Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KINERJA STRUKTUR GEDUNG TEKNIK LISTRIK POLINEMA MENGGUNAKAN KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBULAR (CFST) Anida Nurrahma Aisya; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.9548

Abstract

Kota Malang merupakan wilayah dengan potensi gempa yang cukup tinggi sehingga perencanaan struktur gedung harus memperhatikan aspek ketahanan gempa. Politeknik Negeri Malang berencana membangun Gedung Teknik Listrik untuk menunjang kegiatan pendidikan. Salah satu alternatif sistem struktur yang digunakan adalah kolom Concrete Filled Steel Tubular (CFST), yaitu kolom komposit yang memadukan kekuatan baja dan beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio lebar terhadap tebal baja (B/t) kolom CFST terhadap story drift, story stiffness, dan kapasitas desain, serta menghitung rencana anggaran biaya (RAB) kolom CFST pada Gedung Teknik Listrik Polinema. Analisis struktur dilakukan secara tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS 20 dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 1729:2020. Hasil analisa menunjukkan bahwa story drift meningkat seiring bertambahnya rasio B/t dari tipe A1-4 hingga A1-1 dan A2-4 hingga A2-1 namun keberadaan rebar tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi story drift. Pengaruh rasio B/t juga mempengaruhi nilai kekakuan struktur (story stiffness). Kekakuan menurun pada tipe A1-1 dibandingkan A1-4 pada arah X dan Y begitupun dengan kolom A2-1 menurun dibandingkan A2-4. Kapasitas desain kolom CFST meningkat pada rasio B/t yang lebih kecil yaitu pada tipe kolom A1-4 dan A2-4. Rencana anggaran biaya yang diperlukan apda tipe kolom A1 tanpa rebar dan kolom A2 dengan rebar menunjukkan kenaikan harga yang signifikan. Semakin kecil rasio B/t kolom maka rencana anggaran biaya yang diperlukan semakin besar.
PERENCANAAN JEMBATAN BETON BERTULANG PADA JALAN PUSUK-PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Muhammad Huzaifah; Wahiddin Wahiddin; Moch. Sholeh
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9702

Abstract

Jembatan Pusuk-Pemenang merupakan infrastruktur transportasi yang direncanakan pada ruas jalan Pusuk-Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, guna mengatasi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan konektivitas antara Kota Mataram dan kawasan wisata Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan merencanakan dimensi elemen struktur bangunan atas dan bangunan bawah jembatan beton bertulang tipe balok-T, bentang tunggal 24 meter, Kelas A, 2 jalur, menggunakan material fc' = 30 MPa dan fy = 400 MPa. Metode meliputi analisis pembebanan berdasarkan SNI 1725:2016, analisis gempa berdasarkan SNI 2833:2016, serta desain penulangan berdasarkan RSNI T-12-2004, dengan pemodelan dan analisis struktur 3D menggunakan program bantu rekayasa struktur. Hasil perencanaan: (1) plat lantai kendaraan setebal 250 mm dengan tulangan D16-125 mm (tumpuan) dan D13-500 mm (lapangan); (2) gelagar balok-T 600 x 1.800 mm sebanyak 5 buah, tulangan longitudinal D29, sengkang O12-300 mm; (3) abutment tinggi 9 m dengan pondasi tiang pancang diameter 60 cm, 7 pasang per abutment; (4) gaya gempa rencana dengan koefisien respons seismik Cs = 0,283 menghasilkan gaya lateral total 250.147 kg. Seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan kekuatan dan keamanan sesuai standar yang berlaku.
SUBTITUSI POLYPROPYLENE DAN POLYETHYLENE PADA LIMBAH MASKER DAN LIMBAH AMP SEBAGAI FILLER DALAM CAMPURAN AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Shane Putra Wijaksane; Wahiddin Wahiddin; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9895

Abstract

Peningkatan penggunaan aspal akibat pesatnya pembangunan infrastruktur membutuhkan material konstruksi berkualitas. Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) sering digunakan, namun keterbatasan bahan baku mendorong pencarian alternatif  filler berkelanjutan. Limbah masker medis (polypropylene dan polyethylene) dan limbah Asphalt Mixing Plant (AMP) memiliki potensi sebagai filler alternatif. Keberlanjutan lingkungan menjadi pertimbangan penting, mengingat meningkatnya volume limbah masker sejak pandemi dan limbah AMP yang tidak terkelola dengan baik. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kedua limbah ini terbukti berpengaruh pada kualitas campuran aspal, sehingga penelitian ini bertujuan menggabungkan keduanya sebagai filler dalam campuran aspal AC-WC. Penelitian menguji variasi kadar limbah masker medis (0%, 5%, 10%, dan 15%) dan limbah AMP sebagai filler dalam campuran aspal AC-WC. Hasil menunjukkan kadar aspal optimum (KAO) terpilih sebesar 6,45%, menghasilkan campuran sesuai spesifikasi Bina Marga 2018. Penambahan limbah masker medis meningkatkan stabilitas dan flow, meskipun nilai flow sedikit menurun pada kadar 15%. Penggunaan limbah AMP juga meningkatkan nilai  flow campuran aspal AC-WC. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah AMP dan masker medis sebagai filler dapat meningkatkan kualitas campuran aspal dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM TERPADU KAMPUS AKN PUTRA SANG FAJAR BLITAR Deanty Putri Rahmadani; Suselo Utoyo; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3853

Abstract

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar mengalami keterlambatan selama 17 hari dengan deviasi -12,12 persen dari waktu kontrak yang direncanakan semula. Keterlambatan ini berdampak negatif pada performa kerja, kepercayaan terhadap kontraktor, keuntungan perusahaan, dan berbagai masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek serta memberikan solusi terkait keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner dari berbagai responden yang terlibat dalam proyek. Faktor yang diamati sebagai penyebab keterlambatan, antara lain: manajemen waktu yang tidak efektif, perencanaan yang tidak akurat dan kendala eksternal. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek serta solusi untuk mengatasi keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan, yaitu: metode pelaksanaan (X1), material (X2), SDM (X3), time schedule (X4), cashflow (X5). Hasil dari penelitian ini dengan uji regresi linear berganda bahwa variabel metode pelaksanaan (X1) yang menjadi faktor utama keterlambatan proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. Berdasarkan hasil tersebut keterlambatan proyek dapat diatasi dengan melakukan percepatan penjadwalan, penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu shift kerja atau kombinasi dari ketiganya. Usulan paling efektif adalah kombinasi penambahan tenaga kerja dan waktu shift kerja proyek dapat diselesaikan sebelum waktu kontrak berakhir. Dengan konsekuensi biaya upah sebesar Rp66.082.000,00.
ANALISIS KETIDAKBERATURAN VERTIKAL KEKAKUAN TINGKAT LUNAK BERLEBIHAN PADA GEDUNG BERTINGKAT DENGAN METODE RESPON SPEKTRUM Rafika Anelida; Wahiddin Wahiddin; Agustin Dita Lestari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4094

Abstract

Baru-baru ini banyak inovasi dilakukan dalam pembangunan gedung tinggi dengan ketidakberaturan vertikal tingkat lunak berlebihan untuk memenuhi tuntutan fungsional, estetika, dan ekonomi. Tujuan analisis ini adalah untuk mempelajari perilaku seismik struktur yang memiliki ketidakberaturan vertikal tingkat lunak berlebihan pada gedung bertingkat terhadap nilai kekakuan lantai, gaya geser, dan simpangan antar lantai. Analisis ini dilakukan pada struktur beraturan (A0) dan struktur dengan ketidakberaturan vertikal dimana kekakuan tingkat lunak berlebihan diletakkan pada lantai satu (A1), lantai tiga (A2), dan lantai lima (A3). Hasil analisis menunjukkan bahwa kekakuan antar lantai berkurang secara signifikan pada lantai yang memiliki ketidakberaturan vertikal yaitu pada tipe A1 sebesar 65.95% (arah X) dan 60.95% (arah Y), tipe A2 sebesar 56.18% (arah X) dan 48.34% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 35.07% (arah X) dan 39.61% (arah Y). Pada gaya geser dasar seismik akibat ketidakberaturan vertikal tidak ada pengaruh yang signifikan, namun pada gaya geser setiap lantai mengalami penurunan meskipun tidak terlalu besar pada lantai yang memiliki ketidakberaturan vertikal dimana pada tipe A1 sebesar 13.18% (arah X) dan 28.84% (arah Y), tipe A2 sebesar 14.30% (arah X) dan 13.54% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 52.17% (arah X) dan 32.30% (arah Y). Pada simpangan antar lantai yang terjadi pada lantai akibat ketidakberaturan vertikal mengalami loncatan yang signifikan dimana pada tipe A1 mencapai sebesar 95.43% (arah X) dan 93.70% (arah Y), tipe A2 sebesar 87.55% (arah X) dan 84.72% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 84.62% (arah X) dan 86.87% (arah Y).
PERBANDINGAN PERENCANAAN DAN METODE PELAKSANAAN FONDASI TIANG BOR DENGAN FONDASI TIANG PANCANG PADA GEDUNG RSUD BANGIL Utari Nindy Safira; Moch. Sholeh; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4591

Abstract

Sebagai penunjang pembangunan sektor bidang jasa dibutuhkan pembangunan prasarana dan sarana fisik seperti bangunan rumah sakit, pembangunan prasarana jalan sebagai penghubung, jembatan, serta infrastruktur lainnya. Salah satu bangunan prasarana yang didirikan yaitu gedung RSUD Bangil. Dengan studi kasus gedung tersebut, penulis ingin membandingkan fondasi tiang bor yang digunakan pada gedung RSUD Bangil sesuai kondisi perencanaan di lapangan dan merencanakan ulang menggunakan fondasi tiang pancang dengan tiang bor dengan judul skripsi “Perbandingan Perencanaan dan Metode Pelaksanaan Fondasi Tiang Bor dengan Fondasi Tiang Pancang Pada gedung RSUD Bangil. Dengan data penyelidikan tanah (Data Sondir) dan gambar perencanaan. Hasil dari analisis perbandingan kedua jenis fondasi tiang didapatkan bahwa daya dukung tiang tunggal maupun daya dukung tiang kelompok fondasi tiang pancang lebih besar daripada daya dukung tiang tunggal maupun daya dukung tiang kelompok fondasi tiang bor. Penurunan kedua tiang sudah memenuhi yaitu tidak melebihi penurunan izin sebesar 222 mm untuk fondasi tiang bor dan penurunan izin sebesar 200 mm untuk fondasi tiang pancang. Sedangkan biaya pelaksanaan fondasi tiang bor pada gedung RSUD Bangil sebesar Rp 2,375,106,610 dan fondasi tiang pancang pada gedung RSUD Bangil sebesar Rp 2,099,854,977. Sehingga dapat disimpulkan bahwa biaya pelaksanaan fondasi tiang pancang lebih murah.
PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN PRATEGANG PROFIL I GIRDER PADA JEMBATAN LEMBAH DIENG KOTA MALANG Alvien Saher Gaza Provanda; Nawir Rasidi; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4673

Abstract

Jembatan Lembah Dieng Kecamatan Sukun, Kota Malang ambrol total sebelum diperbaiki, 30 April 2022. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti menemukan masalah yang mana terdapat gerusan dipilar yang disebabkan oleh adanya gangguan oleh pilar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana hasil desain dan hitungan dimensi struktur jembatan serta metode pelaksanaan yang digunakan. Perencanaan jembatan berpedoman pada peraturan yakni SNI 1725:2016, SNI 2833:2016, dan RSNI T-12-2004. Proses analisis dilakukan secara 2 dimensi (2D) menggunakan bantuan software microsoft excel. Dari perencanaan ini, Girder jembatan memiliki panjang 30 meter dengan tipe girder PCI H-170, jarak antar girder 1,85 m dengan mutu beton fc’ 40 MPa. Jenis strand yang digunakan adalah tipe 15 mm (0,6”) ASTM 416-06 Grade 270. PCI-Girder memiliki tulangan utama bagian bawah, tengah, dan atas masing-masing 12D13, 8D13, dan 10D13. Pelat lantai jembatan memiliki tebal 0,2 m yang menggunakan tulangan pokok dan bagi masing-masing D16-100 dan D13-100. Trotoar jembatan memiliki dimensi lebar 1 m dengan tebal 0,2 m yang menggunakan tulangan pokok dan bagi masing-masing D10-150 dan D8-200. Tiang sandaran memiliki dimensi 0,2 m x 0,2 m x 1 m yang mengunakan tulangan D13 dengan tulangan geser D8-200 dan menggunkan pipa baja galvanis Ø 76,3 mm BJ-37. Kepala Jembatan (Abutment) menggunakan jenis T terbalik dengan ukuran lebar 8 x 10 m. Tinggi abutment adalah 8 m. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode Launching Gantry merupakan salah satu metode yang dapat dilaksanakan untuk jenis jembatan beton prategang.
DESAIN ULANG STRUKTUR GEDUNG KELAS & LAB PUPR SEMARANG MENGGUNAKAN PERFORMANCE BASED DESIGN Akhmad Khairil; Wahiddin Wahiddin; Anisah Nur Fajarwati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4754

Abstract

Struktur Gedung Kelas & Lab PUPR Semarang merupakan sebuah struktur yang memiliki level kinerja struktur life safety pada gempa Kobe BSE-1E dan BSE-2E. Berdasarkan hasil kinerja level struktur tersebut, tidak sesuai dengan ASCE 41-17. Oleh sebab itu maka akan didesain ulang struktur Gedung Kelas & Lab PUPR Semarang. Metode desain berbasis kinerja merupakan analisis yang dapat memastikan bahwa struktur mampu memenuhi kapasitas layan, kapasitas ultimit, serta memenuhi tingkat kinerja struktur yang sudah direncanakan. Hasil analisis tersebut didapatkan dimensi balok B1 500×1000 mm, balok B2 500×950 mm, balok B3 450×900 mm, balok B4 500×900 mm, balok B5 250×450 mm, balok B6 200×400 mm, balok BA1 300×600 mm, balok BA2 250×500 mm, balok BK 1 200×400 mm, balok BK 2 200×400 mm, kolom K1 1000×1000 mm, kolom K2 900×900 mm, kolom K3 700×700 mm, kolom K4 300×300 mm, kolom K5 400×400 mm, shear wall SW1 350 mm, pelat SA 120 mm. Dengan menggunakan dimensi serta tulangan yang sudah didesain, didapatkan level kinerja struktur Gedung Kelas & Laboratorium Semarang pada gempa Kobe BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00704 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi life safety dengan nilai drift ratio 0,01056, pada gempa Loma Prieta BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00688 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi life safety dengan nilai drift ratio 0,01032, dan pada gempa Parkfield BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00629 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00943. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa struktur sudah memenuhi syarat.
PERENCAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT UPT VERTIKAL SURABAYA TOWER B Hilman Fakhrudin; Armin Naibaho; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5830

Abstract

Perencanaan gedung bertingkat tinggi sangat beresiko terhadap guncangan gempa yang mengancam jiwa pengguna gedung, oleh karena itu, gedung bertingkat tinggi harus didesain dengan ketentuan gempa yang berlaku. Sistem yang digunakan yaitu menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Perencanaan ulang struktur Gedung Rumah Sakit ini didesain mengacu pada SNI 2847-2019 untuk perhitungan struktur, SNI 1727-2019 untuk pembebanan, dan SNI 1726-2019 untuk perhitugan gempa. Analisa statika struktur menggunakan bantuan Software Etabs, dan Autocad untuk membuat gambar kerja hasil perencanaan.Dari hasil perencanaan diperoleh: pelat lantai, dengan tebal 130 mm penulangan tumpuan dan lapangan arah x dan y D13-150. Tangga dengan tebal 130 mm, dengan penulangan tumpuan dan lapangan D13-150.Balok 1 B1 650/950 mm tulangan pada tumpuan 12D28, pada lapangan 6D28. Balok 2 B2 650/850 mm tulangan pada tumpuan tarik 10D28, pada lapangan 5D28. Balok 3 B3 mm tulangan pada tumpuan 10D28, pada lapangan 5D28 dan. Balok Anak BA mm tulangan pada tumpuan 6D25, pada lapangan 6D25. Kolom interior K2 1250/1250 mm menggunakan tulangan utama 32D32. Kolom eksterior K1 1250/1250 mm menggunakan tulangan utama 28D32.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG DORMITORY KAWASAN SAINS DAN TEKNOLOGI TENAGA NUKLIR BABARSARI Muhammad Reza Fakhry; Armin Naibaho; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5970

Abstract

Indonesia merupakan kawasan yang sering mengalami kejadian bencana alam berupa gempa bumi. Perencanaan struktur bangunan di daerah rawan gempa harus mematuhi standar yang ketat untuk memastikan kekuatan dan keamanan. Oleh sebab itu dilakukan desain ulang pada struktur gedung Dormitory Kawasan Sains dan Teknologi Tenaga Nuklir Babarsari yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta agar dapat menjamin kekuatan dan kestabilan dari bangunan tersebut supaya dapat bermanfaat, dan layak digunakan. Perencanaan ini menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Perencanaan struktur pada gedung ini didesain dengan mengacu pada SNI 2847-2019 untuk perencanaan beton struktural, SNI 1729-2020 untuk perencanaan struktur atap baja, SNI 1727-2020 untuk pembebanan, dan SNI 1726-2019 untuk perhitugan gempa. Pemodelan serta analisa struktur menggunakan bantuan Software ETABS 2018, dan Autocad untuk membuat gambar kerja hasil perencanaan. Hasil dari perencanaan didapatkan gording Light Channel 150.65.20.3,2 , kuda-kuda profil WF 200.100.5,5.8, penggantung gording ∅8 mm, ikatan angin ∅ 8mm, sambungan baut A325 D18 mm, panjang angkur 500mm, pelat lantai dengan tebal 125 mm penulangan tumpuan dan lapangan arah x dan y D10- 100. Tangga tebal 125 mm, dengan penulangan tumpuan dan lapangan D10-200. Balok induk B1 350/500 mm tulangan pada tumpuan 6D22, pada lapangan 3D22. Balok induk B2 350/450 mm tulangan pada tumpuan 5D22, pada lapangan 3D22. Balok anak B2A 250/350 mm tulangan pada tumpuan 2D22, pada lapangan 2D22. Kolom interior K1 600/600 mm menggunakan tulangan utama 24D22. Kolom eksterior K2 500/500 mm menggunakan tulangan utama 16D22. Rencana anggaran biaya untuk struktur atas sebesar Rp. 32.020.700.000,00.