Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Asep Supena; Robiatul Munajah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558

Abstract

Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Supena, Asep; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558

Abstract

Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Munajah, Robiatul; Marini, Arita; Sumantri, Mohamad Syarif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.886

Abstract

Sekolah Dasar dengan program pendidikan inklusi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dan guru di lembaga pendidikan. Pendidikan inklusi di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat siswa sekolah dasar yang masih perlu perhatian intensif dari pendidik ditambah dengan kehadiran siswa berkebutuhan khusus, tentunya hal tersebut bukan mudah untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menganalisis adanya faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar, sehingga didapatkan temuan bahwa guru perlu mengetahui lebih banyak mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar negeri 13 pandeglang maka kepala sekolah, guru, dinas pendidikan dan masyarakat perlu bekerjasama dalam implementasi untuk dapat memberikan layanan yang tepat bagi siswa pada umumnya dan anak berkebutuhan khusus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar
Analisis Deskriptif Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Martaria, Debora; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran dalam jaringan (daring), kendala dalam pelaksanaan dan mengetahui pencapaian atau hasil belajar dalam melaksanakan pemberajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian dilaksanakan di SDS Muhammadiyah 06 Tebet yang terhitung dari bulan September hingga bulan Desember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualiatif deskripstif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas IV D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan dalam penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pada masa pandemi sangat berdampak khususnya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara langsung lalu dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik terkadang merasa bosan dan jenuh pada pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Ada beberapa kendala dalam pelaksaan pembelajaran yaitu tidak stabilnya jaringan internet yang membuat pembelajaran terputus dan guru tidak bisa memantau siswa secara langsung sehingga guru tidak tahu apakah siswa sudah memahami materi yang diberikan atau tidak. Lalu hasil belajar dalam pembelajaran daring memperoleh rata-rata 608 dengan rata-rata tertinggi pada mata pelajaran PJOK dengan hasil 88,76 sedangkakn nilai rata-rata terendah terdapat pada mata pelajaran SBDP dengan hasil 84,4.Kata Kunci: pembelajaran daring, kendala pembelajaran, hasil belajar