Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kecenderungan Gaya Belajar Siswa SMP dan SMA di Kota Mataram Baiq Sri Handayani; Tri Ayu Lestari; Eni Suyantri; Anindita SHM Kusuma
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i4.3183

Abstract

Setiap peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda sehingga dalam menerima, mengolah dan mengingat informasi yang diperoleh juga berbeda-beda. Proses penyerapan informasi oleh individu/peserta didik menurut tingkatannya terdiri dari cepat, sedang, dan lambat. Setiap peserta didik sering kali harus menempuh cara yang berbeda-beda agar informasi dapat diterima dengan baik dan masuk ke dalam ingatan dalam jangka yang panjang. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMP dan SMA di kota mataram dan sampelnya terdiri dari SMP (SMP 6, SMP 13, SMP 12, SMP 8, SMP12, SMP 3, SMP 18), dan SMA (SMA 5, SMA 6, SMA 4, SMA 10, SMA 3). Instrumen penelitian dalam bentuk kuisioner digunakan untuk mengukur gaya belajar visual, auditori, kinestetik, gaya belajar, dan audio visual siswa. Kuisioner gaya belajar pada penelitian ini berisikan 20 pertanyaan dengan empat alternatif jawaban. Berikut pedoman kunci jawaban kuisioner gaya belajar siswa. Hasil penelitian ini diperoleh kecenderungan gaya belajar siswa SMP tertinggi pada gaya belajar audio visual yaitu sebesar 48,33% dan terendah gaya belajar kinestetik sebesar 2.36 %. Pada siswa SMA juga menunjukkan hasil yang sama didominansi oleh gaya belajar audio visual sebasar sebesar 51.52% dan terendah yaitu gaya belajar kinestetik sebesar 3.37%.
Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan aplikasi Quizlet terhadap kemampuan bernalar kritis siswa kelas X di SMAN 10 Mataram Baiq Ria Hidayati; Dadi Setiadi; Tri Ayu Lestari; Baiq Sri Handayani
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14000

Abstract

Biologi memuat banyak konsep yang kompleks dan abstrak sehingga diperlukan kemampuan bernalar kritis. Perlu adanya strategi pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang dibantu aplikasi Quizlet terhadap kemampuan bernalar kritis siswa pada materi Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen. Data dianalisis menggunakan analisis kovarians (ANCOVA) untuk mengontrol perbedaan kemampuan awal antar kelompok. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan bernalar kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai F(1, n–2) = 259,744, p < 0,05, dan nilai Partial Eta Squared sebesar 0,861, yang menunjukkan pengaruh kuat. Peningkatan ini terjadi karena integrasi PBL yang menekankan pemecahan masalah kontekstual, sehingga siswa dihadapkan pada permasalahan nyata dan menuntut penerapan konsep biologi secara bermakna. Sintaks PBL secara sistematis melatih siswa untuk menemukan solusi dari permasala yang dihadapkan yang sehingga dapat menunjang kemamuan bernalar kritis. Aplikasi Quizlet berperan sebagai media pendukung yang memperkuat pemahaman konsep. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan PBL yang didukung media pembelajaran digital seperti Quizlet dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif bagi guru biologi dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa, serta mendorong sekolah untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran abad ke-21
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional pada Pembelajaran Biologi Kelas XI SMA Negeri 10 Mataram Fitria Herawadini; Dadi Setiadi; Tri Ayu Lestari; Baiq Sri Handayani
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14003

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh video animasi terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI di SMA Negeri 10 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental kelompok kontrol non-ekuivalen, yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Materi pembelajaran berfokus pada proses regulasi pada tumbuhan, dan intervensi dilakukan selama 4 kali pertemuan dengan alokasi 2 × 45 menit per pertemuan. Kemampuan berpikir komputasional diukur melalui instrumen pretest dan posttest berdasarkan indikator dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Data dianalisis menggunakan ANCOVA dengan skor pretest sebagai kovariat. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai skor posttest yang lebih tinggi (80,40) dibandingkan kelas kontrol (60,08). Hasil ANCOVA menunjukkan pengaruh signifikan pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh video animasi terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa (F (1, 48) = 101,126, p < 0,05), dengan ukuran efek yang sangat besar (Partial Eta Squared = 0,678). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran ini dapat berfungsi sebagai strategi yang efektif bagi guru biologi dan sebagai referensi bagi pengembang kurikulum dalam mendukung keterampilan abad ke-21.