Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : REKAYASA

Analisis Penggunaan Metode Asiggnment dalam Mengoptimalkan Penugasan Karyawan untuk Setiap Departemen pada Proses Produksi Ikan Teri Cryspi Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti
Rekayasa Vol 11, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.78 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v11i2.4416

Abstract

ABSTRAKCV. Terimakasih merupakan suatu bidang usaha manufaktur yang berfokus pada olahan makanan ringan dari bahan baku ikan teri dan dikategorikan sebagai suatu. Perusahaan mempunyai permasalahan mengenai pembagian tugas karyawan produksi yang kurang optimal dikarenakan jumlah pekerjaan yang lebih banyak dibanding jumlah karyawan. Sedangkan untuk mengerjakan suatu proses produksi dibutuhkan satu orang karyawan, oleh karena itu pengaturan tentang masalah penugasan karyawan harus diperhatikan agar dapat memenuhi seluruh kegiatan dengan waktu yang tepat dan optimal. Permasalahan pada metode penugasan (assignment problem) terhadap beberapa tugas (assignment) kepada sejumlah penerimaan tugas dalam basis satu-satu Selain data jumlah karyawan dan jumlah pekerjaan yang terlibat, data lain yang biasa diperlukan. Hasil yang diperoleh dari penugasan karyawan didapatkan sebesar Inayatih ditugaskan pada bagian sortase ikan sesuai ukuran dengan perolehan 13 kg setiap hari., Munawaroh ditugaskan pada bagian pencucian dan perebusan dengan perolehan 14 kg setiap hari.,Mar’atul ditugaskan pada bagian penggorengan ikan dengan perolehan 15 kg setiap hari., Fauziyah ditugaskan pada bagian memasukkan ikan ke spinner dengan perolehan 15 kg setiap hari serta pengemasan dan penyegelan dengan perolehan 7,07 kg setiap hari.Kata Kunci: Proses Produksi, Metode assignment, Waktu. Analysis of Use of Asiggnment Method in Optimizing Employee Employees for Each Department of The Teri Cryspi Fish Production ProcessABSTRACTCV. Terimakasih  is a manufacturing business that focuses on processed snacks from raw materials of anchovy and is categorized as a. The company has problems regarding the distribution of duties of production employees who are less than optimal due to the number of jobs more than the number of employees. As for working on a production process required one employee, therefore the regulation of the issue of the assignment of employees must be considered in order to meet all activities with the right time and optimal. Problems with assignment methods on assignments to a number of task assignments on a one-to-one basis In addition to data on the number of employees and the number of jobs involved, other usual data are required. The results obtained from the assignment of employees obtained as much as Inayatih assigned to the section of fish according to size with the acquisition of 13 kg every day, Munawaroh assigned to the washing and boiling with the acquisition of 14 kg every day, Mar'atul assigned to the fish frying with the acquisition 15 kg every day, Fauziyah is assigned to the insertion of fish to the spinner with a gain of 15 kg per day and packing and sealing with a gain of 7.07 kg per day.Keywords: Production Process, Assignment method, Time
Analisa Persediaan Bahan Baku Mengunakan Metode EOQ (Economy Order Quantity) di CV. Alfa Nafis Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti
Rekayasa Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.751 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v10i2.3606

Abstract

Persaingan yang semakin ketat antar perusahaan mendorong setiap perusahaan untuk menetapkan pengendalian terhadap persediaan bahan baku secara tepat guna untuk mencapai tujuan perusahaan yang diinginkan, Salah satunya dengan cara mengetahui persediaan bahan baku pembantu dan menggunakan metode Economy Order Quantity guna untuk memaksimalkan kinerja pada setiap bagiannya. Pengumpulan dan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Economy Order Quantity.Penelitian ini bertujuan untuk menentukkan pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan metode Economy Order Quantity di CV. Alfa Nafis. Data permintaan baja ringan pada tahun 2016 sebesar 93 unit. Dimana biaya persediaan terdiri dari biaya pemesanan meliputi biaya pengangkutan dan bongkar muat, biaya adminitrasi, biaya telepon, sedangkan biaya penyimpanan terdiri biaya listrik gudang dan biaya pajak. Untuk biaya pemesanan setiap kali pesan sebesar Rp 183.333,00. Perhitungan pada EOQ dapat menyimpulkan bahwa pembelian bahan baku baja ringan yang ekonomis adalah 8.124 m^2 dengan frekuensi 4 kali pemesanan dalam satu minggu. Maka sebaiknya CV Alfa Nafis sebaiknya menerapka metode Economy Order Quantity didalam menentukan kuantitas pembelian bahan baku pembantu secara optimal sehingga dapat meminimalkan total biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan setiap tahunnya. Kata Kunci: Economy Order Quantity, Biaya Persediaan, Biaya Pemesanan.Forecasting Analysis and Raw Material Supplies Using EOQ Method (Economy Order Quantity) in CV. Alfa NafisABSTRACTIncreasingly intense competition between companies encourages each company to establish control of raw material inventory in an appropriate manner to achieve the desired corporate objectives, one of them by knowing the supply of raw materials and using the method of Economy Order Quantity in order to maximize performance in each part. Collecting and using interviews and documentation. Data analysis used in this research is Economy Order Quantity. This study aims to establish raw material inventory control using Economy Order Quantity method in CV. Alfa Nafis. Data of light steel demand in 2016 amounted to 93 units. Where the cost of inventory consists of the cost of ordering include the cost of transportation and loading and unloading, administrative costs, telephone costs, while the storage costs consist of warehouse electricity costs and tax costs. For booking fee every time the message is Rp 183,333,00. Calculations on EOQ can conclude that the purchase of lightweight, economically feasible steel is 8,124 m ^ 2 with a frequency of 4 orders in a week. Then CV Alfa Nafis should preferably apply the Economy Order Quantity method in determining the quantity of purchase of raw material auxiliary optimally so as to minimize the total cost to be issued by the company every year.Keywords: Economy Order Quantity, Inventory Cost, Booking Cost.
Analisa Kecacatan Produk Baling-Baling Blower pada Proses Chasting ­Menggunakan Metode Seven Tools di CV. Anugerah Abadi Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti
Rekayasa Vol 12, No 1: April 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.592 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v12i1.5310

Abstract

ABSTRAKTerdapat lima kecacatan dalam pembuatan baling-baling blower U-8 yaitu cacat berlubang, permukaan kasar, retak, kekasaran meluas dan deformasi. Kecacatan yang dialami sebesar 1204 produk atau 20,27% dari jumlah produksi. Permukaan kasar merupakan jenis cacat yang mempunya tingkat kecacatan terbesar yaitu 53,08% dari total kecacatan atau sebanya 627 produk. Untuk mengurangi cacat produk baling-baling blower U-8 harus difokuskan pada jenis kecacatan permukaan kasar. Untuk mengurangi jenis kecacatan tersebut operator harus lebih teliti dalam melakukan pemeriksan cetakan pasir, bahan baku aluminium juga harus bersih dan sebagian dari bahan ingot (batangan), campuran pasir cetak harus diperhatikan, kondisi lingkungan harus menerapkan 5P dan menambah fasilitas kerja( lampu penerangan), pergantian alat seperti mold dan penambahan pengkur suhu pada tungku peleburan.Kata Kunci: metode seven tools, cacat produk, proses produksiAnalysis of Blower Blacker Product Reality in Chasting Process Using Seven Tools Method in CV. Anugerah AbadiABSTRACTThere are five defects in the manufacture of U-8 blower blades which are hollow defects, rough surfaces, cracks, widespread roughness, and deformation. Defects experienced by 1204 products or 20.27% of total production. The rough surface is a type of defect that has the biggest disability rate of 53.08% of the total disability or Seba 627 products. To reduce the defects of the U-8 blower products should be focused on the types of rough surface defects. In order to reduce the type of disability the operator must be more careful in examining the sand mold, the aluminum raw material must also be clean and part of the ingot material (bar), the mixture of printed and must be considered, the environmental conditions must apply 5P and add work facilities (lighting) replacement tools such as mold and the addition of temperature drier to the melting furnace.Keywords: seven tools method, product defect, production process
PENERAPAN MODEL STRATEGI BISNIS PADA KOPERASI SYARIAH Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti
Rekayasa Vol 11, No 1: April 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.08 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v11i1.4121

Abstract

Koperasi BMT Syariah Jawa Timur merupakan salah satu koperasi yang pengelolahannya berbasis syariah terletak di daerah Gresik, Jawa Timur. Biasanya usaha koperasi berkembang menjadi lembaga keuangan mikro berbasis syariah dalam bentuk koperasi jasa keuangan syariah (KJKS), Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPS) atau Unit Simpan Pinjam Syariah (USPS) yang biasanya menggunakan nama Baitul Mal Wat Tamwil (BMT). Selama ini koperasi BMT menemui banyak kendala yang ada di masyarakat seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam berkoperasi, kesan negatif dari koperasi BMT, tingkat kepercayaan nasabah terhadap lembaga yang rendah, keterbatasan cakupan pasar dan lain-lain. Salah satu solusi dapat dilakukan yaitu dengan cara merumuskan model strategi bisnis. Model strategi bisnis ini mempunyai tiga tahap yaitu tahap masukan, pencocokan dan pengambilan keputusan. Matriks-matriks yang digunakan pada penelitian ini adalah IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor Evaluation), CPM (Competitive Profile Matriks), SWOT, SPACE (Strategic Position and Action Evaluation), BCG (Boston Consulting), Matriks IE (Internal-External), Grand Strategy Matrix, QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian ini adalah beberapa alternatif strategi diantaranya adalah Strategi 3 (S3) yaitu memperbaiki citra koperasi syariah BMT, Strategi 1 (S1) Meningkatkan partisipasi, Strategi 6 (S6) menjalin hubungan kemitraan dengan lembaga keuangan, Strategi 10 (S10) yaitu memperkenalkan macam-macam produk dan strategi 2 (S2) Memperluas pasar. Tahap selanjutnya tahap arsitektur strategi yang merupakan tahap menuju tahap pengembangan, tahap kegiatan pengembangan bisnis dan tahap mempertahankan usaha.