Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Program Pengelolaan Sampah Dalam Kesadaran dan Partisipasi Bagi Ibu-Ibu Kader Pkk Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Istiawati, Sri; Henilia, Henilia; Hariyati, Hariyati; Saniah, Saniah; Nursidin, Nursidin; Nasution, M. Hafis Akbar
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10668913

Abstract

Kebersihan merupakan cerminan setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran dan penyakit, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat, dimana kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kehidupan dalam bermasyarakat memanglah sangat penting menjadikan kebersihan sebagai perhatian bersama. Lingkungan yang bersih membantu masyarakat agar terhindar dari penyakit-penyakit. Melakukan penerapan hidup dalam lingkungan yang bersih terdapat banyak manfaat di dalamnya, badan yang sehat, terasa asri dan nyaman yang membangkitkan energi positif untuk beraktifitas. Kebiasaan-kebiasaan suatu masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungannya tersebut dapat dimulai dari memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga berpengaruh pada tetap bersihnya lingkungan. Lingkungan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan, karena hal itu harus ditanamkan sejak dini, mulai dari sekolah dasar harus sudah diajarkan untuk selalu hidup bersih dan sehat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta bagaimana tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan. Kedasaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kelurahan  Percut Kecamatan Percut Sei Tuan diperoleh dari lima parameter, yaitu partisipasi dalam bentuk buah pikiran, partisipasi dalam bentuk tenaga, partisipasi dalam bentuk uang dan barang, partisipasi dalam bentuk kemahiran dan keterampilan, dan bentuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
The Effect of Financial Literacy and Financial Technology on Msme Business Performance in Sidoarjo Fatmawati, Ananda Azkia; Hariyati, Hariyati
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.32089

Abstract

Due to their substantial contributions to employment and local productivity, MSMEs are essential to Indonesia's economic stability.  MSMEs in areas like Sidoarjo, however, continue to struggle with funding, marketing, and operational effectiveness.  The purpose of this study is to examine how financial technology and financial literacy affect MSMEs' operations in Sidoarjo's food and beverage industry.  Questionnaires were used to gather quantitative data from 115 respondents who were chosen using purposive sampling.  The associations between the variables were investigated using multiple linear regression analysis. The findings demonstrate that technology and financial literacy have a favorable and significant impact on the success of MSME businesses. Financial literacy enhances entrepreneurs’ capabilities in managing cash flow, budgeting, debt, and investments. Meanwhile, fintech improves operational efficiency and financial access through digital platforms such as QRIS payments and online lending. These findings align with the resource-based view and financial behavior theories, emphasizing the strategic value of internal resources and the psychological dimensions of decision-making. The study highlights the need for integrative strategies combining education and technology adoption to elevate MSME competitiveness and sustainability. Future research could focus on longitudinal and comparative regional studies to better understand the dynamics and barriers of fintech and financial literacy in MSME development.
PELATIHAN MANAJEMEN RESIKO BISNIS KELOMPOK KOPERASI SYARIAH BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) SURABAYA Haryono, Nadia Asandimitra; Mongid, Abdul; Wardoyo, Dewie Tri Wijayati; Hariyati, Hariyati; Iriani, Sri Setyo; Amelia, Ratih
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2999

Abstract

Koperasi Syariah Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Surabaya menghadapi tantangan serius yang berdampak pada kinerja kelembagaan dan daya tarik terhadap nasabah baru. Beberapa isu utama yang diidentifikasi meliputi kualitas sumber daya manusia yang belum merata, minimnya inovasi dalam pengembangan produk keuangan, serta lemahnya efisiensi operasional dan sistem pengelolaan risiko. Kondisi ini berpotensi menghambat pertumbuhan kelembagaan dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan BMT. Untuk menjawab permasalahan tersebut, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko Bisnis berbasis syariah yang dirancang secara komprehensif bagi pengurus dan anggota BMT. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi interaktif yang berbasis prinsip-prinsip manajemen risiko syariah, analisis studi kasus dari praktik koperasi lokal, serta diskusi kelompok terstruktur yang mendorong refleksi kritis dan pemecahan masalah secara kolaboratif. Fokus pelatihan diarahkan pada penguatan kapasitas SDM, pengembangan produk keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi untuk efisiensi operasional, serta penerapan sistem pengendalian internal yang sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas syariah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep manajemen risiko, serta kesadaran kolektif akan pentingnya inovasi dan efisiensi sebagai fondasi keberlanjutan usaha. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan BMT, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan memperkuat peran sosial-ekonomi koperasi syariah dalam pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
Assessing How Corporate Social Responsibility and Corporate Governance Shape Profitability in IDX-Listed Food and Beverage Companies (2020–2023) Putri, Yeni Nor Diana; Hariyati, Hariyati; Wuryani, Eni; Triani, Ni Nyoman Alit
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.1218

Abstract

This research examines how Corporate Social Responsibility and Good Corporate Governance contribute to the profitability of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2023. A quantitative approach is applied using multiple linear regression with secondary data obtained from annual reports and sustainability reports. CSR performance is evaluated through 91 indicators based on the GRI-G4 framework, while GCG is measured using a 38-item Corporate Governance Index that reflects governance structure and control mechanisms. The results show that CSR does not have a significant impact on profitability, as indicated by a significance value of 0.630. This suggests that CSR programs may require a longer time horizon before contributing to financial outcomes. Meanwhile, GCG exhibits a positive and significant effect on profitability, with a significance value of 0.027, demonstrating that strong governance practices are directly associated with improved financial performance. The F-test result indicates that CSR and GCG do not jointly influence profitability. Furthermore, the R-square value of 0.032 reveals that both variables explain only a small portion of profitability variations. Overall, the findings highlight the stronger short-term role of governance quality compared to CSR within the industry.