Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Kawakib

PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUHAMMAD ABDUH Indah Muliati; Sulaiman Sulaiman; Hoktaviandri Hoktaviandri; Rini Rahman
Jurnal Kawakib Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Al-Kawakib
Publisher : Program studi Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.051 KB) | DOI: 10.24036/kwkib.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas dan mengkaji pemikiran Muhammad Abduh tentang pendidikan. Metode yang digunakan adalah library research, yang menggunakan data kepustakaan sebagai sumber. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat 7 (tujuh) point penting pemikiran M. Abduh yang terkait dengan pendidikan, yaitu ; (1) Pengertian pendidikan, pendidikan adalah sarana perubahan, (2) Tujuan pendidikan, adalah mendidik akal dan jiwa serta menyampaikan pada batas-batas kemungkinan seseorang mencapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat, (3) Kurikulum pendidikan, di mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah dan tingkat atas, (4) Metode pendidikan yang paling banyak beliau gunakan adalah diskusi dan keteladanan, (5) Sarana pendidikan, menurut Abduh sarana pendidikan adalah semua yang berguna untuk mempermudah tercapainya tujuannya pendidikan, (6) Pendidik, menurut Abduh perlu campur tangan pemerintah dalam mempersiapkan pendidik, (7) Pendidikan Wanita, menurut Abduh wanita berhak mendapatkan pendidikan.
Teori-Teori Hubungan Hukum Agama Dengan Hukum Negara Al Ikhlas; Desi Yusdian; Murniyetti Murniyetti; Nurjanah Nurjanah; Sulaiman Sulaiman
Jurnal Kawakib Vol 3 No 1 (2022): Studi Keislaman
Publisher : Program studi Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kwkib.v3i1.44

Abstract

The formation of national law which is the basis for realizing justice in Indonesia has gone through a long process. Starting from the entry of Islam into Indonesia and is still ongoing now. In the formation of the national law, there are at least four theories that explain how the struggle for legal sources that have been integrated with Indonesian society has crystallized into the main guideline in regulating the lives of Indonesian people. The sources of law are Religious Law, Customary Law, and Dutch Law. Combining these three sources of law to become national law is not simple. So that clashes often occur which results in the birth of various conflicts in the community. In particular, when the Dutch Colonial tried to apply their laws in Indonesia, they set rules according to their interests in order to strengthen their grip on the colonized country. So to explain how the process of forming national law, there are several theories that can explain it, namely: Receptie in Complex, Receptie, Receptie a Contrario, and Eclecticism. This research is in the form of qualitative which tends to be analytical and descriptive. Data were collected from various relevant literature and then analyzed using interactive methods. Thus, the findings of this study are that the theory of Receptie in Complex, Receptie, Receptie a Contrario, and Eclecticism explains that national law and religious law have a strong relationship. So national law and religious law will always be united in their principles because the majority of Indonesian people are Muslims.