Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN KARAGENAN TERHADAP KUAT TARIK DAN BIODEGRADASI EDIBLE FILM DARI PATI KULIT SINGKONG Christina Lydia Makmur; Indang Dewata; Alizar Alizar; Budhi Oktavia
Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan (JKPL)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.521 KB)

Abstract

Edible film is a thin plastic with a thickness of less than 0.25 mm which serves to protect food products. This study aims to determine the effect of adding carrageenan to edible films made from cassava peel starch (Manihot utilissima) on the mechanical properties and biodegradation of edible films. This experimental study varied the addition of carrageenan with various concentrations of 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, 2%. In this edible film, data obtained that the addition of carrageenan affects the tensile strength and biodegradation of the edible film. The maximum tensile strength was obtained by adding 18.54 MPa of carrageenan. Biodegradation of edible film is increasing along with the addition of carrageenan. The mechanical properties obtained in this study have met the standard of JIS Z1707 edible film.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG PENGELOLAAN KELAS OLEH GURU DENGAN HASIL BELAJAR KIMIA KELAS XI SMA Winda Annisa Suryanti; Alizar Ulianas
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.462 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang hubungan antara persepsi siswa tentang pengelolaan kelas oleh guru terhadap hasill belajar kimia kelas XI SMA. Jenis penelitian yang dilakukan ialah deskriptif dengan metode kuantitatif yang bersifat korelasional. Sebanyak 62 orang siswa dijadikan sampel dalam penelitian ini, diambil dengan teknik random sampling dari populasi (124 orang siswa). Teknik korelasi pearson product moment digunakan dalam analisis penelitian ini digunakan untuk menganalisa hubungan antara variabel X ( Persepsi siswa tentang pengelolaan kelas oleh guru) dan variabel Y (Hasil Belajar Kimia). Data persepsi siswa mengenai pengelolaan kelas oleh guru didapatkan dari kuesioner yang disusun berdasarkan model Likert, dan nilai ujian siswa pada semester genap dijadikan sebagai data hasil belajar kimia. Semua analisis uji yand dilakukan menggunakan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.0 for windows, diantara uji ini adalah uji linearitas, uji normalitas dan uji hipotesis Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan terdapatnya hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang pengelolaan kelas oleh guru dengan hasil belajar kimia, dimana (t=6,206 > 2,045) artinya t tabel lebih kecil daripada t hitung yang didapatkan sehingga mengartikan bahwa hipotesis alternatif diterima sedangkan hipotesis nihil ditolak. Kesimpulannya aalah terdapatnya hubungan antara kedua variabel yaitu persepsi siswa tentang pengelolaan kelas oleh guru (variabel X) dan hasil belajar kimia (variabel Y) kelas XI SMA.
ANALISIS PENYEBAB KESULITAN SUB MATERI POKOK KIMIA SEMESTER 1 KELAS X IPA 3 MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA DI SMA NEGERI 8 PADANG Elva Laila; Alizar Ulianas
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.308 KB)

Abstract

Perencanaan, proses, penilaian dan pengawasan di dalam pembelajaran ialah standar pendidikan yang perlu untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pada pendidikan dasar dan menengah. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran kimia pada semester I kelas X IPA 3 di SMA Negeri 8 Padang, diketahui ada 20 sub materi pokok di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75 yang berpengaruh terhadap kualitas hasil pembelajaran, maka diperlukan metode untuk menemukan penyebab kesulitan siswa. Peneliti memilih menggunakan metode lean six sigma (define, measure dan analyze) yang bertujuan untuk menganalisis secara sistematis penyebab-penyebab kesulitan sub materi pokok kimia di bawah kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan instrument penelitian adalah lembar observasi dan pedoman wawancara, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui adanya 10 penyebab kesulitan pada satu materi, yaitu materi interaksi antar partikel dengan 30 alasan (8,33 %) pada penilaian 1 (siswa selalu melakukan alasan) yang tersebar pada enam faktor penyebab (man, measure, material, machine, methode, enviroment) dan tujuh pada macro process map (proses 2,3,5,6,7,8 dan 9). Berdasarkan alasan-alasan siswa, dari 10 penyebab kesulitan tersebut ada 6 penyebab kesulitan materi interaksi antar partikel yang juga berpengaruh terhadap mata pelajaran yang lain dengan kelas yang sama maupun berbeda, yaitu parkir sekolah, toilet sekolah, kantin sekolah, peraturan seragam sekolah, kegiatan ekstrakurikuler dan jadwal pelajaran. Namun, ada juga 4 penyebab kesulitan materi interaksi antar partikel yang juga berpengaruh terhadap sub materi pokok kimia yang lain, yaitu kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran kimia, perangkat pembelajaran kimia, media pembelajaran kimia dan peralatan praktikum kimia. Oleh sebab itu, untuk mencapai hasil belajar sesuai dengan KKM, perlu untuk menghilangkan atau mengurangi penyebab-penyebab kesulitan tersebut dari proses tata tertib peserta didik hingga proses pembelajaran.
Studi Literatur Penggunaan Bahan Ajar Berorientasi Chemistry Triangle Pada Materi Kimia Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kiky Vebrielna Sari; Alizar Ulianas
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 2 (2021): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.193 KB) | DOI: 10.38035/rrj.v3i2.365

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui gambaran pengaruh penggunaan bahan ajar berorientasi chemistry triangle pada materi kimia terhadap hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan analisis deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu jurnal ilmiah berupa artikel. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan teknik analisis data berupa analisis isi (content analysis). Berdasarkan hasil review jurnal yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa penggunaan bahan ajar berorieontasi chemistry triangle pada materi kimia berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan nilai F-hitung > F-tabel atau t-hitung > t-tabel.
Development of Acid Base E-Module Based on Guided Discovery Learning to Improve Digital Literacy Skills of Senior High School Phase F Students Haifa Hafifah; Yerimadesi Yerimadesi; Alizar Alizar; Desy Kurniawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11382

Abstract

This study aims to analyze the validity, practicality, and effectiveness of the acid-base e-module based on guided discovery learning on students' digital literacy skills. The development model used is the Plomp development model. The developed e- module was validated by three lecturers and two chemistry teachers. The module's practicality test was carried out by three chemistry teachers and 33 high school students. The module's effectiveness test was carried out using the pre-experimental method with a non-equivalent control group design. The validity test is explained using Aiken's V formula. The overall validity test results were obtained of 0.91 with a valid category. The results of the e-module practicality test carried out by teachers and students were 89.4 and 87.09% with a very practical category. The average N-Gain value in the experimental class was 0.75, which is in the high category. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the acid-base e-module, based on guided discovery learning that was developed, is valid, practical, and effective in improving the digital literacy skills of Phase F (Grade XI) high school students