Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Effect Of The Combination Of Aloe Vera And Palm Sugar On The Improvement Of Diabetic Ulcers In Patients With Type 2 Diabetes Mellitus Devi Ratnasari; Zahara Farhan; Dani Sujana; Kurniawan Dewi Budiarti
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.529 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i10.502

Abstract

Background: Diabetic ulcer treatment with aloe vera and palm sugar is one of the treatment measures to prevent infection in diabetic ulcers. Aloe vera contains auxin, gibber-relin, anthraquinone, and vitamins A, C, and E as an anti-inflammatory, antipyretic, antioxidant, antiseptic, antimicrobial, as well as antiviral.  Aloe vera can diffuse properly and can withstand the loss of body fluids from the surface of the skin so that moisture is maintained, while palm sugar contains vitamin C, Riboflavin, vitamin A, and ascorbic acid as antibiotics and improves the tissue work system which can weaken and kill bacteria that cause infections in diabetic ulcers. Purpose: The purpose of this study was to determine the effect of the combination of aloe vera and palm sugar on the improvement of diabetic ulcers in patients with type 2 diabetes mellitus. Method: One group pretest and posttest design research design in one subject group with a total sample of 8 people, sampling technique using consecutive sampling, the research was carried out in August 2022 at the Wanaraja health center, Garut Regency Results:  Based on the results of the study, it is known that the highest activity that occurs in Macaca fascicularis at Sangeh Tourism Object is in the behavior of moves (moving) with a percentage of 17%, and Grooming behavior (Looking for lice) by 15%, then for other activities such as rest (rest) by 14  %, mating 8%, feeding 13%, social 14%, agonistic 13%, for behavior with the lowest percentage of sleep (sleep) of 6%. Conclusion: Conclusion of the study, the combination of aloe vera and palm sugar affects the improvement of diabetic ulcers in patients with type 2 diabetes mellitus
The Effect Of Wound Care With Palm Sugar On Diabetic Ulcer Repairing In Type 2 Diabetes Patients Devi Ratnasari; Eva Daniati; Eti Suliyawati; Zahara Farhan
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 1 No. 12 (2021): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.519 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v1i12.303

Abstract

Diabetic ulcers are one of the most common complications of type 2 diabetes mellitus. Diabetic ulcers are infected sores that develop in the lower extremities. Proper diabetic foot wound care methods will improve wound healing. One of the efforts to treat the complement to prevent infection is wound care with palm sugar. Palm sugar contains antibiotic-like substances such as vitamin C, riboflavin, vitamin A, and ascorbic acid. Dr. Slamet Garut's study aims to determine the effectiveness of wound care with palm sugar media against the repair of diabetic ulcers in patients with type 2 diabetes mellitus after hospitalization in 2021. The study used a quasi experimental research design with one group pretest and posttest design (Pre-action) and one group of subjects receiving palm sugar therapy on diabetic ulcer wounds (Post-action). The researcher used consecutive sampling techniques, samples that met the inclusion criteria could have 8 people. The wounds were treated with palm sugar for two weeks. The findings revealed that wound care with palm sugar had an effect on the repair of diabetic ulcers in patients with type 2 diabetes mellitus, with a Pvalue = 0.000. Then it is possible to conclude that treating wounds with palm sugar affects the improvement of diabetic ulcers.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 MELALUI MEDIA WHATSAPP BLAST DAN CANVA DI KABUPATEN CIAMIS Zahara Farhan; Engkus Kusnadi; Devi Ratnasari; Dani Sujana
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10112

Abstract

Kurangnya informasi kepada masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab kurangnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Peran serta masyarakat sebagai ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dapat dilakukan melalui penyebaran informasi secara cepat, tepat, mudah, dan akurat melalui pemanfaatan media whatsapp blast dan canva tentang pencegahan penularan covid-19 dengan menitikberatkan peran serta dan potensi karang taruna desa. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill karang taruna dalam pemanfaatan teknologi informasi kesehatan untuk mencegah penularan covid-19. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan karang taruna desa dalam menggunakan aplikasi pembuatan media informasi yang akan ditransformasikan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu pada bulan Januari tahun 2022 di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Hasil kegiatan ini hampir seluruh peserta (88%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan hampir seluruh peserta (93%) mampu menggunakan dan memanfaatkan media whatsapp blast dan canva dalam pencegahan penularan covid-19. Keberhasilan dari kegiatan ini dipengaruhi oleh kuatnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan yang didasari oleh tingginya rasa ingin tahu dan motivasi masyarakat tentang pencegahan penularan covid-19 melalui media online berbasis teknologi informasi. Kegiatan pemberdayaan ini mampu meningkatkan tingkat pengetahuan dan kemampuan karang taruna dalam mencegah penularan covid-19 di Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dapat dijadikan salah satu alternatif untuk membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan program 5 S dalam pencegahan penularan covid-19 di Kabupaten Ciamis.
Characteristics of Nutrition Intake in Diabetic Ulcer Patients at Hospital dr. Slamet Garut Zahara Farhan; Rudi Alfiansyah; Devi Ratnasari; Eti Suliyawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 5 (2023): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i5.3548

Abstract

Diabetes mellitus can lead to the development of ulcers on the extremities, which are typically caused by peripheral nerve disorders, infections, and blood flow disorders. Managing diabetes requires adhering to proper nutritional intake, including the frequency and duration of meals, as well as the types of foods consumed. In this study, we aimed to examine the nutritional intake characteristics of outpatients with diabetic ulcers at Dr. Slamet Garut, including their eating frequency, meal duration, and food choices. We used a quantitative descriptive research design and selected a sample of 49 diabetic ulcer patients through purposive sampling. Data was collected using a validated and reliable questionnaire. The results of our study indicated that the majority of patients (57.1%) did not eat frequently, had short meal durations (51.0%), and consumed low-calorie foods (61.2%). Diet planning is a major component of success in treating diabetic ulcers. The accuracy and regularity of the patient in setting the amount, type and schedule of meals aims to control glucose levels so that blood flow to the ulcer area becomes smooth and the ulcer healing process will run well. Overall, nutritional intake in patients with diabetic ulcers is largely inadequate during the wound healing process.
Pemanfaatan Produk Hasil Penelitian (Ulcumed) Sebagai Media Perawatan Ulkus Diabetik Di Kabupaten Garut Zahara Farhan; Devi Ratnasari; Dani Sujana
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21478

Abstract

Terjadinya ulkus diabetik disebabkan oleh tiga faktor, antara lain; gangguan persarafan perifer (neuropati), infeksi, dan gangguan aliran darah. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi ulkus diabetik dengan tindakan perawatan ulkus melalui penggunaan media perawatan yang tepat. Ulcumed merupakan media perawatan ulkus diabetik yang berbahan dasar kombinasi gula aren dan lidah buaya dengan penambahan bahan Polyhexamethylene biguanide hydrochloride (PHMB) sebagai salah satu desinfektan kuat untuk membersihkan permukaan ulkus. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan, pembimbingan, dan pendampingan kader kesehatan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan selama 7 hari kepada kelompok kader Kesehatan Desa Wanaraja Kabupaten Garut pada tanggal 12 – 18 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader kesehatan Desa Wanaraja, sebelum dilakukan perawatan ulkus, tim pelaksana melakukan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan kader kesehatan menggunakan kuesioner. Setelah itu, tim pelaksana kegiatan melakukan pemaparan materi yang dilanjutkan dengan melakukan demonstrasi perawatan ulkus diabetik menggunakan ulcumed kepada phantom/alat peraga yang selanjutnya dipraktikan langsung kepada anggota masyarakat yang mengalami ulkus diabetik. Hasil kegiatan menunjukkan, hampir seluruh (83,3%) kader kesehatan memiliki tingkat pengetahuan kurang sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan, dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan sebagian besar (76,7%) kader kesehatan memiliki tingkat pengetahuan baik dalam pemanfaatan produk hasil penelitian (ulcumed) sebagai media perawatan ulkus diabetik di Desa Wanaraja Kabupaten Garut. Adanya perubahan tingkat pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dikarenakan tingginya motivasi kader kesehatan untuk mengetahui dan mampu dalam melakukan perawatan ulkus diabetik secara mandiri menggunakan ulcumed sebagai media perawatan berbahan dasar alam yang mudah didapatkan dan biayanya terjangkau oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan bagi tenaga kesehatan khususnya dokter dan perawat dalam menggunakan produk hasil penelitian (ulcumed) sebagai media perawatan ulkus diabetik berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan proses perbaikan ulkus diabetik dan mencegah komplikasi lanjut dari ulkus diabetik. Luaran hasil kegiatan ini berupa publikasi artikel di jurnal Abdimas Galuh yang sudah terakreditasi Sinta 4, publikasi kegiatan di media massa online, poster, publikasi kegiatan di chanel youtube, dan tersertifikasinya produk ulcumed berupa paten atau HaKI ke Direktorat Jenderal Kekayaan Hak Intelektual Kementerian Hukum R.I.