Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Video Digital Marketing Dan Poster Bisnis Bagi Tenant Program Mahasiswa Wirausaha Inkubator Bisnis ETU POLINEMA Suselo Utoyo; Tri Yulistyawati Evelina; Radhia Jatu Noviarsita Sakti; RizkyKurniawan Murtiyanto; Moh. Charits Charits
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i2.127

Abstract

Inkubator Bisnis ETU Polinema merupakan pusat pengembangan kewirausahaan yang konsisten menjalankan program Dikti yaitu Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang mendukung pengembangan program-program kewirausahaan serta menumbuhkan jiwa bisnis (sense of business) sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha yang didukung dengan modal yang diberikan dan pendampingan secara terpadu dan menghasilkan tenant-tenant wirausaha muda yang dapat menciptakan lapangan kerja dan calon pengusaha sukses masa depan. Pada tahun 2020 ini kegiatan PMW telah meloloskan sebanyak 35 kelompok usaha mahasiswa dengan sekitar 150 peserta mahasiswa di dalamnya. Adapun bidang usahanya meliputi: 1) Desain kreatif; 2) Kuliner; dan 3) Technopreneurship. Pelatihan-pelatihan telah diberikan oleh Inkubator Bisnis ETU Polinema untuk menumbuhkan motivasi berwirausaha dan membangun sikap mental wirausaha. Namun di era digital dan pandemi Covid-19, pemasaran produk yang dilakukan oleh para tenant PMW masih dirasa kurang maksimal. Hal ini dikarenakan tidak semua mahasiswa dapat menggunakan dan memanfaatkan digital marketing dalam memasarkan produknya. Pemanfaatan digital marketing ini digunakan untuk membuat video dan poster bisnis sebagai konten promosi bagi produk tenant PMW. Produk-produk mahasiswa yang kreatif dan berdaya jual tinggi akan dapat mencapai sasaran konsumen yang dituju khususnya di pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penting dilakukan pelatihan bagi tenant Program Mahasiswa Wirausaha Inkubator Bisnis ETU Polinema, berupa 1) Pelatihan pembuatan digital marketing untuk menunjang pemasaran secara online guna meningkatkan penjualan produk-produk tenant mahasiswa; 2) Pelatihan pembuatan video dan poster bisnis sebagai media promosi untuk mendukung pemasaran digital.
BANTUAN TEKNIS PENDAMPINGAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBANGUNAN PENGEMBANGAN TPQ MASJID AL-ISHLAH DI KELURAHAN DINOYO, KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Sumardi Sumardi; Indah Ria Riskiyah; Novita Anggraini; Radhia Jatu; Suselo Utoyo; Devi Zettyara
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i2.4808

Abstract

Masjid Al-Ishlah berlokasi di Jl. MT. Haryono VI/834 Kel. Dinoyo Kec. Lowokwaru Kota Malang. Bangunan masjid ini terdiri dari dua lantai yaitu luas bangunan lantai satu 250 m2 dan lantai dua 200 m2. Dengan luas bangunan tersebut, Masjid Al-Ishlah dapat menampung jama’ah sholat sekitar 350 jama’ah. Masjid ini akan dibangun Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang diperuntukkan untuk anak – anak di lingkungan wilayah RW 02 Kelurahan Dinoyo. Fasilitas yang memadai dari TPQ, akan menunjang kegiatan santri dalam proses menimba ilmu agama. Namun, fasilitas ruang kelas dan tempat bermain di TPQ Masjid Al-Ishlah belum memadai karena TPQ ini merupakan organisasi non profit yang tidak membebankan biaya pendidikan kepada orangtua santri. Selama ini fasilitas yang dibangun menjadi tanggung jawab masyarakat dan para donatur masjid. Demi memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan agama Islam anak – anak khususnya di lingkungan wilayah RW 02 Kelurahan Dinoyo maka, warga berencana untuk melakukan pembangunan pengembangan TPQ di Masjid Al-Ishlah. Dalam perencanaan pembangunan suatu infrastruktur bangunan harus dilakukan secara efektif dan efisien. Agar hal tersebut bisa tercapai, maka diperlukan suatu strategi berupa penyusunan jadwal pekerjaan yang dituangkan dalam Kurva S serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pelaksanaan pembangunan pengembangan Masjid Al-Ishlah agar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sebagai implementasi pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, kegiatan PPM ini fokus pada perencanaan penyusunan jadwal pekerjaan dalam Kurva S dan melakukan pendampingan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pelaksanaan pekerjaan struktur beton bertulang (pondasi, sloof, kolom, balok dan pelat lantai) pembangunan pengembangan Masjid Al-Ishlah.
PENERAPAN BIM 5D PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG STUDENT CENTER UAJY KOTA YOGYAKARTA Muhammad Bagus Permana; Devi Zettyara; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8784

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Building Information Modeling (BIM) 5D pada pembangunan Gedung Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), yang sebelumnya menggunakan metode CAD konvensional. BIM 5D digunakan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan mengoptimalkan visualisasi serta estimasi biaya. Metode ini mencakup pemodelan 3D, penjadwalan proyek, dan rencana anggaran pelaksanaan (RAP). Data yang dibutuhkan terdiri dari gambar desain, spesifikasi teknis, harga satuan pekerjaan Kota Yogyakarta, dan Permen PUPR No. 4 Tahun 2023. Alat yang digunakan adalah Autodesk Revit 2022 untuk pemodelan dan RAP, Microsoft Project untuk penjadwalan, serta Autodesk Navisworks untuk visualisasi jadwal dan deteksi benturan (clash detection). Model BIM 3D menghasilkan visualisasi tiga dimensi dan data kuantitas yang membantu dalam deteksi benturan. Struktur Work Breakdown Structure (WBS) disusun dari tahap persiapan, struktur, hingga arsitektur. Hasil visualisasi BIM 4D menunjukkan bahwa durasi proyek bisa dipercepat menjadi 353 hari dari rencana awal 366 hari. Total biaya yang diperoleh dalam RAP adalah Rp 72,7 miliar, dengan deviasi 13% dari rencana anggaran awal sebesar Rp 83,6 miliar.
OPTIMASI ALAT BERAT PADA PROYEK JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI STA 9+000 sd STA 14+000 Amanda Triastutik; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8901

Abstract

Pengerjaan proyek tol Probolinggo-Banyuwangi terdiri dari beberapa pekerjaan termasuk pekerjaan pembersihan lahan, galian, timbunan, dan perkerasan kaku. Untuk meminimalkan biaya pekerjaan, dilakukan optimasi penggunaan alat berat. Tujuannya meliputi perhitungan total biaya, pemilihan peralatan termurah, dan penentuan jumlah unit. Data yang digunakan mencakup potongan melintang STA 09+000 s/d 14+000, jenis, spesifikasi dan harga alat berat. Semua data diolah untuk memperoleh hasil perhitungan volume, perhitungan produktivitas tiap jenis alat, simulasi berbagai kombinasi alat berat, Semua data diolah untuk mendapatkan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa optimalisasi tersebut menghasilkan Pekerjaan Pembersihan Lahan menggunakan alternatif kombinasi 4 dengan total biaya Rp 11,451,936.57, dengan kombinasi 1 Excavator tipe Komatsu Komatsu PC 300, 8 Dump Truck Mitsibishi FN 62F HD Lug, dan 4 Bulldozer D65P-12; Pekerjaan Galian menggunakan alternatif 2 dengan total biaya Rp 3,751,467.15, dengan kombinasi 1 Excavator Komatsu PC300-8M2, dan 3 Dump Truck Mitsibishi Fuso FN 62F HD Lug; Pekerjaan Timbunan menggunakan alternatif kombinasi 4 dengan total biaya Rp 26,643,496.83, dengan kombinasi 3 Excavator Komatsu PC300-8M2, 11 Dump Truck Dump Truck Mitsubishi FN 62F HD Lug, 12 Motor Grader GD535-5, 3 Vibratorry Roller Tipe Sakai, dan 11 Water Tank Truck Tipe Fuso Canter FE(5000 L); dan Pekerjaan Perkerasan Kaku menggunakan alternatif kombinasi 4 dengan total biaya Rp 2,052,825.39, dengan kombinasi 1 Excavator tipe Komatsu PC 200, 1 Dump Truck Mitsubishi Fuso FN 62F HD Lug, dan 1 Slipform Paver Tipe Wirtgen 500.
OPTIMASI ALAT BERAT PADA PEKERJAAN BOX CULVERT PROYEK PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR UTARA LAMONGAN SEKSI I Sabrina Intan Kirana Hariyadi; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8903

Abstract

Dalam pembangunan Proyek Jalan Lingkar Utara Lamongan Seksi I terdapat beberapa komponen pekerjaan yang membutuhkan biaya cukup besar, salah satunya adalah pekerjaan box culvert. Pemilihan kombinasi alat berat yang kurang tepat dapat menyebabkan pembengkakan biaya proyek. Oleh karena itu, pemilihan kombinasi alat berat yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan biaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis volume box culvert (meliputi pekerjaan galian, timbunan, dan pengecoran), menentukan jenis alat berat yang sesuai, serta menetapkan kombinasi alat berat yang optimal untuk menghasilkan biaya terendah. Data yang digunakan meliputi detail engineering design, pre construction meeting, harga sewa alat, bahan bakar, upah operator, serta spesifikasi alat berat. Metode yang digunakan adalah simpleks program linier untuk memperoleh hasil yang optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif kombinasi alat berat paling efisien untuk pekerjaan galian adalah alternatif 4 merupakan kombinasi yang paling optimal, dengan kombinasi Excavator Tipe PC 160 dan Dump Truck Tipe Hino 500 Series FG 25JJ 4x1, untuk pekerjaan pengecoran adalah alternatif 2 merupakan kombinasi yang paling optimal yaitu Concrete Pump Tipe Putzmeister 27Z-Meter dan Truck Mixer Tipe Hino Ranger Mixer FM 260 JM, dan untuk pekerjaan timbunan kembali adalah alternatif 5 merupakan kombinasi yang paling optimal, dengan kombinasi Excavator Tipe PC 160, Dump Truck Tipe  Mitsubishi Fuso FE SHDX8 dan Bulldozer Tipe Shantui SD22W.
PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG APARTEMEN GRAND SHAMAYA TOWER AUBREY KOTA SURABAYA Nabila Nurjehan; Suselo Utoyo; Moch Khamim
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3829

Abstract

Grand Shamaya Tower Aubrey seluas 92.445 m² merupakan proyek milik PT. PP Property Surabaya yang dikerjakan oleh PT. PP (persero) berada di atas lahan seluas 7.010,78m² dan tinggi bangunan 189,3 m. Gedung apartemen ini terdiri dari 53 lantai atas dan 2 lantai basement yang terletak di pusat kota. Perencanaan proyek ini bertujuan untuk merencanakan proyek dalam hal (1) struktur organisasi, (2) site layout dan traffic management, (3) metode dan strategi pelaksanaan, (4) quality plan dan safety plan, (5) penjadwalan proyek, dan (6) rencana anggaran proyek. Data yang dibutuhkan adalah gambar proyek, dokumen Bill of Quantity, rencana kerja dan, harga satuan pekerjaan Kota Surabaya, dan Permen pupr no.1 tahun 2022 yang digunakan untuk acuan analisis harga. Perencanakan jadwal pekerjaan menggunakan program Microsoft Project Pro 2019 dan program Microsoft Excel 2019 sebagai penunjang. Berdasarkan hasil penelitian Project Planning diperoleh: (1) Menggunakan struktur organisasi fungsional (2) Menggunakan site layout alternatif 2 yang paling optimum dan pada traffic management menggunakan 3 gerbang keluar masuk ke area proyek, (3) strategi yang digunakan dalam pelaksanaan proyek Grand Shamaya Tower Aubrey dengan konsep Top Down. (4) Pelaksanaan mutu dikerjakan berdasarkan pada quality plan yang mengikuti Standard Operating Procedure agar quality target dan spesifikasi teknis dapat terpenuhi. dan Safety plan dikerjakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan agar meminimalisir kecelakan kerja (5) Durasi dari persiapan sampai struktur adalah 1120 hari kalender. (7) Biaya pelaksanaan yang dibutuhkan untuk sebesar Rp467.357.732.265
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DASAR PENGEMBANGAN KAWASAN SANUR BALI Iva Tri Yuliana; Suselo Utoyo; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3840

Abstract

Pembangunan Infrastruktur Dasar Pengembangan Kawasan Sanur Bali ini memiliki luas tanah sebesar 41,7 hektar. Pada pembangunan Infrastruktur Dasar Pengembangan Kawasan Sanur Bali memiliki berbagai macam pembangunan dan memiliki lahan yang luas sehingga rentan akan terjadinya berbagai faktor yang membuat proyek tersebut mengalami keterlambatan. Pada proyek Infrastruktur Dasar Pengembangan Kawasan Sanur Bali terdapat keterlambatan selama proyek berlangsung dari segi sumber daya proyek. Pembangunan proyek ini direncanakan selesai pada bulan Oktober, karena terdapat kendala selama proyek berlangsung sehingga proyek terselesaikan pada bulan November hanya pada struktur. Dari latar belakang tersebut maka dibutuhkan manajemen proyek yang baik dan benar untuk mengatasi keterlambatan yang terjadi. Tujuan dari pengambilan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor keterlambatan pada proyek Infrastruktur Dasar Sanur Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh reponden (kontraktor, konsultan, mandor) dan menganalisis kuesioner menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear berganda, uji determinasi, dan uji hipotesis. Hasil analisis yang dilakukan terhadap seluruh variabel yang telah ditetapkan menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan adalah kurangnya keahlian tenaga kerja dilapangan terhadap pelaksanaan proyek sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan, keterlambatan pengiriman barang terhadap penyelesaian proyek sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan, keterlambatan proses pembayaran oleh owner terhadap waktu serah terima kepada owner sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan, kerusakan bahan (material) ditempat penyimpanan gudang terhadap mutu bangunan sesuai dengan standar minimal yang baik.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM TERPADU KAMPUS AKN PUTRA SANG FAJAR BLITAR Deanty Putri Rahmadani; Suselo Utoyo; Wahiddin Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3853

Abstract

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar mengalami keterlambatan selama 17 hari dengan deviasi -12,12 persen dari waktu kontrak yang direncanakan semula. Keterlambatan ini berdampak negatif pada performa kerja, kepercayaan terhadap kontraktor, keuntungan perusahaan, dan berbagai masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek serta memberikan solusi terkait keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner dari berbagai responden yang terlibat dalam proyek. Faktor yang diamati sebagai penyebab keterlambatan, antara lain: manajemen waktu yang tidak efektif, perencanaan yang tidak akurat dan kendala eksternal. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek serta solusi untuk mengatasi keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan, yaitu: metode pelaksanaan (X1), material (X2), SDM (X3), time schedule (X4), cashflow (X5). Hasil dari penelitian ini dengan uji regresi linear berganda bahwa variabel metode pelaksanaan (X1) yang menjadi faktor utama keterlambatan proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. Berdasarkan hasil tersebut keterlambatan proyek dapat diatasi dengan melakukan percepatan penjadwalan, penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu shift kerja atau kombinasi dari ketiganya. Usulan paling efektif adalah kombinasi penambahan tenaga kerja dan waktu shift kerja proyek dapat diselesaikan sebelum waktu kontrak berakhir. Dengan konsekuensi biaya upah sebesar Rp66.082.000,00.
EVALUASI PELAKSANAAN K3 PROYEK JALAN TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 2 DENGAN METODE FMEA, FTA DAN DOMINO Nadia Luthfiana Rizqi; Suselo Utoyo; Sitti Safiatus Riskijah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.3943

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya mengarah pada suatu perusahaan saja namun pentingnya keselamatan kerja di sektor kontruksi juga sangat dibutuhkan karena memiliki risiko yang tinggi. Hal inilah yang menjadi alasan betapa pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang baik sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja. Dalam hal ini peneliti memilih sektor kontruksi Jalan Tol yaitu proyek Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 sebagai fokus penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membuktikan risiko K3 yang terjadi selama proyek ini yang sedang berlangsung. Lalu mengidentifikasi risiko - risiko kecelakaan kerja yang paling dominan pada proyek tersebut menggunakan metode FMEA dilanjutkan dengan mengidentifikasi secara spesifik risiko kecelakaan kerja metode FTA dan metode Domino. Serta mengetahui korelasi antara metode FMEA, FTA dan Domino pada evaluasi risiko K3 pada proyek tersebut Penelitian ini menggunakan Metode survei melalui lembar kuesioner yang dibagikan ke 125 responden lalu diolah dengan software IBM SPSS 27 dan Metode scoring. Hambatan yang terjadi melihat pada hasil kuesioner, lalu ditentukan solusi atau penyelesaian nya. Untuk identifikasi risiko bahaya menggunakan Metode FMEA, FTA dan Domino. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Metode FMEA, FTA dan Domino didapatkan risiko kecelakaan kerja yang termasuk kategori ekstrim, tinggi dan sedang. Terdapat kegiatan yang memiliki indikasi bahaya berupa jari tersayat tulangan besi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa factor utama terjadinya kecelakaan kerja berupa kelalaian dari sumber daya manusia itu sendiri. Solusi dari faktor risiko K3 berupa kelalaian dari sumber daya manusia yang mengakibatkan kecelakaan tersebut yaitu dengan meningkatkan konsentrasi pada tenaga kerja.
OPTIMASI ALAT BERAT PEKERJAAN STRUKTUR BAWAH PROYEK APARTEMEN X SURABAYA Yoan Khanza Marscha Clairine; Sitti Safiatus Riskijah; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4045

Abstract

Pengunaan alat berat pada proyek pembangunan Apartemen X Surabaya masih kurang maksimal ditinjau dari jumlah dan kapasitas alat berat yang digunakan. Untuk meningkatkan efektivitas dan meminimalkan biaya penggunaan alat berat perlu adanya optimasi alat berat. Tujuan optimasi alat berat yaitu menentukan biaya dan jumlah alat berat yang optimum dalam bentuk kombinasi. Data yang dibutuhkan adalah gambar rencana struktur bawah, RKS, kondisi tanah, jenis dan tipe alat berat, Harga Satuan Dasar Wilayah Jawa Timur Tahun 2023. Pekerjaan yang ditinjau yaitu pada pekerjaan galian tanah untuk basement dan pondasi. Proses optimasi menggunakan metode Simpleks. Perhitngan produktivitas dan biaya tiap alat berat berdasarkan Permen PUPR No. 1 Tahun 2022. Dari hasil optimasi penggunaan alat berat berupa dumptruck dan excavator dengan menggunakan 9 kombinasi diperoleh alternatif kombinasi untuk pekerjaan galian basement 1 pada zona 1,2 3 dan 4 adalah kombinasi 8, pada zona 5,6 dan 7 adalah kombinasi 7 yang merupakan kombinasi yang optimal, dan zona 8 adalah kombinasi 8. Pada pekerjaan basement 2 zona 1 adalah kombinasi 8 merupakan kombinasi yang optimal dan untuk zona 2 hingga 6 juga terdapat pada kombinasi 8, kemudian untuk zona 7 adalah kombinasi 7 sebagai alternatif kombinasi yang optimal. Untuk pekerjaan galian boredpile ada pada kombinasi 7, raft dan pilecap juga terdapat pada kombinasi 7 yang merupakan alternatif kombinasi yang optimal. Anggaran biaya alat berat dengan penambahan biaya mobilisasi dan demobilisasi adalah sebesar Rp 24.672.791.177.