Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE KAWASAN JALAN AHMAD YANI – JALAN RAYA MOJOSARI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG Wulan Safitri; Sutikno Sutikno; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4121

Abstract

Kawasan Jl. Ahmad Yani hingga Jl. Raya Mojosari merupakan kawasan padat penduduk, dimana ketersediaan lahan kosong sebagai tempat resapan alami air banyak berkurang. Hal ini mengakibatkan terjadinya genangan air pada jalanan di kawasan ini saat hujan deras . Sehingga perlu di lakukan perencanaan ulang saluran drainase agar dapat menampung limpasan air. Data – data yang diperlukan untuk perencanaan ulang  saluran drainase ini adalah peta tografi Kecamatan Kepanjen, data curah hujan tahun 2011 – 2020 dari Stasiun terdekat Gondanglegi, Kepanjen UPTD, dan Ngajum, dan Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Malang Tahun 2021.  Data di proses menggunakan metode  Gumbel dengan kala ulang 5 tahun. Dari hasil perhitungan diperoleh intensitas hujan sebesar 87,813 mm/hari, untuk perencanaan saluran drainase berbentuk persegi dengan bahan batu kali, dimana ukuran minimal dimensi adalah lebar 0,5 m dan tinggi 0,5 m, ukuran dimensi maksimal adalah lebar 1,5 m dan tinggi 1 m. Penerapan drainase berwawasan lingkungan berupa pemaikaian pemanen air hujan, dengan debit 0,0039 m3/detik.  Estimasi biaya untuk perencanaan ulang dan penerapan pemanen air hujan ini sebesar Rp.10.030.411.420,78.
PERENCANAAN ULANG JARINGAN PIPA AIR BERSIH DAN KOTOR PADA GEDUNG PERAWATAN RSPAL Dr.RAMELAN DENGAN BIM Hemia Hasania Almas; Ikrar Hanggara; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4129

Abstract

Pembangunan Gedung Perawatan RSPAL Dr.Ramelan Surabaya mempunyai jumlah 5 lantai dengan luas bangunan sebesar 12.943,3 m2. Bangunan bertingkat membuat sistem perpipaannya membutuhkan analisis yang kompleks karena sering ditemukan clash pada saat pengerjaannya. Skripsi ini bertujuan untuk menentukan debit aliran air bersih dan air kotor, menentukan dimensi pipa air bersih dan air kotor, mendesain ulang distribusi jaringan air bersih dan kotor, menentukan kapasitas pompa booster dan transfer, untuk mengaplikasikan BIM menggunakan Software Autodeks Revit, menganalisa kecepatan (v), tekanan (p), debit (Q), clash pada sistem pipa, kemudian menghitung estimasi biaya.  Data yang dibutuhkan adalah jumlah ruangan (95), harga satuan kerja Surabaya tahun 2022, dan SNI-8153-2015 sebagai acuan.Hasil dari perencanaan ulang, pada air bersih mempunyai debit sebesar 169.5 m3/day  dan dimensi pipa 4” untuk pipa transfer dan pipa distribusinya mulai dari diameter 1-1/4” sampai dengan 3”. Untuk pipa air kotor menuju Bak penampung 5”. Sedangkan untuk air kotor mempunyai debit sebesar 88,15 m3/day dan  dimensi 3”. Air bekas berdiameter 1-1/4” dan 1-1/2”. Untuk pendistribusian air bersih pompa booster mempunyai kapasitas sebesar 0,0104 m3/s dengan daya pompa sebesar 0,324 kW, Pompa booster digunakan pada lantai 5, 4, dan 3. Sedangkan lantai 2 dan 1 menggunakan gaya gravitasi sebagai alat bantu distribusi. Untuk pompa transfer memiliki kapasitas sebesar 0,016m3/s dengan daya pompa sebesar 0,566 kW, Pada perencanaan ini didapatkan besar anggaran pembangunan Rp2.320.557.307,60.
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE PERUMAHAN PONDOK PERMATA SUCI KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK Andika Prabowo; Aisyah Cindi Harifa; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4762

Abstract

Banjir adalah tergenangnya suatu daerah dimana sistem drainase tidak mampu menampung kapasitas air di daerah tersebut. Perumahan Pondok Permata Suci yang berada di Kabupaten Gresik dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami banjir ketika musim penghujan datang. Saat curah hujan yang tinggi dalam waktu yang lama, maka beberapa jalan akan tergenang air, setelah hujan reda jalanan masih tergenang banjir selama 30 menit sampai 60 menit. Hal tersebut terjadi karena saluran drainase yang ada sudah tidak dapat menampung debit air hujan yang ada di Perumahan Pondok Permata Suci. Maka perencanaan ulang diperlukan untuk mengatasi masalah banjir yang ada dengan analisa hidrologi dan hidrolika. Selain itu ditambahkan juga tangki pemanenan air hujan yang dapat membantu menyediakan air baku yang untuk kebutuhan air sehari-hari. Berdasarkan analisa tersebut diperoleh hasil perhitungan untuk curah hujan rencana dengan kala ulang 10 tahun sebesar 127,080 mm/hari, dimensi saluran rencana terkecil dengan ukuran 0,50 mx 0,90 m dan dimensi saluran rencana terbesar dengan ukuran 2,3 mx 1,0 m , tangki pemanenan air hujan yang akan dipasang pada setiap rumah menggunakan kapasitas tangki 12000 liter, total rencana anggaran biaya sebesar Rp. 53,479,207,151.01-.
ANALISIS PERBANDINGAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Alica Fadya Haya; Winda Harsanti; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5727

Abstract

Kecamatan Rengel merupakan salah satu kecamatan yang mengalami krisis air bersih saat musim kemarau. Pelayanan air bersih di kecamatan tersebut belum menjangkau seluruh wilayah. Oleh karena itu perlu perluasan area layanan air bersih. Perencanaan ini bertujuan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 dengan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial, menghitung debit kebutuhan air, merencanakan dimensi pipa dan reservoir, dan rencana anggaran biaya. Data yang digunakan adalah data jumlah penduduk Kecamatan Rengel tahun 2009 – 2023, data fasilitas umum Kecamatan Rengel tahun 2023, data debit sumber, dan data harga satuan pokok kegiatan Kabupaten Tuban tahun 2024. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 92.025 jiwa, debit kebutuhan yang diperlukan sebesar 188,489 liter/detik, menggunakan pipa HDPE dengan Ø20 mm, Ø 25 mm, Ø32 mm, Ø40 mm, Ø50 mm, Ø63 mm, Ø75 mm, Ø90 mm, Ø110 mm, Ø125 mm, Ø160 mm, Ø180 mm, Ø200 mm, Ø225 mm, Ø250 mm, Ø315 mm, dan Ø355 mm. Reservoir yang direncanakan berjumlah 5 dengan dimensi, 4 x 4 x 5 m, 3,5 x 3,5 x 3,5 m, 7 x 7 x 5 m, 6 x 6 x 5,5 m, dan 4 x 4 x 4,5 m. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 28.467.992.787,40.
KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL (AC-WC) DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI KADAR FILLER LIMBAH GYPSUM Ruci Hanggara Naqamukti; Akhmad Suryadi; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5848

Abstract

Limbah adalah sisa dari suatu usaha maupun kegiatan yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasin dan jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan lingkungan, kesehatan, kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup lainya. Limbah gypsum ini termasuk limbah B3 dengan kode limbah B414 pada kategori bahaya jika tidak termanfaatkan. Laston AC-WC merupakan campuran perkerasan jalan yang berada paling atas dan berhubungan langsung dengan roda kendaraan. Salah satu komponen beton aspal yang akan di subtitusi yaitu filler. Filler memiliki fungsi sebagai peningkatan stabilitas dan mengurangi rongga udara. Tujuan penelitian untuk menganalisis seberapa besar pengaruh limbah gypsum terhadap campuran aspal beton dengan variasi kadar limbah gypsum (0%, 5,5%, 6,5%, 7,5%). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Uji Bahan Jalan Gedung Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang. Metode yang digunakan melibatkan 22 total benda uji yang dimana 10 untuk KAO dan 12 untuk limbah gypsum. Hasil pengujian campuran laston AC-WC dengan metode marshall non subtitusi mendapatkan KAO 5,5%. Hasil dari benda uji variasi limbah gypsum secara keseluruhan menunjukan bahwa penggunaan limbah gypsum meningkatkan nilai stabilitas, VFA, dan MQ. Variasi filler limbah gypsum 5,5% mendapatkan nilai terbaik dengan nilai stabilitas 1634,74Kg, VFA 85,81%, dan MQ 795,08Kg/mm. Estimasi biaya yang dimiliki oleh Laston AC-WC dengan subtitusi filler limbah gypsum 5,5% dengan harga Rp.1.597.991,28/ton.
PENAMBAHAN SABUT KELAPA TERHADAP NILAI CBR DAN PROCTOR PADA RANCANGAN SUBGRADE UNTUK STABILISASI PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS DI DESA TEMAS KOTA BATU) Muh Abrar Abrar; Mohamad Zenurianto; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5892

Abstract

Desa Temas Kota Batu memiliki kondisi tanah yang tergolong tanah lempung dengan nilai daya dukung rendah, dan plastisitas yang tinggi. Kondisi tersebut akan mereduksi stabilitas tanah sehingga infrastruktur jalan tidak tahan lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menambahkan sabut kelapa dengan variasi 6%, 7%, dan 8%, dan penelitian ini juga difokuskan untuk mengetahui kadar material stabilisasi yang optimal untuk stabilitas tanah. Hasil pengujian tanah asli didapatkan nilai kadar air sebesar 40,83%, berat volume sebesar 1,16 gr/cm3, berat jenis sebesar 2,48, batas cair sebesar 40,81%, batas plastis sebesar 29,89%, indeks plastisitas sebesar 10,92%. Berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO, sampel tanah asli termasuk kedalam kelompok A-7-5 yang berjenis tanah lempung dengan sifat sedang sampai buruk. Pada hasil pengujian proctor modified waktu pemeraman 1 hari dan 14 hari bahwa penambahan sabut kelapa pada daerah temas kota batu terbukti meningkatkan kadar air optimum (OMC) sedangkan volume kering maksimum (MDD) mengalami penurunan yang tidak terlalu signifikan pada setiap penambahan sabut kelapa. Pada hasil pengujian CBR pada tanah asli didapatkan nilai CBR (California Bearing Ratio) unsoaked sebesar 41,48% dan CBR soaked sebesar 22,43 %. Dari hasil pengujian terhadap nilai CBR unsoaked diperoleh nilai CBR tertinggi berada pada campuran sabut kelapa 7% yaitu sebesar 29,68%, sedangkan untuk CBR soaked diperoleh nilai CBR optimum pada campuran sabut kelapa 7% sebesar 52,57%. Pengaruh penambahan bahan stabilisasi sabut kelapa didapatkan nilai CBR optimum yaitu pada variasi 7%. Biaya stabilisasi tanah pada kondisi daya dukung optimum campuran yaitu 7% diperkirakan sebesar Rp 400.471.071,20 dengan panjang jalan 500 meter dan tinggi 30 cm. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penambahan sabut kelapa efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah lempung di Desa Temas Kota Batu.
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK PEMBANGUNAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) BANGO KOTA MALANG 2023-2047 Lukman Hakim; Sitti Safiatus Riskijah; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5978

Abstract

Rencana investasi Proyek Pembangunan SPAM Bango di Kota Malang yang akan dilakukan pada periode tahun 2023 sampai dengan tahun 2047 memerlukan analisis untuk mengetahui kelayakan proyek investasi tersebut. Tujuan dari analisis ini untuk mengetahui kelayakan teknis dan kelayakan finansial dan melakukan analisis sensitivitas. Data yang dibutuhkan yaitu owner estimate, kapasitas produksi SPAM Kota Malang eksisting, jangka waktu proyek, tarif air minum Kota Malang dan tarif Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA), data 10 tahun terakhir meliputi: debit sungai Bango, inflasi, dan suku bunga. Kajian kelayakan teknis ditinjau dari rencana produksi terhadap proyeksi kebutuhan air minum. Kajian kelayakan finansial ditinjau berdasarkan parameter Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Analisis sensitivitas dilakukan berdasarkan simulasi perubahan terhadap komponen pengeluaran yaitu kenaikan biaya listrik. Hasil dari analisis kelayakan teknis menunjukkan kapasitas bangunan telah memenuhi kriteria, debit andalan dengan probabilitas 80% dan 90% memenuhi kebutuhan SPAM Bango yang direncanakan sebesar 500 lps. Hasil analisis kelayakan finansial dengan menggunakan tarif air minum Rp.2.700,- diperoleh NPV sebesar Rp.18.255.176,- , Net BCR sebesar 1,0001, IRR sebesar 9,9789%. Dari parameter kelayakan teknis dan finansial, proyek dinyatakan layak dan menguntungkan. Hasil analisis sensitivitas menyatakan bahwa investasi dinyatakan layak apabila kenaikan biaya listrik 100,042% dengan asumsi harga tarif air minum Rp.2.700,-.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR Merdhika Etika Putri; Agus Suhardono; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6101

Abstract

Kecamatan Munjungan merupakan salah satu kecamatan yang masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan distribusi air bersih. Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek memiliki luas wilayah 23.238,57 hektar (ha) dengan jumlah penduduk 53.930 pada tahun 2023. Data yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini berupa data jumlah penduduk, peta topografi, data debit sumber mata air, data jumlah fasilitas umum, serta harga satuan bahan dan upah Kabupaten Trenggalek tahun 2024. Data penduduk dihitung proyeksinya selama 15 tahun ke depan dengan menggunakan 3 metode, yaitu metode aritmatika, metode geometrik, dan metode eksponensial serta dilakukan perhitungan analisa hidrolika untuk mengetahui debit kebutuhan air, dimensi jaringan pipa distribusi dan pipa transmisi yang digunakan, dimensi reservoir, serta anggaran biayanya. Hasil penyusunan skripsi didapat proyeksi kebutuhan jumlah penduduk pada tahun 2038 sebesar 32.981 jiwa. Debit kebutuhan penduduk pada tahun 2038 adalah 59,088 liter/detik. Dimensi pipa yang digunakan untuk pipa transmisi dan distribusi dalam perencanaan jaringan pipa air bersih di Kecamatan Munjungan adalah pipa HDPE dengan diameter 1 inch sampai 8 inch. Rencana anggaran biaya untuk perencanaan jaringan air bersih (meliputi : jaringan pipa, reservoir, bak penangkap air, bak pelepas tekan, pompa) adalah sebesar Rp 19.652.910.000,00
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA DESA SUKOREJO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI Happy Ray Pangestu Pangestu; Utami Retno Pudjowati; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6950

Abstract

Kecamatan Ngasem di Kabupaten Kediri merupakan daerah padat penduduk dengan pertumbuhan yang pesat. Dikutip dari https://pusatkrisis.kemkes.go.id/Banjir-di-KEDIRI-JAWA-TIMUR-03-02-2021-96, banjir yang terjadi di Kabupaten Kediri hingga merendam Desa Sukoharjo diakibatkan oleh air kiriman dari hulu Sungai Brantas dan tingginya curah hujan di Kabupaten Kediri. Permasalahan tersebut menarik peneliti untuk mengkaji lebih lanjut mengenai keadaan sistem jaringan eksisting, perhitungan rencana anggaran biaya, perancangan jumlah lubang resapan bipori, dan perhitungan debit banjir rancangan beserta dimensi saluran rencana. Adapun sumber data yang diperlukan yaitu harga satuan pokok pekerjaan Kabupaten Kediri tahun 2023, peta topografi dan data curah hujan di Gampengrejo, Stasiun Kantor Kediri, dan Pengairan Gurah tahun 2014 hingga 2023. Lalu metode yang diimplementasikan dalam penelitian ini diantaranya, metode rasional untuk menganalisis debit banjir rancangan, metode Mononobe untuk menganalisis intensitas hujan, metode Smirnov-Kolmogorov dan Chi-Square untuk uji kesesuaian dengan kata ulang 10 tahun, dan metode Gumbel Tipe I untuk mengolah data curah hujan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh 110,871 mm/hari tingkat curah hujan rancangan; 0,4311 m3/detik tingkat debit banjir; perencanaan ulang saluran memakai pasangan batu kali dan U-Ditch; Dimensi U-Ditch paling besar dan paling kecil secara berurutan yaitu 100 x 140 cm dan 30 x 40 cm; dimensi pasangan batu kali dengan penampang trapesium yaitu 120 x 100 x 120 cm; diameter lubang resapan bipori yaitu 0,1 meter dengan kedalaman 1 meter sebanyak 627 buah sebagai drainase berwawasan lingkungan; dan hasil hitung rencana anggaran biaya sejumlah Rp 3.895.197.423,00.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN PASEAN KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR Nur Safitri; Utami Retno Pudjowati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8382

Abstract

Kecamatan Pasean merupakan salah satu kecamatan besar di Kabupaten Pamekasan yang masih mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih karena jaringan distribusi PDAM belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah, dan sumur-sumur cenderung mengering saat musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut, dengan fokus pada proyeksi jumlah penduduk, kebutuhan debit air, perencanaan anggaran biaya, dan desain jaringan perpipaan. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan perhitungan aritmetika, geometrika, dan eksponensial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan proyeksi penduduk pada tahun 2029 sebesar 46.320 jiwa, dengan kebutuhan air sebesar 71,449 liter/detik. Sistem yang dirancang menggunakan pipa HDPE dengan diameter 5 hingga 8 inci, dan estimasi biaya sebesar Rp9.453.990.000,00. Kesimpulannya, penelitian ini menghasilkan desain rinci dan estimasi biaya berdasarkan kebutuhan penduduk di masa mendatang. Saran, perencanaan ini dapat menjadi acuan bagi pihak terkait untuk meningkatkan layanan air dan diterapkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa.