Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS PERFORMANSI LAYANAN VOIP PADA MOBILE WIMAX DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI SERVICE CLASS Defbby Melindah P.; Endah Budi Purnomowati; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VoIP) merupakan salah satu layanan yang dapat didukung oleh teknologi WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access). Pada WiMAX terdapat kemampuan memberikan fleksibilitas QoS. Berdasarkan jenisnya QoS, tipe penjadwalan (service class) pada lapisan MAC dikelompokkan menjadi lima jenis yaitu UGS, rtPS, n-rtPS, BE dan ErtPS. Service class ini memfasilitasi pembagian bandwidth antar pengguna. Untuk itu pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai performansi layanan VoIP melalui jaringan WiMAX menggunakan variasi service class. Dimana codec VoIP yang digunakan berupa G.711, G.729 dan G.723. Analisis performansi VoIP pada WiMAX ini dilakukan dengan melihat perubahan pada parameter QoS yang akan dianalisis yaitu delay, throughput, dan packet loss. Sehingga berdasarkan hasil simulasi yang sudah didapatkan maka delay yang paling besar diberikan saat BE sedangkan delay yang paling kecil diberikan oleh UGS. Sedangkan berdasarkan hasil simulasi yang sudah didapatkan maka packet loss yang paling besar diberikan saat BE sedangkan packet loss yang paling kecil diperoleh oleh UGS. Throughput yang paling besar diberikan saat rtPS, sedangkan throughput yang paling kecil diberikan oleh UGS. Sehingga untuk layanan VoIP, UGS memiliki parameter terbaik.Kata Kunci - WiMAX, VoIP, Codec, UGS, BE, rtPS, Delay, Packet Loss, Throughput
Analisis Pengaruh Frequency Synchronization terhadap Performansi Sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing Berbasis Telecommunication Instructional Modelling System Reno Satyogana; Muhammad Fauzan Edy Purnomo; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.065 KB)

Abstract

Orthogonal Frequency Division Multiplexing merupakan teknik penggabungan data paralel dari data serial berkecepatan tinggi dengan modulasi Phase Shift Keying atau Quadrature Amplitude Modulation (QAM) dengan dengan subcarrier yang overlapping untuk mengefisienkan lebar pita (bandwidth) saat ditransmisikan. Nilai frekuensi subcarrier ditentukan dengan menggunakan Discrete Fourier Transform (DFT).Subcarrier yang overlapping menyebabkan sistem OFDM sensitif terhadap offset yang timbul akibat perbedaan osilator pengirim dan penerima. Hal ini menimbulkan Inter Carrier Interference (ICI) karena sinyal carrier yang berdekatanPenelitian dilakukan dengan memodelkan sistem OFDM berbasis Telecommunication Instructional Modelling System (TIMS) untuk dianalisis pengaruh offset yang timbul terhadap performansi sistem. Performansi diukur dengan menganalisis perhitungan Bit Error Rate (BER) dan Signal to Noise Ratio (SNR) pada kanal pertama OFDM.Dari penelitian ini diperoleh nilai BER sebesar 0,062 dan SNR sebesar 47,7594 dB pada frequency offset bernilai 0 % yang mana memiliki nilai BER terendah dan SNR tertinggi. Nilai BER meningkat pada frequency offset bernilai kurang atau lebih dari 0,1 %. Nilai SNR terjadi penurunan saat frequency offset mendekati nilai – 0,1 % dan 0,2 % akibat perubahan nilai daya noise namun perubahan nilai daya sinyal yang cenderung meningkat. Perbuahan nilai SNR tidak mempengaruhi perubahan nilai BER pada frequency offset yang sama. Sistem OFDM dapat optimal dengan frequency offset yang ditolerir bernilai – 0,1 % hingga 0 % karena memiliki nilai BER dan daya noise pada SNR yang landai serta mendekati nilai BER terendah dan SNR tertinggiKata kunci: frekuensi sinkronisasi, frequency offset, OFDM, TIMS
PERFORMANSI ANTENA MIKROSTRIP PATCH BINTANG PADA TELEVISI DAN WIFI Hanna Rizkia Ryadiva; Rudy Yuwono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Jurnal ini menyajikan sebuah prototipe antena mikrostrip dengan desain patch bintang yang telah terbukti memiliki kinerja terbaik untuk dioperasikan pada aplikasi band ISM (Industrial Scientific Medical) dengan frekuensi kerja 2.45 GHz yang akan dirancang ulang agar dapat beroperasi pada frekuensi kerja televisi (471.25 MHz – 799.25 MHz) dan juga WiFi (2.4 GHz). Desain dan simulasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Coumputer Simulation Technology (CST) Studio Suite. Antena ini menggunakan bahan epoxy fiberglass – FR4 sebagai substrat dengan konstanta dielektrik (???? ???? = 3.4) dan ketebalan dielektrik (ℎ = 1.6 ????????). Nilai yang diperoleh dari antena yang beroperasi pada frekuensi kerja televisi (0.471 GHz – 0.799 GHz) yaitu 1.772 – 1.86 untuk nilai VSWR dan nilai return loss sebesar -11.228 dB hingga -10.142, dengan bandwidth sebesar 400 MHz. Sedangkan pada antena yang beroperasi di frekuensi kerja WiFi (2.4 GHz) adalah 1.502 untuk nilai VSWR, -18.035 dB untuk nilai return loss dan memiliki bandwidth sebesar 274 MHz. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu antena dapat beroperasi dengan baik pada kedua frekuensi kerja yang diuji karena memiliki nilai yang sesuai dengan parameter kinerja antena yang baik.Kata Kunci: Antena Mikrostrip, Patch Bintang, Televisi dan WiFiAbstract—This journal presents a prototype microstrip antenna with a star patch design that has been proven to have the best performance to be operated in ISM (Industrial Scientific Medical) band applications with a working frequency of 2.45 GHz which will be redesigned so that it can operate at television working frequencies (471.25 MHz – 799.25 MHz) and also WiFi (2.4 GHz). The designs and simulations in this study are done using the Computer Simulation Technology (CST) Studio Suite software. This antenna is using epoxy fiberglass material-FR4 as the substrate with dielectric permittivity (???????? = 4.3) and dielectric thickness (ℎ = 1.6 ????????). The value obtained from antennas operating at television working frequencies (0.471 GHz – 0.799 GHz) is 1.772 – 1.86 for VSWR and -11.228 dB until -10.142 for return loss, with a bandwidth of 400 MHz. Whereas the antenna operating at WiFi working frequency (2.4 GHz) is 1.502 for VSWR, -18.035 dB for return loss and has a bandwidth of 274 MHz. The conclusion obtained that antenna can operate well at the two working frequencies tested because it has a quantity that matches the parameters of a good antenna performance.Key Word: Microstrip Antenna, Star Patch, Television and WiFi
ANALISIS DAN SIMULASI PARAMETER RADAR TERHADAP PERFORMANSI SYNTHETIC APERTURE RADAR PADA TAHAP AWAL PENCITRAAN SENSOR RADAR Zainal Abidin; Dwi Fadila Kurniawan; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.214 KB)

Abstract

Synthetic aperture radar adalah teknik pemetaan radar udara untuk menghasilkan peta resolusi tinggi dari daerah sasaran. Dalam melakukan pencitraan menggunakan synthetic aperture radar, terdapat tiga tahap untuk menghasilkan citra tersebut. Tahap pertamanya adalah parameter desain SAR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensimulasikan parameter radar terhadap performansi Synthetic Aperture Radar. Hasil analisis menunjukkan Ground Swath Width dan SNR per Pulse dipengaruhi Platform Altitude. Ground Swath Width sebesar 313 kilometer dengan SNR per Pulse sebesar -132 dB dihasilkan pada Altitude 620 km dan 404 km dengan SNR per Pulse -137 dB pada 800 km. Sedangkan parameter Slant Range Resolution dan Ground Resolution dipengaruhi oleh nilai Bandwidth. Slant Range Resolution 7 meter dengan Ground Resolution 27 meter dihasilkan pada Bandwidth 14 MHz dan Slant Range Resolution 0,99 meter dengan Ground Resolution 2 meter dihasilkan pada Bandwidth 150 MHz. Azimuth Resolution dipengaruhi oleh nilai Carrier Frequency. Azimuth Resolution sebesar 3 meter dihasilkan pada Carrier Frequency 1,27 GHz dan 0,44 meter dihasilkan pada Carrier Frequency 9,6 GHz.Kata kunci – Synthetic Aperture Radar, parameter radar, resolusi radar, pencitraan radar, SCILAB.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH ANTENA DAN NILAI SNR DALAM PENTRANSMISIAN DATA MENGGUNAKAN ANTENA MIMO DENGAN TEKNIK SINGULAR VALUE DECOMPOSITION (SVD) Made Ayu Sekarrini; Muhammad Fauzan Edy Purnomo; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antena MIMO (Multiple Input Multiple Output) adalah salah satu perkembangan teknologi antena yang andal dalam pengiriman informasi. Teknologi tersebut menggunakan penggunaan multi-antena atau antenna arrays pada sisi pengirim dan penerima sehingga dapat mencapai throughput dan keandalan yang lebih baik dibanding penggunaan single antenna. Dalam pengiriman dengan jumlah antena lebih dari satu, diperlukan sebuah informasi mengenai kanal yang dapat diperoleh dari melakukan operasi invers matriks dari matriks kanal tersebut. Namun, pada sebuah sistem antena MIMO dengan jumlah antena penerima yang tidak sama dengan jumlah antena pengirim, operasi invers tidak dapat dilakukan karna matriks yang tidak persegi. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah teknik Singular Value Decomposition (SVD) untuk mendekomposisi kanal matriks yang tidak persegi. Dalam pengiriman data yang dilakukan secara nirkabel tentu saja memiliki gangguan-gangguan atau noise yang akan mempengaruhi kualitas pengiriman data. Dalam penelitian ini, akan dilakukan analisis pengaruh jumlah antena dan besaran SNR dalam simulasi pengiriman data menggunakan antena MIMO dengan teknik SVD dengan memperhatikan kualitas pengiriman melalui nilai Bit Error Rate (BER). Kata Kunci: MIMO, Singular Value Decomposition, Jumlah Antena, Signal-to-Noise Ratio, Bit Error Rate.   ABSTRACT MIMO (Multiple Input Multiple Output) antennas are one of the most reliable developments in antenna technology in sending information. This technology uses a multi-antenna or antenna array on the sending and receiving sides so that it can achieve throughput and use better ones using a single antenna. In shipments with more than one antenna, information about the channel is required, which can be obtained from performing the inverse matrix operation of the channel matrix. However, in MIMO antenna systems with a number of receiving antennas that are not the same as the number of receiving antennas, the inverse operation cannot be performed because the matrix is ​​not square. To overcome this problem, we need a Singular Value Decomposition (SVD) technique to decompose non-square matrix channels. In sending data that is done wirelessly, there are disturbances or noise that will affect the quality of data transmission. In this study, an analysis of the number of antennas and the magnitude of the SNR will be performed in the calculation of sending data using an MIMO antenna with SVD technique by evaluating the quality of transmission using Bit Error Rate (BER) value. Keywords: MIMO, Singular Value Decomposition, Number of Antennas, Signal-to-Noise Ratio, Bit Error Rate.
Pemanfaatan Jaringan SDH Berbasis Program Matlab untuk Layanan Multimedia Endah Budi Purnomowati; Muhammad Fauzan Edy Purnomo; Sholeh Hadi Pramono; Wahyu Adi Prijono; Rusmi Ambarwati; Dwi Utari Surya; Reza Sugandi; Widhi Setya Wahyudhi
Jurnal EECCIS Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.338 KB)

Abstract

Synchronous Digital Hierarchy (SDH) merupakan teknologi yang mempunyai struktur transport secara hierarki dan didesain untuk mengangkut informasi (payload) yang disesuaikan dengan tepat dalam sebuah jaringan yang telah ditetapkan oleh ITU-T G.707. Transmisi sinkron digital merupakan proses multiplex sinyal tributari secara multiplexing sinkron yang rekontruksi sinyalnya melalui elemen jaringan SDH yaitu : Terminal Multiplexer, Add/Drop Multiplexer (ADM) atau Digital Cross-Connect (DXC) dan akhirnya ditransmisikan melalui jaringan optik. Pada penelitian ini teknik multipleksing yang digunakan adalah Time Division Multiplexing (TDM). Time-Division Multiplexing (TDM) adalah suatu jenis digital yang terdiri dari banyak bagian di mana terdapat dua atau lebih saluran yang sama diperoleh dari spektrum frekuensi yang diberikan yaitu, bit arus, atau dengan menyisipkan detakan-detakan yang mewakili bit dari saluran berbeda. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses simulasi Bit Error Rate (BER) SDH dengan Time Division Multiplexing (TDM) pada STM-4. Proses simulasi SDH khususnya pada STM-4 memiliki bit error rate yang bervariasi namun dalam kisaran 0.2800-0.2900, hal ini mengindikasikan bahwa data yang salah saat proses pengiriman dalam kisaran 4970 – 5000 merupakan kesalahan pengiriman data yang cukup besar.Kata Kunci— SDH, TDM,BER,STM-4.
Circularly Polarized Stack-Patch Microstrip Array Antenna for ETS-VIII Applications Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal EECCIS Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.385 KB)

Abstract

By using the H-IIA Launch Vehicle No. 11 from the Tanegashima Space Center, in the south of Kagoshima Prefecture Japan, ETS-VIII (Engineering Test Satellite VIII) has been launched successfully in the end of 2006. The ETS-VIII is one of the largest geostationary Sband satellites in the world to meet future requirements of voice and data communications, broadcasting and global positioning [1].Backward-looking, there are various types of antennas which developed aiming at ETS-VIII [2]-[5]. A part of the antennas [3] have been experimented outdoor by use of a pseudo-satellite station. Moreover, in order to obtain a good performance antenna to clarify suitably result on frequency characteristic, return loss, and radiation pattern, and also to obtain a simple configuration such as small, light and low profile, a left-handed circularly polarized stack-patch microstrip array antenna is proposed. The antenna was calculated by the Method of Moments using probe-fed pentagonal array antenna as radiating patch and triangular array antenna as parasitic patch with dielectric relative permittivity 2.17 and loss tangent 0.0009.In this paper, it discuss about the performances of antenna above at El=48° both of calculation and measurement results, the examined of performance beam antenna at low elevation, and the performances of antennas to take in signal from ETS-VIII satellites. The measured results at El=48° agree well with the calculated results of 5 dBic gain, and the 3-dB axial ratio beamwidth of the whole azimuth range about more of 120° for each beam coverage in the conical-cut direction satisfy for ETS-VIII applications.
Pengembangan Sistem Komunikasi Antar Stakeholder Sekolah Menggunakan Sistem ComGate Raden Arief Setyawan; Hadi Suyono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 11 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.901 KB) | DOI: 10.21776/jeeccis.v11i2.476

Abstract

Based on the results of communication with the head of PAUD IT Putera Zaman and SMPN-2 Sumberpucung Malang, as well as field surveys were conducted, some of the problems that can be identified are as follows: 1) the deficiency of intensive communication between school with the student’s parent; 2) the deficiency of intensive communication between School with stakeholders, such as donatours. The efective communication should be made based on IT (Information Technology) i.e. via SMS Gateway implementation, so intertwined intensive communication between stakeholders interest in PAUD IT Putera Zaman and SMPN-2 Sumberpucung. The implementation of SMS Gateway has been done by identifying the system requirement and data collection of PAUD IT Putera Zaman’s and SMPN-2 Sumberpucung’s stakeholder. SMS Gateway has been designed and implemented using a combination of Kalkun Application System as contact management and SMS, and Gammu SMS Daemon used as processing of the SMS program such as receiving, storing, and transmitting the messages through GSM modem. The database used is managed by using MySQL to store the existing messages. SMS Gateway with the existing system has been successfully implemented in the PAUD IT Putera Zaman and SMPN-2 Sumberpucung Malang. Result of performance test shows that this sistem could send the message up to 72 message per minute, and received up to 70 message per minutes.
Implementasi Algoritma Kriptografi RC4 Pada DSP TMS320C6713 Sebagai Pendukung Sekuritas Jaringan Komunikasi Voice over Internet Protocol (VoIP) Muhammad Fauzan Edy Purnomo; Wahyu Adi Priyono; Sapriesty Nainy Sari; Rusmi Ambarwati; Asri Wulandari
Jurnal EECCIS Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.739 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi VoIP yang berbasis IP dapat memberikan efek samping, seperti penyadapan yang tidak menguntungkan bagi pengguna teknologi tersebut. Beberapa kasus penyadapan informasi berupa paket data VoIP, yang mungkin terjadi adalah penyadapan pada jaringan server VoIP, maupun pembuatan jalur baru yang paralel dengan jalur yang ditentukan oleh server VoIP. Sehingga untuk mengatasi beberapa kasus tersebut diperlukan sebuah sistem pengamanan data (informasi). Dalam penelitian ini akan dieksplorasi secara khusus masalah sekuritas jaringan VoIP dengan menggunakan algoritma kriptografi RC4 yang diterapkan pada DSP TMS320C6713, yaitu bagaimana merancang algoritma enkripsi dan menganalisa performansi dari kriptografi RC4 dengan memanfaatkan TMS320C6713 dan jaringan VoIP berbasis SIP (Session Initiation Protocol). Hasil pembahasan yang dilakukan, menunjukkan bahwa sistem perancangan pada penerapan kriptografi RC4 terdiri dari sistem pengacak dan penerjemah. Sistem pengacak dan penerjemah terdiri dari blok sinyal masukan, blok TMS320C6713 yang diprogram algoritma kriptografi RC4 sebagai interface untuk memproses sinyal secara digital. Sehingga hasil secara keseluruhan dalam hal sekuritas akan sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan komunikasi.Kata kunci: VoIP, Kriptografi RC4, TMS320C6713, enkripsi.
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP ARRAY CLOVER PATCH PADA FREKUENSI 2,4 GHZ Dandy Imam Zaki; Rudy Yuwono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—- Microstrip antenna is one type of antenna that has been widely used in laboratories in universities because it is practical and easy to produce. The author uses different amount of clover-shaped patch on two different microstrip antenna with 1×1 and 2×2 format to analyze the parameters on 2.4 GHz operation frequency. Parameter which been analyzed are VSWR, return loss, and bandwidth. In conclusion, the addition of radiating element (patch) of the antenna lower the antenna’s performance in VSWR and Return Loss, but widen the bandwidth of the antenna.Index Terms—Microstrip Antenna, Array Antenna, Clover shaped Patch