Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Kompetensi Pedagogik dengan Kinerja Guru di SMK Negeri 2 Pariaman Isra, Nasyrahadi; Nellitawati, Nellitawati; Jasrial, Jasrial; Afriansyah, Hade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi yang meninjau 3 aspek yaitu: (1) kinerja guru di SMK Negeri 2 Pariaman; (2) kompetensi pedagogik; dan (3) hubungan kompetensi pedagogik dengan kinerja guru. Terdapat hubungan antara kompetensi pedagogik dengan kinerja guru , sesuai hipotesis penelitian. Penelitian ini menguji hubungan antara kompetensi pedagogik dengan kinerja guru di SMK Negeri 2 Pariaman menggunakan metodologi penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah 91 orang guru yang bekerja di SMK Negeri 2 Pariaman. Melalui penggunaan teknik proporsional stratified random sampling, diketahui sampel penelitian berjumlah 64 orang guru. Temuan analisis data menunjukkan bahwa kinerja guru SMK Negeri Hasil analisis data menunjukkan bahwa kinerja guru di SMK Negeri 2 Pariaman berada pada kategori tinggi yaitu 84,74%. Kompetensi Pedagogik di SMK Negeri 2 Pariaman berada pada kategori baik yaitu 84,99 %.Terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi dengan kinerja guru di SMK Negeri 2 Pariaman pada taraf signifikansi 5% dengan koefisien korelasi yaitu 0,244 dan uji keberartian korelasi 4,024.
Administrasi Sekolah di SD Negeri 27 Anak Air, Lubuk Buaya, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat Nadia Putri Nasution; Rusdinal; Hade Afriansyah
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the implementation of the Lewin Model in organizational development from the perspective of administrative staff at SD Negeri 27 Anak Air, Lubuk Buaya, Koto Tangah District, Padang City, West Sumatra. The Lewin Model, consisting of three stages unfreezing, moving (changing), and refreezing is a classic framework that remains relevant for managing planned change in educational institutions. This qualitative descriptive study employed in-depth interview methods and field observations with administrative staff at the school. The results indicate that SDN 27 Anak Air applies the Lewin Model particularly in managing major changes such as curriculum transitions, while routine organizational development activities tend to follow the Action Research Model. Implementation of the Lewin Model shows varying effectiveness across the three stages: unfreezing involves coordination meetings and socialization from the education office; moving is characterized by dynamic adaptation among teachers with varying support needs; and refreezing is achieved after approximately one year when the new curriculum becomes established practice and drives teacher innovation. This research concludes that the Lewin Model is effectively applied for managing major transformations, though its implementation requires strong leadership commitment, adequate training, continuous support systems, and active participation from all school members to ensure successful and sustainable organizational change
Edukasi Literasi Digital dengan Pendekatan Diet Media Sosial untuk Ibu-Ibu Majelis Taklim di Lubuk Minturun Kota Padang Al Hafizh, Muhd.; Afriansyah, Hade; Engraini, Yunita
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i1.130794

Abstract

Diet adalah konsep yang familiar di kalangan ibu-ibu, dengan berbagai jenis diet seperti Atkins, keto, dan vegan untuk menjaga kesehatan dan penampilan tubuh. Namun, belum ada "diet" media sosial, meskipun rata-rata ibu di Indonesia menghabiskan 3-4 jam sehari di media sosial, yang berpotensi menyebabkan obesitas digital. Obesitas digital dapat menumpuk informasi, mengganggu fokus, dan menurunkan produktivitas. Program PKM tentang edukasi literasi digital untuk ibu-ibu majelis taklim menjadi sangat penting karena ibu-ibu adalah pilar utama dalam mendidik generasi. Di era digital, pendidikan generasi milenial menghadapi tantangan baru. Jika ibu-ibu tidak dapat mengatasi masalah teknologi dan informasi, akan terjadi gap generasi antara orangtua dan anak dalam hal teknologi dan pengetahuan. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) Membantu ibu-ibu terbebas dari obesitas digital, menciptakan kenyamanan dan ketentraman dalam kehidupan mereka. 2) Meningkatkan soft skills literasi digital terkait kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan perilaku digital, pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan. Luaran yang diharapkan adalah artikel ilmiah, artikel media massa, video kegiatan, dan keterampilan pemanfaatan media sosial yang lebih baik bagi ibu-ibu