Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Efektifitas Larutan Iodin Sebagai Indikator Pada Pengukuran Pengaruh Pemanasan Terhadap Kandungan Vitamin C Minuman Sari Buah Raekhan Rahmah Putri; Ahmad Gunawan Wibisono; Mohammad Rayhan Afdillah; Feni Aryanti; Mardiyana Mardiyana; Murni Handayani
Journal of Sustainable Research In Management of Agroindustry (SURIMI) Vol. 1 No. 2 (2021): SURIMI : Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.989 KB) | DOI: 10.35970/surimi.v1i2.1076

Abstract

Vitamin C is one of the micronutrients needed in the body. The need for vitamin C can be met by consuming fruits and vegetables. Vitamins are easily damaged due to heating time. There are several methods developed to determine the content of vitamin C in food and one of them is the iodometry method. The iodometric method is considered simpler and easier to do in testing the content of vitamin C in food and beverages. The purpose of this study was to determine the effectiveness of iodine indicators in measuring the content of vitamin C in several types of packaged fruit juice drinks and original fruit juices that had been treated with different heating. From the results of testing and literature studies regarding the effect of heating time on vitamin C content in fruit juices, it shows the suitability of a decrease in vitamin C content. This shows that a simple iodometric method is quite effective in showing the results of measuring vitamin C content in samples.
Pengaruh Penambahan Hidrokoloid CMC terhadap Karakteristik Fruit Leather Jambu Air Camplong Putih (Syzygium samarangense) Mardiyana Mardiyana; Murni Handayani; Fadillah Fadillah
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 16, No 3 (2022): TEKNOTAN, Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol16n3.5

Abstract

Buah jambu air camplong putih (Syzygium samarangense) memiliki kandungan air yang tinggi sehingga umur simpannya tidak lama. Salah satu upaya pengawetan buah adalah dengan pengeringan. Pengeringan buah dapat berupa irisan buah kering atau dalam bentuk puree buah yang dikeringkan dalam bentuk lembaran tipis yang dikenal dengan fruit leather dengan ciri khas teksturnya yang plastis dan kenyal. Tekstur ini bisa diperoleh dengan adanya tambahan CMC pada proses pembuatan fruit leather jambu air camplong putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bahan tambahan CMC pada karakteristik (fisika, kimia, dan sensoris) fruit leather jambu air camplong putih. Metode penelitian ini yaitu metode eksperimental dengan rancangan penelitian berupa rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu perlakuan penambahan CMC sebanyak 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dengan uji statistik Anova One Way dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada signifikansi 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan rendemen sebesar 22,91-26,08%, tensile strength 0,210-0,375 MPa, pH 3,1-3,4, dan kadar air 14,17-16,42%. Berdasarkan uji statistik, penambahan hidrokoloid CMC memberikan pengaruh pada karakteristik fisik dan kimia fruit leather. Hasil uji sensori menunjukkan perlakuan CMC 1% memiliki persentase yang tinggi pada setiap atribut penilaiannya sehingga perlakuan CMC 1% menjadi perlakuan terbaik pilihan panelis.
Dampak Pencemaran Mikroplastik di Ekosistem Laut terhadap Zooplankton : Review Mardiyana; Ari Kristiningsih
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 2 No. 1 (2020): JPPL,Maret 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jppl.v2i1.147

Abstract

Microplastics pollution is one of the global problems. Plastic garbage entry in the ocean either intentionally or unintentionally and willbe degraded into microplastics. Microplastics size is small and float in water coloumn so make it easy to ingested by marine organisms,one of which is zooplankton. Zooplankton ingested microplastics and may impact upon zooplankton also the ecosystem. Microplastics can influence the fucundity, the feeding capacity, impact on digestion system, faecal pellet properties,and also provide accute and chronic effects on zooplankton. Impact on marine ecosystems allow microplastics transfers through food chain (trophic transfer) because of zooplankton have an important role in ecosystems. This review summarized the current knowledge about distribution and degradation of microplastics, ingestion of microplastics by zooplankton, the impact on zooplankton and also to the marine ecosystems. This study is important to provide basic information to researchers in marine resources management.
Pemanfaatan Limbah Budidaya Ikan Lele dalam Ember (Budikdamber) Menggunakan Bayam Merah Ayu Pramita; Rosita Dwityaningsih; Mardiyana Mardiyana; Murni Handayani; Ulikaryani Ulikaryani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i1.10091

Abstract

Pertambahan populasi penduduk yang semakin meningkat di desa Banjarwaru juga disertai meningkatnya kebutuhan pangan dimana masyarakat harus dapat mengembangkan sistem budidaya tanaman pangan yang lebih efisien dan mudah dilakukan. Di Desa Banjarwaru ini terdapat kader Posyandu dan kader PKK dari 8 dusun yang sangat aktif dalam melakukan program peningkatan ketahanan pangan secara mandiri sebagai upaya dalam mencegah stunting. Salah satunya dengan budidaya ikan lele dalam ember (budikdamber) dilengkapi budidaya sayur organik pula. Dimana budidaya ini akan menghasilkan limbah makanan dan kotoran ikan tersebut yang dapat digunakan sebagai nutrisi dalam sayuran aquaponik.  Program ini bertujuan untuk memberikan informasi, pelatihan dan pendampingan tentang pemanfaatan limbah budidaya ikan lele (budikdamber) dengan menggunakan bayam merah pada aquaponik dan meminimalisir adanya kandungan limbah dari budikdamber tersebut. Rangkaian dari kegiatan ini berlangsung mulai bulan April-Agustus 2023 berlokasi di Balai desa Banjarwaru.  Adapun peserta kegiatan ini adalah para kader Posyandu dan PKK beserta perangkat desa. Metode kegiatan ini diawali dengan sosialisasi, pelatihan pembudidayaan ikan dan sayur dalam ember dan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan ini. Dari hasil kegiatan ini diketahui bahwa para kader ibu-ibu Posyandu dan PKK memperoleh informasi mengenai pemanfaatan limbah budidaya ikan lele dalam ember (budikdamber) untuk memberikan nutrisi pada bayam merah dengan sistem aquaponik.The increasing population in Banjarwaru village is also accompanied by increasing food needs, where the community must be able to develop a food crop cultivation system that is more efficient and easier to carry out. In Banjarwaru village, there are Posyandu cadres and PKK cadres from 8 hamlets who are very active in carrying out programs to increase food security independently in an effort to prevent stunting. One is cultivating catfish in buckets (budikdamber) and organic vegetables. This cultivation will produce food and fish waste, which can be used as nutrients in aquaponic vegetables. This program aims to provide information, training, and assistance regarding the use of catfish cultivation waste (budikdamber) using red spinach in aquaponics and minimizing the waste content from budikdamber. This series of activities will take place from April-August 2023 at the Banjarwaru Village Hall. The participants in this activity were Posyandu and PKK cadres, along with village officials. The method of this activity begins with socialization, training on cultivating fish and vegetables in buckets, and distributing questionnaires based on the results of this activity. From the results of this activity, it was discovered that the Posyandu and PKK women cadres obtained information regarding the use of catfish cultivation waste in buckets (budikdamber) to provide nutrition to red spinach using an aquaponics system.
Karakteristik Asap Cair dari Kulit Buah Nipah (Nypa fruticans) dan Potensinya Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Mardiyana; Evila Purwanti Sri Rahayu, Theresia; Prasetya, Vicky
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 6 No 2 (2023): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Volume 6 No. 2 Edisi Desember
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v6i2.3492

Abstract

Skin of Nipah fruit (Nypa fruticans) contains cellulose, hemicellulose and lignin compounds, so it has the potential to be used as raw material for making liquid smoke. The urgency of this research is that until now the use of palm fruit skin to make liquid smoke is still very rare or non-existent. This research aims to characterize the contents of liquid smoke from Nipah fruit skin and determine its potential as an antibacterial against Staphylococcus aureus bacteria. The research stages were divided into 3 stages, namely the liquid smoke production stage, the liquid smoke characterization stage and its antibacterial potential, and the data processing stage. The data obtained was analyzed comparatively descriptively. The research results showed that the compounds contained in liquid smoke included total acids (as acetic acid), total phenolics and carbonyls. With the compounds contained and its acidic pH value, liquid smoke from Nipah fruit peel (Nypa fruticans) has very strong antibacterial capabilities at a concentration of 100%. Thus, this liquid smoke has the potential to be used as an antibacterial agent against Staphylococcus aureus bacteria
Konsentrasi Nitrat dan Fosfat sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Perairan Sungai Pelus, Kabupaten Banyumas Mesaluna, Alifia Ridha; Firmansyah, Faisal Ari; Syahla, Shahifa Wilda Asy; Handayani, Anik Maulia Tri; Mardiyana, Mardiyana; Putri, Adinda Kurnia
MAIYAH Vol 2 No 3 (2023): Maiyah : Vol.2 No.3 September 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2023.2.3.9615

Abstract

Sungai Pelus merupakan salah satu sungai yang terletak di Kabupaten Banyumas. Sungai ini memiliki peran penting bagi masyarakat di sekitarnya karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci baju, memancing, dan pengairan. Aktivitas masyarakat mencuci baju dapat menyebabkan kandungan bahan organik dalam deterjen seperti nitrat dan fosfat masuk ke perairan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar nitrat dan fosfat untuk mengetahui status kesuburan perairan Sungai Pelus. Penelitian ini dilakukan dengan 2 kali pengulangan. Pengambilan sampel air di Sungai Pelus dilakukan pada 3 stasiun, yaitu hulu, tengah, dan hilir. Stasiun hulu berlokasi di Desa Karangsalam, Stasiun tengah berlokasi di Desa Arcawinangun, dan Stasiun hilir berlokasi di Desa Sokaraja Lor. Metode yang digunakan untuk mengukur kadar nitrat dan fosfat di perairan adalah metode Spektrofotometri. Adapun data yang didapatkan kemudian digunakan untuk menganalisis tingkat kesuburan perairan di Sungai Pelus. Berdasarkan kadar nitratnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan mesotrofik akan tetapi lebih dominan kategori oligotrofik. Sedangkan berdasarkan kadar fosfatnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan eutrofik. Tingkat kesuburan perairan Sungai Pelus berdasarkan kadar nitrat dan fosfatnya ini tergolong ke dalam perairan eutrofik.
Determinasi Resiko Keamanan Pangan Berdasarkan Kandungan Escherichia coli Pada Ikan Budi Daya Mina Padi Banyumas Syuraihanah, Khotoh; Mulandari, Kusriyah; Sukardi, Purnama; Mardiyana, Mardiyana
MAIYAH Vol 3 No 1 (2024): Maiyah : Vol. 3 No. 1 Maret 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2024.3.1.11711

Abstract

Mina padi is a way of raising fish between rice plants, as an interval between the two rice planting seasons or raising fish as a substitute for crops in the rice fields. Panembangan Village is one of the areas in Banyumas Regency which carries out fish farming using the mina padi system with the fish reared in this cultivation being Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) where this fish is a superior commodity from Banyumas Regency. The purpose of this study is determine the content of E. coli bacteria and how the food safety conditions in tilapia fish (O. niloticus) from the cultivation of mina padi in Panembangan Village are based on applicable standards. The analytical method used is the MPN (Most Probable Number) method with the SNI 01-2332.1-2006 and SNI 7388:2009. The results of this study found that tilapia (O. niloticus) from mina padi cultivation contained E. coli bacteria ranging from 9.1x101 – 7.3x103 colonies/gr. The content of E. coli bacteria in the cultivation of mina padi in Panembangan Village comes from the water used in the mina padi system and has exceeded the standard (<3 APM/gr) which indicates that tilapia fish (O. niloticus) is unsafe for consumption. So based on the results of this study it is necessary to monitor the water sources used and the management of fishery products so that the fish produced by Mina Padi cultivation are suitable for consumption.
Aplikasi Android untuk Menghitung Sistem Pencahayaan dan Sistem Pengkondisian Udara Vicky Prasetia; Hera Susanti; Mardiyana Mardiyana
Infotekmesin Vol 15 No 2 (2024): Infotekmesin, Juli 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v15i2.2162

Abstract

Optimal lighting and air conditioning are factors that support the feasibility and comfort of a room. Lighting and air conditioning requirements refer to the provisions contained in the Indonesian National Standard (SNI). The selection of lamps for lighting, Air Conditioner (AC) and Exhaust Fan for air conditioning needs to be adjusted to the needs of the room so that the device can work optimally and efficient electrical energy. The design of lighting needs and room temperature comfort is still done manually, resulting in inefficiency in the building design process. Therefore, this research aims to build an Android application to calculate indoor lighting and air conditioning needs. This research methodology includes identifying lux value standards, room position, and air exchange standards based on room type. Furthermore, an Android application is created that can calculate the need for lamp brightness and air conditions according to the applicable formula. The calculation results are displayed on an Android application that can be operated via a smart phone. This application was tested in several types of rooms with different conditions. The calculation results on the application are compared with manual calculations and proven to be accurate. This research has successfully created an Android application that can help users to design lighting and air conditioning needs efficiently and effectively.
Karakteristik Sensori Produk Home Meal Replacement (HMR)-Ready To Eat (RTE) Ikan Kembung Asap (Rastrelliger kanagurta) Mardiyana; Handayani, Murni; Ulikaryani
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 7 No 2 (2024): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v7i2.4134

Abstract

Produk ikan kembung asap jenis Home Meal Replacement (HMR) yang siap santap atau ready to eat (RTE) masih belum dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sterilisasi terhadap karakteristik sensori dari produk HMR jenis ready to eat ikan kembung asap. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu proses pengasapan, proses pembuatan produk HMR ikan kembung asap dan uji sensori. Uji sensori yang dilakukan mengacu pada SNI 2346:2015 dan dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih. Pengujian sensori ini untuk mengetahui tingkat kesukaan atau hedonik dari panelis terhadap produk Home Meala Replacement (HMR) ikan kembung asap yang telah disterilisasi menggunakan autoklaf dengan 3 perlakuan waktu sterilisasi yaitu 30 menit, 60 menit, dan 90 menit. Data uji sensori yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis menggunakan uji ANOVA one way dengan taraf uji 95%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan waktu sterilisasi tidak memberikan pengaruh terhadap keseluruhan parameter sensori. Dilihat dari tingkat kesukaan, pada keseluruhan parameter sensori diperoleh nilai 6 dan 7. Dari hasil uji sensori ini menunjukkan bahwa panelis menyukai produk HMR yang terdiri dari kentang dan ikan kembung asap yang diberi bumbu saus cabai.
Kajian Sifat Fisik dan Kimia Fruit Leather Jambu Irung Petruk (Syzygium samarangense) dengan Penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC): Study of Physical and Chemical Properties of Fruit Leather Irung Petruk Water Apple (Syzygium samarangense) with The Addition of Carboxy Methyl Cellulose (CMC) Murni Handayani; Mardiyana
Jurnal Loupe Vol 19 No 01 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i01.2466

Abstract

Buah jambu irung petruk (Syzygium samarangense) termasuk bahan pangan hasil pertanian yang bersifat mudah rusak karena memiliki kandungan air yang tinggi. Salah satu cara untuk mengawetkan buah jambu irung petruk adalah dengan dibuat menjadi fruit leather. Fruit leather adalah salah satu produk olahan yang berupa irisan tipis buah atau berbentuk adonan buah yang mengalami proses pengeringan. Fruit leather jambu irung petruk ini memiliki rasa yang khas dan tekstur yang kenyal. Tekstur yang kenyal pada fruit leather jambu irung petruk diperoleh dari penambahan carboxy methyl cellulose (CMC). Taraf penambahan carboxy methyl cellulose (CMC) pada penelitian ini adalah 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik dan kimia fruit leather jambu irung petruk dengan pengujian rendemen, pH, tensil strength, kadar air. Metode penelitian ini menggunakan perhitungan rata-rata dari masing-masing parameter pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata rendemen tertinggi terdapat pada perlakuan penambahan carboxy methyl cellulose (CMC) sebanyak 2% yaitu 29.07%, nilai rata-rata pH tertinggi pada perlakuan taraf 2% sebesar 3,6, nilai rata-rata tensile strength tertinggi sebesar 0,267 MPa pada taraf 2% dan nilai rata-rata kadar air tertinggi sebesar 17,3% pada perlakuan 1,5%.