest (T1), postest pertama (T2) dan follow up (T3), diketahui adanya perubahan skor rerata konformitas siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelaah diberi perlakukan berupa konseling kelompok untuk mengembangkan konformitas siswa. Kesimpulan penelitian bahwa konseling kelompok efektif mengembangkan konformitas siswa pada kelompok eksperimen setelah diberi layanan konseling kelompok. Manfaat hasil penelitian ini adalah memberikan informasi kepada konselor bahwa konsleing kelompok dapat digunakan untuk mengembangkan konformitas siswa.
The Rational Emotive Behavior Counseling Model to Develop Positive Conformity of the Learners Suhendri Suhendri; Dwi Yuwono Puji Sugiharto; Mungin Eddy Wibowo; Mulawarman Mulawarman
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. The incapability to manage emotion and feeling makes learners triggered to commit inappropriate conformity feelings. Rational emotive behavior counseling becomes an intervention model to relieve anxiety and to help the counseling process in measuring feelings and emotions. This research determined the contribution of the rational emotive counseling behavior model to developing learners' positive conformity. This ex post facto research applied true experimental design. The research subjects consisted of 20 learners. Then, the researchers grouped them into two groups. They were an experimental group with 10 learners and a control group with the other 10 learners. The applied data collecting techniques were measured through interviews and a positive conformity instrument consisting of 32 items. The obtained coefficient of Cronbach Alpha was 0.802. The data analysis applied inferential analysis with the t-test formula. The rational emotive behavior counseling model significantly influenced the experimental group’s improvement. The applied counseling model, rational emotive behavior, was effective to improve the learners’ positive conformity. Both groups, experimental and control groups, experienced significant and different improvements. The experimental group had significantly improved positive conformity to the control group. Thus, the rational-emotive counseling model was effective to develop the positive conformity of the learners.
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS X SMA N 5 SEMARANG Ivan Aziz Abdillah; Suhendri Suhendri; Leni Iffah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.164-175

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) hendaknya menjadi pembelajarmandiri. Berbagai pekerjaan akademik harus diselesaikan tepat waktu. Pekerjaan rumahdapat menyebabkan penundaan dalam belajar. Itu semua tergantung pada kemampuansiswa dalam mengendalikan diri terhadap penundaan dalam belajar. Penelitian inidiharapkan dapat mengungkap hubungan antara kebijaksanaan dan keraguan ilmiah dikelas X siswa SMA N 5 Semarang. Teknik koneksi kuantitatif adalah metodologi yangdigunakan. Jumlah penduduk dalam ulasan ini terdiri dari 432 siswa kelas SMA N 5Semarang, dan contohnya adalah 68 pria dan 110 wanita berusia 14 hingga 17 tahun,dengan usia rata-rata 16 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahAverill Discretion Scale dan McCloskey Scholarly Delaying Scale. Investigasi datayang digunakan adalah pemeriksaan hubungan kedua produk Pearson. Hasilnyamenunjukkan nilai koefisien -0,600 dan nilai kepentingan 0,000. Hasil ini menunjukkanbahwa ada hubungan negatif yang dilacak antara kebijaksanaan dan penundaan ilmiah.Semakin besar pengendalian diri yang dimiliki seorang siswa, semakin kecilkemungkinannya untuk menunda-nunda dan sebaliknya. Memprovokasi danmengalihkan perhatian dari kegiatan yang bertentangan dengan tujuan dapat diatasi olehsiswa yang memiliki pengendalian diri yang kuat.
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU BK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMA NEGERI 10 SEMARANG Muhammad Fajar Malik; Suhendri Suhendri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.176-185

Abstract

Kedisiplinan menjadi hal yang penting dalam dunia pendidikan sehingga kedisiplinan siswa menjadi isu yang komplek menjadi masalah bersama, sehingga guru BK harus berperan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan tantangan dan strategi guru BK dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 10 Semarang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mencari sumber data dengan wawancara semi struktural, observasi dilingkungan sekolah dan analisis dokumen terkait kebijakan sekolah dan program BK. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa tantangan seperti kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya dan kurangnya kesadaran guru sedangkan strategi yang diupayakan oleh guru BK adalah menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen, melakukan layanan dasar dan layanan responsif, home visit dan konferensi kasus 
TINGKAT MANAJEMEN WAKTU BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SEMARANG Cindy Sofiyanti; Suhendri Suhendri; Safaatun Safaatun
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i3.512-517

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat manajemen waktu belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Semarang. Penelitian ini mengambil pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode skala. Dalam penelitian ini, kami menggunakan strategi pengambilan sampel probabilitas berdasarkan simple random sampling untuk memilih 315 siswa kelas VIII. Penelitian mengenai tingkat manajemen waktu belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Semarang menunjukkan rata-rata 60,3% siswa tersebut masuk dalam kategori sedang, sedangkan 15,4% berada pada kategori rendah dan 17,2% berada pada kategori tinggi.
GAMBARAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 10 SEMARANG Muhammad Qomaruddin; Suhendri Suhendri; Farah Dina
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.6-10

Abstract

Masih ditemukan nya masalah prokrastinasi akademik peserta didik menjadi latar belakang dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik pada peserta didik kelas XI SMA N 10 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan metode studi deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 186 peserta didik kelas XI dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa prokrastinasi akademik peserta didik di SMA N 10 Semarang Tahun Ajaran 2023/2024 rata-rata berada diposisi kategori sedang dengan 46,20%, dan ada  peserta didik yang memiliki tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi 24,20% dan rendah 29,60%.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SULANG Sekar Budiati; Suhendri; Rohastono Ajie
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.667

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa yang kurang memiliki kepercayaan diri. Terdapat siswa yang masih bingung ketika ditanya ingin bekerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi dan beberapa siswa yang hanya diam saat diberikan pertanyaan. Banyaknya siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah ditandai dengan bingungnya siswa ketika diberikan pertanyaan mengenai perencanaan karir karena bebagai alasan antara lain: ekonomi keluarga yang kurang mendukung membuat siswa kurang percaya diri untuk mengambil langkah perencanaan karirnya, kurang mampu melihat potensi diri, dan beberapa siswa yang memilih karir mengikuti pilihan karir temannya. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas XII SMA N 1 Sulang. Populasi data dalam penelitian ini berjumlah 247 siswa, yang terdiri dari kelas XII IPA dan XII IPS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 130 siswa. Berdasarkan uji korelasi person product moment, diperoleh nilai korelasi (r) = 0,685. Sedangkan nilai r tabel untuk jumlah sampel 130 didapat sebesar 0,159. Diketahui bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rhitung > rtabel, yaitu 0,685 > 0,159, maka dapat disimpulakn bahwa adanya hubungan yang signifikan dan positif antara variabel kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas XII SMA N 1 Sulang.