Kemampuant memecahkant masalaht disebut sebagai keterampilan krusial yang berkontribusi pada prestasi akademik dan pertumbuhan individu. Kemampuan ini meliputi langkah-langkah identifikasi masalah, merencanakan penyelesaian, dan implementasi solusi yang berhasil. Menurut pengamatan awal yang dilakukan di SMPN 1 Tanjung Emas dan SMPN 1 Sungayang, keterampilan siswa di bidang ini masih kurang. Kurangnya sumber atau bahan ajar pendidikan guna meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematika merupakan penyebab dasar dari masalah ini. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-comic yang menerapkan model PBL sebagai alternatif untuk lebih meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII SMP dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menerapkan model Plomp, yang terbagi menjadi tiga tahapan: analisis awal, pengembangan, serta evaluasi dalam metodologi penelitian dan pengembangan (R&D). Untuk mengevaluasi kualitas e-comic, tiga kriteria digunakan: valid, praktis, dan efektif. Berdasarkan hasil analisis validasi produk, e-comic memperoleh skor 3,57 dengan kateori valid, modul ajar memperoleh skor 3,6 dengan kategori valid, dan LKPD memperoleh skor 3,59 dengan kategori valid. Praktis karena mudah digunakan dan dipahami, efisien, dan menarik. Dengan skor masing-masing 86%, 85,1%, dan 87,87%, Hasil keseluruhannya mencapai kategori “sangat praktis”. Produk dinyatakan efektif karena mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan dan memberikan hasil belajar yang tuntas. Hasil uji lapangan menunjukkan peningkatan pada setiap indikator pemecahan masalah dengan skor untuk memahami masalah 59,3%, menyusun rencana dengan skor 54,2%, melaksanakan rencana dengan skor 44,5% dan memeriksa kembali dengan skor 44,4%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media e-comic berbasis PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Mathematical problem-solving ability is an essential skill that supports students’ academic achievement and cognitive development. This ability includes understanding problems, planning solution strategies, implementing the plan, and reviewing the results. Based on preliminary observations conducted at SMPN 1 Tanjung Emas and SMPN 1 Sungayang, students’ mathematical problem-solving abilities were still relatively low. One contributing factor is the limited availability of innovative learning media that support the development of these skills. Therefore, this study aims to develop a Problem-Based Learning (PBL)-based e-comic as an alternative learning medium to improve the mathematical problem-solving abilities of eighth-grade junior high school students. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the Plomp model, which consists of three phases: preliminary analysis, development, and evaluation. The quality of the developed product was assessed based on validity, practicality, and effectiveness criteria. The validation results showed that the e-comic (3.57), teaching module (3.60), and student worksheet (3.59) were categorized as valid. The practicality scores were 86%, 85.1%, and 87.87%, indicating that the product was very practical. Field test results showed improvements in students’ problem-solving indicators: understanding the problem (59.3%), planning the solution (54.2%), implementing the plan (44.5%), and reviewing the solution (44.4%). These findings indicate that the PBL-based e-comic is valid, practical, and effective in improving students’ mathematical problem-solving abilities.