Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN ADVERSITY QUOTIENT BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN DISCORDANT PADA PENYALAHGUNA NAPZA SUMATERA BARAT Partini Nur Umayah; Rida Yanna Primanita
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.887 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6878

Abstract

This study aimed to know about the differences on adversity quotient based on dependent personality type on drug abuser in West Sumatra. The type of this research was comparative and involved 254 drug abuser in West Sumatra. The sampling methods made use of technic of purposif sampling.The number of samples in this research were 28 people. Data collection was carried out using the MPTI (Millon Personality Test Inventory) scale and the adversity quotient scale. Analysis of the data used one-way non-parametric anava statistical analysis (kruskal-wallis). Based on of the research results was found that the p= 0.629 (p> 0.05). This shows that there is no difference in adversity quotient in terms of the discordant personality type of drug abuser in West Sumatra.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya juang penyalahguna NAPZA berdasarkan tipe kepribadian discordant di Sumatera Barat. Desain penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan populasi penelitian yaitu 254 penyalahguna NAPZA di Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala MPTI (Millon Personality Test Inventory) dan skala adversity quotient. Analisis dilakukan dengan menggunakan anava  non-parametrik satu jalur (kruskal-wallis). Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai p= 0.629 (p>0.05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan adversity quotient berdasarkan tipe kepribadian discordant pada penyalahguna NAPZA di Sumatera Barat.
PERBEDAAN ADVERSITY QUOTIENT PADA LGBT DENGAN KEPRIBADIAN DEPENDEN DI SUMATERA BARAT Muhammad Roofiq MY; Rida Yanna Primanita
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.891 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6107

Abstract

The aimed of this research to see the adversity quotient differences in each dependent personality types, are dependent active and dependent passive toward LGBT people in West Sumatera, with research design quantitative comparative approach. Data about LGBT people with dependent personality taken from the main research about the profile personality of LGBT in West Sumatera, so that obtained 35 subjects trought total sampling technique. This study use the adversity quotient scale with value ɑ= 0,883. Data processed using statistical technique of t-test one sample kolmogorov-smirnov. Hypothesis test result value p= 0,425 (p>0,05), this mean there is no significant difference in adversity quotient in terms of dependent personality types in LGBT in West Sumatera.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan adversity quotient berdasarkan tipe kepribadian ambivalent pada penyalahguna NAPZA di Sumatera Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif komparatif. Populasi penelitian adalah  penyalahguna NAPZA dengan tipe kepribadian ambivalent pasif, ambivalent aktif, dan ambivalent campuran yang berdomisili di Sumatera Barat berjumlah 100 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel 100 orang. Penelitian ini menggunakan skala adversity quotient, dan skala MPTI (Milon Personality Test Inventory). Teknik analisis data yang digunakan yaitu anova one way. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan adversity quotient berdasarkan tipe kepribadian ambivalen pada penyalahguna NAPZA di Sumatera Barat dengan nilai p = 0,12 (p>0,05). Artinya walaupun terdapat perbedaan tertentu pada tiap tipe kepribadian, namun secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan adversity quotient pada penyalahguna NAPZA di Sumatera Barat. 
HUBUNGAN ANTARA SELF CONTROL DENGAN QUALITY OF LIFE PADA MANTAN PENGGUNA NAPZA DI SUMATERA BARAT Bela Sari Duri; Rida Yanna Primanita
Jurnal Riset Psikologi Vol 2022, No 1 (2022): Periode Wisuda Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.802 KB) | DOI: 10.24036/jrp.v2022i1.12750

Abstract

Abstract: The relationship between self control with quality of life on ex-drug users in West Sumatera. This exploration is a correlational quantitative examination which is one type of examination to decide the connection between factors. This review means to look at the connection between restraint and personal satisfaction in previous medication clients in West Sumatra. Scientists utilized snowball inspecting as an examining procedure, where the quantity of tests was 52 individuals. The information assortment strategy utilizes a discretion scale and a personal satisfaction scale. The information is handled by utilizing the item second connection investigation method. The outcomes show that there is a connection between poise and personal satisfaction in previous medication clients in West Sumatra where the relationship esteem (r) is .562 with p = .000 (p < .05). Abstrak: Hubungan self control dengan quality of life pada mantan pengguna napza di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang merupakan salah satu bentuk penelitian untuk mengetahui hubungan antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self control dengan quality of life pada mantan pengguna napza di Sumatera Barat. Peneliti menggunakan snowball sampling sebagai teknik pengambilan sampel, yang mana jumlah sampel sebanyak 52 orang. Teknik pengambilan data menggunakan skala self control dan skala quality of life. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self control dengan quality of life pada mantan pengguna napza di Sumatera Barat dimana nilai korelasi (r) sebesar .562 dengan nilai p = .000 (p < .05).
Gambaran Intimacy ditinjau dari Gaya Resolusi Konflik Pada Wanita Minang yang Mengalami KDRT Rida Yanna Primanita; Yuninda Tria Ningsih
Psikoislamika: Jurnal Psikologi Islam Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v18i2.13763

Abstract

Abstract: The research aims to determine the description of intimacy based on conflict resolution styles in Minang women who experience domestic violence. The type of this research is comparative quantitative. It analyzes using the Kruskal-Walli’s difference test techniques. The population of this research were married women who experienced domestic violence in West Sumatra, using purposive sampling technique with the characteristics of Minang ethnic women, aged 21- 40 years, married 10 years, had children, lived together. The research instrument used was the Intimacy scale from Stenberg's love triangle theory and a conflict resolution style scale based on the dimensions and indicators stated by Sillars and Zietlow. Based on the result, it was obtained that the value of Sig = 0.013 (Sig 0.05), which means that there is a difference in intimacy based on the conflict resolution style of Minang women who experience domestic violence in West Sumatra.Keywords: Intimacy; conflict resolution style; Minang women; domestic violenceAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran intimacy ditinjau dari gaya resolusi konflik pada wanita yang mengalami KDRT. Penelitian ini berjenis kuantitatif komparatif dan dianalisa menggunakan teknik uji beda Kruskal-Wallis. Populasi penelitian ini yakni wanita menikah yang mengalami KDRT di Sumatera Barat, dengan teknik pengambilan sampel purpusive sampling dengan ciri wanita etnis Minang, berusia 21-40 tahun, usia pernikahan 10 tahun, memiliki anak, tinggal bersama. Instrumen penelitian yang digunakan skala Intimacy dari teori segitiga cinta stenberg dan skala gaya resolusi konflik berdasarkan dimensi dan indikator yang dinyatakan oleh Sillars dan Zietlow. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai Sig =0,013 (Sig0,05), yang berarti terdapat perbedaan intimacy ditinjau dari conflict resolution style pada wanita Minang yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga di Sumatera Barat.Kata kunci: Intimacy, gaya resolusi konflik, wanita Minang, KDRT
PEMAHAMAN PERILAKU PELECEHAN SEKSUAL VERBAL BERDASARKAN SELF-AWARENESS PADA PEREMPUAN DI SUMATERA BARAT Wahyu Aulia Rahman; Rida Yanna Primanita
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i6.2022.1945-1952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi dari self-awareness terhadap perilaku pelecehan seksual verbal yang diterima perempuan di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan 57 perempuan di Sumatera Barat. Dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat kontribusi dari self-awareness terhadap pemahaman perilaku pelecehan seksual verbal yang dialami perempuan di Sumatera Barat.  
Konribusi syukur terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan beretnis Minangkabau di Bukittinggi Zelba Vibra; Rida Yanna Primanita
Jurnal Riset Psikologi Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Riset Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jrp.v2022i2.13190

Abstract

Abstract: Contribution  of gratitude to marital satisfaction in minangkabau ethnic couples in bukittinggi city. This study aims to determine how much gratitude contributes to marital satisfaction in ethnic Minangkabau couples in Bukittinggi city. This study uses quantitative methods with data analysis methods using simple linear regression analysis. The sampling method used in this study is a proportional sampling technique. The population in this study were all married individuals of the Minangkabau ethnic group in Bukittinggi City. This data collection uses a scale questionnaire on gratitude and marital satisfaction. The results showed that there was a positive contribution of gratitude to marital satisfaction in ethnic Minangkabau couples in Bukittinggi city. Furthermore, the findings of this study also show that the contribution of gratitude to marital satisfaction is 44.9% and 55.1% is influenced by other variables. Abstrak: Kontribusi syukur (gratitude) terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang beretnis minangkabau di kota bukittinggi. Penelitian bertujuan Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi syukur dengan kepuasan pernikahan pada pasangan beretnis Minangkabau kota Bukittinggi.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampel proposional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh individu yang telah menikah pada etnis Minangkabau di Kota Bukittinggi. Pengumpulan data ini menggunakan angket skala tentang syukur dan kepuasan pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kontribusi positif syukur terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan beretnis Minangkabau kota Bukittinggi.  Selanjutnya temuan studi ini  juga menunjukkan  bahwa kontribusi syukur terhadap kepuasan pernikahan sebesar 44,9% dan 55,1% dipengaruhi oleh variabel lain.
KECERDASAN SOSIAL PADA REMAJA KPOPERS MINANG DITINJAU DARI PERENTAL BONDING: SOCIAL INTELLEGENCE IN YOUTH KPOPERS IN MINANG ASSESSED FROM PERENTAL BONDING Vira Yuliani; Rida Yanna Primanita
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpj.v7i2.12634

Abstract

Introduction Adolescent age makes adolescent development tasks increase, one of which is involved in social structures. The existence of group formation in adolescents is likely to influence the social attitudes of these adolescent. This study aims to see the differences in the level of adolescent social intellegence in terms of parental bonding (parent-child bonding). Method The subjects of this study were 38 kpopers from the Minang tribe who lived in West Sumatera, with an age range of 12-20 years. The sample was taken by using a purposive random sampling technique, with a Likert-type questionnaire. The data analysis technique used in this research is the one way ANOVA statistical technique.    Results of this study indicate that there are differences in the social intellegence of Minang kpopers adolescents in terms of parental bonding, with a p-value of 0.025 (p <0.05). with 12 subjects in the optional parenting parental bonding type, 6 subjects in the affectionaned control parental bonding category, 13 subjects in the affectionated constrait category, and 7 subjects in the neglected parenting category.      Conclusions and Recommendation There are differences in the social intellegence of Minang Kpopers adolescents in parental bonding. This research that recommendation for research to correlation all type of parental bonding with social intellegence.  Keywords: Parental bondiing, social intelligence, adolescent, Minang, kpopers.                                       ABSTRAK                                                                                                                                                  Pendahuluan Usia remaja membuat tugas-tugas perkembangan remaja semakin bertambah, salah satunya keterlibatan di dalam struktur sosial. Adanya pembentukan kelompok pada remaja berkemungkinan memengaruhi sikap sosial remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat kecerdasan sosial remaja ditinjau dari parental bonding (ikatan orangtua dan anak).                                                                                                                                                      Metode Subjek penelitian ini adalah remaja kpopers dari Suku Minang yang berdomisili di Sumatera Barat berjumlah 38 orang dengan rentang usia 12-20 tahun, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling, dengan kuesioner tipe likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik one way anova. Subjek penelitian ini adalah remaja kpopers dari Suku Minang yang berdomisili di Sumatera Barat berjumlah 38 orang dengan rentang usia 12-20 tahun, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling, dengan kuesioner tipe likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik one way anova.                                        Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kecerdasan sosial remaja Minang kpopers ditinjau dari parental bonding, dengan nilai p 0.025 (p<0.05). dengan 12 subjek pada tipe parental bonding optional parenting, 6 subjek pada kategori parental bonding affectionated control, 13 subjek pada kategori affectionated constrait, dan 7 subjek pada kategori neglected parenting.          Kesimpulan dan Saran Adanya perbedaan tingkat kecerdasan sosial remaja Minang Kpopers berdasarkan parental bonding. Penelitian ini merekomendasikan untuk meneliti hubungan setiap tipe parental bonding dengan kecerdasan sosial.Kata kunci: Parental bonding, kecerdasan sosial, remaja, Minang, kpopers.                                                                         
KECENDERUNGAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI TEMPAT KERJA DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN PADA WANITA MINANG: TYPES OF PERSONALITY AND TENDENCY TO BE VICTIMS OF SEXUAL HARASSMENT IN THE WORKPLACE Rida Yanna Primanita; Suci Rahma Nio; Vira Yuliani
Jurnal Psikologi Jambi Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Psikologi Jambi
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpj.v6i01.15130

Abstract

Introduction Types of personality and tendency to be victims of sexual harassment in the workplace. The purpose of this research is to see the tendency of the victims of sexual harassment towards women workers in terms of personality types in West Sumatra. Method This research is a comparative quantitative type and analyzes using statistical techniques of non-parametric difference test. The population of this research is Minang ethnic women who work in West Sumatra and experience sexual harassment at work, using snowball sampling techniques. The research instrument uses the sexual harassment scale and Myers Brigss Type Inventory. Results Based on the results, the value of Sig = 0.052 (Sig <0.05), it means that there is no significant difference in the level of sexual harassment experienced by Minang ethnic women in the workplace in terms of their personality types. The result also shows that the majority of ethnic Minang women in this research experienced sexual harassment in the workplace in the medium category. Conclusion and Recommendation Based on the results of research and hypothesis, it can be concluded The level of sexual harassment in the workplace experienced by Minang ethnic women is in the medium category, and There is no level of sexual harassment in the workplace experienced by Minang ethnic women based on their personalities. Minang ethnic women are suggested to be more careful in establishing relationships at work, as well as increase their knowledge about forms of sexual harassment and ways to minimize it. The workplace owners are expected to have clear and firm regulations on sexual harassment behavior in the working area. The next reseach is suggested to continue research related to the theme of sexual harassment in Minang ethnic women by using other variables which are assumed to be related to sexual harassment behavior. ABSTRAK Pendahuluan Tipe kepribadian dan kecenderungan menjadi korban pelecehan seksual di tempat kerja pada wanita etnis Minang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecendrungan menjadi korban pelecehan seksual pada wanita bekerja ditinjau dari tipe kepribadian di Sumatera Barat. Metode Penelitian ini berjenis kuantitatif komparatif dan dianalisa menggunakan teknik statistika uji beda non-parametric. Populasi penelitian ini adalah wanita etnis Minang yang bekerja di Sumatera Barat yang mengalami pelecehan seksual di tempat kerja, dengan teknik pengambilan sampel snowball. Instrumen penelitian yang digunakan skala sexual harassement dan Myers Brigss Type Inventory. Hasil Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai Sig =0,052 (Sig<0,05), artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pelecehan seksual yang dialami wanita etnis Minang di tempat kerja ditinjau dari tipe kepribadiannya. Kesimpulan dan Saran Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pelecehan seksual di tempat kerja yang dialami wanita etnis Minang berada pada kategori sedang, dan tidak terdapat tingkat pelecehan seksual di tempat kerja yang dialami wanita etnis Minang berdasarkan tipologi kepribadian yang dimiliki. Bagi wanita etnis Minang disarankan untuk dapat lebih meningkatkan kehati-hatiannya dalam menjalin relasi di tempat kerja, serta meningkatkan wawasan mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual dan cara untuk meminimalisir hal itu terjadi pada diri sendiri. Kata kunci : Pelecehan seksual, wanita bekerja, etnis Minang, tipe kepribadian Myers Briggs
Regulasi Emosi Ditinjau Dari Parental Bonding Pada Remaja Pengguna Napza Usma Yulesa; Rida Yanna Primanita
Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science Vol. 5 No. 2 (2021): December
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.137 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v5i2.380

Abstract

This study aims to see differences in emotional regulation in terms of parental bonding in adolescents using drugs in West Sumatra. Respondents in this study were 40 adolescents using drugs in West Sumatra with an age range of 13-22 years that have high score in parental bonding instrument (PBI). Data collection used the parental bonding instrument (PBI) scale and the emotional regulation scale with the Likert scale model. The data analysis technique used in this research is the one way ANOVA statistical analysis technique. The results showed that there were differences in emotional regulation in terms of parental bonding in adolescents using drugs in West Sumatra with a significance value of 0.007> 0.05. With the empirical mean calculation of 20% in the optimal parenting type, 2.5% in the affectionless control type, 5% of the people in the affectionate constrain type and 72.5% o in the neglected protection type.
Hubungan Determinasi Diri dengan Pengambilan Keputusan Karir pada Siswa SMA di Kota Sawahlunto Hendri Pratama; Rida Yanna Primanita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.806 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan determinasi diri dengan pengambilan keputusan karir pada siswa SMA di kota Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA di kota Sawahlunto. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling, dengan sampel siswa kelas 11 SMA se kota Sawahlunto. Alat pengumpulan data menggunakan skala daterminasi diri dan pengambilan keputusan karir. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil hipotesis penelitian ini nilai menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara determinasi diri dengan pengambilan keputusan karir pada siswa SMA di kota Sawahlunto.
Co-Authors Afrilyana, Afrilyana Aggraini, Nirmala Alfiah Rahmi Putri Alviratulhusna Limupa Ane Putri Desrianti Anggia Afri Yolanda Anna Fara Dina Islami Guci Ariep Ubaidilah Arvan Brillian Bachkti Hamda As Syafiyah, Aufizzahra asfy, Ibnu Asfy, M ibnu Asri Rima Oktavia Aufizzahra As Syafiyah, Aufizzahra Aulia Aulia Aviani, Yolivia Irna Ayuningsih, Helfi Azmi, Mayori Faldisa Bela Sari Duri Citra Zaskia Chairunnisa Deby Amanda Puri Diflatul Amini Dilla Noviana Dina Azhari Fadhlur Rahman, Fadhlur Fadila Lailatul Isttianah Furqan Nursalam Hartati, Niken Hendri Pratama Herwana, Renny Alfianti Hikmatul Wazkia Husnul Khotimah Illahi, Amanda Permata Ilma Yusra Iqbal Kurniawan Irma Juniarti Ivodenia Pradiva Kamil, M Aiqal Kania Jeanrita Khairizal , Nadia Aderiani Koto, Dicky Febrian Koto, Nadia Aderini M, Magdalena Susyanti Madhuri Gemida Putri Mawati, Ibtihaj Mayang Sari, Putri Meissy Afriani Meylinda, Moethia Mudjiran Mudjiran Muhammad Roofiq MY Nirmala Anggraini Nisrina Khairunnisa Novita Dewi Nuraiga Fatmawati Nuzul Khaira Oki Pradana Partini Nur Umayah Permata Julice Putri Pramisya, Rizki Prasetia, Hari Bayu Puput Nofia Rahma Putri Rahmah Putri, Nabilla Radhiya Nikita Dharma Rahma Dilla, Nadia Rahma, Puput Nofia Rahminda Nur Islamy Ermus Reno Julian Syaputra Ria Septia Ningsih Rori Eka Putra Rozi Kurniawan Salma Syakira Sela Windiana Pungki Shindi Frastika Sianturi Silvani Dwi Ilhami Sitorus, Helina Sri Wahyuni Suci Rahma Nio Syafiyah, Aufizzahra As Syafrizal Syafrizal Tiara Eristina Tiya Oktasari Ulia Fitriati Usma Yulesa Usma Yulesa Vinnie Elvionita Vira Yuliani Vira Yuliani Wahyu Aulia Rahman Welin Yolanda Wiriawan, Larasati Yenni Putri Yuli Dwi Marta Yuninda Tria Ningsih Yuningsih, Sari Dewi Rahmah Zakwan Adri Zelba Vibra