Ramadhani, Sulistyani Puteri
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Trilogi

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Blanded Learning terhadap Hasil Belajar Matakuliah Bimbingan Konseling Mahasiswa PGSD Ramadhani, Sulistyani Puteri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.350

Abstract

Pada era digitalisasi dalam upaya meningkatkan pembelajaran sebagai kualitas pendidikan di Indonesia selalu merupakan isu yang paling penting. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi adalah dengan meningkatkan kualitas proses mengajar. Proses pembelajaran perlu didukung dengan teknologi untuk memfasilitasi proses pengajaran sehingga dapat belajar di mana saja dan eficienty waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan blended learning terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada mata kuliah Bimbingan Konseling. Sampel penelitian adalah Mahasiswa di kelas eksperimen dan Kelas Kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Eksperimen dengan Postest-Only Control Design. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t  menunjukan bahwa nilai  t hitung 13,155 dan nilai t tabel dengan α 0,05 menunjukan nilai 1,898. Karena thitung > ttabel  berarti bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahsisiwa kelas eksperimen yang menerapkan model blended learning dengan hasil belajar siswa kelas kontrol yang tidak menerapkan model blended learning pada mata kuliah bimbingan konseling Dengan adanya perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model blended learning berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Bimbingan Konseling.
Persepsi Orangtua dan Guru terhadap Pembelajaran Masa Pandemi COVID-19 terhadap Anak Speech Disorder Usia 8 Tahun di Madrasah Ibtidayah Ramadhani, Sulistyani Puteri; Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.548

Abstract

Mengingat pembelajaran saat covid-19 terus dilakukan diperlukan nya orangtua, dan guru dalam bekerjasama dalam partisipasi anak yang memiliki ganguan berbicara dalam aktivitas keseharian. EA anak yang memiliki kebutuhan dengan ganguan berbicara bersekolah di madrasah ibtidayah mishabul falah depok jawa. EA memiliki kebutuhan pendidikan yang dijalankan seperti anak normal lain nya. Penting bagi guru dan orangtua dalam meningkatkan aktivitas saat covid-19. EA sebagai anak dengan kebutuhan khusus ganguan bicara selama covid-19 menjadikan kegiatan aktifitas belajar yang dilakukan di lingkungan rumah. Penelitian ini memberikan deskripsi tentang pengalaman guru dan orangtua dalam pembelajaran saat covid-19 dengan anak yang memiliki ganguan berbicara tetap belajar di lingkungan rumah. Penelitian ini menggambarkan kondisi sebenarnya yang dialami oleh guru dan orangtua EA dalam mengeksplore kegiatan aktivitasbelajar saat covid-19. Dengan menggunakan teknik triangulasi data yang didapatkan dari orangtua, guru dan pengamatan EA sebagai subjek penelitian. Data wawancara dan observasi dianalisis selama wabah covid-19 secara sistematis dan terstruktur. Analisis data mengungkapkan empat tema : 1. Cara guru dan orangtua dalam pembelajaran selama covid-19 pada anak yang berkebutuhan khusus ganguan berbicara. 2. Hambatan orangtua dan guru menghadapi covid-19 pada anak dengan ganguan berbicara. 3. Persepsi orangtua dan guru untuk memberikan aktivitas belajar pada anak pada ganguan berbicara. 4. Dukungan apa yang dibutuhkan anak dengan ganguan berbicara saat covid-19. Hasil penelitian ini diungkapkan positif oleh orangtua dan guru pendamping kelas pada area perkembangan anak dengan ganguan berbicara untuk melibatkan EA dalam kegiatan aktivitas belajar di lingkungan rumah.
Implementasi Pendidikan Multikultural dilihat dari Perspektif Guru, Kepala Sekolah dan Kegiatan Siswa di Sekolah Dasar Ramadhani, Sulistyani Puteri; Marini, Arita; Maksum, Arifin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi multiukultural di SDS Yasporbi 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Karateristik partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru-guru sebanyak 4 orang di SDS Yasporbi 1 Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik. Penelitian ini mengungkapkan 4 (empat) tema yaitu Upaya guru untuk implementasi pendidikan multicultural, Perspective kepala sekolah penerapan multikultural; proses kegiatan pembelajaran di kelas multicultural; proses kegiatan ekstrakulikuler. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum ke empat partisipan, yaitu guru kelas tinggi, guru kelas rendah, kepala sekolah, guru agama yang memiliki pengalaman yang berbeda didalam pelaksanaan multicultural yang dialami partisipan.
Bagaimana Pengelolaan Pendidikan Karakter Berbasis Islam Sekolah Dasar? Ramadhani, Sulistyani Puteri; Marini, Arita; Sumantri, Syarief
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.916

Abstract

Pendidikan merupakan proses kegiatan pembelajaran yang didalamnya dapat pengubahan sikap seseorang atau kelompok dalam menuju kedewasaan setiap individu melalui proses pendidikan dalam pemberiaan arah materi pembelajaran untuk menambah wawasasan ilmu pengetahuan peserta didik, dan nantinya sebagai pelatihan untuk cerminan perilaku yang lebih baik dalam diri individu. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan wawancara narasumber guru, kepala sekolah dan siswa di Pesantren Al-Hamidiyah Depok Jawa Barat. Hasil Wawancara membahas Pendidikan berbasis Islam merupakan pembelajaran yang diarahkan kedalam dua bagian yaitu dalam bagian pengetahuan dan pembentukan kepribadian anak sesuai dengan ajaran agama Islam dan juga sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Pengelolaan dalam proses pembelajaran berbasis Islam tidak sembarangan Pendidikan yang boleh mengajar dalam Pendidikan ini. Dalam proses Pendidikan berbasis Islam juga harus mempunyai kurikulum dalam penyampaian pembelajaran, karena pembelajaran tersebut membahas dua pokok penting bagi peserta didik yaitu ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan agama Islam.
Persepsi Guru Dan Orangtua Strategi Mengajar Anak Autism Saat Covid-19 Di Sekolah Dasar Ramadhani, Sulistyani Puteri; Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.990

Abstract

Penting bagi guru dan orangtua dalam meningkatkan aktivitas saat COVID19. Penelitian ini memberikan deskripsi tentang pengalaman guru dan orangtua dalam pembelajaran saat COVID-19 dengan anak yang autism tetap belajar di lingkungan rumah. Penelitian ini menggambarkan kondisi sebenarnya yang dialami oleh guru dan orangtua dalam mengeksplor kegiatan aktivitas belajar saat COVID-19. Dengan menggunakan teknik triangulasi data yang didapatkan dari orangtua, guru dan pengamatan responden sebagai subjek penelitian. Data wawancara dan observasi dianalisis selama wabah COVID-19 secara sistematis dan terstruktur. Analisis data mengungkapkan tiga tema : 1) cara guru dan orangtua dalam pembelajaran selama COVID-19 pada anak yang berkebutuhan khusus autism 2) Hambatan orangtua dan guru menghadapi COVID-19 pada anak autism 3) Persepsi orangtua dan guru untuk memberikan aktivitas belajar pada anak pada autism. Hasil penelitian ini diungkapkan positif oleh orangtua dan guru pendamping kelas pada area perkembangan anak dengan autism untuk melibatkan responden dalam kegiatan aktivitas belajar di lingkungan rumah
Analisis Kebutuhan Desain Pengembangan Model IPA Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar Ramadhani, Sulistyani Puteri; MS, Zulela; Fahrurrozi, Fahrurrozi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1047

Abstract

Kemampuan berpikir pada tingkat yang paling tinggi merupakan kemampuan menciptakan sesuatu. Guru sebagai pendidik sangat berperan penting dalam hal ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya yaitu dengan mengembangkan desain pembelajaran agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain pembelajaran yang dikembangkan oleh guru dirancang dengan mengimplementasikan model dalam pelaksanaan proses pembelejaran. Model pembelajaran yang dirancang untuk difokuskan agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien khususnya pada kegiatan pembelajaran yang menggunakan media dan evaluasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan kebutuhan sumber belajar yang diperlukan 62,5% menjawab media pembelajaran digital. Sesuai kebutuhan siswa lebih suka pada proses pembelajaran IPA melalui video gambar dan suara sekitar 91,7%. Pemahaman konsep berpikir siswa dalam memahami IPA 52,4 % cukup memuaskan. Selain mengembangkan desain pembelajaran dengan implementasi model IPA berbasis project based learning dalam berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran, guru juga menggunakan konsep pembelajaran project. Selain itu, juga membantu guru dalam melakukan evaluasi terhadap proses pembelajran yang telah dilaksanakan.
Perspektif Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Kata pada Anak Disleksia Usia Sekolah Dasar Putri Oktavia; Sulistyani Puteri Ramadhani
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3782

Abstract

Abstract This research addresses reading difficulties in children, especially those with dyslexia, and the impact this has on their language skills. The main objective of this study was to understand the challenges dyslexic students face and teachers' analysis of the factors that cause these difficulties, and formulate strategies to help them. The approach used was descriptive qualitative, focusing on one dyslexic student. Difficulties included recognizing letters, reading words, and understanding sentences. Teacher and parent support is essential, and collaboration between them is needed to provide effective learning strategies.  Abstrak Penelitian ini membahas kesulitan membaca pada anak, terutama yang mengalami disleksia, serta dampaknya terhadap kemampuan bahasa mereka. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami tantangan yang dihadapi siswa disleksia dan analisis guru terhadap faktor penyebab kesulitan ini, serta merumuskan strategi untuk membantu mereka. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, fokus pada satu siswa disleksia. Kesulitan termasuk mengenali huruf, membaca kata, dan memahami kalimat. Dukungan guru dan orang tua sangat penting, dan kolaborasi antara mereka diperlukan untuk memberikan strategi pembelajaran yang efektif.
Kemampuan Kognitif Sains Siswa pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Saat Pandemi Covid-19 di SDN Bandarhajo 02 Kota Semarang Sulistyani Puteri Ramadhani; Wartini Yulianti
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.052 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sejauh mana pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka terbatas terhadap kemampuan kognitif. Pandemi yang terjadi di indonesia berdampak pada dunia pendidikan yang mengharuskan semua kegiatan dilakukan secara daring di rumah. Seiring berjalan nya waktu pandemi di indonesia sudah mulai menurun sehingga pemerintah menetapkan pendidikan dilakukan kembali secara tatap muka terbatas yang dilakukan secara online 50% dan offline 50%. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana dalam mengumpulkan informasi data peneliti melakukan wawancara terlebih dahulu , dan selanjutnya melakukan observasi secara langsung baik daring dan tatap muka serta mendokumentasikan setiap berlangsung nya kegiatan pembelajaran. Hasil dalam penelitian, menunjukkan bahwa dampak pada pembelajaran tatap muka terbatas terhadap kemampuan kognitif anak secara langsung mengalami hambatan. Dikarenkan pembelajaran yang dilakukan secara bersamaan baik itu daring maupun tatap muka langsung di sekolah membuat guru hanya fokus mengoprasikan media pembelajaran berupa power point. Sehingga tidak ada nya contoh kongkret.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa dalam Pembelajaran Daring Kelas 3 SDN 01 Cikoko Jakarta Selatan Sulistyani Puteri Ramadhani; Bobby Pranantha Ginting
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.190

Abstract

This research was motivated by the difficulty of beginning reading in Bahasa Indonesia subject in online learning of the 3rd grade students at SDN 01 in Cikoko, South Jakarta. This research was conducted with the aim of overcoming students' beginning reading difficulties and looking for any factors that made students have difficulty reading and also describing the role of the teacher to be used as a solution in overcoming beginning reading difficulties. This research was conducted using qualitative research with descriptive methods using instrument values, observations, interviews, and document multiplication as data collection techniques. The research subjects were teachers and students of the third grade at SDN 01 Cikoko, South Jakarta. The results of this study are expected that students who have the difficulty on beginning reading can partake the teaching and learning activities in class well, have no difficulty when teaching and learning activities are carried out by online learning, the teacher can find solutions and what media are suitable to be used to overcome the difficulties of beginning reading experienced by some students of the third grade at SDN 01 Cikoko, South Jakarta.
Kemampuan Kognitif Sains Siswa pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Saat Pandemi Covid-19 di SDN Bandarhajo 02 Kota Semarang Sulistyani Puteri Ramadhani; Wartini Yulianti
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sejauh mana pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka terbatas terhadap kemampuan kognitif. Pandemi yang terjadi di indonesia berdampak pada dunia pendidikan yang mengharuskan semua kegiatan dilakukan secara daring di rumah. Seiring berjalan nya waktu pandemi di indonesia sudah mulai menurun sehingga pemerintah menetapkan pendidikan dilakukan kembali secara tatap muka terbatas yang dilakukan secara online 50% dan offline 50%. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana dalam mengumpulkan informasi data peneliti melakukan wawancara terlebih dahulu , dan selanjutnya melakukan observasi secara langsung baik daring dan tatap muka serta mendokumentasikan setiap berlangsung nya kegiatan pembelajaran. Hasil dalam penelitian, menunjukkan bahwa dampak pada pembelajaran tatap muka terbatas terhadap kemampuan kognitif anak secara langsung mengalami hambatan. Dikarenkan pembelajaran yang dilakukan secara bersamaan baik itu daring maupun tatap muka langsung di sekolah membuat guru hanya fokus mengoprasikan media pembelajaran berupa power point. Sehingga tidak ada nya contoh kongkret.