Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi RSUD Kota Kendari Lestari, Sindi; Hadju, Lodes; Ridwan, Bai Athur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.217

Abstract

Kepuasan pasien dapat dikatakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit. Berdasarkan laporan data di Instalasi Farmasi RSUD Kota Kendari, terjadi penurnan jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada tiga tahun terakhir. Jumlah kunjungan pasien tahun 2020 sebanyak 47.432, tahun 2021 sebanyak 42.993 dan tahun 2022 sebanyak 37.657 pasien. Kemudian adanya keluhan pasien terkait ketersediaan obat dan waktu tunggu obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 19.185 pasien. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu uji Chi square pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan sedang dimensi kehandalan (p value = 0,005 ≤ 0,05) dan hubungan kuat dimensi ketanggapan (p value = 0,000 ≤ 0,05) terhadap kepuasan pasien. Serta tidak terdapat hubungan antara dimensi bukti fisik (p value = 0,136 > 0,05), dimensi jaminan (p value = 0,051 > 0,05), dan dimensi empati (p value = 0,150 > 0,05) terhadap kepuasan pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dimensi kehandalan dan ketanggapan terhadap kepuasan pasien dan tidak terdapat hubungan antara dimensi bukti fisik, jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien.
Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Saputri, Mega; Rafiuddin, Ari Tjahyadi; Hadju, Lodes
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.808

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti (utama) dan Aedes albopictus. Data kejadian kasus DBD di Puskesmas Punggaluku tahun 2020 yaitu sebanyak 18 kasus dengan jumlah kematian 1 orang, tahun 2022 sebanyak 5 kasus dengan jumlah kematian 1 orang, tahun 2023 sebanyak 30 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain case control study. Populasi penelitian ini adalah semua penderita DBD di Puskesmas Punggaluku pada tahun 2023 sebanyak 30 kasus dengan sampel berjumlah 60 kasus. Sampel kasus 30 responden dan kontrol 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dengan nilai OR berisiko 6,909, pelaksanaan 3M Plus dengan nilai OR berisiko 4,030, dan tempat penampungan air dengan nilai OR berisiko 8,500 terhadap kejadian DBD di Wilayah kerja Puskesmas Punggaluku. Kesimpulan bahwa pengetahuan, pelaksanaan 3M Plus dan tempat penampungan air merupakan faktor risiko kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Punggaluku. Diharapkan kepada Puskesmas Punggaluku untuk meningkatkan penyuluhan DBD dan mengadakan pemantauan serta evaluasi pelaksanaan 3M Plus di Masyarakat.
Determinan Kepuasan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama Iskandar, Cici Najang; Hadju, Lodes; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i1.329

Abstract

Kunjungan pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama mengalami Penurunan. Tahun 2020 pasien kunjungan berjumlah 630, tahun 2021 603 orang dan tahun 2022 sejumlah 281 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan determinan kepuasan pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Di Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 630 responden, besaran sampel dengan teknik penarikan sampel secara accidental sampling yaitu 86 responden. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang antara efektifitas dengan kepuasan pasien (Phi = 0,360), ada hubungan sedang antara efisiensi dengan kepuasan pasien (Phi = 0,447) dan ada hubungan sedang antara ketapatan waktu dengan kepuasan pasien sebesar Phi = 0,360. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan sedang antara efektifitas, efisiensi dan ketapatan waktu dengan kepuasan pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan. Kepada Puskesmas Andoolo Utama, diharapkan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat labih puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan yang dengan sendirinya akan menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit terkhusus kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Nur Anisa; Hadju, Lodes; Abidin, Muh. Sainal
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.340

Abstract

Data yang diperoleh dari Puskesmas Poasia pada tahun 2021 sebesar 12.386 kasus hipertensi dan sebesar 7.441 kasus hipertensi pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 165 orang, dengan jumlah sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel proporsional random sampling, dengan. Analisis data menggunakan uji chi square dan nilai phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai X2hitung (7.085) dengan nilai phi (0,342), pola makan dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai nilai X2hitung (4,249) dengan nilai phi (0,273), kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi diperoleh nilai X2hitung (3,290) dengan nilai phi (0,257). Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dan pola makan ada hubungannya dengan kejadian hipertensi dan kebiasaan merokok dan kebisingan tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah Puskesmas Poasia.
Faktor Determinan Kejadian Hipertensi pada Lanjut Usia di Wilayah Puskesmas Wangi–Wangi Nusrida; Hadju, Lodes; Rafiuddin, Ari Tjahyadi
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.362

Abstract

Pergeseran hidup modern yang mengarah pada pola konsumsi yang tidak sehat, yaitu banyak mengandung garam, konsumsi buah dan sayur yang lebih sedikit, kurangnya melakukan aktivitas fisik yang teratur dan juga faktor stres telah menjadi penyebab masalah kesehatan pada kelompok usia (45-54 tahun) yang terbukti memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuam mengetahui determinan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia (Umur 45-54 Tahun) di wilayah kerja Puskesmas Wangi-Wangi. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode observasional analitik dengan  rancangan cross sectional study, dengan jumlah populasi 61 respoden yang seluruhnya dijadikan sampel. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada  hubungan lemah antara pola makan dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai  X2hitung > X2 Tabel (5,418 > 3,841) dan ρ=0,020 atau ρ<0,05, ada hubungan sedang antara aktifitas fisik dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai X2hitung > X2 Tabel (9,957 > 3,841) dan ρ=0,002 atau ρ<0,05 serta ada hubungan kuat antara stress dengan determinan kejadian hipertensi dengan uji chi square diperoleh nilai X2hitung > X2 Tabel (26,099> 3,841) dan ρ=0,000 atau ρ<0,05 pada kelompok lanjut usia (45-54 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Wangi-Wangi.