Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Relevansi Kualitas Pembelajaran Dengan Kemandirian Siswa SMP Negeri 3 Pandeglang Ratri Agung Nugroho; Ujang Jamaludin; Ronni Juwandi
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2901

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui Relevansi Kualitas Pembelajaran Dengan Kemandirian Siswa melalui penerapan program kelas unggulan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Pandeglang pada tahun ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan statistik deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8A dan 9A SMP Negeri 3 Pandeglang tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 73 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program kelas unggulan berada pada kategori cukup sebesar 89,04% dengan jumlah siswa sebanyak 65 siswa. Sedangkan untuk karakter mandiri siswa menghasilkan kategori sebasar 67,12% dengan jumlah siswa sebanyak 49 siswa. Dengan perhitungan koefisen korelasi yang diperoleh nilai 0,587. Kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan taraf signifikasi 5% untuk N=73 dan df = N-2 =71 maka diperoleh angka 0,2303 dan dapat dilihat bahwa 0,587 0,2303 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Penerapan Program Kelas Unggulan terhadap Karakter Mandiri Siswa.
Kebijakan Pemerintah Kota Serang Dalam Pengelolaan Sampah Sebagai Wujud Pelayanan Publik dan Good Governance Ronni Juwandi; Dinar Sugiana F; Muhammad Ali Taufan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5730

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Pasal 23 & 45 Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah dalam Kerangka Good Governance serta hambatan dalam melaksanakan implementasinya. Penelitian ini dilakukan di Kota Serang dengan menggunakan metode kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Implementasi pasal 23 yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang adalah menyelenggarakan pengangkutan sampah. Dan pada pasal 45 terkait dengan kompensasi Pemerintah Kota Serang belum memberikan kompensasi yang bersumber dari anggaran Pemerintah Kota Serang. Dalam menghadapi hambatan pada pasal 23 dan 45, Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang kekurangan anggaran sehingga penyelenggaraan pengangkutan sampah di Kota Serang tidak bisa terangkut semua. Selain itu, pada pasal 45 Pemerintah Kota Serang tidak mempunyai anggaran khusus untuk kompensasi pada warga yang terdampak atas adanya TPAS Cilowong. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Pasal 23 sudah berjalan baik, namun memiliki hambatan dalam pelaksanaan teknis di lapangan disertai kurangnya armada pengangkut sampah. Sementara untuk pasal 45 belum berjalan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang menggunakan cara lain yaitu dengan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pengangkutan sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong sehingga masyarakat mendapat kompensasi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Kata Kunci: Implementasi, Good Governance, Pengelolaan Sampah Abstract The aim of this research is to determine the implementation of Articles 23 & 45 of Serang City Regional Regulation Number 7 of 2021 concerning Waste Management within the Good Governance Framework and the obstacles in implementing it. This research was conducted in Serang City using qualitative methods. Researchers collected data using observation, interview and documentation techniques. The implementation of article 23 carried out by the Serang City Environmental Service is to carry out waste transportation. And in article 45 related to compensation, the Serang City Government has not provided compensation sourced from the Serang City Government budget. In facing the obstacles in articles 23 and 45, the Serang City Environmental Service lacks a budget so that all waste transportation in Serang City cannot be transported. Apart from that, in article 45 the Serang City Government does not have a special budget for compensation for residents affected by the Cilowong TPAS. From the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the implementation of Article 23 has gone well, but there are obstacles in technical implementation in the field accompanied by a lack of waste transport fleet. Meanwhile, Article 45 has not yet been implemented, the Serang City Environmental Service is using another method, namely by collaborating with the South Tangerang City Government in transporting waste from South Tangerang City to Cilowong TPAS so that the community receives compensation from the South Tangerang City Government. Keywords: Implementation, Good Governance, Waste Management
Women's Perceptions and Gender Equality in the Context of Improving the Family Economy Seffi Lolita; Ujang Jamaludin; Ronni Juwandi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.2391

Abstract

As time goes by, demands for household needs increase and job opportunities and socio-cultural conditions become narrower. Not a few women choose to work abroad as Indonesian Migrant Workers. Gender equality in work is the government's responsibility to protect people's rights. For this reason, the government's role is needed in increasing gender awareness for female workers. The aim of this research is to describe women's perceptions regarding the existence of gender equality in the family economy and the related role of government for female workers. The method used is a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through interviews, observation and documentation processes. The results of this research illustrate that there are differences in perception, namely 1) positive perception allows women to work 2) negative perception assumes that female migrant workers abandon their role as mothers resulting in a lack of harmony in the household. Then the regional government of Serang Regency, through DKBP3A, also created policies and assistance in implementing gender mainstreaming, including the Role of Gender Responsive Budgeting (PPRG), which was then socialized to each sub-district of Serang Regency.