Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EFFECT OF LIQUID SUPPLEMENT FERTILIZER AND RABBIT MANURE COMPOST FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF MUSTARD (Brasicca chinensis L.) M Rasyid Ananda Sitorus; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4083.644 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Pasar 12, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, dengan ketinggian tempat 5 m dpl, tipe iklim C (oldeman), jarak lokasi dari kampus UNA ± 5 km. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2017 sampai dengan bulan Mei 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor yang diteliti. Faktor I PPC, dibagi atas 3 taraf yaitu: P1 = PPC Gandasil D, P2 = PPC Bayfolan, P3 = PPC Grow-More. Faktor II Pemberian kompos feseskelinci, dibagi atas 4 taraf yaitu: K0 = 0 ton/ha atau 0 kg/plot (Kontrol), K1 = 2 ton/ha atau 0,2 kg/plot, K2 = 4 ton/ha atau 0,4 kg/plot, K3 = 6 ton/ha atau 0,6 kg/plot. Pemberian pupuk cair Bayfolan mampu menghasilkan tinggi tanaman hingga 17,48 cm, jumlah daun 12,02 helai, produksi pertanaman sampel 119,82 g dan produksi tanaman perplot sebesar 3,05 kg/plot, dengan dosis 1-2 g/liter air. Pemberian pupuk kompos feses kelinci menunjukkan pengaruh yangtidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Akan tetapi pemberian pupuk kompos feses kelinci mampu menghasilkan tinggi tanaman hingga 16,52 cm, jumlah daun sebanyak 11,96 helai, produksi per tanaman sampel 111,75 g, dan produksi tanaman per plot hingga 2,88 kg. Interaksi pupuk pelengkap cair dan pupuk kompos feses kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi sawi pakcoy menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter amatan.
EFFECT OF ORGANIC NPK FERTILIZER AND HANTU PLANT GROWTH REGULATOR (PGR) APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF CELERY (Apium graveolus L.) Indra Kurniawan; Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.875 KB)

Abstract

This research was conducted on Durian street, Kisaran Timur, Asahan Regency of North Sumatera Province with flat topography and is at an altitude of 15 m above sea level. The study was conducted from March to May 2017. This research was arranged based on Factorial Randomized Block Design with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is organic NPK with 3 levels: N0 = 0 g/plot, N1 = 25 g/plot, N2 = 50 g/plot. Second factor with PGR Hantuwith 4 levels ie Z0 = 0 ml/l water, Z1 = 1 ml/l water, Z2 = 2 ml/l water, and Z3 = 3 ml/l water. The results showed that organic NPK fertilizer was the best treatment that produced 32,34 cm height, 21,58 pieces of leaves, 65,53 g per plant and 1.75 kg per plot production. The best treatment of PGR Hantu was obtained at a dose of 2 ml/l of water yielding a plant height of 30.99 cm, thenumber of leaves was 21.86 pieces, the production per plant was 67.15 g and the production per plot was 1.78 kg. The interaction between organic NPK fertilizer and PGR Hantu had no significant effect on all observed variables.
RESPON PEMBERIAN PUPUK NPK MUTIARA DAN BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba; Nida UlHusna Nasution
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 3 (2017): Bernas Oktober 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.069 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Penelitian ini dilakukan di Dusun Nusa Indah Desa Benteng Jaya Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Propinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat 5 m dpl, topografi datar dan iklim tipe C. Penelitian ini dilakukan pada bulan Pebruari 2017 dan berakhir pada bulan Maret 2017. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benihbawang merah varietas Bima Brebes, bokashi jerrami padi, pupuk NPK Mutiara, Herbisida TiGold (Bahan aktif Etil pirazosulfuron 10%), Insektisida Raydent 200 EC (Bahan aktif Triazofos), Fungisida Dithane M.45 80 WP (Bahan aktif Mankozeb) dan air Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, gembor, meteran, handsprayer, kalkulator, timbangan, planimeter, kawat sebagai pengikat bambu persemaian dan alat-alat lain yang mendukung dalam pelaksanaan penelitian ini. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis pupuk NPK Mutiara (M) dengan 3 taraf yaitu : M0 0 g/plot, M1 = 125 g/plot, M2 = 250 g/plot. Faktor kedua adalah pemberian pupuk bokashi jerami padi (B), dengan 4 taraf yaitu B0 = 0 kg/plot, B1 = 1 kg/plot, B2 = 2 kg/plot dan B3 = 3 kg/plot. Hasil penelitian Perlakuan pemberian pupuk NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan M2 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi 35,28 cm, jumlah daun perumpun 11,67 helai, jumlah anakan perumpun 8,08 anakan, produksi per tanaman 46,35 g dan produksi per plot 1,17 kg. Perlakuan pupuk bokashi jerami padi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaikterdapat pada perlakuan B3 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi 35,11 cm, jumlah daun perumpun 10,44 helai, jumlah anakan perumpun 6,67 anakan, produksi per tanaman 43,39 g dan produksi per plot 1,09 kg. Interaksi pemberian pupuk NPK Mutiara dan pupuk bokashi jerami paditidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SUPER PALMAS DAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Dika Al Azhar; Elfin Efendi; Lokot Ridwan Batubara
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 16, No 1 (2020): Bernas February 2020
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.633 KB)

Abstract

The research was conducted at the Asahan University Faculty of Agriculture research field, Jalan Latsitarda, Kisaran Naga Village, Kisaran Timur District, Asahan Regency, North Sumatra Province in March to May 2019 using a Factorial Randomized Group Design consisting of two factors and three replications. The first factor is the application of the superficial doses of fertilizer (S): S0 = 0 ml / liter of Water, S1 = 10 ml / liter of Water, S2 = 20 ml / liter of Water, and S3 = 30 ml / liter of water. The second factor is the application of pearl NPK fertilizer dosage (N): N = 0 g / plot, N1 = 25 g / plot, and N2 = 50 g / plot. Observation variables consist of Plant Height, Number of Leaves, Production per plant sample, and production per plot. The results showed that the administration of super palmas fertilizer showed no significant effect on all parameters of plant observations. The administration of pearl NPK fertilizer showed no significant effect on all parameters of plant observations. And the interaction of super palmas fertilizer and pearl NPK fertilizer showed no significant effect on all parameters of plant observations.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK GRAND-K DAN ZPT HANTU Happy Syahfitri A; Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.082 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, dan ketinggian tempat ± 22 m di atas permukaan laut dengan topografi datar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2018. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah dosis pupuk Grand-K dengan  4 taraf yaitu: G0 = 0 g/plot, G1 = 13 g/plot, G2 = 26 g/plot dan G3 = 39 g/plot.  Faktor kedua adalah konsentrasi ZPT HANTU dengan 3 taraf yaitu H0 = 0 ml/liter air, H1 = 4 ml/liter air dan H2 = 8 ml/liter air.Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk Grand-K dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah. Perlakuan yang terbaik pada dosis 39 g/plot (G3) menghasilkan tinggi tanaman 40,61 cm, jumlah polong per tanaman 126,44 polong, jumlah polong berisi per tanaman 109,11 polong, produksi per tanaman 111,89 g, produksi per plot 1,50 kg dan berat 100 biji 58,00 g.  Perlakuan ZPT HANTU dengan konsentrasi 8 ml/liter air (H2) menghasilkan tinggi tanaman 40,03 cm, jumlah polong per tanaman 101,63 polong, jumlah polong berisi per tanaman 86,96 polong, produksi per tanaman 88,44 g, produksi per plot 1,14 kg dan berat 100 biji 57,83 g.  Interaksi antara pemberian pupuk Grand-K dan ZPT HANTU menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
GROWTH RESPONSE OF RED DRAGON FRUIT (hylocereus costarincensis) STEM CUTTINGS TO PLANT GROWTH REGULATION (PGR) GROWTONE GIVING AND COMPOSITION OF CULTIVATING MEDIA Heru Priyana; Elfin Efendi; Heru Gunawan
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 2 (2018): Bernas July 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.636 KB)

Abstract

This research was conducted in Desa Tanjung Alam Dusun 1 Sei Dadap Sub-district, AsahanRegency, North Sumatera with flat topography with a height of ± 20 m above the see level, theresearch was conducted on March 03, 2018 - April 29, 2018.The materials used in this researchare PGR Growtone, seed, soil top, chicken manure, water, matador insecticide 25 EC (activematerial Lamda Sihalotrin), Dithane Fungicide M-45 (active material Mankozed). the tools used in this research are polybag, knife, bucket, hoe, ruler and plastic rope.This research was arranged based on Factorial Randomized Block Design with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is giving PGR Growtone with 3 levels ie: G0 = 0 g / l, G1 = 5 g / pl and G2 = 10 g / l. The second factor is giving the composition of cultivating media, with 4 levels ie M0 = 1: 0, M1 = 1: 1, and M1 = 1: 2 and M3 = 1: 3. The result of PGR Growtone study showed no significant effect on all observation parameters of dragon fruit stem cuttings. Giving of cultivating media composition showed significant effect on live cuttings percentage, the number of buds at the end of the experiment and budslength, with the best giving at M3 = 1: 3.The interaction between the application of PGR Growtone and the composition of cultivating media on the growth of red dragon fruit stem cuttings significantly affected to the live cuttings percentage, the number of buds at the end of the experiment and the bud length, with the best interaction of G2M3.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP APLIKASI DOSIS FESES SAPI DAN PUPUK NPK Dian Iskhoiruddin; Elfin Efendi; Lokot Ridwan Batubara
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 2 (2019): Bernas July 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.263 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan Penelitian Fakultas pertanian Universitas Asahan, Jalan Latsitarda Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara pada bulan November 2018 sampai bulan Januari 2019 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama aplikasi dosis Feses Sapi (S) : S0 = 0 g /polibag, S1 = 17,5 g/polibag, S2 = 35 g/polibag S3 = 52,5 g/polibag. Faktor kedua aplikasi dosis pupuk NPK (N) : N0 = 0 g/polibag, N1 = 0,44 g/polibag, dan N2 = 0,88 g/polibag. Peubah amatan terdiri dari Tinggi Tanaman, Jumlah Daun dan Diameter Batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk feses sapi terbaik diperoleh pada dosis 52,5 g/polybag menghasilkan tinggi tanaman 33,29 cm, jumlah daun 17,59 helai, dan diameter batang 0,77 cm. Pemberian pupuk NPK terbaik diperoleh pada dosis 0,88 g/polybag menghasilkan tinggi tanaman 31,37 cm, jumlah daun 16,83 helai, dan diameter batang 0,73 cm. Interaksi pupuk feses sapi dan pupuk NPK terbaik diperoleh pada dosis 52,5 g/polybag feses sapid an 0,88 g/polybag pupuk NPK  menghasilkan tinggi tanaman 33,67 cm, jumlah daun 18,17 helai, dan diameter batang 0,78 cm.
EFFECT OF COW MANURE BOKASHI FERTILIZER AND SOLID FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF EGGPLANT (Solanum melongena) IN POT MADE FROM STEM OF OIL PALM PLANTS Beni Rianto; Cik Zulia; Elfin Efendi
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.482 KB)

Abstract

This research was conducted in the research garden Faculty of Agriculture University of Asahan, Kisaran Naga Village, Kisaran Barat Subdistrict, Asahan District in March to May 2017. The experiment was arranged in Randomized Complete Block Design with two factors and three replication. The first factor is 3 degree of cow faces bokashi fertilizer application that is F1 = 10 ton/ha (1 kg/plot), F2 = 20 ton /ha (2 kg/plot), F3 = 30 ton/ha (3 kg/plot). Second factor is the solid fertilizer application that is S0 = 0 ton/ha (control), S1 = 10 ton/ha (1 kg/plot), S2 = 20 ton/ha (2 kg/plot). Parameters were observed is hight plant (cm), production per plant (g), production per plot (kg). The result of the research showed that the cow faces bokashi fertilizer have effect on production per sampel about 1.984,45 g and production per plot about 7,44 kg. Solid fertilizer have effect on production per sampel about 2046,63 g and production per plot about 7,69 kg. No interaction of the cow faces bokashi fertilizer and solid fertilizer on growth and yield of eggplant.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) TERHADAP APLIKASI PUPUK FESES KERBAU DAN MOP Indra Laksmana Lubis; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 2 (2019): Bernas July 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.238 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Penelitian Universitas Asahan, tepatnya di Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur  Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara, dengan topografi datar dan berada pada ketinggian ± 22 meter diatas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Mei 2018. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama dosis feses kerbau dengan 4 taraf yaitu : F0 = 0 kg/plot, F1 = 0,78 kg/plot, F2 = 1,56 kg/plot, dan F3 = 2,34 kg/plot. Faktor kedua dosis pupuk MOP dengan 3 taraf yaitu M0 = 0 g/plot, M1 = 7 g/plot, dan M2 = 14 g/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan feses kerbau terbaik terdapat pada perlakuan 2,34 kg/plot (F3) yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 28,89 cm, umur berbunga 29,56 hari, banyak polong berisi per tanaman 13,76 polong, produksi polong per tanaman 98,71 g, produksi polong per plot 2,12 kg, produksi biji per tanaman 15,25 g, produksi biji per plot 0,32 kg dan berat 100 biji 47,57 g. Perlakuan pupuk MOP terbaik terdapat pada perlakuan 14 g/plot (M2) yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 28,36 cm, umur berbunga 29,75 hari, banyak polong berisi per tanaman 13,60 polong, produksi polong per tanaman 94,73 g, produksi polong per plot 2,02 kg, produksi biji per tanaman 14,56 g, produksi biji per plot 0,31 kg dan berat 100 biji 46,65 g. Interaksi antara perlakuan feses kerbau dan pupuk MOP menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCHOY (Brassica rapa L.) TERHADAP PEMBERIAN MULSA SERBUK GERGAJI DAN PUPUK NPK Elfin Efendi; Deddy Wahyudin Purba; Sumain Sumain
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 3 (2017): Bernas Oktober 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.414 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Asahan Kelurahan Kisaran Naga Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara dengan bentuk topografi datar dan tinggi tempat ± 15 m dpl, dengan sumber air yang mencukupi dengan tekstur tanah liat berpasir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hinggabulan Mei 2017. Bahan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih pakchoy (Varietas Green Fut Choy), pupuk NPK Mutiara, mulsa serbuk gergaji, Insektisida Matador 25 EC bahan aktif Lamda Sihalotrin (25 g/l), fungisida Dithane M-45 WP bahan aktif Mankozwd 80%, dan bahan lain yang mendukung...Alat alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah parangbabat, cangkul, garu dan parang bacok digunakan untuk membersihkan areal penelitian. gergaji, tang, papan, kuas, cat, paku dan palu digunakan untuk membuat plank dan papan plot penelitian. ember untuk membuat larutan pestisida, gembor dan hand sprayer sebagai alat penyiram,meteran untuk mengukur areal penelitian, ukuran plot dan tinggi tanaman dan alat tulis dan alatalat yang kebutuhannya disesuaikan. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis mulsa serbuk gergaji (G) dengan 4 taraf yaitu : G0 0 kg/plot, G1 = 1 kg/plot, G2 = 2 kg/plot dan G3 = 3 kg/plot. Faktor kedua adalah pemberian dosis pupuk NPK Mutiara (M), dengan 4 taraf yaitu M0 = 0 g/plot, M1 = 2,5 g/plot, M2 = 5 g/plot dan M3 = 7,5 g/plot. Hasil penelitian Pemberian mulsa serbuk gergaji menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakchoy. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 3kg/plot (G3) menghasilkan tinggi tanaman 25,79 cm, jumlah daun 16,00 helai, produksi per tanaman 148,75 g dan produksi per plot 3,72 kg. Pemberian aplikasi pupuk NPK Mutiara menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcho. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 7,5 g/plot (M3) menghasilkan tinggi tanaman 25,33 cm, jumlah daun 15,17 helai, produksi per tanaman 141,42 g dan produksi per plot 3,54 kg. Interaksi antara pemberian mulsa serbuk gergaji dan NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakchoy menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter yangdiamati.