Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pelayanan Guna Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Dalam Melakukan Perawatan Kendaraan di AUTO2000 Pramuka Memakai Metode Service Quality Rahmad Satriya Wijaya; Meri Prasetyawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auto2000 yaitu jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan, dan penyedia suku cadang Toyota terbesar di Indonesia dan Auto2000 Pramuka yaitu salah satu cabang terbesar dari Auto2000 yang berada di Jakarta Timur tepatnya di Jalan Pramuka No 146 Matraman. Penelitian dilakukan pada bulan Mei - Oktober 2020 yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan yang diberikan dari Auto2000 Pramuka kepada pelanggan sehingga didapat metode untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan untuk penelitian yaitu Servqual, dan 5W+1H. Dalam penelitian ini dapat diukur gap yaitu kesenjangan antara jasa yang dialami dan jasa yang diharapkan dari pelanggan. Metode ini memakai kuesioner dengan 23 pertanyaan (atribut) yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan. Hasil dari perhitungan gap didapatkan nilai gap tertinggi sebesar -1.37 yang kemudian dilakukan analisa perbaikan pelayanan untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan yaitu dengan memberikan pelatihan kepada bengkel dan manpower untuk dapat menganalisis masalah dengan tepat dan dapat berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan, melakukan pengecekan harga dan jumlah sparepart secara berkala hingga membuat sekat pada tempat penyimpanan tools agar tertata rapih. Setelah dilakukannya implementasi tersebut didapatkan penurunan penilaian terhadap weak factor yang didalamnya berupa fasilitas bengkel, pelayanan petugas bengkel hingga lama waktu perawatan berkala sebesar 16% - 20%. Hal ini menunjukan bahwa pelayanan mendekati ideal dan pelanggan puas terhadap kualitas pelayanan jasa di Auto2000 Pramuka.
Peningkatan Kapasitas Produksi pada Line Assembling Baterai D-200 Dengan Menggunakan Metode Line Balancing Meri Prasetyawati; Septa Dwi Narastuti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan baterai atau aki dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan memiliki waktu kerja yang berbeda-beda, waktu kerja yang tidak seimbang antar proses, inilah yang menjadi permasalahan timbulnya bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Saat ini kapasitas aktual baterai tipe D-200 perharinya adalah 860 unit sedangkan permintaan pelanggan yaitu 1076 unit perhari, dari data ini dapat dilihat bahwa target produksi untuk memenuhi permintaan tidak tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu kerja optimal untuk menghasilkan produk. Metode untuk menyeimbangkan penugasan beberapa elemen kerja dari suatu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Untuk mengetahui efisiensi lini menggunakan metode J-Wagon, metode Largest Candidat Rule (LCR), metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB), dan metode Killbridge Webster. Berdasarkan hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit baterai sebesar 269,90 detik. Metode terbaik yaitu Metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB) karena metode ini memiliki hasil efisiensi lini sebesar 90% yang berarti tingkat efisiensi meningkat dari kondisi awal sebesar 30% dan moothnees index sebesar 18,52 yang berarti metode tersebut baik digunakan karena nilai smoothnees index mendekati 0 (nol). Dari metode tersebut juga didapat peningkatan pada kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 860 unit/hari menjadi 1078 unit/hari.
MODEL PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF PEMULA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING MELALUI ANALISIS SWOT DAN KANVAS STRATEGY Wiwik Sudarwati; Meri Prasetyawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menunjang instruksi presiden no 6 tahun 2009 tentang pengembangan ekonomi kreatif tahun 2009 – 2015, Pemprov DKI Jakarta menjadikan budaya dan teknologi sebagai basis pengembangan ekonomi kreatif. DKI Jakarta khususnya di kecamatan kemayoran terdapat industri kreatif yang belum berkembang , bisa disebut sebagai pemula. Dalam upaya mendukung instruksi presiden dan membantu Pemprov DKI Jakarta untuk mencapai tujuannya maka perlu adanya pengembangan industry kreatif pemula sehingga industry kreatif ini mempunyai daya saing. Metode yang akan digunakan dalam mencapai tujuan penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT dan kanvas strategi. Dimana langkah dalam melakukan analisis SWOT ini adalah dengan memberikan kuisioner kepada Industri Kreatif Pemula. Isi dari kuisioner ini meliputi Kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pengelola IKP selama ini. Kemudian data yang diperoleh dari kuisioner tersebut diolah dalam Matrik Internal dan Eksternal. Berdasarkan matrik tersebut dibuat Matrik SWOT dan diketahui posisi kuadran  sehingga diperoleh strategi pengembanganindustri kreatif pemula. Strategi ini di jabarkan dalam 9 blok kanvas strategi.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah strategi Strategi diversifikasi dimana sesuai dengan strategi ST yaitu meningkatkan marketshare dan inovasi produk.  
UPAYA MEMINIMASI PEMBOROSAN DI DEPARTEMEN PRODUKSI PT. DANA PAINT INDONESIA MENGGUNAKAN METODE LEAN MANUFACTURING Meri Prasetyawati; Umi Marfuah; Adi Rofi Rusydi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dana Paint Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri cat dan coating. Sistem produksi yang dilakukan oleh Dana paint adalah make to stock dimana memproduksi produk sebagai suatu persediaan sebelum pesanan dari konsumen diterima atau membuat suatu produk untuk disimpan dan kebutuhan untuk konsumen akan diambil dari persediaan gudang. Pada dasarnya proses pembuatan cat melalui empat tahapan. Pada setiap tahapan atau proses Dana paint memberikan target yang harus dicapai, tetapi untuk kenyataannya ada salah satu proses/bagian yang tidak bisa memenuhi target yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Permasalahan yang diduga sebagai penyebab terjadinya target produksi tidak tercapai adalah pemborosan-pemborosan yang terjadi di dalam kegiatan produksi. Teori-teori yang digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut adalah tentang Seven Waste, Lean Manufacturing, value stream mapping, value stream analysis tools, Big Picture Mapping, process activity dan mapping. Data-data yang dikumpulkan adalah rencana produksi, lead time, jam kerja. Usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan mengganti mesin pengepresan manual ke mesin pengepresan otomatis. Setelah dilakukannya perhitungan dan usulan perbaikan maka pemborosan dapat direduksi atau dihilangkan Sehingga perusahaan dapat menghilangkan waktu proses yang bersifat nonvalue adding activity dibagian filling sebesar 20 menit setiap satu kali proses. Dalam hal ini perusahaan melakukan empat kali proses produksi dalam waktu satu hari. Secara otomatis perusahaan dapat mengilangkan waktu proses non value adding activity selama 80 menit perhari sehingga dalam waktu satu bulan dapat mengilangkan waktu proses non value adding activity selama 1600 menit atau 27 jam.
ANALISIS PENGENDALIAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN SUKU CADANG DI PT. INDOTRUCK UTAMA CABANG JAKARTA Meri Prasetyawati; Umi Marfuah; gofan wijaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pengendalian dan pengadaan inventory sangat penting bagi pemenuhan permintaan pelanggan disaat diperlukan dengan tepat waktu serta pemanfaatan sumber dana secara hemat dan tepat guna. Oleh karena itu, sistem persediaan harus memiliki performansi yang baik. PT. Indotruck Utama  Cabang Jakarta adalah sebuah perusahaan yang bergerak sebagai penyalur penjualan genuine spare part dan alat-alat berat (heavy equipment) berbagai jenis merek, juga tidak lepas dari masalah persediaan. PT. Indotruck Utama  Cabang Jakarta perlu menjaga kelancaran proses bisnis perusahaan, agar tetap mampu bersaing dengan perusahaan sejenisnya. Hasil pengamatan menunjukan adanya pemborosan dalam biaya pengiriman dengan mode pengiriman air freight sepanjang tahun 2013-2014 sebesar $23,199.00. Atas dasar ini, maka perlu dilakukan review dan pengendalian sistem persediaan yang mampu menjamin kebutuhan pelanggan dengan tingkat biaya minimum. Dengan melakukan Forecasting (peramalan) untuk kebutuhan suku cadang untuk 1 tahun kedepan dan menghitung hasil peramalan tersebut dengan menggunakan Lot for lot (LFL), metode economic order quantity  (EOQ), periodic order quantity (POQ) dan  fixed order quantity (FOQ). Hasil evaluasi untuk  memenuhi permintaan akan kebutuhan suku cadang oil filter  ini diusulkan menggunakan metode periodic order quantity  (POQ) dengan total biaya sebesar $ 36.880 dan jumlah pemesanan sebanyak 2 periode dengan mode pengiriman  sea freight.  Metode POQ ini bisa menjadi pilihan perusahaan sebagai metode untuk melakukan proses order dimana ada selisih sebesar $ 27.920 atau penghematan dari rencana pembelian perusahaan dan diharapkan mampu memenuhi permintaan suku cadang dengan biaya pengadaan yang ekonomis.  Kata Kunci: Inventory, Forecasting, Periodic Order Quantity (POQ)
EVALUASI PENGEMBANGAN INDUSTRI KRETIF PEMULA DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING wiwik sudarwati; Meri Prasetyawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Industri kreatif pemula yang ada di DKI Jakarta cukup besar. Permasalahan industri kreatif pemula ini cukup banyak antara lain rata  –  rata industri kreatif ini  belum dikelola secara optimal, belum banyak dikenal masyarakat karena pemasarannya bersifat tradisional yaitu dari mulut ke mulut, keterbatasan modal, keterbatasan koneksi dll. Berdasarkan model pengembangan industri kreatif pemula yang terdapat pada penelitian terdahulu maka perlu adanya strategi pemasaran melalui online.  Perlu adanya pembuatan web site khusus untuk industri kreatif pemula ini dan dilakukan monitoring untuk pelaksanaannya.  Monitoring akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tingkat permintaan produk setelah memasarkan melalui online. Target khusus yang ingin dicapai adalah peningkatan pendapatan industry kreatif pemula. Metode yang akan digunakan dalam mencapai tujuan penelitian ini adalah pengumpulan data yang akan digunakan untuk toko online, pembuatan web site, uji coba website serta pelatihan untuk operator, implementasi dan monitoring pemasaran online, serta melalukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan antara lain evaluasi berdasarkan aspek pemasaran, aspek produk , aspek keuangan dan evaluasi kemajuan usaha.  Kata Kunci : industri kreatif , daya saing, evaluasi, monitring, online.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI DEFFECT DAN MENINGKATKAN KETEPATAN WAKTU DELIVERY PADA FINISH UNIT DI PT. XYZ Meri Prasetyawati; Fajrin Sunjaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi commercial vehicle. PT XYZ mempunyai standard kualitas dan ketepatan waktu untuk delivery finish unit yang telah ditetapkan oleh pihak management, akan tetapi pada aktualnya masih terdapat cacat yang cukup tinggi pada finish unit sehingga tidak mencapai target kualitas yang ditetapkan dan menyebabkan ketidaktepatan waktu dalam proses delivery finish unit menjadi terlambat. PT XYZ mempunyai target yang ketat dalam kualitas dari produk yang dihasilkannya yaitu sebesar 0.001 deffect per unit (DPU). Namun pada aktualnya masih terdapat cacat pada finish unit sebesar 25.88% atau 384 Unit dari total produksi dengan nilai DPU 0.086, sehingga menyebabkan keterlambatan 20.65% atau 306 Unit dari total produksi. Cacat pada finish unit tersebut didominasi pada proses pemasangan aksesoris camera yang mana pada cacat ini memberikan kontribusi sebanyak 337 Unit dan menyebabkan keterlambatan 292 Unit. Perusahaan memerlukan pengendalian kualitas pada proses pemasangan aksesoris camera yang berguna untuk mengurangi atau menekan persentase cacat dan meningkatkan ketepatan waktu untuk proses delivery finish unit. Untuk mencapai target kualitas yang diharapkan dan tidak membuat keterlambatan dalam delivery finish unit, kegiatan pengendalian kualitas tersebut dilakukan dengan menggunakan metode dasar pengendalian kualitas (QC 7 Tools) dan siklus Plan - Do - Check - Action (PDCA).Problem cacat pada finish unit mengalami penurunan setelah cacat dominan yaitu pemasangan aksesoris camera dapat ditanggulangi yang sebelumnya sebesar 25.88% menjadi 2.59% setelah perbaikan dan memberikan hasil terhadap proses delivery finish unit yang sebelumnya mencapai 306 Unit menjadi 0 Unit (On Time Delivery).
Umpan Balik Proses Pembelajaran pada Jurusan Teknik Industri FT UMJ Annisa Mulia Rani; Meri Prasetyawati
Jurnal Surya Teknika Vol 5 No 02 (2017): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.723 KB) | DOI: 10.37859/jst.v5i02.646

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahan disemua aspek kehidupan yang menuntut diperlukannya sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul sehingga mampu berdaya saing tinggi. Umpan balik proses pembelajaran khususnya dosen, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan di jurusan teknik industri amatlah penting sehingga dapat mengetahui tentang harapan dan persepsi mereka. Oleh karena itu Jurusan Teknik Industri FT UMJ berusaha untuk memberikan pelayanan yang baik, salah satunya dengan meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga mampu untuk meningkatkan daya saing dalam institusi pendidikan. Salah satu tahapan proses peningkatan adalah dengan melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka sehingga evaluasi dan tindak lanjut dapat segera dilakukan. Hasil rencana tindak lanjut atas umpan balik mahasiswa dalam proses pembelajaran adalah mengaktifkan dosen PA, mensosialisasikan SOP pelayanan terpadu, meningkatkan kedisiplinan jam pelayanan kepada mahasiswa, menambah jumlah beasiswa. Rencana tindak lanjut atas umpan balik dosen dalam proses pembelajaran adalah berlangganan jurnal online, menambah koleksi e-book, menambah dan memperbaiki alat pembelajaran, mengupgrade peralatan laboratorium, mengoptimalkan teknologi informasi. Rencana tindak lanjut atas umpan balik alumni adalah mensosialisasikan lapangan kerja sesuai dengan bidang teknik industri, membuat kerjasama dengan perusahaan yang dapat memberikan kesempatan lapangan kerja untuk mahasiswa. Rencana tindak lanjut atas umpan balik kompetensi lulusanmenurut pengguna adalah menyelenggarakan peningkatan integritas oleh unit AIK (Al-islam dan kemuhammadiyahan), menyelenggarakan berbagai seminar dibidang teknik industri, melakukan tes toefl di lab bahasa bagi mahasiswa baru, menggunakan ICT, proses pembelajaran menggunakan PBL (problem based learning).
STRATEGI MELAHIRKAN MAHASISWA PENGUSAHA PEMULA (STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA) Jaharuddin Jaharuddin; Irfan Purnawan; Rully Mujiastuti; Rahmita Nurul Muthmainnah; Meri Prasetyawati
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol 24, No 13 (2019): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.274 KB) | DOI: 10.20961/jkb.v24i13.29310

Abstract

Young people begin his/her entrepreneurial through entrepreneurship programs initiated by various institutions so millennials are increasingly aware of entrepreneurship, some have even engaged in a startup business. The big challenge is how to keep the business spirit alive among millennials and how to equip these studentpreneur in solving various challenges in their business so they can survive and succeed. Entreprenurship development program (Program Pengembangan Kewirausahaan/PPK) at Business Incubator and Entrepreneurship Centre (Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan /PIBK) at Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) could answer these challenges. PPK PIBK UMJ collected business proposals from students, selected the business proposals for further funding (these are called tenants), provided the tenants with courses (marketing strategy, finance report and mind set entrepreneurship), monitored omzette and evaluated the productivity of tenants every three months from februari 2017 until januari 2018. Source of PPK PIBK UMJ were funded by Ministry of Research Technology and Higher Education Republic of Indonesia. There were 85 business proposals from UMJ students. 20 proposals were selected as tenants in PPK PIBK UMJ. Of the 20 tenants at the end of 2018, 5 tenants achieved omzette over 5 million IDRs per months with continuous productivity. These 5 tenants were considered as independent startups. In conclusion, PPK PIBK UMJ in 2018 yield 5 independent startups.Keywords: Entrepreneurship, startup business, student preneur, business incubator, tenants, independent startups
Analisa Penyebab Kegagalan Kemasan Cup Minuman Instan Aloe Vera: Indonesian Renty Anugerah Mahaji Puteri; Meri Prasetyawati
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.791 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2909

Abstract

- IKM mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, juga berperan dalam mendistribusikan hasil-hasil pembangunan. Dalam hal ini adalah IKM yang berlokasi di Kebon Pala Kecamatan Makasar Jakarta Timur yang berbahan baku herbal yang kemudian diolah menjadi makanan dan minuman. Salah satu dari sekian tanaman herbal yang digunakan adalah lidah buaya atau aloe vera. Pada studi pendahuluan yang telah dilaksanakan, diketahui permasalahan yang ditemui pada IKM tersebut diantaranya adalah masih ada dampak dengan adanya kemasan cup minuman instan aloe vera diantaranya penyok, pecah, Maka dibuatlah rancangan solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah tersebut diatas berupa perancangan ulang kemasan cup minuman instan aloe vera. Tujuan dari penelitian ini diantaranya mengidentifikasi atribut apa saja dalam diperlukan dalam menentukan kemasan cup minuman aloe vera dan memberikan usulan dalam menentukan kemasan cup minuman aloe vera. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa penyebab dengan Fishbone Diagram dan analisa dengan Failure Methode And Effect Analysis yang terdiri dari identifikasi proses atau produk, analisis kemungkinan setiap potensi mode kegagalan, analisis efek yang ditimbulkan dari terjadinya setiap potensi kegagalan (potential failure mode), menentukan peringkat atau ranking, menghitung nilai Risk Priority Number atau RPN, membuat daftar prioritas perbaikan untuk memperbaiki atau mencegah terjadinya potensi mode kegagalan (potential failure mode), serta membuat analisis usulan perbaikan. Didapat hasil bahwa penyebab kegagalan adalah belum adanya SOP, belum adanya waktu standar melakukan proses pengemasan, ukuran penutup cup dengan meisn kurang sesuai. Tidak adanya pengaturan suhu dan material kemasan kurang sesuai.