Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG ITB SCIENCE TECHNO PARK Rahmasyifa Siti Chairunnisa; Suselo Utoyo; Indah Ria Riskiyah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6862

Abstract

Proyek pembangunan ITB Science Techno Park memiliki luas lahan sebesar 1,04 hektare dimana rencana akan dibangun 4 gedung dan dibagi menjadi 2 tahap. Gedung 1 memiliki 11 lantai dan 2 lantai basement. Proyek pembangunan ITB Science Techno Park mengalami keterlambatan dalam penyelesaian karena beberapa kendala seperti kurang efisiensinya penggunaan alat berat, kurang optimalnya dalam menerapkan metode pelaksanaan yang telah direncanakan, terlambatnya material di on site, dan terdapat perubahan desain. Data yang diperlukan adalah Peta Lokasi dan Batas Wilayah, Gambar Perencanaan, Harga Satuan Dasar Kota Bandung 2022, dan Rencana Kerja Dan Syarat. Microsoft Project 2019 untuk menyusun penjadwalan, dan Microsoft Excel 2019 untuk menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan Kurva S. Alternatif project planning menghasilkan (1) Struktur organisasi fungsional (2) Site layout berdasarkan perhitungan safety index dan travelling distance dan traffic management (3) Strategi pelaksanaan pekerjaan tiang pancang terbagi menjadi 6 zona, galian basement 3 zona, pekerjaan pile cap dan tie beam 4 zona, pekerjaan basement 4 zona, pekerjaan struktur atas 2 zona, dan arsitektur 1 zona, menggunakan metode half slab pada plat lantai, dan mengganti bahan bekisting berupa phenolic (4) Pengendalian mutu berdasarkan SOP dan ITP yang mengacu pada Spesifikasi Teknis (5) Rencana K3L disusun terdiri atas tujuan dan kebijakan keselamatan konstruksi, struktur organisasi K3, prosedur tanggap darurat, tabel IBPRP, sasaran dan program umum (6) Jadwal pelaksanaan proyek 423 hari kalender (7) Total rencana anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp 223.758.567.303.
OPTIMASI ALAT BERAT PEKERJAAN PROYEK JLS LOT 1A STA 2+900 – STA 6+000 Elvira Ayu Fitri Hardiyani; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8138

Abstract

Penggunaan alat berat dalam proyek jalan harus disesuaikan dengan jenis, kapasitas, dan kondisi medan. Pada proyek di wilayah pegunungan Tulungagung yang curam dan tidak mudah diakses, pemilihan alat yang tidak tepat dapat menyebabkan inefisiensi kerja dan pemborosan biaya akibat kombinasi dan ketidaksesuaian jumlah alat. Studi ini dimaksudkan mengoptimalkan kombinasi alat berat guna meminimalkan waktu henti dan menekan biaya operasional dengan menggunakan metode simpleks dalam program linier. Volume pekerjaan yang dianalisis meliputi stripping sebesar 52.569,500 m³, galian badan jalan 333.275,650 m³, galian box culvert 1.071,070 m³, timbunan badan jalan 132.640,800 m³, dan timbunan box culvert 617,390 m³. Setiap jenis pekerjaan dievaluasi dengan berbagai alternatif kombinasi alat berat, antara 8 hingga 32 alternatif. Hasil optimasi menunjukkan bahwa kombinasi paling efisien untuk pekerjaan stripping adalah alternatif ke-2 dengan biaya Rp 3.023.000.705,66; galian badan jalan alternatif ke-4 dengan biaya Rp 18.434.615.193,06; galian box culvert alternatif ke-4 dengan biaya Rp 821.092.052,08; timbunan badan jalan alternatif ke-10 dengan biaya Rp 7.813.848.837,34; dan timbunan box culvert alternatif ke-15 dengan biaya Rp 685.049.962,26. Optimasi ini menunjukkan bahwa pemilihan kombinasi alat berat yang tepat dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu dalam proyek konstruksi jalan.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS OPTIMALISASI SISTEM PENGERUKAN HIDROLIK MENGGUNAKAN CUTTER SUCTION DREDGER DAN BOOSTER PUMP PADA BENDUNGAN TANGGA DAN SIGURA-GURA Mahendra Sitinjak; Suselo Utoyo; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8386

Abstract

Sediment accumulation in the Tangga and Sigura-Gura Dams, which are integral parts of the Asahan River hydropower generation system, has significantly reduced their effective reservoir capacity. This issue disrupts operational efficiency and increases the risk of infrastructure damage. This study aims to conduct a technical and economic analysis of three hydraulic dredging system configurations using a Cutter Suction Dredger (CSD) combined with Floating Booster Pumps and a land-based booster pump, in order to determine the most optimal system for sediment removal. Technical evaluation was conducted using the Darcy–Weisbach equation to assess energy loss (head loss), along with a cavitation risk analysis based on the Net Positive Suction Head (NPSH) parameter. Cost analysis referred to the 2025 Unit Price Analysis (AHSP) published by the Indonesian Ministry of Public Works. The results indicate that the configuration comprising 1 CSD unit, 1 submersible pump, 2 floating booster pumps in parallel, and 1 land-based booster pump is the most efficient system. It delivers a slurry flow rate of 600 m³/hour, a total head loss of 72.7 meters, and completes the dredging process within 3 months at a unit cost of Rp147,202.47/m³. Therefore, this configuration is considered technically and economically optimal, and supports the long-term sustainability of hydropower generation operations in the upstream area of the Asahan River.