Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sikap dan Preferensi Nasabah dalam Memperoleh Pembiayaan di Koperasi Syariah Alfa Mar'atus Sholihah Ridwan, Mohammad; Haida, Nur; Sumarno, Sumarno; Afriantari, Vidya Lintang; Pratama, Gama
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol. 4 No. 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/ecobankers.v4i1.1146

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prilaku nasabah pada koperasi syariah alfa mar’atus sholihah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pengambilan responden pada penelitian ini menggunakan teknik insidental sampling yang menghasilkan 16 responden yang dirasa cocok dengan sumber records. Statistics diperoleh melalui wawancara kepada informan guna memperoleh informasi terkait dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, nasabah Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah dalam melakukan pembiayaannya, nasabah melalui kelima proses pengambilan keputusan. Yaitu pengenalan masalah, mencari informasi, mengevaluasi alternatif, pengambilan keputusan, dan perilaku pasca pengambilan keputusan. Dan tahap terakhir dalam proses pengambilan keputusan tersebut yakni perilaku pasca pengambilan keputusan, hasil penelitian menyatakan bahwa nasabah cenderung untuk melakukan pembiayaan ulang pada Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah. Faktor yang paling berpengaruh pada nasabah dalam melakukan pembiayaan yaitu ; 1) Sosial 2) Produk three) Harga four) Kualitas pelayanan five) Motivasi 6) Sikap dan keyakinan. Sedangkan faktor promosi dan tempat tidak berpengaruh terhadap nasabah dalam melakukan pembiyaan pada Koperasi Syariah Alfa Mar’atus Sholihah.
Penetapan Margin Dan Nisbah Bagi Hasil Pada Pembiayaan Mudharabah Pratama, Gama; Inayah, Inayah; Haida, Nur
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol. 4 No. 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/ecobankers.v4i1.1147

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi bahwa koperasi syariah menjanjikan suatu sistem operasional yang lebih adil dalam penetapan margin. Khususnya yang ada pada sistem profit loss sharing (bagi hasil) seperti mudharabah. Namun dalam perjalanannya, produk pembiayaan dengan mudharabah ini masih termarginalkan (tersisihkan) dan yang muncul ke permukaan adalah produk simpan minjam seperti murabahah. Yang tentunya masih dikhawatirkan publik sebagai upaya yang belum maksimal dijalankan. Adapun rumusan masalah yang diangkat yakni proses penetapan margin, metode perhitungan margin keuntungan dan nisbah, dan juga faktor apa saja yang menjadi pertimbangan dalam penetapan margin pembiayaan murabahah dan mudharabah dan yang lebih diminati dari pembiayaan murabahah atau mudharabah dilihat dari keunggulan dan kelemahannya di KSPPS BMT NU Artha Berkah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penentuan margin, perhitungan rasio bagi hasil (Profit sharing ratio), metode perhitungan margin murabahah, dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pertimbangan oleh KSPPS BMT NU Artha Berkah dalam menentukan keuntungan dari margin Murabahah dan keuntungan dari rasio bagi hasil Hasil penelitian ini menemukan bahwa metode perhitungan margin murabahah menggunakan metode flat sedangkan perhitungan rasio bagi hasil (Profit Sharing Ratio) menggunakan metode pendapatan. Dan faktor-faktor yang menentukan margin dan rasio bagi hasil adalah proses pembiayaan, jumlah nominal (plafond), jangka waktu, persentase margin murabahah, metode rincian angsuran penetapan margin pembiayaan.
Implementasi Sustainable Development Goals (SDGS) Di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam Usman, Usman; Wartoyo, Wartoyo; Haida, Nur; Wahyuningsih, Nining
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v12i1.12446

Abstract

Indonesia berkomitmen untuk menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari upaya pembangunan ekonomi berkelanjutan yang juga merupakan bagian dari komitmen global. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana keberhasilan pemerintah dalam menerapkan program SDGs, dengan focus pada tujuan-tujuan terkait kesejahteraan. Selain itu, penulis juga akan mengeksplorasi relevansi penerapan SDGs di Indonesia dari perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah Sistematic Literature Review, yang merupakan pendekatan sistematis dan terstruktur untuk menilai, menganalisis, dan menyintesis literatur yang relevan dengan topik penelitian.  Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek regulasi SDGs di Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dan relevansi dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Namun, dalam praktiknya, terdapat berbagai kekurangan dan ketidaksesuaian antara isu kesejahteraan dan tujuan SDGs, terutama dari perspektif ekonomi Islam. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kesenjangan sosial di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan yang signifikan dalam pelaksanaan program SDGs untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata dan adil. Indonesia is committed to the success of the Sustainable Development Goals (SDGs) as part of the sustainable economic development efforts that are also part of global commitments. This paper aims to analyze the extent of the government's success in implementing the SDGs program, focusing on goals related to welfare. In addition, the author will also explore the relevance of implementing the SDGs in Indonesia from an Islamic economic perspective. The research method used is Systematic Literature Review, which is a systematic and structured approach to assess, analyze, and synthesize the literature relevant to the research topic.  The results of the study show that the regulatory aspects of SDGs in Indonesia have shown significant progress and relevance to the principles of Islamic economics. However, in practice, there are various shortcomings and mismatches between welfare issues and the goals of the SDGs, especially from an Islamic economic perspective. This has contributed to the increase in social inequality in Indonesia in the last ten years. These findings indicate the need for significant improvements in the implementation of the SDGs program to achieve more equitable and just welfare.
Implementasi Sustainable Development Goals (SDGS) Di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam Usman, Usman; Wartoyo, Wartoyo; Haida, Nur; Wahyuningsih, Nining
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v12i1.12446

Abstract

Indonesia berkomitmen untuk menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari upaya pembangunan ekonomi berkelanjutan yang juga merupakan bagian dari komitmen global. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana keberhasilan pemerintah dalam menerapkan program SDGs, dengan focus pada tujuan-tujuan terkait kesejahteraan. Selain itu, penulis juga akan mengeksplorasi relevansi penerapan SDGs di Indonesia dari perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah Sistematic Literature Review, yang merupakan pendekatan sistematis dan terstruktur untuk menilai, menganalisis, dan menyintesis literatur yang relevan dengan topik penelitian.  Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek regulasi SDGs di Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dan relevansi dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Namun, dalam praktiknya, terdapat berbagai kekurangan dan ketidaksesuaian antara isu kesejahteraan dan tujuan SDGs, terutama dari perspektif ekonomi Islam. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kesenjangan sosial di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan yang signifikan dalam pelaksanaan program SDGs untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata dan adil. Indonesia is committed to the success of the Sustainable Development Goals (SDGs) as part of the sustainable economic development efforts that are also part of global commitments. This paper aims to analyze the extent of the government's success in implementing the SDGs program, focusing on goals related to welfare. In addition, the author will also explore the relevance of implementing the SDGs in Indonesia from an Islamic economic perspective. The research method used is Systematic Literature Review, which is a systematic and structured approach to assess, analyze, and synthesize the literature relevant to the research topic.  The results of the study show that the regulatory aspects of SDGs in Indonesia have shown significant progress and relevance to the principles of Islamic economics. However, in practice, there are various shortcomings and mismatches between welfare issues and the goals of the SDGs, especially from an Islamic economic perspective. This has contributed to the increase in social inequality in Indonesia in the last ten years. These findings indicate the need for significant improvements in the implementation of the SDGs program to achieve more equitable and just welfare.
Sharia Marketing Model pada Bisnis Laundry Syariah (Case Study pada Zada Laundry Syariah Sumber Cirebon) Wartoyo Wartoyo; Nur Haida; Solikhul Mujab; Muhammad Khairul Umam
JURNAL PROFIT Vol 6, No 1 (2022): Economic Tecnology
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v6i1.3376

Abstract

Perkembangan Bisnis Laundry di zaman sekarang semakin pesat karena permintaan dan kebutuhan jasa laundry sangat dibutuhkan dari berbagai kalangan diantaranya masyarakat yang sibuk dengan pekerjaannya karena tak ada waktu untuk melakukan kegiatan mencuci pakaian sendiri, kalangan mahasiswa, masyarakat perumahan dan yang lainnya. Maka dari itu peneliti mengambil penelitian di tempat Zada Laundry syariah sebagai penelitian karena ingin mengetahui lebih dalam tentang model pemasaran syariah di Zada Laundry syariah apakah sudah sesuai dengan konsep-konsep bisnis syariah. Karena bisnis dan usaha sekarang masih banyak yang syariah tetapi belum menerapkan konsep syariah dan berkarakteristik syariah sesuai dengan aturannya dan ajaran islam sebagai dasar dan pedoman pada bisnis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana model pemasaran syariah pada usaha bisnis laundry di zada laundry syariah, untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran syariah pada usaha bisnis laundry di zada laundry syariah dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi kendala dalam pemasaran syariah pada usaha bisnis laundry di zada laundry syariah. Pendekatan penelitian kualitatif dalam penelitian ini untuk mengungkapkan data yang ada di lapangan dan menghubungkan sebab akibat terhadap suatu yang terjadi pada saat penelitian, dengan tujuan memperoleh gambaran realita model pemasaran syariah pada usaha bisnis laundry. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan syariah, seperti keterjaminan kesucian, memberikan diskon untuk pencucian alat ibadah dan masjid, pelayanan yang ramah, pelayanan yang tepat waktu dan memuaskan dapat menarik minat dari konsumen.
Mengukur Fungsi Sosial dalam Perkembangan Produk Qardhul Hasan Pada Perbankan Syariah di Indonesia Nur Haida
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.207

Abstract

Abstrak             Bank syariah sebagai lembaga intermediasi berperan menghimpun dana dari masyarakat yang mengalami surplus dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang mengalami defisit dana. Selain berperan sebagai lembaga intermediasi, bank syariah dapat mengoptimalkannya dalam berbagai aspek. Salah-satu aspek tersebut adalah di bidang sosial yang merupakan keistimewaan bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional. Pengoptimalan fungsi bank syariah sebagai lembaga intermediasi dalam bidang sosial salah-satunya yaitu dengan penyaluran dalam aplikasi produk pembiayaan dengan akad qard yaitu pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan kewajiban pihak peminjam mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu, peminjaman ini disalurkan kepada kaum dhu’afa dari segi ekonomi. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif didapatkan gambaran bahwa terdapat perbedaan antara Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dalam menyalurkan dana pada produk pembiayaan dengan akad qard pada tahun 2005 sampai dengan bulan Juni tahun 2015. Pada tahun 2005 Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah menunjukkan tren peningkatan hingga tahun 2011. Namun setelah mencapai titik klimaks peningkatan volume pembiayaan qardhul hasan  pada tahun 2011 kemudian pada periode-periode berikutnya mengalami penurunan hingga bulan Juni 2015. Berbeda halnya dengan BUS dan UUS, BPRS menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2005 sampai dengan bulan Juni 2015 dan belum mengalami penurunan sama sekali. Kata Kunci: Qardhul Hasan, Fungsi Sosial, Bank Umum Syariah, dan BPRS.  Abstract               Islamic bank acts as an intermediary institution collecting funds from people who have a surplus of funds and channel them back to the community that had a deficit of funds. In addition to acting as an intermediary, Islamic banks can optimize it in many aspects. One of the aspects are in the social field which is a feature of Islamic banks compared with conventional banks. Optimization function Islamic bank as an intermediary in the social field one only, namely the distribution in product applications financing agreement qardhul hasan lending and borrowing funds without compensation to the obligations of the borrower returns the loan principal in a lump sum or in installments within a certain period, lending is channeled to the dhu'afa economic terms. By using descriptive analysis it was shown that there is a difference between Islamic Banks and Sharia Business Unit with the People's Bank of Islamic Financing in disbursing the funds on financing products with qard contract in 2005 until June 2015. In 2005 the Islamic Banks and Units Sharia showed an increasing trend until 2011. However, after reaching a climax qard financing volume increase in 2011 and then in later periods decreased until June 2015. By contrast, the BUS and UUS, SRB showed an increasing trend from 2005 to in June 2015 and has not decreased at all.Keywords: Qardhul Hasan, Social Function, Islamic Banks, and BPRS.
Pengaruh Pelayanan dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Anggota Pembiayaan di BMT Al-Falah Sumber Cirebon Nur Haida; NFN Kurnia
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i2.2238

Abstract

AbstrakKualitas produk, pelayanan, dan profitabilitas perusahaan adalah tiga hal yang terkait erat. Semakin tinggi kualitas, semakin tinggi kepuasan pelanggan yang dihasilkan, yang mendukung harga yang lebih tinggi dan sering kali biaya yang lebih rendah. Studi telah memperlihatkan korelasi yang tinggi antara kualitas produk atau jasa dengan profitabilitas perusahaan. Kondisi persaingan bisnis, kemajuan teknologi, perkembangan ekonomi, dan sejarah masyarakat mendorong terjadinya pengembangan kualitas pelayanan (service quality) yang menekankan pada pentingnya pemenuhan harapan dan kebutuhan nasabah. Terus maningkatnya jumlah anggota BMT Al-Falah Sumber Cirebon, terdapat juga anggota yang tidak loyal walaupun pelayanan yang diberikan BMT Al-Falah Sumber Cirebon itu cukup bagus dan mereka para anggota merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sistem pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Alfalah Sumber Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data kuisioner, dengan analisis regresi berganda yang menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini menunnjukkan bahwa variabel sistem pelayanan berpengaruh positif sebesar 0,081 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,021. Probabilitas (sig) sistem pelayanan sebesar 0,021 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa sistem pelayanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Sedangkan variabel kepuasan berpengaruh positif sebesar 0,240 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,010 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa kepuasan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Dan hasil uji Pengaruh sistem pelayanan dan kepuasan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon sebesar 14,565. Bahwa diperoleh nilai Fhitung sebesar 14,565 dan nilai sig. 0,000. Kemudian perbandingan antara Ftabel  dengan Fhitung dengan menggunakan batas signifikan 0,05 dan Ftabel 2,32. Dapat dilihat bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 14,565  > 2,32 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.Kata Kunci, Kepuasan Nasabah, Kualitas Pelayanan, Loyalitas Anggota  Abstract               The quality of the product, service, and profitability of the company are three things that are closely related. The higher the quality, the higher the resulting customer satisfaction, which supports higher prices and often lower costs. Studies have shown a high correlation between product or service quality with firm profitability. The condition of business competition, technological progress, economic development, and community history encourage the development of service quality which emphasizes the importance of fulfilling the expectations and needs of the customers. The increasing number of members of BMT Al-Falah Sumber Cirebon, there are also members who are not loyal although the services provided by BMT Al-Falah Source Cirebon is pretty good and they are satisfied with the service provided. This study aims to find out how big the service system and customer satisfaction of loyalty of financing members in BMT Alfalah Sumber Cirebon. This research is a quantitative research, using questionnaire data collection method, with multiple regression analysis that tested the research hypothesis. Based on the results of data analysis in this study menunnjukkan that service system variables have a positive effect of 0.081 but from the test results t probability (sig) does not have a significant effect on loyalty of members of 0.021. The probability (sig) of service system is 0.021> 0.05 thus Ho is rejected. It is interpreted that the service system has no significant effect on loyalty of finance member in BMT Al-falah Sumber Cirebon. While the satisfaction variable has a positive effect of 0.240 but from the test result t the probability (sig) does not have a significant effect on the loyalty of members of 0.010> 0.05 thus Ho is rejected. It is interpreted that satisfaction has no significant effect on loyalty of finance member in BMT Al-falah Sumber Cirebon. And test result Influence of service system and satisfaction to loyalty member of financing in BMT Al-falah Source Cirebon equal to 14,565. That obtained Fcount value of 14,565 and sig value. 0,000. Then the comparison between Ftable with Fhitung by using the significant limit of 0.05 and Ftabel 2.32. It can be seen that Fcount> Ftable is 14,565> 2,32 thus Ha is received and H0 is rejected. Keywords: Customer Satisfaction, Service Quality, Member LoyaltyÂ