Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TANTANGAN PENGEMBANGAN PERTANIAN WILAYAH PEDESAAN (STUDI KASUS DESA LEUKEN) Helmi Noviar; Arie Saputra; Syahril Syahril; Fitriadi Fitriadi; Saiful Badli
Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Agro And Marine Industry
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agriculture is the most importance resources of the economy in rural areas. The development of agricultural commodities in rural areas can no longer be carried out partially. The involvement of various parties that are integrated and support each other must be carried out continuously. Mapping of key aspects that are challenges to agricultural development must be carried out integrally. This paper formulates that there are several key aspects that are challenges to the development of rural agriculture. The challenge is the support of the government, private sector and academia, the development of digital technology in the concept of smart farming and the role of the younger generation. Everything will lead to increased efficiency and effectiveness of game results which will drive the Village economy.
SOSIALISASI PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) UNTUK PRODUKSI KUE KARAH DI DESA LANGUNG, KECAMATAN MEUREUBO, ACEH BARAT Fitriadi Fitriadi; Gaustama Putra; Fajar Okta Widarta; Arrazy Elba Ridha; Heri Tri Irawan; Iing Pamungkas; Abdiel Khaliel Akmal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan program pendampingan dalam pembuatan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) guna mendukung produksi kue karah, sebuah makanan tradisional khas Aceh, di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep TTG, manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi kerja, dan potensi penerapannya dalam industri rumah tangga lokal. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, dan tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep TTG, tahapan pembuatan alat, serta contoh penerapan TTG dalam usaha sejenis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap ide pengembangan alat TTG. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap sosialisasi alat TTG mencapai 88,9%, sementara tingkat penerimaan masyarakat terhadap alat TTG tercatat sebesar 96,3%. Peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pentingnya inovasi teknologi dalam mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing produk lokal. Selain itu, sosialisasi ini berhasil mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih terbuka terhadap teknologi dan inovasi sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kue karah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong implementasi TTG di Desa Langung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
TRANSFER KNOWLEDGE FEASIBILITY STUDY DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI DOCKING KAPAL PADA GALANGAN KAPAL TRADISIONAL Arie Saputra; Fitriadi Fitriadi; Iing Pamungkas; Said Fadhlain
Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry Vol 6, No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN AGRO AND MARINE INDUSTRY (JPAMI)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpami.v6i1.15237

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of traditional shipyard stakeholders regarding the importance of feasibility studies in implementing ship docking technology. The program was conducted at CV Wahana Karya, a traditional shipyard in Pasi Pinang Village, Meureubo District, West Aceh Regency, involving the owner, director, and operational workers. A participatory knowledge transfer approach was applied through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The materials covered feasibility study concepts, their role in decision-making, and the potential benefits of docking technology. Data were collected through observation, discussion, and participant feedback, and analyzed descriptively. The results show an increased understanding among participants regarding the role of feasibility studies in supporting efficient and informed decision-making. However, implementation readiness remains limited due to financial constraints, workforce preparedness, and resistance to change. This activity demonstrates that knowledge transfer is essential in bridging research and practice and serves as an initial step toward improving operational efficiency in traditional shipyards.
Peningkatan Kapasitas Teknologi Berbasis Android untuk Mitra Send Meulaboh Syahril Syahril; Arie Saputra; Fitriadi Fitriadi; Iing Pamungkas
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 2, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v2i2.2466

Abstract

Keterbukaan terhadap akses ke teknologi sering menjadi kendala bagi pengusaha lokal untuk terus maju dan berkembang. Pengusaha lokal yang merasakan kendala ini adalah mitra layanan pengiriman makanan online di kota Meulaboh yang bernama Send. Permasalahan yang dihadapi oleh Send yaitu keterbatasan teknologi aplikasi layanan serta keterbatasan akses konsumen dan mitra usaha. Tujuan dilakukannya program pengabdian berbasis riset ini adalah memecahkan masalah mitra Send dengan menciptakan atau merancang sebuah teknologi aplikasi berbasis android yang open source di Google Playstore, dan dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna. Secara garis besar, tahap mendesain aplikasi ini dimulai dengan membuat use case diagram, kemudian membuat diagram kelas, diagram aktivitas, dan akhirnya pengembangan antarmuka pengguna yang diterapkan untuk Android. Hasil perancangan aplikasi bernama Ojan dari pengabdian berbasis riset ini berhasil diuji coba pada beberapa smartphone Android. Fasilitas yang dihasilkan oleh aplikasi ini antara lain customer bisa langsung memesan makanan, admin bisa mengetahui lokasi customer, customer bisa mengetahui menu apa saja yang terbaru di warung, jangkauan wilayah pemasaran yang lebih luas, dan driver mengetahui lokasi pesanan dan pesanan apa saja yang sudah dipesan oleh konsumen.
Penerapan Mesin Pengasapan Ikan untuk Nelayan Desa Langkak Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Muzakir Muzakir; Fitriadi Fitriadi; Iing Pamungkas; Khairul Hadi; Heri Tri Irawan; Arie Saputra; Rita Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 2, No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v2i1.2339

Abstract

Fish is one of the species that is in high demand by consumers, including in Aceh. Fish can be obtained by catching from abundant nature. Problems in processing fish catches in Aceh, especially Langkak Village, Kuala Pesisir District, Nagan Raya Regency is a conventional post-capture processing method, which is drying using the heat of sunlight. In this condition, fish drying has several disadvantages, which are related to dependence on sunlight heat, cleanliness, freshness of fish, and selling points. For this reason, there needs to be a way to implement simple technology that uses a fish fogging machine. The purpose of carrying out this community service program is to provide practical applications of the fish fogging technique by providing soft skills to members of the fishing group in the Village of Langkak Village, Kuala Pesisir District, Nagan Raya Regency. The results of community service activities have been going well, starting with socialization activities or theory to the practice or application of fish fogging. The achievement of community service activities is the transfer of knowledge about making fish fogging machines and the practice and application of fish fogging directly by the fishermen of Langkak Village. In addition, other results are a manual guide on fish fogging to get the optimal fish fogging results. This activity received a good response from the fishermen of Langkak Village who participated in the activity, because it was considered very useful and became a facility to empower fishermen and residents in general.