Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Relationship Between Principal Academic Supervision and School Culture With Teacher Performance at SDN Kabila District, Bolango Regency Intan Abdul Razak; Besse Marhawati; Warni Tune Sumar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine: 1) the relationship between the principal's academic supervision and the performance of teachers in SD Negeri Kabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, 2) the relationship between school culture and teacher performance in SD Negeri Kabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, 3) the relationship between the principal's academic supervision and school culture together with the performance of teachers in SD Negeri Kabila District, Bone Bolango Regency. The method used is quantitative with correlational techniques. The population in this study amounted to 145 teachers. The sampling technique used was random sampling technique. The sample is 59 respondents. Data collection techniques using a questionnaire. Data analysis techniques 1) test the quality of the instrument using the Pearson validity test , Cronbach alpa reliability ; 2) descriptive analysis; 3) normality and linearity test; 4) regression equation analysis; 5) hypothesis testing with partial and simultaneous tests. The results showed: 1) there was a positive and significant relationship between the principal's academic supervision and the performance of teachers in SD Negeri Kabila District, Bone Bolango Regency; 2) there is a positive and significant relationship between school culture and teacher performance in SD Negeri Kabila District, Bone Bolango Regency; 3) there is a jointly positive and significant relationship between the principal's academic supervision and school culture with teacher performance at SD Negeri Kabila District, Bone Bolango Regency. Keywords:Principal Academic Supervision, School Culture, Teacher Performance 
Strategi Guru dalam Implementasi Pembelajaran Abad 21 Melalui Model Pembelajaran Daring untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Warni Tune Sumar; Nina Lamatenggo; Intan Abd Razak
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 1 No 2 (2020): VOLUME 1 NOMOR 2, DECEMBER 2020
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pembelajaran daring adalah merupakan model pembelajaran yang menggunakan internet sebagai tempat menyalurkan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Bentuk pembelajaran dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dengan waktu yang tidak terikat tanpa melalui tatap muka langsung. Diera perkembangan teknologi pembelajaran daring menggunakan berbagai aplikasi dan fitur yang semakin memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Interaksi siswa dan guru berlangsung kapanpun dan dimanapun. Pembelajaran daring tetap memperhatikan kompetensi yang diajarkan, guru harus menyadari bahwa pembalajaran memiliki sifat yang kompleks melibatkan aspek pedagogis, psikologis dan didaktik secara bersamaan. Strategi guru dalam menghadapi tantangan abad ke 21 dalam dunia pendidikan menuntut kompetensi guru adalah sebagai berikut: (1) kemampuan dalam menggunakan TIK (2) menggunakan media TIK dalam pembelajaran. Media teknologi dapat menunjang pengetahuan siswa dalam belajar (3) penanaman karakter pada siswa untuk menanamkan karakter pada anak/siswa harus dimulai dari guru. Dimana pada abad 21 menuntut setiap guru memiliki keterampilan baik hard skill maupun soft skill yang dapat berkonstribusi dengan masyarakat didunia pendidikan. Kata Kunci: Strategi guru, pembelajaran Abad 21, daring, kompetesi guru Abstract : Online learning is a learning model that uses the internet as a place to channel knowledge to students. This form of learning can be done anytime, anywhere with time that is not done without going through face to face. Diera the development learning technology using various applications and features that make it easier for users to acces a variet of knowledge. The interaction of students and teachers takes place whenever and wherever. Online learning still pays attention to the competencies being taught, the teacher must realize that learning has a complex nature involving pedagogical, psychological and didactic aspects simultaneously. Teacher strategies in facing the challenges of the 21st century in the world of education require teacher competence as follows: (1) ability to use ICT (2) using ICT media in learning. Technological media can support students' knowledge in learning (3) inculcation of character in students to instill character in children / students must begin with the teacher. Where in the 21st century requires every teacher to have both hard skills and soft skills that can contribute to society in the world of education. Keywords: Teacher strategy, 21st Century learning, online, teacher competence Abstrak : Pembelajaran daring adalah merupakan model pembelajaran yang menggunakan internet sebagai tempat menyalurkan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Bentuk pembelajaran dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dengan waktu yang tidak terikat tanpa melalui tatap muka langsung. Diera perkembangan teknologi pembelajaran daring menggunakan berbagai aplikasi dan fitur yang semakin memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai ilmu pengetahuan. Interaksi siswa dan guru berlangsung kapanpun dan dimanapun. Pembelajaran daring tetap memperhatikan kompetensi yang diajarkan, guru harus menyadari bahwa pembalajaran memiliki sifat yang kompleks melibatkan aspek pedagogis, psikologis dan didaktik secara bersamaan. Strategi guru dalam menghadapi tantangan abad ke 21 dalam dunia pendidikan menuntut kompetensi guru adalah sebagai berikut: (1) kemampuan dalam menggunakan TIK (2) menggunakan media TIK dalam pembelajaran. Media teknologi dapat menunjang pengetahuan siswa dalam belajar (3) penanaman karakter pada siswa untuk menanamkan karakter pada anak/siswa harus dimulai dari guru. Dimana pada abad 21 menuntut setiap guru memiliki keterampilan baik hard skill maupun soft skill yang dapat berkonstribusi dengan masyarakat didunia pendidikan. Kata Kunci: Strategi guru, pembelajaran Abad 21, daring, kompetesi guru Abstract : Online learning is a learning model that uses the internet as a place to channel knowledge to students. This form of learning can be done anytime, anywhere with time that is not done without going through face to face. Diera the development learning technology using various applications and features that make it easier for users to acces a variet of knowledge. The interaction of students and teachers takes place whenever and wherever. Online learning still pays attention to the competencies being taught, the teacher must realize that learning has a complex nature involving pedagogical, psychological and didactic aspects simultaneously. Teacher strategies in facing the challenges of the 21st century in the world of education require teacher competence as follows: (1) ability to use ICT (2) using ICT media in learning. Technological media can support students' knowledge in learning (3) inculcation of character in students to instill character in children / students must begin with the teacher. Where in the 21st century requires every teacher to have both hard skills and soft skills that can contribute to society in the world of education. Keywords: Teacher strategy, 21st Century learning, online, teacher competence
Analisis Kemampuan Mengajar Guru Di Sekolah Dasar abai, maimun; Masaong, Abdul Kadim; Tune Sumar, Warni
Student Journal of Educational Management VOLUME 1 NOMOR 1 JUNI 2021
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v1i1.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengajar guru dalam: (1) menganalisis rancangan pembelajaran, (2) menganalisis pelaksanaan pembelajaran, (3) menganalisis evaluasi pembelajaran, dan (4) menganalisis tindaklanjuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif ekplanatori. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 57 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan menggunakan formulasi persentase. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) kemampuan guru dalam menganalisis rancangan pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 90.12% berada pada kriteria sangat baik, 2) kemampuan guru dalam menganalisis pelaksanaan pembelajaran di sekolah dsar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 90.15% berada pada kriteria sangat baik, 3) kemampuan guru dalam menganalisis evaluasi pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 87.88% berada pada kriteria baik, dan 4) kemampuan guru dalam menganalisis tindaklanjut pembelajaran di sekolah dasar se-kecamatan marisa kabupaten pohuwato memiliki skor 89.65% dengan kriteria baik. Untuk itu disarankan: 1) Kepala sekolah untuk lebih meningkatkan lagi kemampuan guru-guru dalam merencanakan, mengimplementasikan, mengevaluasi dan menindaklajuti pembelajaran, 2) Guru untuk dapat menambah wawasan dan kemampuan yang dimiliki terutama kemampuan dalam proses pembelajaran dan juga dalam penyusunan RPP dan lain sebagainya yang menyangkut pembelajaran disekolah.
Hubungan Keterampilan Komunikasi dan Pemberian Reward dengan Motivasi Belajar Siswa Rahman, Armin S.; Ansar, Ansar; Tune Sumar, Warni
Student Journal of Educational Management VOLUME 1 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.714 KB) | DOI: 10.37411/sjem.v1i2.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan keterampilan komunikasi dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. 2) Hubungan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. 3) Hubungan antara keterampilan komunikasi dan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa di SMP se-Kecamatan Telaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keterampilan komunikasi dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 82%. 2) Pemberian reward dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 76%. 3) Keterampilan komunikasi dan pemberian reward dengan motivasi belajar siswa memiliki hubungan yang positif dengan koefisien korelasi 70%. Untuk itu disarankan: 1) Guru, diharapkan untuk lebih meningkatkan keterampilan komunikasi, agar lebih percaya diri saat mengajar. 2) siswa, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, agar bisa mendapatkan prestasi. 3) Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan keterampilan komunikasi, pemberian reward, dan motivasi belajar siswa dengan menambah faktor-faktor lain guna mendapatkan berbagai informasi dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Berbasis Digital Abas, Sofyan; Mas, Sitti Roskina; Sumar, Warni Tune
Student Journal of Educational Management VOLUME 2 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v2i1.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi, (2) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi infomasi, (3) upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi riset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data menggunakan alur (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data melalui (1) Kredibilitas. Kredibilitas dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. (1) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan berbasis digital sebagai fungsi edukasi dengan menyediakan tempat belajar yang menyenangkan, menyediakan komputer dan layanan internet sebagai penunjang penggunan perpustakaan digital sehingga menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dalam mencari referensi. (2) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi informasi dengan menyediakan referensi dan menambah koleksi buku sehingga mempermudah siswa dalam mencari sumber referensi (3) Upaya kepala sekolah dalam memaksimalkan perpustakaan digital sebagai fungsi riset dengan memotivasi sumber daya manusia yang ada di sekolah dengan menjadikan perpustakaan digital sebagai tempat sumber rujukan dalam menyelesaiakan tugas sekolah sehingga mempermudah siswa dalam mengerjakan tugas sekolah dan lebih optimalnya penggunaan perpustakaan sekolah berbasis digital. untuk itu disarankan kepada: (1) kepala sekolah: dengan adanya strategi pemanfaatan perpustakaan berbasis digital kiranya dapat lebih lagi ditingkatkan kompetensinya sehingga bisa memberikan dampak positif bagi guru dan siswa serta mengembangkan sumber keuangan sekolah dalam menyediakan sarana prasarana kebutuhan perpustakaan untuk di kembangkan lebih lanjut dengan menambahkan inovasi yang lebih menarik lagi. (2) Guru: guru diharapkan menggunakan metode pembelajaran di dalam perpustakaan sehingga siswa dapat terbiasa dan mudah menggunakan perpustakaan berbasis digital (3) siswa: hendaknya terus mengasah, menumbuhkan minat baca dan mengembangkan ilmu pengetahuan selama tersedianya perpustakaan berbasis digital di sekolah yang sumber ilmunya dapat ditemukan dengan secara cepat.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Pada Perkuliahan Opoh, Sukmawati Ningsih; Haris, Ikhfan; Tune Sumar, Warni
Student Journal of Educational Management VOLUME 1 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.324 KB) | DOI: 10.37411/sjem.v1i2.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran ketersediaan media pembelajaran digital diperkuliahan, (2) gambaran tingkat pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan, (3) gambaran aktivitas pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan, dan (4) untuk mengetahui gambaran ketersediaan sarana dan prasarana dalam mendukung pemanfaatan media pembelajaran digital diperkuliahan Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas ilmu pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif explanatory. Teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan terhadap data yang terkumpul adalah analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ketersediaan media pembelajaran digital dengan presentase 77.74% termasuk dalam kategori kurang efektif, (2) tingkat pemanfaatan media digital dengan presentase 76.82% termasuk dalam kategori kurang efektif, (3) efektifitas pemanfaatan media digital dengan presentase 78.99% termasuk dalam kategori kurang efektif, dan (4) ketersediaan sarana dan prasarana mendukung media digital di Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo dengan presentase 73.45% termasuk dalam kategori kurang efektif. Untuk itu disarankan: (1) Untuk Jurusan diharapkan lebih meningkatkan fasilitas ketersediaan media digital pendukung yang akan digunakan oleh setiap dosen. (2) Untuk dosen diharapkan lebih menguasai dan meningkatkan kompetensi dalam penggunaan media digital dalam berbagai aplikasi sehingga mahasiswa dapat mudah memahami maksud dari pembelajaran yang telah di sampaikan. (3) Untuk mahasiswa diharapkan lebih menguasai dalam menggunakan berbagai aplikasi untuk memudahkan informasi pengetahuan sehingga mampu belajar mandiri dan dapat mengakses berbagai pengetahuan. Dan (4) Untuk peneliti dapat menambah wawasan dalam penggunaan berbagai media digital dalam mengakses berbagai informasi pengetahuan.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget Terhadap Prestasi Belajar Siswa Lamanila, Sistavin; Djafri, Novianty; Abdul Razak, Intan; Sumar, Warni Tune
Student Journal of Educational Management VOLUME 2 NOMOR 2 DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v2i2.1634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) untuk mengetahui intensitas penggunaan gadget di sSMPN se- Kecamatan Popayato Barat, (2) untuk mengetahui prestasi belajar siswa di SMPN se-Kecamatan Popayato Barat, (3) untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap prestasi belajar siswa di SMPN se-Kecamatan Popayato Barat. Teknik analisis data (1) Uji kualitas instrument menggunakan uji validitas pearson, reliabilitas cronbach alpa, (2) analisis deskriptif, (3) Uji asumsi klasik dengan uji normalitas, uji, uji homogenitas, uji linieritas, (3) uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) intensitas penggunaan gadget di SMPN se-Kecamatan Popayato Barat cukup tinggi, (2) prestasi belajar di SMPN se-Kecamatan Popayato Barat tinggi, (3) terdapat pengaruh intensitas penggunaan gadged terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini didasarkan pada hasil uji hipotesis serta. Hasil uji hipotesis menggunakan Microsoft Excel 2013 diperoleh nilai signifikansinya atau p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari alpa 0,05 atau 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan dengan dengan dengan selang kepercayaan 95% ada pengaruh intensitas penggunaan gadged terhadap prestasi belajar siswa. Pada uji Determinasi diperoleh koefisien determinasi atau Adjusted R2 adalah 0,11 hal ini berarti intensitas penggunaan gadged terhadap prestasi belajar berpengaruh sebesar 11% sedangkan sisanya (1-0,11) 89% dispengaruhi oleh factor lain misalnya motivasi belajar atau peran orang tua. Untuk itu disarankan : (1) bagi sekolah, di harapkan kepada sekolah agar dapat membuat kebijakan dan program kerja berkaitan dengan teknologi informasi dan sebagai sumbang pemikiran dan informasi yang dapat dijadikan bahwa pertimbangan untuk mengoptimalkan prestasi belajar siswa sehingga dapat menciptakan lulusan- lulusan yang terbaik, (2) bagi guru, penulis berharap agar hasil penelitian ini bermanfaat bagi guru terutama dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyikapi perkembangan gadget dengan lebih baik dan bijak dengan mendorong siswa menggunaan gadget kearah yang lebih positif, (3) bagi peneliti, diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat mengembangan penelitian tentang pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap prestasi belajar menggunakan metode lain.
Studi Komparatif Kreativitas Mahasiswa Penerima Beasiswa Putryani Pahrun, Gutsfany Takmi; Ansar, Ansar; Sumar, Warni Tune
Student Journal of Educational Management VOLUME 3 NOMOR 2 DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v3i2.1718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kreativitas mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi/KIP-K, (2) kreativitas mahasiswa penerima beasiswa PPA, (3) kreativitas mahasiswa penerima beasiswa Van Deventer, (4) perbedaan kreativitas mahassiwa penerima beasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian kompratif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk responden mahasiswa penerima beasiswa. Teknik analisis data menggunakan metode One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kreativitas mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi/KIP-K berada pada kategori tinggi dengan persentase yaitu 82,90%, (2) kreativitas mahasiswa penerima Beasiswa PPA berada pada kategori tinggi dengan persentase yaitu 83,98%, (3) kreativitas mahasiswa penerima Beasiswa Van Deventer berada pada kategori cukup dengan persentase 77,68%, dan (4) hasil uji analisis menggunakan metode one way anova tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kreativitas mahasiswa penerima beasiswa.
Komparasi Kinerja Kepala Sekolah Perempuan dan Laki-Laki Dalam Meningkatkan Budaya Mutu Ladjo, Nurhamsina; Arwildayanto, Arwildayanto; Sumar, Warni Tune
Student Journal of Educational Management VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2023
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v3i1.2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kinerja kepala sekolah perempuan dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo; (2) kinerja kepala sekolah laki-laki dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo, (3) perbedaan kinerja kepala sekolah perempuan dan laki laki dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kinerja kepala sekolah perempuan dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo berada pada kategori sangat baik; (2) kinerja kepala sekolah laki-laki dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo berada pada kategori sangat baik; (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja kepala sekolah perempuan dan kepala sekolah laki-laki dalam meningkatkan budaya mutu di SDN Se-Kota Gorontalo; (4) Perbandingan skor kinerja kepala sekolah perempuan dan laki-laki menunjukkan kepala sekolah perempuan unggul di bidang supervisi pembelajaran, penguatan budaya mutu dan kewirausahaan. Sedangkan kepala sekolah laki-laki unggul di bidang manajerial. Adapun saran dalam penelitian ini: (1) bagi kepala sekolah, selaku pimpinan sekolah untuk senantiasa dapat mengikuti program-program pengembangan kompetensi secara berkesinambungan, sehingga kepala sekolah baik perempuan maupun laki-laki dapat meningkatkan kinerjanya khusnya dalam bidang manajerial, supervisi pembelajaran, kewirausahaan dan sosial guna meningkatkan budaya mutu sekolah yang unggul dan kompetitif di era global; (2) bagi lembaga pendidikan, diharapkan semua unsur komponen pendidikan untuk memiliki komitmen tinggi dengan bahu membahu, bersinergi bersama dalam membangun budaya mutu sekolah yang efektif guna dihasikan pendidikan yang berorientasi pada mutu dengan secara terus menerus dan berkesinambungan sebagai bentuk usaha nyata dalam membagun SDM-SDM yang berkualitas. Kata kunci : Kinerja, kepala sekolah, budaya mutu.
Hubungan Komunikasi Interpersonal dan Keaktifan Berorganisasi dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Hikaya, Herawati; Ansar, Ansar; Sumar, Warni Tune
Student Journal of Educational Management VOLUME 4 NOMOR 1 JUNI 2024
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v4i1.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan (1) komunikasi interpersonal dengan prestasi akademik, (2) keaktifan berorganisasi dengan prestasi akademik, serta (3) komunikasi interpersonal dan keaktifan berorganisasi dengan prestasi akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dengan total sampling sejumlah 67 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis menggunakan analisis korelasional dengan pengujian prasyarat yang telah terpenuhi. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal dengan prestasi akademik, (2) terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dengan prestasi akademik, serta (3) terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan keaktifan berorganisasi dengan prestasi akademik mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo.