Claim Missing Document
Check
Articles

PERANAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI UPT BULUPOUNTU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Aulia, Wanda; Hadayani, Hadayani; Sultan, Hardianti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i4.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui besarnya pendapatan usahatani jagung di UPT Bulupountu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dan mengetahui hubungan antara perananan kelompok tani terhadap tingkat pendapatan usahatani jagung di UPT Bulupountu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Metode pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling, sehingga sampel yang diperoleh yaitu 32 responden dari keseluruahan populasi sebanyak 115 responden petani jagung yang tergabung dalam 5 kelompok tani di UPT Bulupountu. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani responden dalam satu kali musim tanam sebesar Rp. 3.651.777/0,56 ha, atau setara dengan nilai konversi sebesar Rp. 6.521.031/ha. Berdasarkan pengujian Chi Square peranan kelompok tani terhadap peranan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan petani diperoleh nilai Chi Square hitung sebesar (10,97). Nilai Chi Square hitung lebih kecil daripada nilai Chi Square tabel yaitu (13,36). Menurut kriteria Chi Square, jika Chi Square hitung ≤ Chi Square tabel pada taraf nyata (db ; α) dan dk = k-1 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil uji Chi Square diketahui bahwa tidak terdapat hubungan antara peranan kelompok tani dalam meningkatan pendapatan usahatani jagung di UPT Bulupountu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dengan 3 kategori yaitu sebagai kelas belajar, sebagai wahana kerjasama dan sebagai unit produksi.
Pengembangan Pupuk Organik Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Serta Menunjang Pembangunan Pertanian Organik di Kabupaten Parigi Moutong Hadayani, Hadayani; Asih, Dewi Nur; Hardianti, Hardianti; Chansa, Siti Yulianti
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2337

Abstract

Pupuk organik merupakan pupuk yang berbahan dasar bahan alami atau tanpa bahan kimia yang memiliki unsur hara tinggi yang sangat baik untuk memperbaiki kesuburan tanah dan menunjang pembangunan pertanian organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan Pupuk Organik di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli 2024. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling) pada Kelompok Tani Harapan Baru II dengan pertimbangan kelompok tani tersebut merupakan satu-satunya kelompok yang memproduksi pupuk organik di Desa Sumbersari Kecamatan Parigi Selatan yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian organik di Kabupaten Parigi Moutong. Jumlah responden sebanyak 15 orang yang terdiri dari 10 orang intern anggota kelompok (1 orang ketua dan 9 orang anggota), 2 orang dari dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan, serta 3 orang konsumen. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan strategi yang tepat digunakan dalam pengembangan pupuk organik di Kabupaten Parigi Moutong yakni strategi Strength Threath (ST), yakni strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman yang dapat dilakukan melalui : pemanfaatkan ketersediaan bahan baku ramah lingkungan, Produksi pupuk organik yang memenuhi standar guna memperoleh izin resmi pupuk organik terstandarisasi, produksi pupuk organik dengan harga terjangkau untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, memaksimalkan produksi pupuk organik pada lahan milik sendiri untuk meminimalisir produk mudah ditiru pesaing, mempertahankan harga pupuk organik yang terjangkau dengan produksi yang memanfaatkan bahan baku alami untuk meminimalisir persaingan bisnis serupa.
STRATEGI PEMASARAN USAHA KACANDIPA PADA IKM KACANDIPA TERATAI Syafiah, Siti; Hadayani, Hadayani; Alamsyar, Al
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i6.2435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan-Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang-Ancaman) dalam mendukung pengembangan usaha kacandipa pada IKM Kacandipa Teratai. Penentuan responden ditentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responden sebanyak 6 orang yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 2 orang karyawan, 1 orang konsumen, 1 orang pesaing dan 1 orang dinas koperasi dan umkm Kabupaten Sigi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskripsi dan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pemasaran usaha kacandipa pada IKM Kacandipa Teratai berada pada strategi ST yaitu kuadran II, dimana pada posisi ini mengatasi ancaman yang ada dengan cara menggunakan kekuatan yang dimiliki. Alternatif strategi yaitu (1) Memanfaatkan kualitas produk serta pengalaman usaha guna mengantisipasi perubahan selera konsumen dan ancaman produk sejenis. (2) Memaksimalkan penggunaan modal dalam pembelian bahan baku guna mengantisipasi ancaman kenaikan harga bahan baku. (3) Memanfaatkn tanaga kerja yang berpengalaman guna mendapatkan produk yang berkualitas, untuk mengantisipasi adanya ancaman dari produk pesaing sejenisnya dan selera konsumen yang berubah.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KACANG GOYANG PADA IKM “SAL-HAN” DI KOTA PALU Suandi, Suandi; Hadayani, Hadayani; Laksmayani, Made Krisna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i1.2473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan-Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang-Ancaman) dalam mendukung perkembangan usaha Kacang Goyang pada IKM “Sal-Han”. Penentuan responden di tentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responden 7 yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 2 orang karyawan, 2 orang konsumen, 1 orang dinas perdagangan dan perindustrian dan 1 orang pesain IKM sejenis di Kota Palu. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskripsi dan analisis SWOT maka dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan usaha yang di terapkan oleh IKM “Sal-Han” yaitu strategi S-T (menggunakan kekuatan untuk mengurangi dampak ancaman) dimana faktor Kekuatan = 2,27 dan Ancaman = 1,45 lebih besar dibandingkan faktor Kelemahan = 0,95 dan Peluang = 1,35 dengan perbandingan faktor internal = 1,32 (sumbu X) dan faktor eksternal = -0,1 (sumbu Y). Untuk menerapkan pengembangan usaha Kacang Goyang pada IKM “Sal-Han”berada pada strategi S-T yaitu kuadran II, dimana pada posisi ini mengatasi ancaman yang ada dengan cara menggunakan kekuatan yang dimiliki. Alternatif strategi yaitu (1) Memanfaatkan pelatihan wirausahawan agar produk kacang goyang lebih bisa dikenali masyarakat sehingga mampu besaing dengan IKM sejenis. (2) Mempertahankan tenaga kerja yang berpengalaman agar mampu menghadapi persaingan dengan IKM sejenis. (3) Memaksimalkan teknologi (mesin) yang digunakan agar mampu memproduksi kacang goyang yang berkualitas sehingga mampu menghadapi persaingan IKM-IKM yang ada di Kota Palu.
Analisis Nilai Tambah Usaha Abon Sapi pada IKM Cendana Food di Kota Palu Widiarta, I Made Adit; Hadayani, Hadayani; Safitri, Dian
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i1.2524

Abstract

IKM Cendana Food, sebuah bisnis yang berlokasi di Palu, berfokus pada pengolahan daging sapi menjadi produk khas yang dikenal sebagai abon sapi. Kenaikan harga bahan baku baru-baru ini telah mempengaruhi struktur biaya dan nilai yang dihasilkan dari produksi abon sapi mereka. Studi ini dimaksudkan agar dapat mengevaluasi peningkatan nilai tambah yang dihasilkan dari teknik produksi abon sapi yang dilakukan oleh IKM Cendana Food. Dengan menggunakan metode Hayami untuk analisis, ditemukan bahwa selama bulan Februari 2024, perusahaan mengolah 60 kg daging sapi, yang kemudian diubah menjadi 300 unit abon sapi, dengan masing-masing kemasan seberat 100 gram. Studi ini menemukan bahwa pengolahan daging sapi menjadi abon sapi memberikan nilai tambah sebesar Rp 54.487 per kilogram, yang berujung pada margin keuntungan sebesar Rp 17.564 per kilogram, atau tingkat pengembalian investasi sebesar 32,23%. Nilai tambah dalam produksi abon sapi bergantung pada faktor-faktor seperti nilai produk akhir, biaya bahan baku, dan nilai kontribusi input lainnya.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE PADA CV. CAHAYA TEMPE DI KECAMATAN PEDONGGA KABUPATEN PASANGKAYU SULAWESI BARAT Silfana, Silfana; Hadayani, Hadayani; Nurdin, Muh Fahruddin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2158

Abstract

Tujuan penelitian pada CV. Cahaya Tempe yang pertama untuk mengetahui jumlah pembelian optimal bahan baku tempe, kedua untuk mengetahui total biaya persediaan optimal bahan baku tempe, ketiga untuk mengetahui jumlah persediaan pengaman bahan baku tempe, dan yang keempat yaitu untuk mengetahui titik pemesanan kembali bahan baku tempe Industri CV. Cahaya Tempe. Penelitian ini dilaksanakan di Industri CV. Cahaya Tempe yang terletak di Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada bulan Januari sampai Desember 2022. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan jumlah responden sebanyak 4 (empat) orang yakni, satu orang pimpinan industri, satu orang karyawan bagian produksi, dan dua orang dibagian pengemasan Industri CV. Cahaya Tempe. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah Economic Order Quantity (EOQ), Total Biaya Persediaan, Persediaan Pengaman, dan Titik Pemesanan Kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pembelian optimal bahan baku tempe yang sebaiknya dilakukan oleh Industri CV. Cahaya Tempe pada bulan Januari sampai Desember 2022 dengan ratarata 70.165,12 Kg. Persediaan pengaman (safety stock) yang harus selalu tersedia di gudang pada Industri CV. Cahaya Tempe sebesar 239 Kg. Titik pemesanan kembali yang harus dilakukan Industri CV. Cahaya Tempe pada bulan Januari sampai Desember 2022 dengan rata-rata sebesar 24.450,59 Kg. Total biaya persediaan optimal yang dikeluarkan oleh Industri CV. Cahaya Tempe pada bulan Januari sampai Desember 2022 dengan rata sebesar Rp. 53.454.589,96.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU RONO KRIUK PADA IKM RAJA BAWANG DI KOTA PALU Saputra, Anton Nugroho; Hadayani, Hadayani; Hatmi, Wira
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2259

Abstract

IKM Raja Bawang merupakan salah satu produsen rono kriuk, industri ini terletak di jalan Abd Rahman Saleh Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak pembelian bahan baku ekonomis (EOQ) untuk persediaan bahan baku rono kriuk, mengetahui berapa biaya besar persediaan pengamanan (Safety Stock) bahan baku rono kriuk, mengetahui kapan waktu yang tepat bagi industri, untuk melakukan pemesanan kembali (ROP) terhadap persediaan bahan baku rono kriuk, dan mengetahui berapa total biaya persediaan bahan baku rono kriuk pada industri “Raja Bawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) bahan baku rono pada periode bulan Januari-Desember 2022 dengan rata-rata sebesar 31,89 kg/produksi. persediaan pengaman (Safety Stock) yang harus selalu tersedia pada IKM Raja Bawang sebesar 7 kg/produksi, pemesanan kembali/ROP IKM Raja Bawang harus melakukan pemesanan kembali pada periode bulan Januari-Desember 2022 saat jumlah persediaan bahan baku tersisa sebesar 38,89 kg, dan total biaya persediaan bahan baku ikan rono yang dilakukan IKM Raja Bawang rata-rata sebesar Rp.94.749,52.
ANALISIS TITIK IMPAS DURIAN MONTONG DALAM KEMASAN PADA INDUSTRI CV. BANUA PERTANIAN DI KOTA PALU Oqta, Rafika; Hadayani, Hadayani; Akrab, Ali
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2284

Abstract

Industri CV. Banua Pertanian mengolah durian montong menjadi durian montong dalam kemasan. Harga Bahan Baku yang berfluktuasi menyebabkan harga penjualan pada bulan April, Mei dan Juni juga berbeda sehingga dapat mempengaruhi pendapatan. Penentuan lokasi dan responden dilakukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responden sebanyak 4 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis titik impas. Hasil penelitian menunjukkan titik impas durian montong dalam kemasan 500 gram bulan April harga Rp.59.000 dicapai pada volume produksi 305 kemasan sehingga diperoleh penerimaan Rp.17.995.000. Bulan Mei harga Rp.57.500 dicapai pada volume produksi 297 kemasan dan penerimaan Rp17.077.500, -. Bulan Juni harga Rp.50.000 dicapai pada volume produksi 364 kemasan dan penerimaan Rp.18.200.000. Apabila industri melebihi volume produksi, penerimaan dan total biaya pada posisi titik impas berarti industri memperoleh keuntungan. Sebalikanya, jika hasil produksi industri dibawah volume produksi berarti industri mengalami kerugian, dan apabila mencapai volume produksi dengan penerimaan dan total biaya pada posisi titik impas berarti industri tidak memperoleh keuntungan dan tidak mengalami kerugian.
Analisis Rantai Pasok Salak Pondoh di Desa Sumber Mulya Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai Latupeirisa, Yolenta Kartika Sari; Muis, Abdul; Hadayani, Hadayani
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i1.1959

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pelaku rantai pasok, mekanisme rantai pasok yang terkait dengan aliran produk, aliran informasi dan aliran keuangan serta efisiensi rantai pasok Salak Pondoh di Desa Sumber Mulya Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis deskriptif kualitatif dan Kuantitatif. penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret - April 2023. Responden petani diambil secara sensus yaitu sebanyak 24 petani. Pedagang pengumpul, pedagang pengecer, dan konsumen diambil secara sengaja (purposive) yaitu masing-masing sebanyak 5 orang. Total responden yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 42 orang. Hasil penelitian Analisis Rantai Pasok salak pondoh di Desa Sumber Mulya Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai adalah Karakteristik pelaku rantai pasok yaitu: (1) umur sebagian besar responden berada dalam usia produktif, (2) lama pendidikan rata-rata tamat Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi (3) pengalaman berusaha rata-rata 7-12 tahun. (4) jumlah tanggungan keluarga rata-rata 1-2 jiwa. Mekanisme aliran produk rantai pasok salak pondoh di daerah penelitian hanya terdiri dari petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer dan konsumen akhir, aliran keuangan yang mengalir dari konsumen sampai ke petani salak pondoh, dan aliran informasi yang mengalir dari petani salak pondoh sampai ke konsumen akhir atau sebaliknya. Biaya Distribusi yang dikeluarkan oleh saluran pemasaran II yaitu Rp. 3.633,5/kg, dan pada saluran III sebesar 3.879,15/kg. Margin pemasaran sebesar Rp.7.500/kg, Nilai farmer’s share yang diterima petani pada saluran pemasaran II yaitu sebesar Rp. 62,5%, dan pada saluran III sebesar 83,34% dan dikatakan efisien. Distribusi rantai pasok didaerah penelitian termasuk efisien yaitu pada saluran pemasaran II sebesar 18,17% dan pada saluran III sebesar 19,39%.
ANALISIS PEMASARAN KOPRA DI DESA TINTINGAN KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI Yusuf, Moh. Wahyudi; Hadayani, Hadayani; Alam, Max Nur
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 6 (2023): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i6.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani serta efisiensi pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan November 2019 di Desa Tintingan Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Responden yang dijadikan sampel terdiri dari produsen kopra, pedagang pengumpul dan pedagang besar. Pengambilan responden petani dilakukan dengan metode sensus terhadap seluruh unsur-unsur populasi yang ada di Desa Tintingan, dengan populasi penghasil kopra sebanyak 50 petani. Mengenai sampel pedagang kopra digunakan metode penjajakan (Traicing Sampling), yaitu pengambilan sampel didasarkan atas informasi pengusaha sampel mengenai pedagang yang membeli kopra. Diperoleh 1 orang pedagang pengumpul dan 1 orang pedagang besar sehingga jumlah keseluruhan responden sebanyak 52 orang. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kopra di Desa Tintingan melalui dua saluran pemasaran yaitu: (1) Pengusaha ke Pedagang pengumpul ke Pedagang besar dan Konsumen akhir, (2) Pengusaha ke Pedagang besar dan ke Konsumen akhir. Hasil analisis margin pemasaran kopra saluran 1 yaitu MT = Rp.2.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.1.000/Kg. Bagian harga pada saluran 1 yaitu sebesar 66,67 %, saluran kedua yaitu sebesar 83,33 %. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 3,59%, saluran II adalah sebesar 2,49%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,49%.