p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fakumi Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kandungan Makronutrien Makanan Tradisional Dangke Salma Umarella; Aryanti R Bamahry; Nurul Fadilah Ali Polanunu; Irna Diyana Kartika K; Asrini Safitri; Sigit Dwi Pramono
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i11.336

Abstract

Dangke adalah produk olahan susu dan makanan khas dari daerah Enrekang, Sulawesi Selatan. Susu kerbau ditandai dengan kandungan padatan yang lebih tinggi, dan mengandung lebih banyak lipid, protein, laktosa, maupun mineral. Mengonsumsi produk susu dapat melindungi diri dari penyakit dan komplikasi yang terkait dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan makronutrien pada makanan tradisional dangke. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pemeriksaan kadar sampel dangke berupa karbohidrat, lemak, protein, serat kasar, dan air di laboratorium. Analisis kadar karbohidrat dilakukan dengan metode luff schoorl, lemak dengan metode ekstraksi, protein dengan metode kjehdal, serat kasar dengan metode gravimetrik, dan air dengan metode gravimetrik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kandungan makronutrien dangke yaitu pada karbohidrat 4,70 %, Lemak 13,32%, Protein 14,02 %, Serat Kasar 9,72 %, Air 47,94 %. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu bahwa kadar makronutrien dangke didapatkan nilai tertinggi berturut-turut yaitu kadar air 47,94 %, kadar protein 14,02 %, kadar lemak 13,32 %, kadar serat kasar 9,72 % , dan kadar karbohidrat 4,70 %.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 0-2 Tahun Puskesmas Tabaringan 2024 Muhammad Rifky; Arni Isnaini Arfah; Andi Husni Esa Darussalam; Sidrah Darma; Sigit Dwi Pramono
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i3.565

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan fisik pada anak di bawah lima tahun yang ditandai dengan tinggi badan di bawah rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada anak usia 0–2 tahun di Puskesmas Tabaringan tahun 2024. Metode penelitian menggunakan data rekam medis 24 pasien stunting yang dianalisis dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 pasien, 4 anak tergolong stunting sangat pendek dan 20 anak stunting pendek. Sebanyak 9 pasien memiliki berat badan normal, 14 berat badan kurang, dan 1 sangat kurang. Dari segi status gizi, 2 pasien mengalami gizi kurang, sedangkan 22 lainnya gizi cukup/normal. Seluruh orang tua pasien memiliki pekerjaan, meskipun jenis pekerjaan tidak tercatat dalam rekam medis. Selain itu, 9 pasien tinggal di lingkungan dengan sanitasi tidak memadai. Seluruh pasien memiliki riwayat pengobatan di puskesmas. Analisis statistik menunjukkan bahwa status gizi dan faktor risiko (pekerjaan orang tua serta riwayat pengobatan) tidak memiliki korelasi signifikan (p-value konstan), sedangkan fasilitas sanitasi yang tidak memadai berkorelasi signifikan dengan kejadian stunting. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan, khususnya sanitasi, berperan penting dalam kejadian stunting di Puskesmas Tabaringan