Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pembuatan dan Pengujian Alat Uji Sistim Perpipaan Skala Laboratorium Fathoni, Ahmad; Subekti, Purwo; Hakim, Legisnal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1280

Abstract

Perhitungan dilakukan pada sistem perpipaan yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa parallel. Dari pembuatan dan pengujian yang dilakukan penurunan tekanan yang terjadi cenderung mengalami peningkatan bila panjang pipa yang digunakan besar dan jumlah komponen perpipaan yang digunakan semakin banyak. Dengan adanya perhitungan yang matang dari segi bahan pipa dan komponen perpipaan yang digunakan serta perhitungan yang tepat maka akan diperoleh hasil pembuatan yang baik. Proses pembuatan alat uji di bagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama fokus kepada pembuatan meja kerja, dan bagian yang ke dua fokus kepada pembuatan rangkaian sistem perpipaan. Dimana setelah proses ini semua selesai barulah kita posisikan bak penampung airnya sesuai dengan posisi yang telah di tentukan sehingga dapat kita isi dengan fluida cair sesuai dengan  ukuranya, setelah itu baru kita lakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang di lakukan diperoleh bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada pipa lurus dan memiliki sedikit komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan lebih kecil dibandingkan dengan sistem perpipaan yang memiliki belokan dan banyak komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan baik yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa paralel. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa penggunaan pipa yang lurus atau sedikit belokan dan sedikit pemasangan komponen perpipaan lebih baik dan efektif
Proses Perbaikan Cooler Fan 5W1K14 Dengan Mendekteksi Kerusakan Berdasarkan Analysis Vibration sunaryo, sunaryo; Andra, Daffi; Hakim, Legisnal; Surono, Bambang
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4497

Abstract

Perawatan mesin industri memiliki peran penting dalam menjamin kontinuitas dan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan pada unit Cooler Fan 5W1K14 milik PT Semen Padang melalui pendekatan predictive maintenance berbasis analisis vibrasi. Cooler fan merupakan komponen krusial dalam sistem pendinginan klinker, sehingga kegagalannya dapat mengganggu keseluruhan proses produksi. Pengambilan data dilakukan menggunakan alat VibXpert dan dianalisis dengan perangkat lunak Omnitrend. Hasil pengukuran vibrasi awal menunjukkan nilai amplitudo yang melebihi ambang batas standar ISO 10816, khususnya pada titik B2 arah horizontal dengan nilai 8,94 mm/s, yang menandakan adanya kelonggaran mekanis (mechanical looseness). Spektrum vibrasi mengonfirmasi adanya harmonik yang menjadi indikator utama kerusakan pada bearing. Setelah dilakukan penggantian bearing tipe SKF 22216 EK/C3 dan housing bearing, serta pelumasan dan pengukuran ulang, nilai vibrasi menurun secara signifikan ke zona aman, dengan nilai tertinggi 3,82 mm/s. Hasil ini menunjukkan bahwa metode analisis vibrasi efektif dalam mendeteksi dan menanggulangi kerusakan pada mesin berputar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi industri dalam mengoptimalkan strategi pemeliharaan mesin secara prediktif untuk meminimalkan downtime dan biaya operasional.