Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH JENIS MEDIA SERBUK KAYU DAN PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS Elfin Efendi, Surya Fajri, Safruddin, Erwin Saputra
JURNAL PIONIR Vol 8, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i1.2508

Abstract

ABSTRAKJamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur kayu yang mempunyai prospek baik untuk dikembangkan sebagai diversifikasih bahan pangan serta kandungan gizinya setara dengan daging dan ikan. Jamur tiram putih dilihat dari segi bisnis menguntungkan karena harganya cukup tinggi, per kilogram bisa mencapai sepuluh ribu rupiah bahkan bisa lebih. Permintaan pasar lokal dan ekspor terbuka lebar, waktu panen nya singkat 1-3 bulan, bahan baku mudah di dapat, dan tidak membutuhkan bahan yang luas, oleh karena itu jenis jamur ini mulai banyak dibudidayakan Penelitian ini dilaksanakan di Desa Air Genting, Dusun II, Air Batu, Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatra Utara dengan elevasi ± 20 m dpl, dengan jarak lokasi penelitian sekitar 10 km dari Universitas Asahan, tipe iklim C (oldemen).  Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 dan berakhir pada bulan Maret 2022.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti. Faktor I : jenis media yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : M1 = serbuk gergaji kayu karet, M2 = serbuk gergaji kayu durian, M3 = kombinasi serbuk gergaji kayu karet dan durian. Faktor II : air cucian beras yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : B0 = kontrol, B1 = 100 ml air cucian beras /  baglog, B2 = 200 ml air cucian beras / baglog, B3 = 300 ml air cucian beras / baglog. Jenis media berpengaruh nyata terhadap peubah amatan lama pertumbuhan miselium hingga 44.33 (hari) dan, jumlah badan buah pertanaman sampel hingga 45,25 (buah) dan tidak berpengaruh nyata terhadap peubah amatan, diameter  tubuh buah (cm), berat tubuh buah pertanaman sampel (g), dan berat tubuh buah perplot (kg).Pemberian air cucian beras dengan pemberian 200 ml/baglog (B2) berpengaruh nyata terhadap peubah amatan lama pertumbuhan miselium hingga  43.22 (hari)  dan, jumlah badan buah pertanaman sampel dengan dosis 200 ml/baglog (B2) menghasilkan (39,50) jumlah badan buah pertanaman sampel  (buah) dan tidak berpengaruh nyata terhadap peubah amatan, diameter  tubuh buah (cm), berat tubuh buah pertanaman sampel (g), dan berat tubuh buah perplot (kg) Interaksi antara jenis media serbuk kayu (M) dan  pemberian air cucian beras (B) tidak berpengaruh nyata terhadap peubah amatan lama pertumbuhan miselium (hari), jumlah badan buah (buah), diameter  tubuh buah (cm), berat tubuh buah pertanaman sampel (g), dan berat tubuh buah perplot (kg).Kata kunci : Jenis Media Serbuk Kayu, Air Cucian Beras, (Pleurotus ostreatus
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCHOY POPEYE (Brassica rapa L,) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK NPK JAGO TANI DAN ZPT HANTU PADA MODEL BUDIDAYA HIDROPONIK SISTEM WICK Elfin Efendi ,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2804

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Asahan dengan topograpi datar berada pada ketinggian ± 22 m di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari sampai dengan April 2022.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk NPK Jagotani dengan 3 taraf yaitu: N0 = 0 ppm, N1 = 750 ppm dan N2 = 1.500 ppm.  Faktor kedua adalah konsentrasi ZPT HANTU dengan 3 taraf yaitu H0 = 0 ppm, H1 = 750 ppm dan H2 = 1.500 ppm.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Jagotani terbaik diperoleh pada konsentrasi 1.500 ppm (N2), pada umur 4 minggu setelah tanam menghasilkan tinggi tanaman 17,12 cm, jumlah daun 14,44 helai, produksi per tanaman 89,50 g dan produksi per plot 536,67 g. Pemberian ZPT HANTU terbaik diperoleh pada konsentrasi 1.500 ppm (H2), pada umur 4 minggu setelah tanam menghasilkan tinggi tanaman 16,87 cm, jumlah daun 14,56 helai, produksi per tanaman 89,69 g dan produksi per plot 537,39 g.  Interaksi pemberian pupuk NPK Jagotani dan ZPT HANTU menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Pemanfaatan Algoritma BFGS Quasi-Newton untuk Melihat Potensi Perkembangan Luas Tanaman Kopi di Pulau Sumatera Safruddin Safruddin; Elfin Efendi; Rita Mawarni; Anjar Wanto
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 7, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v7i1.5524

Abstract

Coffee is one of Indonesia's essential export commodities and a foreign exchange source for the country. One crucial factor in coffee production development is the planted land area. Therefore, the availability of land for coffee plants in Indonesia needs to be maintained for the continuity of coffee production today and in the future. This study aimed to see the potential for the widespread development of coffee plants on the island of Sumatra. This is because the island of Sumatra is the largest coffee producer in Indonesia, so information about the potential for the development of this plant area needs to be known as early as possible, especially for the agriculture/plantation service and for coffee farmers, so that coffee production can be maintained. The algorithm proposed in this study is the Broyden Fletcher Goldfarb Shanno (BFGS) Quasi-Newton algorithm which can be used to solve data prediction (forecasting) problems. This study uses a dataset of coffee plant areas sourced from the Directorate General of Plantations for 2012-2021. This study was analyzed using 3 (three) network architecture models (4-9-1, 4-18-1, and 4-27-1). Based on the analysis, the results obtained from model 4-18-1 as the best architecture with 100% accuracy with minor MSE testing, which is 0.00036764820. Meanwhile, based on predictions made using the best architecture (predictions for 2022 and 2023), the area of coffee plantations has decreased slightly. So this needs serious attention from the respective provincial governments.
Penerapan Teknologi Hidroponik Dan Budikdamber Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Punggulan Kecamatan Air Joman Elfin Efendi; Ansoruddin Harahap; Zunaida Sitorus; Annisa Afriani Hutapea; Fery Ardyansyah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.206

Abstract

Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman yang menggunakan air sebagai medium tanamnya yang mengandung nutrisi dan oksigen dalam kadar tertentu. Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) dan Akuaponik adalah membudidayakan ikan dan sayuran dalam satu ember yang merupakan sistem Akuaponik (Polikultur Ikan dan sayuran).Metode penelitian ini berupa sosialisasi,pelatihan dan pendampingan terhadap perwakilan masyarakat sebagai pilot project pengabdian. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat desa punggulan yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat desa punggulan tentang sistem budidaya tanaman sayuran hidroponik dan budikdamber serta bagaimana penerapannya di lokasi desa punggulan. Kegiatan berupa workshop, praktek langsung untuk seluruh peserta, sangat menarik perhatian dan menggugah keseriusan peserta dalam mengikutinya.
Prediksi Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit di Pulau Sumatera Tahun 2023 dengan Algoritma Bayesian Regulation Elfin Efendi; Surya Fajri; S Safruddin; Azwar Anas Manurung; Lokot Ridwan
Kesatria : Jurnal Penerapan Sistem Informasi (Komputer dan Manajemen) Vol 4, No 2 (2023): Edisi April
Publisher : LPPM STIKOM Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/kesatria.v4i2.182

Abstract

Palm oil production has an essential role in the regional and national economy. Accurate and reliable predictions are fundamental in planning and decision-making in the oil palm plantation sector. This study aims to predict the production of oil palm plantations on the island of Sumatra in 2023 using the Bayesian Regulation algorithm. This method was chosen because it combines historical data and new information and considers the risk factors that affect palm oil production. Historical data on palm oil production on the island of Sumatra were obtained from the Central Bureau of Statistics and analyzed using the Bayesian Regulation algorithm. The oil palm production prediction model is evaluated using accuracy and prediction error metrics. The research results are expected to provide reliable and accurate predictions for palm oil production on the island of Sumatra in 2023. This research produces a reasonably high accuracy rate of 90% (10% margin of error) and a trim MSE level of 0.00388775674 with a target error of 0.009. The research results predict that palm oil production on the island of Sumatra will decrease compared to previous years (2018-2022). This prediction provides more precise insights to stakeholders such as farmers, producers, government, and industry players in production planning, resource management, budget allocation, and effective decision-making. This research also has the potential to contribute to the development of science, especially the development of more sophisticated and efficient prediction methods, both for palm oil production and other plantation sectors, using the Bayesian Regulation method.