Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Berbasis peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMAN 1 Kediri Eka Mustika Dewi; Wahyudi Wahyudi; Sutrio Sutrio
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.980

Abstract

Ilmu pengetahuan alam adalah sekumpulan ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis yang berupa fakta-fakta yang diperoleh dari gejala-gejala yang berkembang melalui metode ilmiah dan sikap ilmiah. Fisika adalah salah satu bidang ilmu dasar yang dipandang sebagai suatu proses dan produk. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMAN 1 Kediri didapatkan beberapa permasalahan yaitu peserta didik menganggap bahwa fisika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, hasil belajar kognitif peserta didik masih di bawah rata-rata kemudian, kurangnya memperhatikan pengetahuan awal peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran  advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MS SMAN 1 Kediri tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Sampel yang terpilih yaitu kelas X  MS 1 sebagai kelas eksperimen dan X MS 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar kognitif menggunakan tes pilihan ganda. Data perbedaan hasil belajar kognitif siswa dianalisis menggunakan uji t polled varians dengan taraf signifikan 5% . Rata-rata hasil belajar kognitif sebelum penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep pada kelas eksperimen sebesar 34,67 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 35,52. Kemudian didapatkan  rata-rata hasil belajar kognitif setelah penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep pada kelas eksperimen sebesar 74,2 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 66,2. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar kognitif, dimana  thitung > ttabel atau 3,23>2,04 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Model dan media pembelajaran ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi yang berbeda dan subjek penelitian yang lebih luas.
Pengambangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Fatmawati Fatmawati; Wahyudi Wahyudi; Ahmad Harjono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.983

Abstract

Pembelajaran fisika mempelajari fenomena alam melalui proses atau kegiatan ilmiah untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Salah satu upayanya adalah pengembangan perangkat pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan suatu produk berupa perangkat pembelajaran berbasis proyek yang valid untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Produk yang dikembangkan berupa silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan instrumen lembar observasi. Materi yang digunakan Hukum Newton tentang Gerak. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah 4D (define, design, develop, and disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Validitas produk dinilai oleh enam orang validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran sangat valid. Nilai silabus sebesar 86%, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan nilai sebesar 84%, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebesar 86%, dan instrumen lembar observasi sebesar 85%. Dari interpretasi data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran berbasis proyek sangat valid untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Peserta Didik Izzatun Nidda; Muhammad Taufik; Wahyudi Wahyudi; Aris Doyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing yang layak, praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan 4D Models. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 4 SMAN 8 Mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket validasi untuk menentukan kelayakan, angket respon peserta didik dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran untuk menentukan kepraktisan, dan alat evaluasi  digunakan untuk mengetahui keefektifan produk yang dikembangkan. Hasil analisis validitas rata-rata keseluruhan perangkat pembelajaran memiliki persentase 82,27% dengan kriteria valid yang berarti bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan. Hasil kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh dari angket respon terhadap LKPD dan alat evaluasi yang memiliki persentase masing-masing sebesar 87,31% dan 84,38% dengan kategori sangat praktis. Nilai yang diperoleh dari hasil keterlaksanaan pembelajaran yang dirata-ratakan sebesar 3,5 dengan kriteria baik yang menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan telah berlangsung sesuai dengan rencana yang tertuang pada RPP. Hasil keefektifan perangkat pembelajaran diperoleh dari nilai  rata-rata uji  N-gain sebesar 0,42 dengan kriteria sedang yang berarti bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif untuk digunakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perangkat model inkuiri terbimbing yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah fisika peserta didik pada materi elastisitas dan hukum Hooke.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Peserta Didik berbasis Problem Based Instruction (PBI) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Pokok Bahasan Fluida Statik Dewi Aulia Randani; Wahyudi Wahyudi; Ni Nyoman Sri Putu Verawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.358

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran berbasis problem based instruction yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis fisika peserta didik pada pokok bahasan fluida statik. Pada penelitian ini, perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan peserta didik, materi ajar, dan instrumen keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berupa penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan prosedural yaitu model 4D (define, design, develop, and disseminate). Tahap Define (Pendefinisian) menghasilkan analisis perangkat pembelajaran yang dianalisis sesuai dengan KD maupun IPK pada materi fluida statik. Tahap Design (Perencanaan) menghasilkan rancangan awal draft pembelajaran berupa RPP, LKPD, Bahan Ajar, dan Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis (KBK). Tahap Develop menghasilkan produk pengembangan yang didapatkan melalui dua langkah, yaitu uji validasi untuk menghasilkan produk yang valid atau layak, dan uji coba terbatas untuk menghasilkan produk yang praktis dan efektif. Validitas produk dinilai oleh lima validator dengan analisis skala likert. Kepraktisan ditentukan dari hasil observasi melalui lembar keterlaksanaan kegiatan dan efektivitas diperoleh dari uji coba terbatas untuk menilai N-Gain. Hasil penelitian berdasarkan penilaian validator menunjukkan keseluruhan perangkat yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata diatas 3.00 dengan kategori valid. Kemudian hasil penilaian observer menunjukkan persentase rata-rata keterlaksanaan kegiatan pembelajaran sebesar 70 % dengan kategori praktis. Lalu berdasarkan nilai rata-rata tes keterampilan berpikir kritis sebelum implementasi model pbi didapatkan sebesar 40,17 dan setelah implementasi sebesar 70,6 kemudian dilakukan uji N-gain dan didapatkan peningkatan sebesar 0.51 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran fisika model problem based instruction pada materi fluida statik valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Tahap Disseminate (Penyebarluasan), dimana hasil penelitian ini disebarkan melalui e-journal agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Model STEM Untuk Meningkatkan Kreativitas Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Suhu dan Kalor Lutfiah Dina Aulia; Wahyudi Wahyudi; Aris Doyan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.497

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatar belakangi karena rendahnya kreativitas sains dan berpikir kritis peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya minat dan peran aktif peserta didik selama proses belajar mengajar di kelas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan produk yang berupa perangkat pembelajaran fisika model STEM untuk meningkatkan kreativitas sains dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi suhu dan kalor yang layak, praktis, dan efektif. Produk yang dikembangkan antara lain silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen tes. Desain penelitian yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Kelayakan produk diperoleh dari hasil penilaian enam validator menggunakan lembar validasi yang disusun berdasarkan skala likert. Kepraktisan produk diperoleh berdasarkan hasil respon peserta didik yang dianalisis menggunakan skala likert. Keefektifan produk diperoleh dari hasil uji coba terbatas dengan memberikan instrumen tes berupa pretest dan posttest yang kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain. Hasil penilaian oleh validator menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan memiliki rata-rata persentase sebesar 77.10% hingga 98.00% yang berada pada kriteria valid dan sangat valid. Kemudian respon peserta didik memperlihatkan hasil kepraktisan perangkat yang mendapat nilai rata-rata 3.70 dengan kriteria praktis. Kreativitas sains dan berpikir kritis peserta didik juga meningkat dengan melihat hasil uji N-Gain yang memperoleh nilai rata-rata sebesar 0.68 dalam kategori sedang. Sehingga, diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran fisika dengan model STEM pada materi suhu dan kalor sudah layak, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Model Blended Learning Berbantuan PhET Melalui Smartphone untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik M. Hidayat Nursiddieq; Wahyudi Wahyudi; Hikmawati Hikmawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan produk perangkat pembelajaran fisika model blended learning berbantuan PhET melalui smartphone untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang terkategori layak, praktis, serta efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang dikembangkan oleh Thiagarajan disebut 4D. Produk yang akan dikembangkan serta dihasilkan berupa Silabus, RPP, Bahan Ajar, LKPD, dan instrumen tes berpikir kreatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi, angket respon peserta didik terhadap pembelajaran, dan instrumen tes berpikir kreatif. Validitas perangkat pembelajaran dinilai oleh tiga validator ahli dan tiga validator praktisi yang dianalisis menggunakan skala Likert. Kepraktisan diperoleh melalui angket respon peserta didik terhadap pembelajaran yang disebarkan melalui google form. Keefektifan dianalisis dengan menggunakan N Gain yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest tentang kemampuan berpikir kreatif peserta didik materi fluida dinamis. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan penilaian dari validator ahli dan validator praktisi memiliki nilai rata-rata senilai 87,33% termasuk kategori valid,  dengan reliabilitas senilai 93,03% termasuk ke dalam kategori reliabel. Kepraktisan perangkat pembelajaran berdasarkan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran menunjukkan nilai senilai 92,08% termasuk ke dalam kategori sangat praktis. Sementara itu, kemampuan berpikir kreatif peserta didik mengalami peningkatan dengan hasil rata-rata uji N-Gain sebesar 0,59 terkategori sedang. Dengan demikian, perangkat pembelajaran dengan model blended learning berbantuan PhET melalui smartphone yang dikembangkan dapat dikatakan layak, sangat praktis, sehingga efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Problem Based Learning Berbantuan Video untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Pada Materi Gerak Lurus Husnul Hatimah; Wahyudi Wahyudi; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Gunawan Gunawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.602

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa pengembangan perangkat pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan video pada materi gerak lurus guna meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik yang valid. Adapun jenis penelitian yang digunakan termasuk dalam penelitian Research and Development (R&D) dengan desain penelitian yang digunakan yaitu model 4D  terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), instrumen tes hasil belajar dan video pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Data validitas perangkat pembelajaran dinilai oleh enam validator diantaranya 3 validator ahli dan 3 validator praktisi dan dianalisis menggunakan skala likert. Persentase rata-rata nilai validitas dari validator secara keseluruhan perangkat pembelajaran yaitu 83,33% sampai 97,92% dengan kategori valid dan sangat valid. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model problem based learning berbantuan video yang dikembangkan valid untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi gerak lurus.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Peserta Didik Hani Miskan; Hikmawati; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran dengan model Learning Cycle 5E yang valid untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model penelitian yang dikembangkan adalah 4D Models yang terdiri dari tahap pendefinisian (Define), perancangan (Desain), pengembangan (Develop), dan penyebaran (Disseminate). Pada tahap Define, merupakan tahap awal untuk mendefinisikan masalah. Tahap design merancang produk perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, bahan ajar, LKPD, media pembelajaran, dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Tahap penelitian ini dibatasi sampai dengan tahap pengembangan (Develop) yaitu validasi oleh pakar ahli. Teknik pengumnpulan data menggunakan lembar validasi. Validitas produk dianalisis dengan skala Likert. Data hasil validitas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan berada pada tingkat sangat valid dengan nilai rata-rata akhir 3.52 sehingga perangkat yang dikembangkan valid digunakan dalam pembelajaran. Data hasil reliabilitas terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan nilai rata-rata 93.77 % termasuk dalam kategori reliabel. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa  perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E yang dikembangkan valid digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik
Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Advance Organizer untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Siti Rohimah; Ahmad Harjono; I Wayan Gunada; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.701

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran dengan model advance organizer untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dengan desain penelitian model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, et al (1974) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (Design), pengembangan (Develop) dan penyebarluasan (Disseminate).  Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), peta konsep, instrumen tes pemahaman konsep. Instrumen penelitian menggunakan lembar validasi, lembar respon guru dan peserta didik. Kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil validasi oleh 5 validator dengan data pendukung berupa respon guru dan peserta didik terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Hasil analisis kevalidan menunjukkan rata-rata perangkat pembelajaran yaitu 3,45 dengan kategori valid dan reliabilitasnya 94% dengan kategori reliabel. Untuk rata-rata respon guru yaitu 3,55 dengan kategori sangat baik dan respon peserta didik 3,49 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi,  respon guru dan peserta didik, maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dengan model advance organizer layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Berbasis peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMAN 1 Kediri Eka Mustika Dewi; Wahyudi Wahyudi; Sutrio Sutrio
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.980

Abstract

Ilmu pengetahuan alam adalah sekumpulan ilmu pengetahuan yang tersusun secara sistematis yang berupa fakta-fakta yang diperoleh dari gejala-gejala yang berkembang melalui metode ilmiah dan sikap ilmiah. Fisika adalah salah satu bidang ilmu dasar yang dipandang sebagai suatu proses dan produk. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMAN 1 Kediri didapatkan beberapa permasalahan yaitu peserta didik menganggap bahwa fisika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, hasil belajar kognitif peserta didik masih di bawah rata-rata kemudian, kurangnya memperhatikan pengetahuan awal peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran  advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MS SMAN 1 Kediri tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Sampel yang terpilih yaitu kelas X  MS 1 sebagai kelas eksperimen dan X MS 2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data hasil belajar kognitif menggunakan tes pilihan ganda. Data perbedaan hasil belajar kognitif siswa dianalisis menggunakan uji t polled varians dengan taraf signifikan 5% . Rata-rata hasil belajar kognitif sebelum penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep pada kelas eksperimen sebesar 34,67 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 35,52. Kemudian didapatkan  rata-rata hasil belajar kognitif setelah penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep pada kelas eksperimen sebesar 74,2 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 66,2. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar kognitif, dimana  thitung > ttabel atau 3,23>2,04 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Model dan media pembelajaran ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi yang berbeda dan subjek penelitian yang lebih luas.