Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Aplikasi Teknologi PGPR Akar Kopi Untuk Peningkatan Produksi dan Kualitas Kopi Robusta Berkelanjutan di TeFa Pembibitan Politeknik Negeri Jember Rahmawati Rahmawati; Triono Bambang Irawan; Titien Fatimah; Irma Wardati; Anni Nuraisyah; Asep Samsudin; Nisa Budi Arifiana
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL (IN PROGRESS)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v5i1.70

Abstract

Tanaman Kopi Robusta di TeFa (Teaching Factory) Pembibitan Politeknik Negeri Jember (Polije) terdiri dari berbagai varietas klon antara lain: BP 42, BP 358, BP409, BP 543, BP 936, SA 237, BGN 471, BP 308. Selain dimanfaatkan untuk pengenalan, klon kopi juga dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum mahasiswa di Jurusan Produksi Pertanian Polije. Produksi kopi per pohon di TeFa Pembibitan sangat rendah (rata rata 250 gram/pohon). Rendahnya produksi kopi disebabkan rendahnya karbon organik tanah (< 2 %), rendahnya populasi bakteri tanah, belum diterapkannya GAP manajemen cabang produksi, dosis pupuk yang diberikan rendah karena harga pupuk kimia non subsidi sangat mahal, kualitas biji kopi rendah, mitra belum mengenal pemanfaatan bakteri dekomposer dan bakteri akar kopi, belum dikenalkannya rorak kopi sebagai kolam nutrisi tanaman. Tahapan pelaksanaan pengabdian diawali dengan koordinasi dan persiapan, pembuatan rorak di tajuk tanaman kopi, bimtek pembuatan bakteri dekomposer, bakteri akar kopi, perbanyakan bakteri dekomposer dan bakteri akar kopi, selanjutnya aplikasi dekomposer dalam rorak tanaman kopi, aplikasi bakteri akar kopi, penerapan GAP manajemen cabang produksi, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian antara lain: Mitra memperoleh tambahan pengetahuan dan kegunaan aplikasi teknologi PGPR di lahan budidaya kopi untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi kopi, Mitra dapat melakukan pembuatan rorak yang berisi seresah bercampur dekomposer yang berguna sebagai kolam nutrisi tanaman kopi serta pemupukan hayati melalui aplikasi bakteri akar kopi, mitra juga dapat menerapkan GAP manajemen cabang produksi agar jumlah cabang produksi meningkat, jumlah dompolan meningkat, menurunnya biji kopi berkeping satu dan produksi biji kopi (green bean) meningkat.