Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS PERANCANGAN BISNIS MODEL PADA UMKM NANAMI HOMMY FOOD Rully Mujiastuti; Retnani Latifah; Meri Prasetyawati; Virgi Al-Fiansah; Sitti Nurbaya Ambo
JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Komputer Volume 13 No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/justit.13.1.%p

Abstract

Usaha produktif dengan kepemilikan perorangan maupun badan usaha dengan kriteria tertentu merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Agar dapat bertahan dan  meningkatkan bisnisnya, maka UMKM harus melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Untuk itu diperlukan perencanaan, agar dapat melakukan kreativitas dan inovasi, termasuk terhadap model bisnisnya. Demikian pula Nanami Hommy Food (NHF), salah satu usaha mikro yang bergerak dalam bidang kuliner, yaitu menyediakan catering pekanan dan bulanan. Nanami memiliki potensi yang cukup besar untuk meraih peluang, yaitu segmen pasar yang cukup besar di sekitar kampus di bilangan Bogor. Namun, belum adanya tenaga professional penjualan, belum adanya bisnis model, belum adanya channeling secara online sehingga jumlah reseller yang ada lambat bertumbuh, dan menyebabkan jumlah konsumen relative tidak bertambah. Tujuan penelitian ini adalah merancang bisnis model dan menganalisis bisnis model menggunakan SWOT. Metode yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil akhir yang diperoleh adalah sebuah bisnis model NHF dan hasil analisis setiap komponennya.Kata Kunci: Bisnis Model, Katering, UMKM, SWOT
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GARMEN GARAGE EIGHT UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Meri Prasetyawati; Mutmainah Mutmainah; Rully Mujiastuti; Annisa Tria Yuniana
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri garmen memiliki kontribusi yang besar dalam ekspor Indonesia. Kemampuan industri pakaian jadi untuk berkompetisi tidak hanya di pasar domestik namun terlebih dipasar internasional. Garmen juga menjadi salah satu penopang perkembangan industri tekstil di Indonesia, yang merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar ke-3 di Indonesia. Permintaan pakaian di masa pandemi mengalami penurunan seiring tutupnya pusat perbelanjaan hingga pusat tekstil. Usaha Garmen Garage Eight adalah salah satu dari sekian banyak pelaku IKM (Industri Kecil menengah) yang bertahan untuk tetep eksis dalam memproduksi kaos bordir, kaos sablon, totebag dan topi. Dari data penjualan terjadi penurunan penjualan sebanyak 90 persen. Penurunan penjualan disebabkan karena daya beli konsumen menurun dan mitra usaha seperti dinas pariwisata, korlantas, dinas perhubungan tidak melakukan pesanan. Usaha Garmen Garage Eight mengurangi jumlah produksi dan mengurangi jumlah tenaga kerja untuk bisa menutup biaya operasional yang ada. Oleh karena itu sangat dibutuhkan strategi yang tepat untuk perkembangan Usaha Garmen Garage Eight. Tujuan penelitian yaitu merumuskan strategi pengembangan usaha garmen agar bisa meningkatkan pendapatan pada masa pandemi covid 19. Adapun Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, analisis dan identifikasi SWOT, pembobotan IFAS dan EFAS. Hasil dari pengolahan data didapatkan bahwa analisis SWOT yang diperoleh dari total skor matriks IFE sebesar 2,88 dan matriks EFE sebesar 2,96 menempatkan posisi Usaha Garmen Garage Eight pada posisi V matriks IE yaitu pertumbuhan dan stabilitas. Pada pengolahan matriks SWOT menghasilkan sebelas rumusan strategi alternatif.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN GUNA MENGOPTIMALKAN PENJUALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI PADA OUTLET GRIYA QURROTA Febrina Sulistiyanti; Meri Prasetyawati; Renty Anugerah Mahaji Puteri
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 10, No 1 (2023): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.10.1.53-66

Abstract

Outlet Griya Qurrota merupakan salah satu distributor yang bergerak di bidang industri barang, seperti baju koko, baju gamis, peci. Masalah persediaan merupakan salah satu masalah yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena persediaan memiliki peran yang sangat penting dalam kelancaran operasional usaha. Outlet Griya Qurrota saat ini belum menerapkan pengendalian persediaan sehingga menyebabkan banyaknya overstock, sehingga persediaan barang yang dilakukan Outlet Griya Qurrota belum optimal. Oleh karena itu diperlukan pengendalian persediaan untuk menganalisis tingkat persediaan yang optimum.Tahapan peramalan dilakukan untuk mengetahui jumlah permintaan dengan menggunakan Software POM-QM for Windows. Metode pengendalian persediaan yang digunakan di Outlet Griya Qurrota yaitu Metode lot size diantaranya adalah EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Periodic Order Quantity), metode PPB (Part Period Balancing). Perusahaan dalam pengendalian persediaan dibuatkan sistem informasi menggunakan database acces Hasil yang didapatkan bahwa pengendalian persediaan paling optimal untuk produk Gamis Remaja, NGS 099 MOON WHITE 3L, NGS 098 PURE BLACK 3L menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Dimana kuantitas pembelian sekali pesan Gamis Remaja, NGS 099 MOON WHITE 3L, NGS 098 PURE BLACK 3L secara berurutan sebanyak 190 pcs, 189 pcs, 172 pcs, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 15 kali dalam setahun. Sehingga total biaya persediaan menggunakan metode EOQ otomatis lebih kecil yaitu sebesar Rp 11.979.132. Sistem informasi menggunakan Data Base Microsoft Access didapatkan Data barang dagang, Data kebutuhan Barang Dagang. Dengan adanya pengendalian persediaan dapat mengurangi overstock pada Outlet Griya Qurrota.
Upaya Penurunan Defect Porosity Pada PT. EPI Menggunakan Metode PDCA Saryanto, Saryanto; Meri Prasetyawati, Meri Prasetyawati; MP, Renty Anugerah; Dewiyani, Leola; Sudarwati, Wiwik
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eratek Prima Indonesia is a company operating in the manufacturing industry, especially conveyor products. PT. Eratek Prima Indonesia produces the Conveyor Carousel type, which is a type of conveyor used to transport passenger luggage from the plane to the arrival hall at the airport. From the conveyor carrousel production data for August 2021 – January 2022, in the production department it was found that the most defects occurred in the welding process with the highest percentage of defects, namely porosity defects of 75%, which means it exceeds the allowance standard by less than 30%. Based on this data, it shows that a high percentage of defects can disrupt the production process and must be controlled. The method used to solve this problem is to use the PDCA method. PDCA is a useful tool for continuous improvement and FMEA is a tool frequently used in quality improvement methods. The results of this research are to reduce the volume of porosity defects. Improvement efforts made to reduce the volume of porosity defects are carrying out regular training to improve employee skills, cleaning the material to be welded, welders paying attention to the standard position of the welding wire, replacing welding handlebars that are worn out due to use. once every month. After the repairs were carried out, the results of the reduction in defect volume were now 29% in accordance with company standards.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Lemari Berbasis Aplikasi Inventori Stock Tracker Pada PT. Lavrenti Smart Interior Ulumudin, Abdul Hafid; Prasetyawati, Meri; Dewiyani, Leola; Marfuah, Umi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Lavrenti Smart Interior merupakan perusahaan desain dan manufaktur yang meliputi lemari pakaian, kursi makan, kursi tamu, meja makan, meja tamu, dan set dapur. Pada tahun 2022 sampai dengan 2023 terjadi kekurangan antara stok bahan baku dengan kebutuhan bahan baku khususnya pada lemari pakaian, yang diakibatkan fluktuasi pada permintaan produk dan pengendalian bahan baku perusahaan yang kurang baik karena hanya melalui perkiraan dan perhitungan excel sederhana. Perhitungan pengendalian bahan baku lemari pakaian menggunakan metode EOQ, POQ, dan Silver Meal dan penerapan sistem informasi terbaru agar lebih akurat. Metode EOQ, POQ, dan Silver Meal merupakan metode yang bertujuan menekan biaya persediaan bahan baku yang paling ekonomis, kemudian dipilih satu metode paling terbaik untuk diolah menggunakan Aplikasi Inventory Stock Tracker. Hasil perhitungan Multiplicative Decomposition (Seasonal) didapatkan forecast periode November 2023 – Oktober 2024 pada papan kayu, Lem kayu dan gagang. Kemudian dilakukan perhitungan menggunakan metode EOQ, POQ dan Silver Mail. Dari ketiga metode dipilih metode POQ yang menunjukkan biaya persediaan paling kecil sebesar Rp. 15.658.619. Selanjutnya dibandingkan dengan metode perusahaan dengan biaya persediaan sebesar Rp. 22.962,749, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode POQ lebih efisien dibandingkan dengan metode perusahaan dengan selisih biaya persediaan sebesar Rp. 7.304.130. Hasil perancangan sistem informasi menggunakan Aplikasi Inventory Stock Tracker, pihak perusahaan dapat memasukan data pembelian bahan baku dengan menulis nama barang, kuantitas, harga beli dan harga jual, serta dapat menyajikan data hasil input untuk mengetahui jumlah permintaan bahan baku dan juga total harga pembelian yang akan dikeluarkan.Kata kunci: Pengendalian Bahan Baku, POQ, Sistem Informasi
Implementasi Ergonomi Kognitif Pada Home Industry Puteri, Renty Anugerah Mahaji; Prasetyawati, Meri; Sriwarna, Iphov Kumala; Setiawan, Andry; Sobariah, Sebriana
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Printrend merupakan industri konveksi rumahan yang berlokasi di Jakarta Timur.Adapun berbagai jenis pakaian yang dapat dipesan adalah baju, celana, tas, topi, jaket,setelan baju olah raga, dan masih banyak lagi jenis pakaian yang dapat dipesan sesuaidengan metode pemesanan Make to Order (MTO) dan biasanya berasal dari instansipendidikan sekolah ataupun perusahaan sipil ataupun swasta sebagai konsumennya.Gulungan kain yang harus diangkat adalah sekitar 25 kg, dengan hasil pakaian yang dapatdihasilkan per hari bervariasi bergantung dengan jenis pakaian dan detail jahitannya.Kondisi stasiun kerja yang terpisah-pisah membuat pekerja mengalami kelelahan dan jugafactor suhu lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasiperbaikan sistem kerja pada CV. Kajian didasarkan pada unsur-unsur permasalahan yangmeliputi faktor lingkungan fisik, faktor peralatan/mesin, faktor kondisi kerja, dan aspekmanajemen organisasi. Printrend, menggunakan teknik Macro Ergonomic Analysis andDesign (MEAD) sebagai bagian dari proses penelitian mereka untuk meningkatkan kinerjapekerja. Mengurangi kelelahan pekerja merupakan salah satu cara untuk memperbaikisistem kerja. Karena persentase Cardiovaskular Load atau CVL sebesar 40,51%, makasistem tergolong memiliki beban kerja sedang dan memerlukan perbaikan. Hasilnyakaryawan mendapat waktu istirahat 81 menit setiap hari kerja. Peningkatan produktivitaskerja pada bagian produksi jahit dapat dilihat dari semakin efektifnya kerja berdasarkanpenambahan waktu istirahat.Kata kunci: Konveksi, Macroergonomic Analysis and Design, Make to Order.
USULAN PENGENDALIAN KEBUTUHAN PERSEDIAAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DI PT. INDOTRUCK UTAMA CABANG JAKARTA Meri Prasetyawati; Umi Marfuah; Gofan Wijaya
Spektrum Industri Vol. 15 No. 1: April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v15i1.6183

Abstract

PT. Indotruck Utama Cabang Jakarta adalah sebuah perusahaan yang bergerak sebagai penyalur penjualan genuine spare part dan alat-alat berat (heavy equipment) berbagai jenis merek, juga tidak lepas dari masalah persediaan. Persoalan yang terkait dengan fenomena kinerja sistem persediaan terutama part oil filter yang seharusnya dilakukan proses order dengan mode pengiriman sea freight akan tetapi secara aktualnya sering terjadi proses order dengan mode pengiriman Air freight dimana tentunya biaya pengiriman atau pengadaan suku cadang menjadi lebih besar akibat dari stock out. Adanya pemborosan dalam biaya pengiriman dengan mode pengiriman air freight $23,199.00 dimana seharusnya biaya ini tidak akan muncul apabila stock suku cadang yang ada bisa cukup memenuhi permintaan dan pengiriman dengan menggunakan mode pengiriman sea freight yang pastinya lebih ekonomis.Evaluasi sistem persediaan dilakukan terhadap kinerja sistem persediaan saat ini yang kemudian dilakukan analisis untuk meningkatkan kinerja sistem persediaan melalui penentuan kebijakan persediaan yang optimal. Dengan melakukan Forecasting (peramalan) untuk kebutuhan suku cadang untuk 1 tahun kedepan dan menghitung hasil peramalan tersebut dengan menggunakan metode economic order quantity (EOQ).Hasil evaluasi untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan suku cadang oil filter ini diusulkan dengan total biaya sebesar $ 54.188. Metode EOQ ini bisa menjadi pilihan perusahaan sebagai metode untuk melakukan proses order dimana ada selisih sebesar $ 10.612 atau penghematan dari rencana pembelian perusahaan dan diharapkan mampu memenuhi permintaan suku cadang dengan biaya pengadaan yang ekonomis.
Increasing Production Productivity at UMKM Kaca Berkah using the OMAX Method Ramadhanti, Hafidzah; Prasetyawati, Meri
Greeners: Journal of Green Engineering for Sustainability Vol 2 No 2 (2025): Journal of Green Engineering for Sustainability
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Universal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Kaca Berkah found a decrease between the monthly target and output, in the measurement period from October 2020 to March 2021 UMKM Kaca Berkah targeted 4 buffet units per day, but in reality only got 2 to 3 units per day and only 1 month was on target. The productivity index in October 2020 was 14.8%, in November 2020 was 33.3%, in December 2020 was 33.3%, in January 2021 was 18.5%, in February 2021 was 7.4% and in March 2021 was 33.3%. It is necessary to find solutions to increase productivity in UMKM Kaca Berkah especially in their production sector. These obstacles are overcome by knowing the level of productivity which is equipped with data on the manpower ratio and machine working hours ratio. Then the data is analyzed and processed with the method that will be used, Objective Matrix Method (OMAX) by weighting to obtain the total productivity, the Fishbone Method to analyze the causes of the problems obtained and the 5W+1H Method to find solutions that will then be suggested to handle problems. After making improvements in April 2021 and May 2021, the productivity index in April reached 100% and in May also reached 100%.
Pendekatan Terintegrasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk Menentukan Dosen Teladan berdasarkan Aspek Kinerja Dosen Sudarwati, Wiwik; Mutmainnah, Mutmainnah; Prasetyawati, Meri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan dosen teladan merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh pimpinan perguruan tinggi terhadap kinerja dosen yang unggul. Proses pemilihan dosen teladan memerlukan penilaian yang cermat dan objektif terhadap berbagai kriteria kinerja dosen. Dalam penelitian ini kriteria kinerja yang digunakan mengacu pada laporan kinerja dosen (LKD) yang terdiri dari bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta penilaian perilaku kinerja dosen oleh atasan. Artikel ini mengusulkan pendekatan terintegrasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu dalam pengambilan keputusan seleksi dosen teladan. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot dari setiap kriteria evaluasi. Selanjutnya, metode SAW diterapkan untuk menghitung nilai total dari setiap dosen dan menghasilkan peringkat. Berdasarkan hasil pembobotan kriteria menggunakan metode AHP diperoleh bobot kriteria Pendidikan (0.36), Penelitian (0.06), Pengabdian kepada Masyarakat (0.05), Penunjang (0.03), Kedisiplinan (0.10), Kerjasama (0.13), Adaptif (0.08), dan Loyalitas (0.19). Bobot kriteria tersebut digunakan dalam metode SAW untuk menghitung nilai akhir dari masing-masing alternatif dosen. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif A3 memiliki nilai tertinggi (0.910) diikuti oleh nilai tertinggi berikutnya yaitu A5 (0.884), dan A4 (0.855). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AHP dan SAW dapat memberikan hasil yang sistematis, objektif, dan transparan dalam proses pemilihan dosen teladan
Design of stem separator tool with Cyclea Barbata (Cincau) plant leaves to increase business productivity of Sunter Jaya Residents of Jakarta Utara Yunus, Ahmad; Kurniaty, Ika; Sari, Fatma; Prasetyawati, Meri; Chamdareno, Prian Gagani; Kurnianto, Tri
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.096 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.4585

Abstract

Cincau (Cyclea barbata) is a plant whose leaves can be squeezed thick for the contents of a drink. This plant is a species of the cyclea genus. Green grass jelly leaves are found in various places in Indonesia, from traditional markets to modern shopping centers. This plant is known as camcao (Javanese), camcauh (Sundanese), juju, kepleng, krotok, tarawalu, tahulu (Malay). There are several types of grass jelly known today, namely green grass jelly, black grass jelly, and oil grass jelly. Indonesian people are fond of green grass jelly because the physical nature of green grass jelly leaves (Cyclea barbata) is thin and limp so that it is easier to form into gelatin or into gelatin. So far, research that examines quality improvement in the processing process has not been given much attention, because many think that the process currently carried out meets the standards. For this reason, through this research, efforts were made to improve the quality of Cyclea barbata leaves through the initial stages of the Cyclea barbata leaf processing process. The stalks and leaves of the henna must be separated from the beginning of the processing process before being processed further, so that the pure processed material comes from Cyclea barbata leaves which produce the best Cyclea barbata leaf powder, so that it is expected to produce quality Cyclea barbata leaf products. For that we need a separator for the leaves and stems of the Cyclea barbata plant. This research is needed to produce a design for separating the stem and leaves of the Cyclea barbata plant. The design of this tool needs to refer to the physical characteristics of the leaves and stems of the Cyclea barbata plant, so that power requirements are reduced and operational costs decrease.