Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS DAN REVITALISASI FASILITAS BERMAIN ANAK PADA KB & TK NADA KOTA MALANG Fauzi Akbar Rahmawan; Radhia Jatu Noviarsita Sakti; Utami Retno Pudjowati; Indah Ria Riskiyah; Novita Anggraini; Udi Subagyo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6759

Abstract

TK Nada yang berlokasi di Jl. Selorejo Blok B Kec. Lowokwaru Kel. Lowokwaru Kota Malang merupakan taman pendidikan anak yang banyak menerima murid dari warga sekitar kampung Selorejo. Dengan semakin meningkatnya jumlah murid maka fasilitas bermain anak perlu ditingkatkan agar dapat mengimbangi banyaknya murid yang dari segi jumlah semakin meningkat. Selain itu fasilitas ruangan perlu dilakukan perbaikan agar dapat menunjang proses belajar mengajar yang nyaman antara murid dan guru. Estimasi Biaya untuk perbaikan fisik TK menjadi hal yang penting untuk memberikan informasi kebutuhan dana yang disiapkan agar perbaikan fisik dapat dilaksanakan. Selain itu kegiatan melukis dinding menjadi hal penting untuk dilakukan agar ruangan menjadi lebih menyenangkan bagi anak saat belajar, sebab TK akan melaksanakan akreditasi dan melukis menjadi kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh pengelola agar memperoleh nilai yang baik. Selain itu bantuan berupa alat bermain juga diperlukan karena keterbatasan alat bermain yang dimiliki
BANTUAN TEKNIS PENDAMPINGAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBANGUNAN PENGEMBANGAN TPQ MASJID AL-ISHLAH DI KELURAHAN DINOYO, KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Sumardi Sumardi; Indah Ria Riskiyah; Novita Anggraini; Radhia Jatu; Suselo Utoyo; Devi Zettyara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i2.4808

Abstract

Masjid Al-Ishlah berlokasi di Jl. MT. Haryono VI/834 Kel. Dinoyo Kec. Lowokwaru Kota Malang. Bangunan masjid ini terdiri dari dua lantai yaitu luas bangunan lantai satu 250 m2 dan lantai dua 200 m2. Dengan luas bangunan tersebut, Masjid Al-Ishlah dapat menampung jama’ah sholat sekitar 350 jama’ah. Masjid ini akan dibangun Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang diperuntukkan untuk anak – anak di lingkungan wilayah RW 02 Kelurahan Dinoyo. Fasilitas yang memadai dari TPQ, akan menunjang kegiatan santri dalam proses menimba ilmu agama. Namun, fasilitas ruang kelas dan tempat bermain di TPQ Masjid Al-Ishlah belum memadai karena TPQ ini merupakan organisasi non profit yang tidak membebankan biaya pendidikan kepada orangtua santri. Selama ini fasilitas yang dibangun menjadi tanggung jawab masyarakat dan para donatur masjid. Demi memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan agama Islam anak – anak khususnya di lingkungan wilayah RW 02 Kelurahan Dinoyo maka, warga berencana untuk melakukan pembangunan pengembangan TPQ di Masjid Al-Ishlah. Dalam perencanaan pembangunan suatu infrastruktur bangunan harus dilakukan secara efektif dan efisien. Agar hal tersebut bisa tercapai, maka diperlukan suatu strategi berupa penyusunan jadwal pekerjaan yang dituangkan dalam Kurva S serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pelaksanaan pembangunan pengembangan Masjid Al-Ishlah agar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sebagai implementasi pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, kegiatan PPM ini fokus pada perencanaan penyusunan jadwal pekerjaan dalam Kurva S dan melakukan pendampingan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pelaksanaan pekerjaan struktur beton bertulang (pondasi, sloof, kolom, balok dan pelat lantai) pembangunan pengembangan Masjid Al-Ishlah.
PERENCANAAN FONDASI TIANG BOR PADA PROYEK GEDUNG CREATIVE A ITS SURABAYA Muhammad Hisham Atafalah; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.9074

Abstract

Proyek pembangunan Gedung Creative A ITS Surabaya menggunakan fondasi tiang pancang (spun pile) sebagai sistem fondasi bawah. Namun, pelaksanaan pemancangan dengan metode diesel hammer menimbulkan getaran dan kebisingan yang signifikan, menyebabkan gangguan terhadap lingkungan sekitar, termasuk keretakan kaca pada bangunan di sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang fondasi menggunakan sistem fondasi tiang bor (bore pile) yang lebih ramah terhadap lingkungan sekitar. Analisis dilakukan terhadap beberapa aspek, yaitu pembebanan struktur atas, daya dukung fondasi tiang bor, penurunan, dan dimensi fondasi. Data yang digunakan meliputi data SPT, dan data laboratorium tanah. Analisis menggunakan metode Meyerhof dan Vesic untuk perhitungan daya dukung tiang tunggal dan Meyerhod untuk penurunan tiang tunggal dan kelompok. Berdasarkan perhitungan program RSAP 2024, didapatkan beban vertikal sebesar 3374,11 kN (ASD) dan 6187,71 (LRFD). Pada kondisi eksisting menggunakan diameter 0,3 meter dan 0,6 meter dengan kedalaman 22 meter. Terdapat tiga tipe pile cap yaitu PC1, PC2, dan PC3. masing-masing menggunakan 3, 2, dan 1 tiang bor dengan diameter 0,6 m dan 0,4 m dengan panjang 22 m. Daya dukung kelompok tiang mencapai 3376,87 kN, 2251,32 kN dan 698,92 kN dengan penurunan yang masih dalam batas izin menurut SNI 8460:2017. Dengan pendekatan ini, sistem fondasi tiang bor diharapkan mampu meminimalkan dampak lingkungan sekaligus memberikan efisiensi struktur.
Analisis Potensi Likuefaksi Menggunakan Metode Seed et al. di Jembatan Jurug, Bengawan Solo, Surakarta Moch. Soleh; Novita Anggraini; Fuji Asema; Dyah Ayu Rahmawati Cupasindy; Muhammad Tri Aditya; Muhammad Farhan Putra Samakata; Nur Anwaril Jamil
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3583

Abstract

Penilaian risiko geoteknik ini menginvestigasi kerentanan likuefaksi pada lokasi kritis Jembatan Jurug di Surakarta, sebuah wilayah yang diklasifikasikan sebagai Kelas Situs SE (Tanah Lunak) dengan potensi seismik tinggi yang dipengaruhi oleh Sesar Kendeng. Lapisan bawah permukaan dicirikan oleh endapan aluvial muda berupa pasir halus dan lanau berpasir dengan kepadatan rendah hingga sedang, serta muka air tanah yang dangkal (2 hingga 6 m). Analisis menggunakan metode semi-empiris Seed et al. (1985) dengan nilai N-SPT terkoreksi (N160) untuk menghitung Faktor Keamanan (FS) dan Indeks Potensi Likuefaksi (LPI) hingga kedalaman 20 m guna mengukur tingkat keparahan manifestasi permukaan. Hasil menunjukkan variasi spasial kerentanan yang signifikan: Titik Bor 02 (BH-02) merupakan zona paling kritis dengan potensi likuefaksi tertinggi, ditunjukkan oleh nilai FS terendah dan LPI tertinggi, yang terkonsentrasi pada lapisan dangkal hingga menengah (0 hingga 18 m) di mana FS<1 terjadi secara konsisten. Sebaliknya, BH-01, BH-04, dan BH-05 menunjukkan potensi likuefaksi sedang yang terpusat pada lapisan permukaan (0 hingga 10 m), sementara BH-03 merupakan area paling stabil dengan FS tinggi dan LPI rendah yang konsisten. Hal ini mengharuskan adanya mitigasi geoteknik mendesak pada zona dangkal berisiko tinggi, seperti teknik pemadatan (compaction grouting/vibro compaction) atau metode berbasis drainase (PVD), guna memastikan integritas struktural jembatan terhadap pembebanan seismic.
ANALISIS FONDASI BORED PILE PADA TOWER A PROYEK RUSUN RAWA BUNTU SERPONG TANGERANG SELATAN Zitha Hertina Saraswati; Moch. Sholeh; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5751

Abstract

Proyek Pembangunan Tower A Rusun Rawa Buntu merupakan proyek gedung bertingkat 32 lantai dengan luas bangunan 1.549  dan ketinggian 99 m. Fondasi pada bangunan tersebut menggunakan bored pile raft foundation dengan diameter 1 m pada kedalaman 25 m yang sudah sesuai. Perbandingan dimensi bored pile lain untuk mengetahui daya dukung terbesar, penurunan terkecil, serta ekonomis dari segi volume dan biaya perlu dianalisis. Pada penelitian ini, analisis daya dukung dan penurunan dilakukan secara manual dan numerik (Plaxis 2D) pada eksisting (diameter 1 m kedalaman 25 m) dan perencanaan baru (diameter 0,6 m kedalaman 15, 25, 30 m; diameter 0,8 m kedalaman 15, 25, 30 m; diameter 1 m kedalaman 15, 30 m; dan diameter 1,2 m kedalaman 15, 25, 30 m) berdasarkan data SPT BH-1. Analisis menggunakan metode Meyerhof dan Reese & Wright untuk daya dukung tiang tunggal serta Vesic dan Meyerhof untuk penurunan tiang tunggal dan kelompok. Dari perhitungan program RSAP 2024, didapatkan beban aksial terbesar yaitu  = 215431,42 kN (ASD) dan  = 292147,99 kN (LRFD). Berdasarkan SNI 8460-2017, daya dukung dan penurunan memenuhi syarat apabila  >  dan  < . Kondisi tersebut terjadi pada kedalaman 25 m (diameter 0,8; 1; 1,2 m) dan kedalaman 30 m (diameter 0,6; 0,8; 1; 1,2 m). Bored pile yang lebih memenuhi syarat dari segi daya dukung dan penurunan serta ekonomis dari segi volume dan biaya, yaitu bored pile diameter 0,60 m pada kedalaman 30 m serta dimensi raft foundation 31 m 11 m 1 m. Dengan daya dukung  manual = 217151,23 kN serta penurunan  manual = 0,0210 m dan  Plaxis 2D = 0,0381 m. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan senilai Rp 5.960.952.085,44 dengan metode pelaksanaan menggunakan Bored Pile Mini Crane mulai dari pekerjaan pembersihan lahan hingga pengecoran raft foundation.
ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN GEOTEXTILE DAN DINDING PENAHAN TANAH KANTILEVER PADA JEMBATAN CIPULARANG KM 71 Shabila Nula Salwa; Novita Anggraini; Trias Rahardianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5795

Abstract

Proyek Jembatan di Tol Cipularang KM 71 di Kabupaten Purwakarta terletak di area perbukitan curam dengan tanah ekspansif yang rentan terhadap perubahan volume signifikan saat terkena air, membuat wilayah tersebut rawan longsor. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan solusi alternatif perkuatan lereng diantaranya penggunaan geotextile dan dinding penahan tanah kantilever. metode Fellenius diimplementasikan untuk menganalisis stabilitas pada kondisi lereng eksisting, dengan perkuatan geotextile dan dinding penahan tanah kantilever. Perhitungan menggunakan metode manual maupun dengan Software Geoslope. Analisis stabilitas lereng dengan perkuatan geotextile mencakup analisis stabilitas internal (putus dan cabut) dan eksternal (geser, guling, dan daya dukung), sedangkan, pada dinding penahan tanah kantilever, meliputi analisis stabilitas terhadap geser, guling, dan daya dukung. Hasil analisis stabilitas lereng kondisi eksisting menggunakan metode perhitungan manual memberikan nilai faktor keamanan tanpa beban gempa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 1,389 dan 0,568, sedangkan pada penggunaan Software Geoslope berturut-turut sebesar 1,322 dan 0,607. Perhitungan perkuatan lereng dengan geotextile dengan metode perhitungan manual nilai faktor keamanan kondisi tanpa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 2,447 dan 1,627, dan dengan implementasi Software Geoslope diperoleh berturut-turut sebesar 3,672 dan 1,689. Pada perkuatan lereng menggunakan dinding penahan tanah, metode perhitungan manual nilai faktor keamanan kondisi tanpa dan dengan beban gempa berturut-turut sebesar 2,870 dan 1,612 , sedangkan dari software Geoslope berturut-turut dihasilkan nilai faktor keamanan sebesar 3,283 dan 1,579.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI TIANG BOR PADA PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM 2 SMK-SMAK BOGOR Ananda Putri Amalia; Dandung Novianto; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5807

Abstract

Proyek pembangunan SMK/SMAK Bogor yang dibangun di tengan wilayah padat penduduk dengan perencanaan awal menggunakan fondasi spun pile sehingga menyebabkan getaran yang cukup besar dan berpengaruh terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu penulis melakukan analisis yang berjudul “Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Bor Pada Pembangunan Gedung Laboratoriumoratorium 2 SMK/SMAK Bogor”. Permasalahan yang dibahas adalah pembebanan struktur atas, daya dukung pada fondasi tiang bor, dimesi pada fondasi tiang bor, peurunan pada fondasi tiang bor, metode pelaksanaan fondasi tiaang bor, dan RAB pada perencanaan fondasi tiang bor. Dengan menggunakkan data N-SPT dan laboratorium maka didapatkan hasil perhitungan yaitu pembebanan portal struktur didapatakan nilai Qv adalah 404,98 ton dan Mu adalah 62,51 ton, terdapat 2 jenis pile cap yaitu PC1 dengan ukuran 3,35x3,4x0,75 meter beirisi 3 tiang bor, daya dukung kelompok tiang (Qg) 520,29 ton, diameter 0,65 meter, panjang 7 meter, penurunan 6,04 < 15,43 cm. PC2 dengan ukuran 2,7x3,4x0,75 meter berisi 2 tiang bor, daya dukung kelompok tiang (Qg) 521,25 ton, diameter 0,65 meter, panjang 7 meter, penurunan 14.84 < 15,56 cm. Alat yang digunakan rotary bore pilling, crane, pompa air, excavator, dump truck dan alat manual, biaya pelaksanaan tiang bor sebesar Rp. 2.657.000.000,00.
ANALISIS LAJU EROSI DAN SEDIMENTASI BENDUNGAN BAGONG DENGAN PERBANDINGAN METODE MUSLE DAN PERMODELAN HEC-RAS Dimas Ade Permana Putra; Ayisya Cindy Harifa; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5829

Abstract

Bendungan Bagong memiliki peran penting dalam pengelolaan air. Namun, Bendungan Bagong juga rentan terhadap adanyasedimen yang tertahan dan mengendap. Sedimentasi pada DAS Bagong dapat menyebabkan berkurangnya kapasitas tampungan,penurunan efisiensi, dan memperpendek usia bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju erosi dan sedimentasidi Bendungan Bagong menggunakan metode MUSLE dan permodelan HEC-RAS. Parameter pada perhitungan metode MUSLEdiolah dan ditentukan dengan software ArcGIS. Metode MUSLE memprediksi laju sedimentasi pada DAS Bagong sebesar63593,848 ton/tahun, kemudian melalui pendekatan SDR didapatkan laju erosi sebesar 60,121 ton/ha/tahun, termasuk dalamkelas III dengan tingkat erosi sedang. Sedangkan permodelan HEC-RAS menunjukkan laju sedimentasi sebesar 78789,411ton/tahun. Didapatkan usia guna Bendungan Bagong menurut laju sedimentasi metode MUSLE adalah 113 tahun dan menurutpermodelan HEC-RAS adalah 91 tahun. Perbandingan kedua metode menunjukkan bahwa metode MUSLE menghasilkan lajusedimentasi yang lebih kecil karena hanya menggunakan parameter faktor limpasan hujan, sedangkan HEC-RAS menggunakanparameter debit banjir rancangan pada aliran sungai. Rasio perbandingan laju sedimentasi metode MUSLE dan permodelanHEC-RAS adalah sebesar 1 : 1,24.
MODIFIKASI STRUKTUR ATAS PASAR JONGKE KOTA SURAKARTA Muhammad Fauzan Ghaulam Hanif; Bobby Asukmajaya Raharjo; Novita Anggraini
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5837

Abstract

Salah satu syarat perencanaan struktur gedung adalah struktur bangunan yang kokoh dengan biaya yang ekonomis. Untukmencapai hal tersebut diperlukan pembuatan alternatif desain untuk mengetahui alternatif desain mana yang lebih ekonomisuntuk digunakan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surakarta berupaya keras meningkatkan kemampuan dalam pengerahansumber daya secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung preliminary design, pembebanan, desain elemen struktur, dan rencana anggaran biaya dengan mendesain struktur atas danmenambah jumlah lantai serta mengubah atap rangka baja menjadi atap dak beton guna membuat alternatif desain yang berbeda dari gedung eksisting dengan data yang digunakan terdiri dari shop drawing, spesifikasi teknis, dan data tanah. Peraturan yang digunakan adalah SNI 2847-2019 untuk analisis dan desain beton bertulang, SNI 1727-2020 untuk pembebanan, dan SNI 17262019 untuk ketentuan gempa. Analisis statika menggunakan bantuan software Etabs 2018 dan AutoCAD untuk membuat gambar kerja hasil perencanaan. Dari hasil modifikasi ini diperoleh nilai pelat lantai dengan tebal 120mm menggunakan tulangan utama S10-150 untuk arah x dan y. Balok B1 dengan dimensi 400/600mm menggunakan tulangan utama tumpuan 6S22 untuk atas dan 4S22 untuk bawah, pada daerah lapangan menggunakan tulangan 4S22 untuk atas dan 6S22 untuk bawah dan tulangan sengkang digunakan S13. Kolom K1 dengan dimensi 800/600mm menggunakan tulangan utama 20S22 dan tulangan sengkang pada daerah lapangan digunakan S13-125 serta S13-100 pada daerah tumpuan. Untuk rencana anggaran biaya elemen struktur atas sebesar Rp29.205.444.711,89.
ANALISIS PERBAIKAN TANAH METODE PRELOADING KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA Larasati Putri Y; Novita Anggraini; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6065

Abstract

Pada Proyek Jalan Tol Indrapura – Kisaran terdapat permasalahan berupa tanah lempung lunak (soft clay). Setelah dilakukan penyelidikan tanah berupa penyelidikan N-SPT diketahui bahwa tanah lunak (N>5) pada area yang akan dilewati proyek jalan tol ini sampai pada kedalaman 17m dengan muka air tanah berada pada 0.47m dibawah permukaan tanah. Penurunan konsolidasi merupakan masalah geoteknik yang umum terjadi, terutama di daerah yang terdiri dari tanah lunak. Hal ini disebabkan oleh keluarnya air pori yang diakibatkan peningkatan tegangan pada massa tanah. Pada pembangunan jalan tol di atas tanah lunak memerlukan analisis yang berkaitan dengan besar dan lama penurunan konsolidasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penurunan tanah ketika tanpa adanya perbaikan tanah dibandingkan dengan perbaikan tanah menggunakan metode Preloading kombinasi dengan Prefabricated Vertical Drains (PVD). Preloading adalah suatu teknik metode perbaikan tanah dimana konsolidasi tanah dapat dicapai dalam jumlah yang cukup besar sebelum pembebanan konstruksi rencana. Berdasarkan penyelidikan tanah, karakteristik lapisan tanah merupakan tanah lempung yang berpotensi mengalami penurunan konsolidasi yang cukup besar dan lama. Hasil analisis penurunan jalan tol di daerah penelitian adalah sebesar 3,655 meter. Dibutuhkan waktu 84 tahun untuk konsolidasi primer mencapai derajat konsolidasi 90%. Namun, pada metode Hansbo diterapkan preloading kombinasi PVD dengan mencoba dua pola konfigurasi yaitu segitiga dan segiempat pada kedalaman 17 meter, untuk variasi jarak pemasangan PVD 0,8m; 1m; 1,25m; 1,5m dan 1,75m. Kesimpulan dari jarak pemasangan PVD dan preloading yang efisien adalah pemasangan dengan pola segiempat dan berjarak 1,25m dengan waktu 23 minggu untuk mencapai derajat konsolidasi 90%. Maka, dapat disimpulkan metode perbaikan tanah lunak menggunakan preloading dengan kombinasi PVD terbukti efisien untuk mempercepat proses konsolidasi tanah.