Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Pelayanan Publik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten dalam Perspektif Peningkatan Literasi Masyarakat Siti Vinna Fadillah; Qotrun Nida; Ronni Juwandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.645 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3116

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui rendahnya tingkat masyarakat provinsi Banten khususnya masyakat kabupaten Lebak. Penelitian ini dilakukan di lima lokasi yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Banten, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten, Perpustakaan Umum Saidja Adinda Kabupaten Lebak, Perpustakaan Desa Sajira Mekar, dan TBM Kedai Proses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat literasi di provinsi Banten khususnya di kabupaten Lebak ini dengan mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung literasi, serta peran pemerintah dalam menumbuhkan literasi masyarakat. Yang dimana faktor penghambat gerakan literasi yaitu kebiasaan membaca yang belum dimulai dari rumah, perkembangan teknologi yang makin canggih, sarana dan prasarana, dan ketersediaan dana. Untuk pendukung gerakan literasi yaitu sarana prasarana dan bahan bacaan. Untuk peran pemerintah sendiri yaitu orang tua mengambil peran utama, perpustakaan lebih inovatif menyediakan bahan bacaan, kerjasama pemerintah, penulis, dan publisher, mengadakan lomba literas, memebentuk komunitas literasi, dan mengadakan pelatihan. Kesimpulan dalam penelitian ini peran orang tua, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan literasi.Kata Kunci: Faktor Penghambat, Faktor Pendukung, Peran Pemerintah AbstractThe purpose of this study is to determine the low level of society in the province of Banten, especially the people of Lebak district. This research was conducted in five locations, namely the Banten Provincial Library and Archives Service, Banten Province Education and Culture Office, Saidja Adinda Public Library, Lebak Regency, Sajira Mekar Village Library, and TBM Kedai Process. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques in this study used interview, observation and documentation techniques. The results showed that the literacy level in Banten province, especially in Lebak district, was to know the inhibiting and supporting factors of literacy, as well as the role of the government in growing community literacy. Where the inhibiting factors for the literacy movement are reading habits that have not been started from home, increasingly sophisticated technological developments, facilities and infrastructure, and the availability of funds. To support the literacy movement, namely infrastructure and reading materials. For the role of the government itself, namely parents take the main role, libraries are more innovative in providing reading materials, cooperation with the government, writers, and publishers, holding literacy competitions, forming literacy communities, and conducting training. The conclusion in this study is that the role of parents, society, and government is very important to improve literacy. Keywords: Inhibiting Factors, Supporting Factors, Government Role
The Role of Political Parties in Fostering Constituent Awareness in Party Cadres (Case Study of DPD Partai Keadilan Sejahtera of Serang City) (Studi Kasus DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Serang) Miftah Hulhilman; Damanhuri Damanhuri; Ronni Juwandi
Journal Civics and Social Studies Vol 6, No 2 (2022): Vol 6 No 2 Tahun 2022
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/civicos.v6i2.2029

Abstract

This study aims to find out the role of the Serang City Partai Keadilan Sejahtera in growing constituent awareness in its party cadres, knowing the understanding of the Serang City Partai Keadilan Sejahtera cadres regarding constitutional awareness and knowing the role of the Serang City Partai Keadilan Sejahtera to prevent its cadres from committing corrupt acts. This research uses a qualitative approach with a case study method. The results found are that the Serang City PKS has indeed made efforts to instill constituent awareness in its cadres through the party's regeneration system, both through education, training, and coaching. Then the cadres of the Serang City PKS already have a fairly good understanding of constituent awareness. This is based on that the cadres of the Serang City PKS already have an understanding of the importance of having constituent awareness, to be good citizens and also to become party cadres who understand the nature and purpose of partying is to contribute to building the country. Then the Serang City PKS has a way to overcome corruption cases, both ways to prevent and overcome. The way for the Serang City PKS to prevent its cadres from corruption through the cadreization system is carried out strictly and sustainably. Be it in coaching, education, or training activities and how to overcome it through actions taken by the Regional Ethics CouncilKeywords; Constituent Awareness, Cadrezation, Corruption.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Partai Keadilan Sejahtera Kota Serang dalam menumbuhkan kesadaran berkonstitusi pada kader partainya, mengetahui pemahaman kader Partai Keadilan Sejahtera Kota Serang mengenai kesadaran berkonstitusi serta mengetahui Peran Partai Keadilan Sejahtera Kota Serang mencegah kadernya melakukan perbuatan korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatana kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil yang ditemukan yaitu, PKS Kota Serang memang melakukan upaya penanaman kesadaran berkonstitusi pada kader-kadernya melalui sistem kaderisasi partai baik itu melalui pendidikan, pelatihan, maupun pembinaan. Kemudian kader-kader PKS Kota Serang sudah memiliki pemahaman akan kesadaran berkonstitusi yang cukup baik. Hal ini didasari bahwa para kader PKS Kota Serang ini sudah memiliki pemahaman akan pentingnya memiliki kesadaran berkonstitusi, untuk menjadi warganegara yang baik dan juga untuk menjadi kader partai yang paham akan hakikat dan tujuan berpartai adalah untuk berkontribusi untuk membangun negara. Kemudian PKS Kota Serang memiliki cara untuk mengatasi kasus korupsi baik itu cara mencegah dan menanggulangi. Cara PKS Kota Serang untuk mencegah kadernya korupsi melalui sisitem kaderisasi yang dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Baik itu pada kegiatan pembinaan, pendidikan, maupun pelatihan dan cara menanggulanginya melalui tindakan yang diambil Dewan Etik Daerah.Kata Kunci; Kesadaran Berkonstitusi, Kaderisasi, Korupsi
Media dan Pendidikan Politik oleh Badan Pengawas Pemilu Muhamad Fiqri Berlian; Ronni Juwandi; Febrian Alwan Bahrudin
Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i1.889

Abstract

This study aims to look at the use of media by the Election Supervisory Board (Bawaslu) of Serang City as a form of political education. The media used are digital and conventional. Both can be maximized in the political education carried out by this organization. The focus of this research is related to the development of digitization of information dealing with community activities on social media so that information mobilization occurs as a campaign tool and political education. The supervisory role carried out by the Serang City Bawaslu in realizing honest, fair and democratic elections can keep up with the times, especially regarding prosecution of election violations. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation, interview and documentation techniques. The findings from this study are that there are obstacles from the community who are still not enthusiastic about responding to political education conducted by Bawaslu.
Sinergitas Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat dalam Menjaga Kearifan Lokal Siti Padia Hijriyana; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergitas peran pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi serta keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan suatu kearifan lokal di Kampung Adat Urug yang dilihat dari sistem kepercayaan, budaya, tradisi, norma dan mitos masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat adat Urug. Terdapat pula sebuah tantangan secara internal dan eksternal yang dihadapi masyarakat adat Urug dalam menjaga kearifan lokal yang ada di lingkungannya yang didorong oleh adanya era digitalisasi. Guna melestarikan kearifan lokal tersebut peranan pemerintah daerah khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor sebagai fasilitator, koordinator dan dinamisator dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal di kampung adat khususnya Kampung Adat Urug tersebut telah ditemukan adanya suatu sinergitas dengan masyarakat adat Urug dalam pelestarian nilai-nilai budaya serta tradisi di Kampung Adat Urug sebagai upaya menjaga kearifan lokal namun dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sinergitas yang ada belum terbangun secara optimal.
PERAN DINAS SOSIAL DALAM UPAYA REHABILITASI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA MENURUT PERATURAN DAERAH KOTA BEKASI NOMOR 06 TAHUN 2008 TENTANG DINAS DAERAH KOTA BEKASI Elvina Mulyana Marbun; Qotrun Nida; Ronni Juwandi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5754

Abstract

Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di Kota Bekasi dan juga memiliki implikasi sosial yang serius. Banyaknya gelandangan dengan gangguan jiwa di sekitar kota Bekasi menunjukkan perlunya rehabilitasi oleh pemerintah. Rehabilitasi merupakan langkah penting yang harus dilakukan oleh penderita gangguan jiwa untuk mendapatkan kembali kesehatan jiwanya. Rehabilitasi sosial dapat dilakukan melalui lembaga sosial milik pemerintah daerah maupun swasta, antara lain Dinas Sosial Kota Bekasi. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan rehabilitasi bagi penderita gangguan jiwa berdasarkan berbagai permasalahan yang ditemukan penulis dalam observasi lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan peran Dinas Sosial Kota Bekasi dalam upaya rehabilitasi, untuk mendeskripsikan bagaimana Dinas Sosial Kota Bekasi dalam menjalankan upaya rehabilitasi sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 06 Tahun 2008 dan untuk mendeskripsikan hambatan Dinas Sosial Kota Bekasi dalam upaya rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Petisi Online dan Keterampilan Partisipatoris Warga Negara Nazwarini Khairunisa; Ronni Juwandi; Dinar Sugiana Fitrayadi
Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i2.929

Abstract

This study aimed to examine the efficacy of online petitions in enhancing citizen participation skills. Employing a quantitative approach with descriptive methods, the research focused on the population of active students enrolled in the Teaching and Education Faculty at Sultan Ageng Tirtayasa University. Simple random sampling was utilized as the sampling technique. The validity and reliability of the data were assessed using the SPSS application version 26, while effectiveness was measured through the Likert Summarizing Rating (LSR) method. The findings indicated a significant level of effectiveness in developing citizen participatory skills through online petitions, as evidenced by the assessment score of 20.139 > Q2. The average ideal score demonstrated an overall research effectiveness percentage of 73%. These outcomes highlight the potential of online petitions to foster citizen engagement, as they encourage individuals to exhibit intellectually supported and active participation as citizens. Online petitions serve as a facilitator for citizens to raise and address pertinent issues, thereby aiding in the cultivation of civic skills. This research contributes to the understanding of the role and impact of online petitions in nurturing citizen participatory skills, emphasizing the importance of online platforms in promoting active citizenship and fostering democratic engagement.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Membentuk Profil Peserta Didik sebagai Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Kota Serang Setia Susanti Indriani; Ria Yuni Lestari; Ronni Juwandi
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i3.11360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana implementasI projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam membentuk profil peserta didik sebagai pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Kota Serang.  Metode yang digunakan adalah deskriptif melalui pendekatan kualitatif, dilakukanya pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Saat observasi berlangsung peran peneliti sebagai pengamat sehingga menjadi instrument kunci pada penelitian ini. Perihal wawancara, peneliti menentukan informan sebagai narasumber yang dianggap mengetahui hal yang dimaksud peneliti selama penelitian, informan yang telah ditentukan ialah Kepala Sekolah, Wakasek Kurikulum dan Kesiswaan, Guru sebagai Koordinator Projek dan Peserta didik kelas VII. .Analisis data yang dipergunakan yaitu reduksi data, selanjutnya penyajian data, terakhir menarik kesimpulan, keabsahan data yang diperoleh atas metode triangulasi data. Hasil yang  ditemui dari penelitian ini adalah 1) Kegiatan projek yang berjalan sesuai dengan gambaran pelaksanaan P5 yang ditetapkan Kemendikbudristek, 2)  Peserta didik yang terbentuk karakter pada dimensi Profil pelajar Pancasila tercermin pada perilaku peserta didik SMP Negeri 1 Kota Serang. 3) Dapat menghadapi tantangan yang ada dengan melakukan beberapa upaya yang tepat. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini bahwa SMP Negeri 1 Kota Serang sudah dengan baik dan sesuai harapan berdasarkan pada tujuan pendidikan dan pedoman untuk pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Efektivitas Sekolah Adiwiyata terhadap Peningkatan Karakter Peduli Lingkungan Siswa (Studi deskriptif di SMAN 4 Kota Serang) Lediana Munazilah; Ratna Sari Dewi; Ronni Juwandi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya penelitian ini karena banyaknya siswa-siswa yang memperlihatkan sikap yang kurang peduli terhadap kondisi lingkungannya. Sekolah Adiwiyata hadir untuk membentuk masyarakat agar memiliki karakter peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas sekolah Adiwiyata terhadap peningkatan karakter peduli lingkungan siswa di SMAN 4 Kota Serang. Penelitian ini dengan metode kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 4 Kota Serang dengan jumlah sampel sebanyak 111 siswa dengan menggunakan angket. Teknik analisis data berupa uji normalitas, uji hipotesis, dan pengukuran efektivitas dengan metode Likert Summarting Rating. Penelitian ini menggunakan alat bantu olah data berupa Microsoft Excel dan SPSS versi 26. Kemudian hasil penelitian ini terbukti bahwa sekolah Adiwiyata efektif terhadap peningkatan karakter peduli lingkungan dengan memperoleh hasil 24.253 Q2 dan rata-rata hasil presentase sebesar 72%. Kehadiran Adiwiyata terbukti dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan karenanya sekolah tersebut peserta didik diberikan pengetahuan, kesadaran, keterampilan dalam upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan agar memiliki karakter peduli lingkungan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan peneliti berikutnya dapat mengembangkan teori-teori, instrumen serta menambahkan subjek penelitian
Analisis Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Pengembangan Nasionalisme Peserta Didik di Sekolah Ronni Juwandi; Enday Nurmahdiah; Fahmi Fakhrudin; Sarinah Sarinah; Lidaeni Ihsani; Harfi Nurachman
Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v1i4.475

Abstract

In the era of globalization, the issue of national identity has become very important. The rapid pace of globalization has led to the erosion of national values, especially among the younger generation who are more interested in foreign cultures than their own national culture. This can be seen from the increased interest of children in imported products compared to domestic products. This research uses a qualitative method to describe and find meaning behind this phenomenon, by producing descriptive data in the form of words, both written and spoken (Ratna, 2010: 94). It is hoped that by instilling nationalistic values, the younger generation will be motivated to defend national unity. These nationalistic values can be taught through various methods, including through the learning process in schools and universities. In the learning process, these nationalistic values can be integrated. The analysis of the implementation of the Student Profile Strengthening Project of Pancasila in the development of student nationalism at SMAN 1 Pamarayan involves activities of the Student Profile Strengthening Project of Pancasila which has the themes of "bhineka tunggal ika" and "bela negara" (unity in diversity and defending the nation).
EKSISTENSI TAMAN BELAJAR ISTANA BELAJAR ANAK BANTEN (ISBANBAN) KOTA SERANG DALAM MENANAMKAN KARAKTER KREATIF TERHADAP PESERTA BELAJAR DI KAMPUNG CIMOYAN KELURAHAN SEPANG KECAMATAN TAKTAKAN KOTA SERANG Ray Ammanda; Wika Hardika Legiani; Ronni Juwandi
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v6i2.13718

Abstract

The purpose of this research was to determine the existence of the Taman Belajar Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Serang City in instilling creative character in the learning participants. This research was conducted in Cimoyan, Sepang, Taktakan, Serang City. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study showed that the existence of the Taman Belajar Isbanban can be seen from the existence of a learning place both physically and in the learning process that is still on going from 2018 until now. The innovation from the Taman Belajar Isbanban can be seen from 3 supporting factors in implementing innovation, including: individual factors, structural factors, and cultural factors. For individual factors, that is awarding of the best volunteers, the consistency of making RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) and learning video documentation. The last, there is harmony between volunteers. Furthermore, from structural factors, administrative patterns and communication between structures in the Serang City Isbanban run complement each other according to the assignment of tasks during the implementation of learning, and providing family incentives such as eating together. Then from the cultural factor, isbanban volunteers in Serang city are also supported by the upgrading of volunteers carried out by the management, as well as the involvement of isbanban collaboration with outside supporting parties.Keyword: Existence, Taman Belajar, Creative Character