Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Public Corner

KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN FORKTALE OF INDONESIAN CULTURE TEXT DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.5 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.219

Abstract

Kemampuan membaca merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa, salah satunya adalah kemampuan membaca pemahaman (reading comprehension). Melalui kegiatan membaca pemahaman, siswa dapat mengetahui ide, pesan, saran, dan pendapat yang ada dalam suatu bacaan, selain itu melalui membaca siswa dapat berinteraksi dengan pikiran dan perasaan, memperoleh informasi, serta banyak mendapatkan transfer ilmu pengetahuan untuk mengembangkan pengetahuannya.            Kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak siswa yang menemui kesulitan dalam membaca yaitu kesulitan dalam memahami dan menyimpulkan isi bacaan untuk menentukan ide-ide pokok sebagai hasil membaca pemahaman. Berdasarkan  pemikiran tersebut peneliti mencoba membuat suatu alternatif agar siswa dapat memahami bacaan dengan lebih mudah yaitu dengan menyusun bahan  ajar  membaca yang berupa reading text yang berjudul forktale of Indonesian culturetext yang isinya cerita-cerita rakyat Indonesia yang dilengkapi dengan soal-soal yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap isi bacaan.            Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian experimental dengan menggunakan random sampling desain“One-ShotCase Study ” Pada kelas experimen diberikan perlakuan khusus dalam prosses pembelajarannya dengan menggunakan reading text tentang  forktale of Indonesian culture , tahap awal dilakukan  pretest sebelum dimulainya penelitian dan pada akhir penelitian dilakukan posttest,untuk menganalisa hasil capaian tujuan dari penelitian ini maka data diolah dengan menggunakan Uji T pada Applikasi SPSS.20.      Berdasarkanperhitungan uji-t,dengantaraf signifikan5% adalah 12,32 dengan nilai probabilitas 0,00 yang mana probabilitasnya < 0,05, maka  dapat disimpulkan bahwa  rata-rata  hasil kemampuan membaca siswayang diberipembelajarandengan menggunakan Forktale OfIndonesian Culture text lebih tinggi daripadanilaiKriteriaKetuntasanMinimal. Berdasarkan datayang diperoleh, rata-rata hasilbelajar pesertadidikkelas eksperimen adalah82,75sedangkan nilaiKKMadalah 75. Pembelajaran denganmenggunakan Forktale OfIndonesian Culture text pada mata pelajaran Bahasa Inggris disimpulkan efektif terhadaphasilbelajar membaca pada pokok bahasan narative text siswa kelas V SD Integral Lukman Al Hakim.
PENGGUNAAN METODE MEMBACA SQ4R UNTUK MENINGKATKAN READING SKILL MAHASISWA Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 11 No 1 (2016): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.91 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v9i1.280

Abstract

Strategi belajar mengajar dalam proses pembelajaran merupakan hal yang mutlak dimiliki oleh seorang guru profesional. Sama halnya dalam memberikan pengajaran membaca seorang guru memiliki strategi tersendiri, terutama dalam metode yang digunakan. Banyak sekali metode yang dapat digunakan dalam memberikan pengajaran membaca, namun satu metode yang dianggap akan memberikan sebuah pengajaran yang optimal dalam proses belajar mengajar, yaitu  metode  SQ4R,  apalagi  jika  dikaitkan  dengan  kurikulum  metode  ini  sangat  sinkron.  Untuk  membuktikan keefektifan metode tersebut maka penulis membuat sebuah penelitian tentang model Pembelajaran Membaca Pemahaman dengan menggunakan metode SQ4R tersebut.Tujuan utama dan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode SQ4R tehadap peningkatan kemampuan membaca mahasiswa, setelah mengikuti proses pembelajaran dilaksanakan.Penelitian ini bersifat penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pemaparan data deskripsi kualitatif dan deskripsi  kuantitatif. Penelitian  ini dilaksanakan  dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri  atas 4 tahap yaitu: tahap  perencanaan,  pelaksanaan  tindakan,  observasi,  dan refleksi.  Data proses  pembelajaran setiap siklus dianalisis secara deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahamahasiswa baru yang wajib mengikuti kursus bahasa Inggris di Universitas Wiraraja Sumenep TA. 2015/2016 yang berjumlah 40 sample. Tindakan yang   diberikan   dimaksudkan   untuk   mengetahui   peningkatan   proses   pembelajaran   dan   hasil pembelajaran  pada  siklus  I.  Adapun  siklus  II  berupa  tindakan  perbaikan  terhadap  kekurangan- kekurangan yang dialami pada siklus I.   Hasil belajar mahasiswa pada tes mengalami peningkatan prosentase mahasiswa tuntas belajar pada kondisi awal 40,00% menjadi 57,00% pada siklus I berarti naik 17,00% dan menjadi 93,00% pada siklus II naik 36,00%. Indikator keberhasilan tentang hasil belajar mahasiswa pada penelitian ini ditetapkan minimal 75% jumlah mahasiswa telah mencapai nilai 70 berarti telah berhasil. Nilai rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari kondisi awal 64,85 menjadi 76,03 pada siklus I  naik 12,82 poin dan menjadi 85,18 pada siklus II naik 9,15 poin.   Indikator   keberhasilan   tentang   nilai   rata-rata   kelas   pada penelitian ini ditetapkan 75 % mahasiswa telah mencapai  nilai minimal 70,00 berarti sudah berhasil.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI MAHASISWA DALAM BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE E – LEARNING DRILLS Ach. Andiriyanto; Lulus Sugeng T
PUBLIC CORNER Vol 13 No 1 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.769 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v12i1.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam mengenaipembelajaran Bahasa Inggris untuk mahasiswa melalui E-learning di UniversitasWiraraja Sumenep. Dengan penelitian ini diharapkan nantinya dapatmenghasilkan variasi pembelajaran yang effektif yang dapat memotivasimahasiswa dalam pembelajaran bahasa inggris. Fokus dari penelitian ini untukmengetahui pengaruh penggunaan E – learning drills sebagai metode alternatifdan kreatif dalam pembelajaran ditinjau dari capaian hasil belajar, dan untukmengetahui tingkat motivasi mahasiswa dengan menggunakan metode E –learning drills.Penelitian ini menggabungkan dua metode penelitian yaitu metodepenelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif, metode kualitatifdigunakan untuk menjabarkan peningkatan kemampuan belajar dan tingkatmotivasi mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan metode pembelajaran Elearning drill pada mata kuliah bahasa Inggris, sedangkan metode kuantitatifuntuk menjawab dan membahas rumusan masalah dan menguji hipotesis yang adadalam penelitian, sedangkan dalam pelaksanaan proses pembelajaranmenggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini direncanakanmenggunakan tiga siklus, masing-masing siklus tediri atas empat kali pertemuandan masing-masing siklus mencakup empat tahapan (perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi). Instrument yang digunakan adalah tes pilihan gandadan angket tentang motivasi.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan fokus penelitianmenunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat ketuntasan belajar mahasiswa darikondisi awal sampai akhir penelitian sebesar 37,50% meningkat dari kondisiawal, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas sebesar 47.50%sedangkan pada akhir penelitian menjadi 85%. Hal ini menunjukkan bahwaproses pembelajaran bahasa Inggris melalui E-learning drills berjalan denganbaik dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi mahasiswa.Selain itu, pembelajaran melalui E-learning drills memiliki dampak langsungdengan munculnya semangat mahasiswa untuk selalu bekerja keras, diplin waktu,mandiri dan aktif.
Efektifitas Fungsi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dalam realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Sumenep Roos Yuliastina; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 13 No 2 (2018): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.169 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v13i2.658

Abstract

Pada tahun 2016 rata –rata desa di Kabupaten Sumenep mendapatkandana sebanyak 900 juta. Penggunaan DD dan ADD dibutuhkan peranan BadanPermusyawaratan Desa (BPD) sebagai pelaksanan pemerintahan yang memilikihak dan fungsi strategis dalam mendorong efektifitas penggunaan DD dan ADD.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menggambarkan EfektifitasFungsi Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dalam realisasi Dana Desa (DD)dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Sumenep. Lokus penelitian yaitu diKecamatan Batang – batang meliputi desa Banuaju barat dan Banuaju timur,dan di Kecamatan Gapura meliputi desa Gerujugan dan Kecamatan Dungkek didesa Jadung.Hasil penelitian ini menunjukkan jika fungsi BPD menjadi efektif jikadikaitkan dengan kegiatan mengayomi dan menampung aspirasi masyarakat ditingkat dusun dan desa dari segi pembangunan, selain itu fungsi BPD dalammeyalurkan usulan warga terkait penggunaan DD dan ADD telah menunjukkanarah perubahan kebijakan pemerintah desa yang pada periode sebelumnyabersifat topdown saat ini mulai bergeser ke arah bottom-up. Fungsi BPD jugamenjadi efektif jika dihubungkan dengan kegiatan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berapa anggaran yang diterima desa, berapa ususlanyang akan disampaikan pada kepala desa dan apa yang menjadi alasan utamausulan daari warga ditolak. Dengan kata lain, peran BPD sampai saat ini dikabupaten Sumenep lemah atau tidak efektif pada sisi pengawasan dan evaluasipengalokasian DD dan ADD di desa masing - masing
ANALISIS STRATEGI CORPORATE IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN CALON MAHASISWA MENDAFTAR DI PTS (STUDI PADA TIM PENERIMAAN MAHASISWA BARU (PMB) UNIVERSITAS WIRARAJA) Roos Yuliastina; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 14 No 2 (2019): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.373 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v14i2.888

Abstract

Setiap organisasi pasti memiliki tujuan, yaitu organisasi yang hadir dengan tujuan mencari keuntungan (profit oriented) maupun hadir sebagai organissai yang memiliki tujuan memberikan pelayan kepada publik (non-profit oriented). Begitu pula dengan Perguruan Tinggi, perguruan tinggi swasta maupaun perguruan tinggi pasti memiliki arah dan tujuan. PTS maupun PTN sebagai organisasi non- profit oriented sebagai organisasi berbasis sosial, Meskipun pada dasarnya kehadiran PTS adalah organisasi berbasis sosial yang identik dengan kegiatan non- profit oriented, jika dihadapkan dengan kepentingan mencari dan mengumpulkan calon peserta didik pada akhirnya tidak lepas dari kepentingan – kepentingan komersil. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana startegi PTS khususnya Universitas Wiraraja dalam membangun good coporate image dalam rangka mempertahankan citra positif untuk mempengaruhi calon mahasiswa agar bersedia memilih atau memutuskan berkuliah du Universitas ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, adapun hasil penelitian diketahui bahwa dalam kegiatan membangun good coorporate image, Universitas Wiraraja menggunakan empat kegiatan dalam mewujudkan citra positif organisasinya, diantaranya: Menciptakan public understanding menciptakan Public Confidence, menciptakan Public Support, dan menciptakan Public Coorpooration. Empat komponen ini nyatanya berpengaruh terhadap pengambilan keputusan calon mahasiswa untuk berkuliah di Universitas Wiraraja, dengan ukuran indikator para mahasiswa memilih atas dasar (1) Pengalaman, (2) Fakta, dan (3) rasional, berdasarkan informasi yang diperoleh dari kegiatan sosialisi dan promosi kampus Wiraraja.
IMPLEMENTASI PROGRAM WIRAUSAHA MUDA PADA DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KABUPATEN SUMENEP Mohammad Hamzah Khairil Lutfi; Enza Resdiana; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 15 No 2 (2020): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v15i2.1171

Abstract

Program wirausaha muda merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumenepdalam rangka mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Sumenep yangdalam pelaksanaannya dilakukan dengan cara swakelola kepada PPLP PGRI Sumenep(ETDC). Program wirausaha muda menargetkan terciptanya 5000 wirausahawan muda barudalam kurun waktu 5 tahun sejak 2016 lalu dengan harapan terbukanya usaha-usaha baru yangdapat membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. Tujuanpenelitian ini untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan program wirausaha muda. Metodepenelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teori pendekatanimplementasi Mazmanian, Daniel A dan Sabatier, Paul A sebagai pisau analisis, adapun fokuspenelitian yaitu karakteristik masalah, karakteristik kebijakan dan lingkungan kebijakanprogram wirausaha muda. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasidan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan program wirausaha muda masih belummaksimal dan berjalan sesuai rencana. Berdasarkan fokusnya 1) Karakteristik masalah yangdihadapi tidak mudah dan terdapat banyak hambatan sehingga tidak optimal. Banyakmengalami penyusutan pemenuhan jumlah peserta. Pemahaman nilai-nilai kewirausahaanyang ada pada diri alumni wirausaha muda masih kurang. 2) Karakteristik Kebijakan, Programwirausaha muda masih belum memberikan hasil yang signifikan terhadap tingkatpengangguran di Kabupaten Sumenep. Hal tersebut dapat dilihat dari sedikitnya alumniwirausaha muda yang berhasil mendirikan usaha secara mandiri. Pendataan terhadap paraalumni wirusaha muda masih kurang dan terbatas. 3) Lingkungan Kebijakan, dalam hal inisudah mendukung terhadap proses pleaksanaan program wirusaha muda, namun kemampuanimplementor masih perlu ditingkatkan.Kata Kunci: Implementasi, Program, Wirausaha Muda, Pengangguran, Swakelola.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA DAN KAWASAN (SIDeKa) DALAM PERCEPATAN KEMANDIRIAN DESA DI DESA PAMOLOKAN KABUPATEN SUMENEP Laila Istighfarah; Irma Irawati Puspaningrum; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 16 No 1 (2021): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v16i1.1599

Abstract

AbstractThe birth of Village Law No. 6 of 2014 gives authority to the village to take care andmanage the affairs of its own government. Villages are required to develop theirterritory in accordance with the conditions and keep up with the times, one of which isthe development of information technology. To encourage the village government inutilizing technology to provide information to its citizens, a system developed byBP2DK is needed. This program is in the form of a technology platform based on theinternet called SIDeKa. One of the villages that participated in implementing SIDeKain Sumenep Regency is Pamolokan village, where Pamolokan is a village that took theinitiative to make the village an informative village. The regulations that overshadowSIDeKa in Pamolokan village are contained in Perdes No. 4 of 2017 concerningRPJMDes. This research aims to determine the implementation of Village andRegional Information System (SIDeKa) in accelerating village independence inPamolokan village, Sumenep Regency. The method used in this study is descriptivequalitative. The focus of this research is communication, resources, disposition,bureaucratic structure. Data and research results are obtained from observations,interviews with several informants and documentation. Pamolokan village is a villagethat has implemented technology named SIDeKa in its implementation developed in theform of a village website. But most people do not understand because of the lack ofdeep socialization to the community about the benefits of village websites.Keywords : Village, Information Technology, SIDeKaAbstrakLahirnya Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 memberikan kewenangan kepadadesa untuk mengurus dan mengatur urusan pemerintahannya sendiri. Desa dituntutuntuk mengembangkan wilayahnya sesuai dengan kondisi dan mengikutiperkembangan zaman, salah satunya seperti perkembangan teknologi informasi. Gunamendorong pemerintah desa dalam memanfaatkan teknologi untuk memberikaninformasi kepada warganya maka diperlukan suatu sistem yang dikembangkan olehBP2DK. Program ini berbentuk platform teknologi berdasar pada internet yang diberinama SIDeKa. Salah satu desa yang ikut mengimplementasikan SIDeKa di KabupatenSumenep adalah desa Pamolokan, yang dimana Pamolokan adalah desa yangberinisiatif membuat desanya menjadi desa informatif. Peraturan yang menaungiSIDeKa di desa Pamolokan terdapat di dalam Perdes No. 4 Tahun 2017 tentangRPJMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Sistem InformasiDesa dan Kawasan dalam percepatan kemandirian desa di desa Pamolokan Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Fokus penelitian ini adalah komunikasi, sumberdaya, disposisi, struktur birokrasi. Datadan hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara dengan beberapainforman dan dokumentasi. Desa Pamolokan adalah desa yang telahmengimplementasikan teknologi yang diberi nama SIDeKa dalam pelaksanaannyadikembangkan dalam bentuk website desa. Namun sebagian besar masyarakat tidakmemahami karena kurangnya sosialisasi yang mendalam kepada lapisan masyarakatmengenai manfaat website desa.Kata Kunci : Desa, Teknologi Informasi, SIDeKa
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KARANG TARUNA DALAM MEWUJUDKAN DESA MANDIRI DI DESA MANDING DAYA KECAMATAN MANDING Raudatur Rohmah; Ida Syafriyani; Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 16 No 2 (2021): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v16i2.1695

Abstract

AbstractCommunity empowerment is an important thing to do because through empowerment,people's lives become better. Conceptual empowerment in essence discusses how individuals,groups or communities try to control their own lives and seek to shape the future accordingto their wishes. The purpose of this study was to find out how to empower youth groups inrealizing an independent village in Manding Daya village, Manding sub-district. The focus inthis research uses the Chabib Sholeh theory (2014: 81) which suggests three scopes ofcommunity empowerment activities, namely; a) Increasing Role in Each Activity, b)Increasing Efficiency and Effectiveness, c) Increasing Self Competence Automatically. Themethod in this study uses descriptive qualitative research. Data collection techniques usedwere observation at the research site, interviews with relevant informants anddocumentation. The data analysis technique used in this study uses data reduction, datapresentation and conclusion drawing/data verification. The results of the research that havebeen carried out include a) Increasing the Role in Each of these Activities in the YouthOrganization's empowerment program in the field of catfish cultivation is quite maximal. b)Increasing Efficiency and Effectiveness is a program carried out by Karang Taruna, one ofwhich is socialization of catfish farm waste managed by Karang Taruna which is disposed ofto TPS (Waste Processing Sites) with the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) method. c) AutomaticSelf Competence Improvement supported by the facilities provided by the Manding DayaVillage Government. In this case, it is proven by a comparative study which was attended byyouth of Karang Taruna in Manding Daya Village.Keywords: Empowerment, Youth OrganizationAbstrakPemberdayaan masyarakat merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena melaluipemberdayaan, kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Pemberdayaan secara konseptualpada intinya membahas bagaimana individu, kelompok atau komunitas berusaha mengontrolkehidupan mereka sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai dengankeinginan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pemberdayaankelompok karang taruna dalam mewujudkan desa mandiri di desa manding daya kecamatanmanding. Fokus dalam penelitian menggunakan Teori Chabib Sholeh (2014:81) yangmengemukakan tiga lingkup kegiatan pemberdayaan masyarakat yaitu; a) Peningkatan PeranDalam Setiap Kegiatan, b) Peningkatan Efisiensi dan Efektifitas, c) Peningkatan KompetensiDiri Secara Otomatis. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptifkualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi di lokasi penelitian,wawancara terhadap informan-informan yang terkait dan dokumentasi.Teknik analisis datayang digunakan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data danpenarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian yang telah dilakukan, yakni meliputi a)Peningkatan Peran Dalam Setiap Kegiatan ini dalam program pemberdayaan Karang Tarunadi bidang budidaya lele sudah cukup maksimal. b) Peningkatan Efisiensi dan Efektifitas iniyaitu program yang dilakukan oleh Karang Taruna salah satunya sosialisasi dari limbahpeternakan ikan lele yang dikelola oleh Karang Taruna yaitu di buang ke TPS (TempatPengolahan Sampah) dengan metode 3R (Reduce,Reuse, Recycle). c) PeningkatanKompetensi Diri Secara Otomatis yang didukung oleh fasilitas yang telah disediakan olehPemerintah Desa Manding Daya.Dalam hal ini dibuktikan dengan adanya studi banding yangdiikuti oleh remaja Karang Taruna Desa Manding Daya.Kata Kunci : Pemberdayaan, Karang Taruna
Strategi Komunikasi Pembangunan Pariwisata Madura Syamsul Arifin; Ach. Andiriyanto; Fathurrohman .
PUBLIC CORNER Vol 17 No 2 (2022): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v17i2.2265

Abstract

Abstract Madura Island is a unique and interesting island with all the tourism potential it has, such as historical, cultural, religious attractions, natural beauty, including its well-known culinary specialties. However, the magnitude of Madura's tourism potential has not received serious attention from the government, the private sector and the community itself. This study is a conceptual study that provides a new perspective on the communication strategy of Madura tourism development. Some of the concepts of Madura tourism development which are described include the participation of the government as a facilitator and implementer whose role is to make regulations governing the tourism industry, the private sector can play a role in supporting tourism development through funding for development while the community as an actor plays a role in maintaining and maintaining the tourism environment. In realizing participation among the three actors, an open communication system is needed so that through this communication collaboration is built in tourism development. In addition, the Madura tourism development process also needs to be followed by a good promotional strategy in an effort to bring in tourists from outside the island of Madura. Finally, the need for the use of new internet media as a means to introduce Madura tourism widely. Keywords: Madura tourism, development communication, promotion, internet Abstrak Pulau Madura merupakan pulau yang unik dan menarik dengan segala potensi wisata yang dimiliki seperti objek wisata sejarah, budaya, religi, keindahan alam termasuk juga kekhasan kulinernya yang telah dikenal luas. Walaupun demikian, besarnya potensi pariwisata Madura belum mendapat perhatian serius dari pemerintah, pihak swasta dan masyarakat sendiri. Kajian ini sebagai kajian konpseptual yang memberikan pandangan baru tentang strategi komunikasi pembangunan pariwisata Madura. Beberpa konsep pembangunan pariwisata madura yang dijabarkan diantaranya partisipasi pemerintah sebagai fasilitator dan implementator berperan untuk membuat regulasi-regulasi yang mengatur industri pariwisata, sektor swasta dapat berperan mendukung pembangunan pariwisata melalui pendanaan untuk pembangunan sedangkan masyarakat sebagai aktor yang berperan menjaga, dan memelihara lingkungan pariwisata. Dalam mewujudkan partisipasi diantara ketiga aktor tersebut, diperlukan system komunikasi terbuka sehingga melalui komunikasi ini terbangun kolaborasi dalam pembangunan pariwisata. Selain itu proses pembangunan pariwisata madura juga perlu diikuti dengan strategi promosi yang baik dalam upaya mendatangkan wisatawan dari luar pulau madura. Terakhir perlunya pemanfaatan media baru internet sebagai sarana untuk mengenalkan wisata Madura secara luas. Kata Kunci: Pariwisata Madura, komunikasi pembangunan, promosi, internet
The Metamorphosis of Marketing Communication Media: Strategy to Cultivate Digital Marketing Enthusiasm and Creativity in Batik Business Products Suharyanto, Deny Feri; Rasaili, Wilda; Andiriyanto, Ach.; ,, Zarnuji; Arista Rahman, Sindi
PUBLIC CORNER Vol 18 No 2 (2023): Public Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fisip.v18i2.2927

Abstract

The determination of technology has changed the face of the world in all sectors, the industrial and trade sectors in particular have a very significant impact. The technological revolution that touches all joints really forces all business people, in this case entrepreneurs, to move from conventional manual to digital. Even so, this internet technology revolution cannot suddenly get out of hand. It is necessary to test the readiness of the community to implement this digital technology. The research method uses descriptive qualitative through data collection by means of interviews, observation and FGD. The findings obtained are that the application of digital marketing is not optimal because it only relies on social networks. The implementation of digital marketing is carried out through stages, training and development followed by the implementation of programs that are adapted to the conditions at the Fahira Batik Collection. The results of the research are in the form of web-based e-commerce information technology development training and optimization of social media for craftsmen, training to improve the brand of Fahira Batik Collection products. So with this it is hoped that the craftsmen can expand their marketing reach by promoting their products through various social media so that it is expected to increase the income and welfare of the craftsmen. Keywords: Digital Marketing, Commercialization, Technology, Communication